Pemkab Muna Barat dan Sumedang Jalin Kerjasama Antar Dearah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kerjasama antar daerah merupakan hal krusial di era desentralisasi saat ini. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018, kerjasama daerah adalah usaha bersama antara daerah dan daerah lain, antara daerah dan pihak ketiga, dan antara daerah dan lembaga atau pemerintah daerah di luar negeri yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas dalam pemenuhan pelayanan publik serta saling menguntungkan.

Guna mengaplikasikan amanat Peraturan Pemerintah tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat melakukan penjajakan prakarsa kerjasama antar daerah dengan pemerintah Kabupaten Sumedang. Penjajakan Prakarsa kerjasama ditandai dengan lawatan perwakilan Pemkab Muna Barat ke Kantor Bupati Kabupaten Sumedang pada Senin (27/05/2024).

Rombongan Pemkab Muna Barat dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Al Rahman. Turut serta dalam pertemuan tersebut Kabag Pemerintahan Muna Barat, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Kabid Kesehatan Masyarakat. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Bagian Kerjasama Pemkab Sumedang Asep Dadang Darmawan.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain Pemkab Sumedang bersedia menerima kerjasama dalam hal replikasi aplikasi E-Office dlm mendukung pemenuhan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Muna Barat. Selanjutnya, kerjasama juga akan dilakukan pada pemenuhan kebutuhan pangan baik di sektor pertanian maupun perikanan sesuai komoditi unggulan masing-masing daerah.

Penjajakan kerjasama akan dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara kedua daerah. Sebelum proses penandatangan MoU terlebih dahulu dilaksanakan Zoom Meeting guna menyatukan persepsi terkait isi perjanjian kerjasama yang akan ditandatangani.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pj. Bupati Muna Barat Lakukan Sidak TPS3R

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) yang mengusung tagline Reduce, Reuse, Recycle (3R) telah beroperasi di beberapa wilayah Kabupaten Muna Barat. TPS3R merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum yang dialokasikan sejak tahun 2022 dan 2023. Bangunan TPS 3R tersebar di tiga wilayah yakni Kelurahan Waumere, Kecamatan Sawerigadi; Kelurahan Tiworo, Kecamata Tiworo; dan Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi.  Seluruh bangunan telah dihibahkan menjadi aset Pemda Kabupaten Muna Barat.

Sarana TPS3R melaksanakan pengolahan sampah organik yang bersumber dari sampah rumah tangga dan sampah pasar yang telah melalui proses pemilahan. Setelah pemilahan kemudian diolah menjadi pupuk organik yang kemudian dimanfaatkan untuk keperluan peningkatan produksi petani maupun rumah tangga. Pupuk organik merupakan produk bermanfaat yang ramah lingkungan.

Guna memantau pemanfaatan sarana TPS3R, Pj. Bupati Muna Barat didampingi Kadis Lingkungan Hidup melakukan inspeksi dadakan (sidak) pada Selasa (21/05/2024). Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo menghimbau agar kelompok pengelola TPS3R berupaya maksimal memanfaatkan  sarana pengolahan sampah yang telah disediakan oleh pemerintah. Hal ini sebagai salah satu upaya mengurangi permasalahan sampah dan bernilai ekonomis.

“Kedepan upayakan untuk memanfaatkan pupuk organik yg dihasilkan oleh TPS3R ini terhadap peningkatan hasil produksi kelompok tani. Ini juga bisa dimanfaatkan di lahan pekarangan ataupun kegiatan PKK dalam upaya penataan lingkungan yg bersih dan indah ditingkat desa.” ujarnya

Lebih lanjut, Pj. Bupati mengharapkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan. Beberapa cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia berlebihan dan pemanfaatan pupuk oragnik yang dihasilkan oleh TPS3R.

“Ini butuh komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan pupuk kimia yg berlebihan dan memanfaatkan pupuk organik yang dihasilkan oleh TPS3R. Sampah tidak lagi dianggap sebagai musuh tetapi dipandang sebagai barang yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat jika dikelola dengan baik.” pungkasnya

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

PERINGATAN HARKITNAS KE-116 USUNG TEMA KEBANGKITAN KEDUA MENUJU INDONESIA EMAS

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional diperingati pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Pada peringatan ke-116, pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar upacara bendera di halaman Kantor Bupati pada Senin (20/05/2024). Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat, Sekda Muna Barat, Pimpinan Forkopimda, OPD, Organisasi masyarakat dan undangan  lainnya.

