ASN Muna Barat Bakal Gunakan Apliaksi E-office

Terobosan baru kini terus dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas kerja diinternal organisasi perangkat daerah (OPD).

Ditangan DR Bahri sebagai PJ Bupati Muna Barat, sistim kerja ASN akan menggunakan Aplikasi E-office dalam sistem persuratan OPD .

“Hal ini untuk menjawab dari kerisauan dengan sistem persuratan yang ada di Muna Barat selama ini,. Dengan adanya sistem persuratan melalui aplikasi E-office akan memberikan alur persuratan yang baik sesuai tatanan persuratan,”kata Juru Bicara Bupati Muna Barat, Muhammad Fajar Fariki

Naikkan kualitas birokasi persuratan (naskah dinas) lebih efektif, cepat dan termonitor dengan baik. Mendukung transformasi instansi untuk bersinergi lebih baik di era Industri 4.0

“Proses persuratan dilakukan dalam genggaman, akses di mana mana pun dan kapan pun bisa,”sebutnya.

Katanya, ketika ada notifikasi pada aplikasi, pimpinan bisa langsung melihat surat dan membuat disposisi melalui integraOffice persuratan di mana pun dan kapan pun

“Surat mudah dilacak dan juga bisa diketahui statusnya, jelas dan realtime,” jelasnya.

Ditambahkan, cukup dengan membuka smartphone atau laptop, pimpinan dapat dengan mudah memonitor progres surat dan disposisinya di mana pun.

“Mekanisme persuratan menggunakan sistim E-office ini akan diadakan pelatihan kepada semua pengguna akun Eoffice,”tutup mantan Lurah Sidodadi Kabupaten Muna ini.

sumber:https://www.suarakpk.com/2022/08/asn-muna-barat-bakal-gunakan-apliaksi-e.html

Tiga Mercusuar Bakal Dibangun di Bumi Praja Laworo

Satu persatu terobosan DR Bahri mulai terendus di publik. Apa yang diprogramkan PJ Bupati ini, intinya semua buat daerah dan berpihak ke masyarakat.

Selain proses pembangunan infrastruktur perkantoran sedang dalam tahapan pembangunan di lokasi Bumi Praja Laworoku, kini pemerintah daerah Muna Barat, lagi mempersiapkan untuk pembangunan mercusuar.

Tidak main main, pembangunan mercusuar ini jumlahnya sebanyak tiga buah.

Juru Bicara Bupati Muna Barat, Muhammad Fajar Fariki menjelaskan kalau progres DR Bahri itu semua akan terlaksana pada perubahan anggaran tahun 2022 ini.

Pembangunan tiga mercusuar tersebut seiring dengan berjalannya pembangunan Mesjid Agung, Kantor Bupati dan Kantor DPRD plus Rujab pimpinan legislatif.

Sedangkan sisanya, itu akan dimulai di tahun 2023 dan kelanjutan yang belum selesai ditahun 2022.

“Mari kita support apa yang menjadi program prioritas pemerintah. Karena mercusuar di Bumi Praja Laworoku di Desa Lakalamba Kecamatan Sawerigadi ini adalah juga salah satu simbol perkantoran di Muna Barat,”sebutnya.

Yang luar biasa, lanjut mantan Kabag Humas Pemkab Muna ini bahwa anggaran awal pembangunan tiga infrastruktur mercusuar jni, Mesjid Agung, Kantor Bupati dan DPRD plus Rujab pimpinan Legislatif, itu di dapatkan dari sentuhan kecil dan tangan dingin beliau dalam proses rasionalisasi angaraan dalam postur APBD induk sejumlah Rp 48 milyar untuk pengalokasiannya.

Tidak hanya itu, kepamungkasan kelola anggaran diperlihatkan dengan cara keberanian mengambil keputusan dan langkah untuk tidak meminjam dana PEN.

“Tentu ini adalah fakta luar biasa manajemen penata kelolaan anggaran. Istilahnya kalau jarum sejarah bisa diputar ulang, maka DR Bahri terlabat datang di Muna Barat. Dan pada saat yang bersamaan beliau mengambil langkah berani memutuskan kenaikan TPP ASN untuk kesejatraan para aparatur,”ungkapnya.

“Selebrasi dalam mendrive pemerintahan ini, dapat dikatakan sebagai figur dan sosok pimpinan yang membangun daerah tanpa utang,”pungkasnya.

sumber:https://www.suarakpk.com/2022/08/tiga-mercusuar-bakal-dibangun-di-bumi.html

Mubar Jadi Salah Satu Daerah Tujuan Sail To Indonesia 2022, Pj Bahri : Mari Kita Sukseskan Ini

Kabupaten Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu daerah destinasi wisata yang akan dikunjungi para turis mancanegara “Sail To Indonesia” tahun 2022. Sebanyak 23 peserta Sail To Indonesia bakal memasuki selat Tiworo Muna Barat pada 2-5 September mendatang.

