Semarak Peringatan Hari Ibu Kabupaten Muna Barat

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Hari ibu yang diperingati pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya turut diperingati secara semarak di Kabupaten Muna Barat. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak 19 Desember-22 Desember 2022.

Peringatan Hari Ibu diwarnai berbagai perlombaan seperti Bola Gotong, Pecah Balon, Pidato antar Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Vocal Grup, Lomba Merias Istri Pejabat Eselon II, dan Lomba Masak Makanan Non Beras. Selain mengadakan lomba, juga  diadakan anjangsana bersama ibu-ibu PKK di tiga wilayah besar di Muna Barat.

Puncak acara peringatan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2022. Dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, dan jajaran Forkopimda. Masing-masing didampingi istri yang  tampak menawan dalam balutan kebaya.

Kehadiran puluhan wanita berkebaya dengan aneka warna semakin menyemarakkan suasana. Selain itu anggota PKK dan Dharma Wanita juga tampak anggun dalam busana khas masing-masing.

Dua buah tenda digunakan sebagai arena peringatan. Uniknya pada bagian depan di desain sebagai catwalk. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah hari ibu. Penetapan tanggal 22 Desember sebagai hari ibu bertolak dari pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I. Kongres yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta ini berlangsung tanggal 22 – 25 Desember 1928.

Selanjutnya laporan dari ketua panitia yang memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah kabupaten Muna Barat terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Ibu. Semakin siang acara semakin meriah terlebih saat istri-istri eselon dua berjalan di atas catwalk. Aura cantik terpancar dari ibu-ibu anggun dengan kebaya beraneka warna.

Sebagai selebarasi memperingati Hari Ibu dilakukan pemotongan tumpeng oleh PJ Bupati Muna Barat dan langsung memberikan suapan kepada sang istri. Hal ini diikuti pula oleh beberapa pejabat yang turut mendampingi. Diakhir acara dilaksanakan pengumuman juara lomba sekaligus penyerahan hadiah.

Pemkab Muna Barat Apresiasi Atlet Berprestasi

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara ke XIV membawa kabar gembira bagi Kabupaten Muna Barat.  Dari 13 cabang olahraga yang diikuti, para atlet mampu mendulang 72 medali. Adapun rincian peroleh medali terdiri dari 30 medali emas, 11  perak, dan 31 perunggu.

Perolehan tersebut membawa Kabupaten Muna Barat menduduki peringkat ke 7 dari 17 kabupaten se Sulawesi Tenggara.  Sebagai kabupaten yang tergolong baru, pencapaian tersebut sangatlah membanggakan terlebih Muna Barat bisa unggul dari dua dua kabupaten senior yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka.

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelontorkan bonus sebesar Rp1.227.300.000. Penyerahan bonus diselenggarakan secara meriah di Aula Kantor Bupati pada Kamis (29/12/2022).

Adapun besaran bonus yang diberikan terdiri dari :

Emas perorangan sebesar Rp20.000.000

Emas ganda sebesar Rp24.000.000

Emas beregu sebesar Rp30.000.000

Perak perorangan sebesar Rp10.000.000

Perak ganda sebesar Rp12.000.000

Perak beregu sebesar Rp14.000.000

Perunggu perorangan sebesar Rp5.000.000

Perunggu ganda sebesar Rp7.000.000

Perunggu beregu sebesar Rp8.000.000

Selain bonus untuk atlet, ada pula bonus yang diberikan sebagai apresiasi kepada pelatih. Pelatih cabang olahraga yang mendapatkan medali emas berhak atas bonus sebesar Rp5.000.000. Pelatih cabang olahraga peraih medali perak diganjar bonus sebesar Rp2.300.000. Sedangkan pelatih peraih medali perunggu memperoleh bonus sebesar Rp1.000.000.

Pemberian bonus diserahkan secara simbolis oleh PJ Bupati Muna Barat didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Sekretaris Daerah, dan jajaran Forkopimda.