Hari Kebangkitan Nasional ke-116 menggaungkan tema Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas. Tema tersebut dijabarkan dalam sambutan Menteri Kominfo Republik Indonesia Budi Arie Setiadi yang dibacakan oleh PJ Bupati Muna Barat Laode Butolo.

Mengawali sambutannya,  Budi Arie menyatakan bahwa latar belakang peringatan Hari Kebangkitan Nasional adalah kelahiran Organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi Boedi Oetomo merupakan kumpulan dokter dan calon dokter di Batavia. Organisasi ini dianggap sebagai motor penggerak gerakan kemerdekaan.

“Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.” ucapnya

Selanjutnya Menkominfo mengungkapkan jika embrio Indonesia lahir sebagai imbas atas kemajuan modern dan pencerahan dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya. Selain para pemuda yang tergabung dalam Boedi Oetomo, tokoh-tokoh muda yang juga berperan dalam kemerdekaan adalah Ir. Soekarno, Kartini, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, jika berkaca dari sejarah kita akan memahami bahwa ditangan kaum mudalah kemerdekaan dan kebebasan dapat dirumuskan dan diperjuangkan.

“Dari merekalah semangat kebangkitan nasional lahir. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru. Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia.” lanjutnya

Budi Arie mengingatkan bahwa saat ini kita tengah berada pada beragam tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda datangnya zaman baru dimana teknologi telah menjadi unsur penting dalam kehidupan manusia modern. Penguasaan teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyosong “Indonesia Emas”.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116, Menkominfo berharap bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia harus dikelola dengan bijak. Salah satu penopang dalam pengelolaan tersebut adalah adopsi teknologi digital. Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Agenda Kedua Kunjungan Kerja di Muna Barat, Presiden Jokowi Resmikan IJD

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Persemian pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan pada Senin (13/05/2024) merupakan agenda lanjutan usai mengunjungi Pasar Kambara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sultra Andhap Budi Revianto, Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo, serta Sekda Muna Barat LM Husein Tali.

Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) merupakan implementasi atas Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah atau Inpres Jalan Daerah (IJD). Dalam sambutannya Jokowi mengungkapkan bahwa tahun lalu telah dilakukan perbaikan 22 ruas jalan di Sulawesi Tenggara. Total anggaran yang digunakan sebesar 631 M. Dari 22 ruas jalan tersebut, dua diantarnya berada di Kabupaten Muna Barat.

“Pada tahun yang lalu di Sulawesi Tenggara telah diperbaiki 22 ruas jalan yang menelan biaya Rp.631 miliar dan dua ruas jalan itu ada di Kabupaten Muna Barat yang menghabiskan dana Rp.42,4 miliar. Sangat besar sekali.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan bahwa pelaksanaan IJD merupakan upaya pemerintah agar jalan-jalan yang ada di provinsi maupun kabupaten semakin berkualitas. Hal ini akan berdampak pada percepatan transporatsi dan distribusi logistik. Oleh sebab itu pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 15 triliun rupiah untuk pembangunan jalan pada tahun 2025.

“Untuk apa? Agar jalan-jalan di semua kabupaten dan provinsi bagus mulus sehingga kecepatan transportasi menjadi baik dan distribusi logistik menjadi baik.” pungkasnya

Acara peresmian IJD ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi. Usai peresmian JID, kepala negara dan rombongan bertolak menuju Kota Kendari via Bandar Udara Sugimanuru.

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Kambara Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam lawatannya ke Pulau Muna, Presiden Joko Widodo memiliki beberapa agenda. Salah satunya kunjungan ke Pasar Kambara Kabupaten Muna Barat pada Senin (13/04/2024). Jokowi didampingi beberapa pejabat pusat maupun daerah diantaranya Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sultra Andhap Budi Revianto, Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo, serta Sekda Muna Barat LM Husein Tali.

Kunjungan ini dalam rangka memantau harga beberapa komoditas di pasar Kambara terutama beras. Presiden Jokowi dan rombongan sampai di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA. Meski panas terik, masyarakat tampak antusias menyambut kedatangan rombongan presiden. Orang nomor wahid di Indonesia tersebut mengunjungi beberapa lapak jualan milik warga sekitar.

Dalam kunjungan tersebut Jokowi juga membagikan paket sembako dan uang tunai kepada sejumlah pedagang. Saat ditanya terkait kesan terhadap Muna Barat, Jokowi memuji kelezatan Durian hasil pertanian Bumi Laworoku.