Pj. Bupati Muna Barat, Dr. Bahri mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara di Muna Barat dalam program Sail To Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah dengan julukan miniatur Indonesia ini.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Muna Barat. Beberapa Yach Really ini akan berlabuh di Selat Tiworo dan ini menjadi wadah promosi wisata kita yang bukan hanya nasional tetapi juga internasional,” ungkap Bahri saat dihubungi, Selasa, (30/08/2022).

Bahri menyebut ada beberapa tempat wisata yang bakal dikunjungi para yacher mancanegara itu selama empat hari di Mubar.

“Yakni rumah tenun Waulai dan Tugu Sarung, Permandian Matakidi, Permandian Wakante, Pantai Pajala, Pulau Gala, Desa Wisata Santiri, Pulau Indo, Benteng Tiworo, Pasar Lindo, dan Pelabuhan Tondasi,” bebernya.

Desa Wisata Santiri Muna Barat. Foto/Repro Triaspolitika.id

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu melanjutkan di beberapa tempat kunjungan itu, para turis akan disambut dengan pertunjukan budaya lokal.

Pulau Indo Muna Barat. Foto/Istimewa

“Akan ada pertunjukan kesenian lokal dan beberapa lomba kegiatan. Untuk kesenian ada pohule, perkelahian kuda, ewa Wuna (Silat Muna), Modero, Tari Linda, Tari Ngibi, Silat Manca, Kecapi, Gambus, Grambangan, Gamelan, Tari Bali, Kuda Lumping, dan Seni Tari Bugis. Untuk lomba ada lomba Po Ase, balapan perahu, lomba perahu biduk atau Dayung Sampan, Tarik Tambang Perahu Naga, Lomba Pidato tingkat SMA, Lomba Haji Ali, dan Lomba Egrang,” beber mantan lurah di Buton itu.

Untuk itu, Mantan Kabag Umum STPDN ini berharap seluruh elemen dan masyarakat untuk mensukseskan Sail To Indonesia di Muna Barat ini.

“Pemerintah daerah juga harus membuktikan diri bahwa kita sangat welcome kepada mereka. Kita ingin menyampaikan kesan kepada mereka di pemerintah daerah juga memastikan keamanan mereka, kemudian kita melayani mereka sebagaimana warga kita sendiri. Mari kita sukseskan kegiatan ini,” pinta Bupati.

Selain itu, Bahri juga menyampaikan agar kebersihan lingkungan menjadi salah satu fokus perhatian baik pemerintah khususnya kecamatan dan pemerintah desa.

“Saya juga ingatkan agar kebersihan lingkungan diperhatikan agar wisatawan bisa terkesima dan nyaman, terutama sampah plastik pada lingkungan rumah maupun lingkungan perairan atau pesisir,” tutupnya.

sumber:https://bondo.id/mubar-jadi-salah-satu-daerah-tujuan-sail-to-indonesia-2022-pj-bahri-mari-kita-sukseskan-ini/

Pemkab Mubar Komitmen Percepat Turunkan Angka Stunting

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen mempercepat menurunkan angka stunting. Hal itu ditandai dengan penandatanganan pernyataan komitmen pelaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi di Mubar yang dilaksanakan di halaman kantor bupati, Senin (29/8/2022).

Penandatanganan pernyataan komitmen ini diawali oleh Pj Bupati Mubar Bahri, dan diikuti oleh Sekda Mubar LM Husein Tali, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.

Pj Bupati Mubar, Bahri mengatakan bahwa hari ini Pemkab Mubar telah melakukan penandatanganan pernyataan komitmen pelaksanaan percepatan penurunan stunting terintegasi di Mubar. Hal itu, sebagaimana telah tertuang dalam amanah Peraturan Presiden RI Nomor 72 tahun 2021.

Kata dia, berbicara mengenai stunting ada dua intervensi yang dapat dilakukan yakni intervensi spesifik dan sensitif. Pada intervensi spesifik ini ada target-target yang harus dicapai seperti ibu hamil kurang energi kronik, ibu hamil mengkonsumsi tablet penambah darah, bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat ASI eksklusif sampai dengan balita yang memperoleh imunisasi dasar lengkap.

“Kita (Pemkab Mubar) hari ini telah melakukan penandatanganan pernyataan komitmen pelaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi. Khusus, intervensi spesifik ini menjadi perhatian kita semua dalam kerangka menyelesaikan masalah stunting di Mubar,” kata Bahri.