PD ‘Aisyiah Muna Barat Aktualisasi Program Inklusi ‘Aisyiyah

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Muna Barat menggelar Festival Ayah Peduli Ibu dan Anak di Aula Kantor Bupati pada Rabu (21/12/22). Kegiatan ini merupakan aktualisasi atas Program Inklusi ‘Aisyiyah yang telah Kick Off  pada bulan Oktober silam. Sasaran dari program tersebut adalah pemberdayaan kaum marginal atau mustadh’afin.

Festival Ayah Peduli Ibu dan Anak dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat bersama Ibu Yosi Rena Bahri selaku Ketua TP. PKK Kabupaten Muna Barat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 1416 Muna beserta jajarannya. Turut serta dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Muna Barat, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan peserta lainnya.

Sebelum pembukaan festival, terlebih dahulu dilaksanakan pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting kepada Komandan Kodim 1416 Muna, Letkol Inf. G.R.B Hegendorp.  Dalam kesempatan yang sama juga diadakan penandatanganan MoU Inklusi ‘Aisyiah antara Pengurus Daerah ‘Asiyiyah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat.

Dra. Hj. Danawati selaku PDA Kabupaten Muna Barat mengungkapkan bahwa kerja sama ini diperkirakan berlangsung selama delapan tahun yang akan dilakukan evaluasi setiap tahunnya. Saat ini, Program Inklusi ‘Asiyiah Muna Barat memiliki daerah sasaran di tiga kecamatan  yaitu Tiworo Kepulauan ( Desa Waturempe dan Desa Lasama), Kecamatan Tiworo Selatan (Desa Katangana dan Desa Sangia Tiworo), dan Kecamatan Tiworo Utara (Desa Tondasi dan Desa Santiri).

“Menurut informasi ini katanya delapan tahun. Tetapi dalam MoU diperpanjang setiap tahun. Akan dievaluasi. Kalau bagus akan diperpanjang.” ungkapnya

Untuk diketahui, program Inklusi ‘Aisyiyah merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Australia yang mana ‘Aisyiah menjadi mitranya. Program ini menitikberatkan pada lima isu utama yaitu penurunan stunting, pencegahan perkawinan anak, pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), peningkatan partisipasi perempuan, dan pemberdayaan ekonomi.

Isu-isu tersebutlah yang menjadi prioritas ‘Aisyiyah Muna Barat sebagaimana diungkapkan oleh Hj. Danawati “Setiap desa kita bentuk kelompok tani dan kelompok nelayan. Ada juga Balai Sakinah ‘Aisyiah. Disitu diberikan pelatihan dari dokter-dokter tentang kesehatan reproduksi, kesehatan anak. Kita juga kerja sama dengan KUA untuk pencegahan pernikahan usia dini. Ada juga pemberdayaan ekonomi perempuan.”

 

Pemerintah Muna Barat Launching 8 Aplikasi Menuju Reformasi Birokrasi

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Upaya meningkatkan kedisiplinan di lingkungan pemerintah Kabupaten Muna Barat melalui digitalisasi sebentar lagi akan terwujud. Pasca penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) terkait pemanfaatan sistem absensi berbasis elektronik atau e-absensi di Kota Bandung, Pemerintah Muna Barat  melaksanakan launching pada Senin, (12/12/2022).

Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Muna Barat dilaksanakan Sosialisais SIstem Informasi Kepegawaian sekaligus launching aplikasi SIDIPRAJA (Sistem Informasi Disiplin dan Produktivitas Kerja). Selain dua aplikasi tersebut, ada enam aplikasi lainnya yang juga direplikasi sehingga total ada  delapan aplikasi kerjasama antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta apel lingkup Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung bersama tim. Kehadiran tim asal Kabupaten Bandung menjadi sinergi yang diharapkan dapat semakin meningkatkan akuntabilitas instansi pemerintahan.