Terkait pembangunan pasar khususnya Pasar Kambara Jokowi mengungkapkan bahwa akan didesain tahun ini dan direalisasikan oleh pemerintahan baru.

“Pembangunan pasar kalau diperlukan didesain tahun ini nanti direalisasikan dipemerintahan baru.” ungkapnya

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pertama di Asia Tenggara, Indonesia Terpilih sebagai Tuan Rumah World Water Forum 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Tahun 2024 Indonesia kembali mendaptakan kepercayaan dunia sebagai tuan rumah forum berskala internasional. Setelah tahun 2022 sukses menjadi tuan rumah G20, kini Indonesia dipilih sebagai tempat penyelenggaraan World Water Forum ke-10. Hal ini sekaligus menobatkan Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara dan negara ke tiga di Asia yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan internasional terbesar di sektor air tersebut.

World Water Forum pertama kali diselenggarakan pada tahun 1997 di Kota Marakesh, Maroko. Selanjutnya dilaksanakan seiap tiga tahun sekali yakni  Tahun 2000 di The Hague, Belanda; 2003 di Kyoto, Jepang; 2006 di Meksiko; 2009 di Instanbul, Turki; 2012 di Marseille, Prancis; 2015 di Daegu-Gyeongbuk, Korea Selatan; 2018 di Brasilia, Brasil; dan 2022 di Dakar, Senegal. Kepercayaan sebagai tuan rumah didapatkan setelah pemerintah Indonesia  melakukan serangkaian upaya panjang sejak tahun 2019.

Mengusung tema Water for Shared Prosperity, Indonesia berharap melalui World Water Forum ke 10 dapat memperkuat kerja sama internasional dan mendorong inovasi dalam pengelolaan air yang berkelanjutan, sehingga air dapat menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran bagi semua orang. Forum ini akan dihadiri oleh pemimpin negara, menteri, pemimpin daerah, akademisi, peneliti, hingga generasi muda yang akan saling bertukar pikiran.

Pemerintah Indonesi berharap posisi sebagai tuan rumah pelaksanaan World Water Forum ke-10 dapat memberikan manfaat:

  1. Memperkuat peran Indonesia dalam mengatasi isu air global
  2. Melahirkan berbagai komitmen dan kerjasama utk pengelolaan Sumber Daya Air yang berkelanjutan
  3. Meningkatkan investasi dan pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata nasional

Sebanyak 112 negara dipastikan berpartisipasi dalam forum yang akan berlangsung pada 18-25 Mei 2024 ini. Menghadirkan 1322 orang pembicara yang direncanakan mengisi 280 program dan sesi. Sekitar 17.000 orang ditargetkan menjadi partisipan dalam 10th World Water Forum.

Upacara pembukaan akan dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center 1 & 2. Venue lain yang digunakan selama kegiatan berlangsung antara lain Bali International Covention Center, Garuda Wisnu Kencana, Kuta Tsunami Shelter, Kura-Kura Bali, Pantai Melasti, serta Taman Bhagawan.

Usai seluruh rangkain acara, delegasi akan diajak mengunjungi dan menikmati keindahan Bali seperti Museum Air di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud. Panitia juga menyiapkan tiga lokasi obyek wisata melukat yakni Pura Tirta Empul di Tampaksiring, Penglukatan Mumbul di Abiansemal, dan Penglukatan di Jatiluwih Tabanan.

Kesempatan untuk menjadi delegasi terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Keterangan lebih lanjut dapat dibaca pada laman registrasi peserta 10th World Water Forum 2024

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Kemenkominfo Gelar Workshop Penyebarluasan Informasi World Water Forum ke-10

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kurang lebih 12 hari lagi, Indonesia selaku tuan rumah World Water Forum ke-10 akan menjadi pusat perhatian global. World Water Forum merupakan agenda tiga tahunan yang dilaksanakan oleh World Water Counsil atau Dewan Air Dunia. Gelar tuan rumah diperoleh setelah Indonesia unggul atas Italia dengan mengantongi 30 dari 35 suara pada saat bidding dalam Sidang Umum World Water Counsil di Dakar Senegal (19/03/2022) . 10th World Water Forum mengangkat tema Water for Shared  Prosperity.