Wilayah Mubar terdiri dari dua wilayah yakni daratan dan kepulauan yang hampir sebagian penduduknya bermata pencarian nelayan. Bahri heran dengan hasil laut yang melimpah seperti ikan dan mengkonsumsi ikan tapi masih ada juga penderita stunting.

“Saya juga heran kok Mubar masih ada ditemukan stunting. Khusus di wilayah pesisir saya kira sering makan ikan tapi masih ada juga stunting. Apa karena mereka jarang makan sayur mungkin. Padahal sayur ini dapat dikembangkan,” ungkapnya.

Untuk itu, Bahri mengimbau kepada seluruh OPD, camat dan kepala desa untuk bersamasama bersinergi menurunkan angka stunting di Mubar. “Jadi pendanaan stunting ini bisa kita anggarkan di APBD dan dana desa. Bukan hanya dari DAK saja,” ujarnya.

Untuk diketahui, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan di antaranya gangguan gizi kronis, infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan berada di bawah standar (panjang/tinggi badan tidak sesuai umur). Langkah yang diambil dalam penanganan kasus stunting ini dengan melakukan sosialisasi dan edukasi serta pendampingan terhadap masyarakat.

sumber:https://zonasultra.id/pemkab-mubar-komitmen-percepat-turunkan-angka-stunting.html

Pemkab Mubar Bakal Gelar Lelang Jabatan Secara Terbuka di Polda Sultra

Pemerintah  Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi  Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menggelar lelang jabatan.

Lelang jabatan itu untuk mengisi sembilan jabatan eselon II yang masih kosong.

Proses lelang jabatan tersebut, nantinya Pemkab Mubar akan melibatkan unsur kepolisian dalam hal ini Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Saya sudah perintahkan kepala BKPSDM untuk segera mengajukan izin pada KASN dan Kemendagri untuk melakukan lelang jabatan,” kata Pj Bupati Mubar, Dr. Bahri saat ditemui di kantor bupati. Senin, 29 Agustus 2022.

Lelang jabatan yang akan dilakukan nanti kata Bahri, akan digelar secara terbuka dengan menggunakan Assesmen Center Polda Sultra.

“Siapapun dapat mengikuti lelang jabatan ini,” ujarnya.

Nantinya, pendaftaran untuk mengikuti lelang jabatan tersebut terbuka untuk siapapun baik pejabat dari Muna Barat maupun diluar Muna Barat.

“Terbuka untuk semua orang baik ASN di Mubar maupun di luar Mubar. Tapi kita akan prioritaskan ASN dari Muna Barat karena sudah lama mengabdikan dirinya untuk daerah ini,” katanya pula.

Kesembilan jabatan tersebut meliputi Sekretaris Dewan (Sekwan), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub). Kemudian, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

sumber:https://tenggaranews.com/2022/08/29/pemkab-mubar-bakal-gelar-lelang-jabatan-secara-terbuka-di-polda-sultra/

PJ Bupati Bakal Bangun Tiga Posko Pemadam Kebakaran di Mubar

Keseriusan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Bahri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat semakin terlihat.

Pasalnya, keluh kesah dan tanda tanya masyarakat selama ini yang meragukan respon time petugas pemadam jika terjadi kebakaran, akhirnya terjawab sudah setelah Bahri berencana untuk membangun tiga posko Pemadam Kebarakan di Wilayah Mubar.

Pj Bupati Mubar Bahri mengatakan, keputusan itu bukan tanpa alasan, rencana untuk membangun Posko Pemadam di tiga titik berbeda agar pemadam kebakaran mencapai respon time ketika menunjuk ke lokasi kebakaran.

“Agar ketika ada kebakaran, Pemadam kebakaran bisa mencapai respon time,” ujar Bahri, pada Minggu (28/8/2022).

Bahri juga menyebutkan selain akan membangun Posko Pemadam, ia juga akan mendatangkan mobil Pemadam yang baru.

“Nanti akan difokuskan dulu pembangunan Posko Pemadam di Wilayah Lawa Raya. Jadi nantinya harus ada juga mobil pemadam di posko yang baru dibangun,” tutupnya.

sumber:https://harianpublik.id/bahri-bakal-bangun-tiga-posko-pemadam-kebakaran-di-mubar/

Fajar Fariki : Hilangkan Strategis Politik Bumi Hangus. Mari Kita Dukung PJ DR Bahri dalam Membangun Muna Barat

Usai dilantik menjadi PJ Bupati Muna Barat, DR Bahri, sepertinya masih saja ada segelintir orang atau kelompok yang belum bisa menerimanya sebagai pengganti pemimpin sebelumnya.

Sehingga berbagai kesalahannya pun dicarikan jalan agar betul betul menjadi sebuah salah dimata publik alias di tengah tengah masyarakat Muna Barat.