 

 

 

Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Tenggara Sambangi Muna Barat Dalam Rangka Gelar Pangan Murah

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjalin kerja sama dengan pemerintah Muna Barat dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Bentuk kerja sama yang dilakukan yakni Gelar Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan di dua area besar Muna Barat yaitu Lawa dan Kusambi. Area Kusambi dipusatkan di Desa Guali. Sedangkan area Lawa dilaksanakan di Desa Lapadaku.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 2-5 Desember 2022. Selama pelaksanaan Gelar Pangan Murah, masyarakat mendapatkan akses untuk membeli sembako dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Ada lima jenis komoditas yang dipasarkan dalam pergelaran  ini yaitu beras, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir.

Harga yang ditawarkan untuk komoditas beras adalah Rp245.000/25 kg beras medium, Rp100.000/10 kg, dan Rp.53.000/5 kg. Telur dibanderol dengan harga Rp52.000/rak. Untuk gula pasir harga per kilogram Rp14.000. Adapun komoditas bawang masing-masing Rp13.000/0,5 kg bawang putih dan Rp20.000/0,5 kg bawang merah. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000/liter untuk merek Minyakita dan Rp16.000/liter untuk merek Mamamia.

Ida Bagus Gede Bajera selaku Koordinator GPM Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Tenggara dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gelar Pangan Murah diharapkan dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat Muna Barat.  Selanjutnya, efek yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu terjadinya penekanan laju inflasi pasca kenaikan BBM.

“Mudah-mudahan Gelar Pangan ini dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Muna Barat sehingga apa yang kita inginkan untuk menekan laju inflasi di daerah bisa terlaksana dengan baik” tutur IBG. Bajera.

Tindak Lanjut Pengendalian Inflasi Lewat Subsisdi BBM Bagi Angkutan Umum se-Muna Barat

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus memaksimalkan kinerja guna menanggulangi dampak inflasi pasca kenaikan BBM beberapa waktu lalu. Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Muna Barat telah melaksanakkan 6 upaya konkrit pengendalian inflasi sebagaimana arahan dari pemerintah pusat.

Lepas sepekan setelah diadakan launching Gerakan Penanaman Cabe, Dr. Bahri, S.STP, M.Si selaku PJ Bupati Muna Barat kembali mengadakan launching Subsidi BBM. Subsidi BBM diperuntukkan bagi pemilik angkutan umum yang melayani masyarakat Kabupaten Muna Barat. Hal ini sebelumnya telah disinggung oleh Bahri dalam sambutannya saat launching gerakan penanaman cabe.

“Dari 6 langkah Mubar masih lemah pada poin ke 6. Maka setelah ini launching program subsidi transportasi yaitu kita akan memberikan subsidi pada trasnportasi yang melayani trayek Muna Barat-Raha. Nanti sewanya menyesuakikan sebelum naik BBM. Angkutan Pajala-Bombana juga akan dibayarkan selisih harga sebelum dan sesuadah naik BBM.”

Peluncuran Program Subsidi Transportasi berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Kamis (01/12/2022). Pihak penerima subsidi BBM hadir dalam kegiatan tersebut. Dana subsidi secara simbolis diserahkan kepada beberapa perwakilan penerima bantuan untuk selanjutnya diterima secara fisik di Kantor Dinas Perhubungan Muna Barat.

Total dana yang dianggarkan oleh pemerintah daerah dalam rangka pemberian subsidi BBM sebesar Rp378 juta. Anggaran ini berasal dari APBD kabupaten Muna Barat program Belanja Tidak Terduga (BTT). Penerima subsidi berjumlah 81 unit kendaraan yang terdiri dari kendaran laut dan darat. Dana subsidi akan diberikan sampai tanggal 31 Desember 2022.

Dengan diluncurkannya subsidi BBM, peluang Kabupaten Muna Barat untuk mendapatkan TPID Award pada tahun 2023 semakin terbuka lebar. TPID Award  sangat berpengaruh pada kondisi keuangan daerah. Setiap daerah yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut akan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp10 Milyar.