Mengingat pentingnya kegiatan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar workshop bertema ‘Kolaborasi Pengelola Media Sosial Pemerintah dalam menggaungkan 10th World Water Forum 2024′. Workshop yang digelar di Hotel Aryaduta Bali pada Senin (06/05/2024) dihadiri oleh pengelola media sosial pemerintah pusat maupun daerah se-Indonesia. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong, S.Si., M.Si.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air  Ir. Firdaus Ali, MSc., PhD dan Pegiat Media Sosial Remon Pulungan. Selaku pembicara pertama, Firdaus Ali membuka dengan pemaparan tentang perubahan iklim yang memicu terjadinya bencana hidrometrologi. Hal ini tampak pada hujan deras terbesar sepanjang sejarah yang terjadi di Dubai dan Oman. Disisi lain, beberapa negara Asia Tenggara dan Asia Timur mengalami kenaikan suhu udara ekstrim hingga 48oC.

Kondisi ekstrim yang bertentangan ini menjadikan pelaksanaan World Water Forum ke 10 menjadi momen   sangat tepat untuk membicarakan tentang kondisi global saat ini. Terlebih air merupakan unsur penting yang akan mempengaruhi masa depan peradaban manusia sebab air adalah kebutuhan mahluk hidup maupun tidak hidup.

Lebih lanjut, Firdaus Ali mengungkapkan bahwa ada empat capaian yang diinginkan saat pelaksanaan World Water Forum ke-10 yaitu ditetapkannya peringatan Hari Kanal Sedunia, berdirinya pusat pelatihan air dan iklim, terdapat komitmen konkrit tentang apa yang akan dilakukan, serta pembangunan Museum Air di Tabanan Bali. Oleh sebab itu, Stafsus Menteri PUPR ini mengajak seluruh pengelola media sosial untuk mengambil peran aktif  untuk menyebarkan berita tentang pelaksanaan World Water Forum ke 10.

Pada materi kedua, Remon Pulungan selaku Pegiat Media Sosial membagikan tips dan trik membuat konten yang baik guna menggaungkan agenda World Water Forum ke 10. Para pengelola media sosial pemerintah yang hadir berkesempatan untuk berdiskusi secara offline maupun online dengan pemateri terkait pembuatan dan penyebarluasan konten. Remon mengingatkan bahwa kita harus bangga menjadi tuan rumah sebab isu air merupakan isu dunia. Oleh sebab itu Remon mengajak seluruh pengelola media sosial untuk berkolaborasi menggaungkan hal positif tentang Indonesia ke masyarakat dunia melalui media sosial.

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : kadis Kominfo (Al rahman, S.Pd, M.Si)

 

Pemerintah Muna Barat Laksanakan Upacara Hardiknas 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 di halaman Kantor Bupati Mubar, Kamis (02/05/2023). Kendati diguyur hujan, perangkat dan peserta tetap semangat melaksanakan upacara. Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekda Muna Barat Laode Muhammad Husein Tali.

Hardiknas 2024 mengusung tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Tema ini dijabarkan dalam sambutan tertulis Mendikbudristek RI Nadiem Makarim yang dibacakan oleh inspektur upacara. Nadiem menyatakan bahwa lima tahun terakhir adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan Kemendikbudristek.

Gerakan Merdeka Belajar menjadi wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia. Ada banyak tantangan yang dihadapi dalam mengubah perspektif proses pembelajaran. Namun, semua itu harus terus dilanjutkan dan diupayakan secara bersama-sama menuju perwujudan sekolah yang dicita-citakan.

“Kita sudah beıjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan.” ungkapnya

Diakhir sambutannya, Mendikbudristek mengucapkan terimakasih atas perjuangan para pegiat pendidikan. Nadiem berharap para penggerak perubahan tidak menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan yang lebih baik.

“Dengan penuh harapan, saya titipkan Merdeka Belajar kepada Anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah. Selamat Hart Pendidikan Nasional. Mar terus bergotong royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan Merdeka Belajar.” pungkasnya

Usai pembacaan sambutan, dilanjutkan dengan doa bersama. Menghaturkan pinta kepada Sang Maha Kuasa agar menjadikan momentum Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum untuk bisa terus bergandeng tangan, Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar, serta mengoptimalkan semangat para guru membersamai anak didiknya dengan pembelajaran berdiferensiasi yang menyenangkan.

Pelaksanaan upacara juga dirangkaikan dengan penampilan drama kolosal yang diperankan oleh siswa-siswi SMPN 1 Barangka. Drama kolosal yang ditampilkan mengangkat cerita tentang perbedaan pendidikan pada masa penjajahan Jepang dan masa kini.

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)