Padahal apa yang menjadi sanggahan mereka itu sebenarnya tidak subtansi untuk dijadikan alasan kalau DR Bahri gagal dalam memimpin Muna Barat.

“Ini kan beliau baru tiga bulan menjadi Penjabat di Muna Barat. Masak kok selalu dicarikan kesalahannya. Yang semestinya kita sama sama bersatu untuk mendukung program beliau yang notabennya semua berpihak kepada rakyat,”sebut Juru Bicara Bupati Muna Barat, Muhammad Fajar Fariki.

Mulai dari kebijakan masalah tanah. Ini juga dipersoalkan kompesasi tanah bukan memberi apresiasi. Padahal sudah diketahui kalau kompensasi tanah itu ada nanti di perubahan.

Kemudian rencana program shalat berjamaah di desa desa. Ini juga yang ikut disoal katanya kenapa bukan di kota Laworo saja?

Ini sama skema politiik biasa yang di mainkan oleh orang atau sekelompok yang belum moveon dan masih suka dengan masa lalu, dan ini disebut kelompok Romantisme politik.

“Semestinya mereka harus tau bahwa proses pendekatan pimpinan terhadap bawahannya itu bukan hanya dikantor atau didatangi oleh masyarakat tetapi pimpinan juga wajib mendatangi warganya. Ya karena kita agama islam maka kita dekatkan melalui shalat berjamaah. Apakah itu salah? tegas Fajar Fariki.

Selanjutnya kebijakan yang baru saja dilakukan oleh PJ Bupati soal mutasi. Ini juga yang tidak sama sekali difahami bahwa apa yang dilakukan DR Bahri tersebut adalah perintah undang undang berdasarkan rekomendasi KASN.

“Lagi pula soal masalah salah ketikan? Ya Allah masak hanya karena hal hal kecil saja dibesar besarkan hingga harus dipublish,”ujar alumni Pasca Sarjana Fisipol UHO ini.

Ini adalah contoh dari skema politik bumi hangus. Yakni strategis politik bumi hangus adalah suatu cara yang di lakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk menghancurkan suatu fakta, nilai dan norma serta keberhasilan hari ini. sehingga membentuk suatu opini politik bahwa , kemarin atau masa lalu itu lebih baik daripada hari ini.

Padahal semua sudah tahu kalau apa yang akan dikerjakan oleh DR Bahri itu semuanya berpihak pada rakyat.

Mulai dari penataan birokrasi melalui konsistensi merit sistem, menaikkan TPP, penataan pelayanan dasar pada sektor pendidikan dan kesehatan, pekerjaan umum, sosial dan trantinbulinmas.

Selanjutnya perlindungan sosial berupa, UHC 100%, kemiskinan ekstrem melalui BLT APBD, perekonomian, pertanian cetak sawah, jagung dan memperbaiki saluran (primer, tersier, dan sekunder).

“Investasi jagung kuning dan ubi untuk tapioka (jagung melalui koperasi tanya dinas koperasi) , perkebunan dan peternakan, perikanan tangkap dan budidaya. Ini yang telah digagas dengan cerdas oleh DR Bahri sebagai PJ Bupati Mubar,”ungkapnya.

Olehnya itu, Fajar Fariki menarik simpul bahwa hilangkan strategis politik hangus dan mari kita beri dukungan semua elemen masyarakat untuk mewujudkan langkah yang dilakukan oleh PJ DR Bahri untuk mewujudkan asa masyarakat Muna Barat.

“Insyallah gagasan dan ide ide ini akan terealiasi awal dalam skema perubahan anggaran ditahun berjalan 2022 ini, dan tentu akan dilanjutkan di tahun 2023 mendatang,”pungkasnya.

sumber:https://www.suarakpk.com/2022/08/fajar-fariki-hilangkan-strategis.html

Komandoi Mubar, Ini Program Strategis Dr Bahri untuk Pembangunan 2022-2023

Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, Dr Bahri ungkap proyeksi program strategisnya untuk beberapa tahun kedepan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Musda ke- II KAHMI dan FORHATI Mubar di Aula Hotel Ungu, Raha, Sabtu (27/8/2022).

Project pembangunan yang dicanangkannya berawal dari gagasan besar yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Mubar 2022-2026.

Fokus utama di 2022 setelah dilakukan rasionalisasi APBD, lanjut Bahri, yakni peningkatan kualitas aspek pelayanan publik, pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana perkantoran pemerintah, peningkatan daya saing Infrastruktur daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“Sejumlah prioritas pembangunan, kami berharap semua pihak berkontribusi melahirkan saran, ide, gagasan bahkan kritikan mulai dari perencanaan pembangunan, pelaksanaan pembangunan, pengawasan pembangunan bahkan turut serta menjaga seluruh aset-aset pembangunan daerah,” ucapnya.

Lebih jauh lagi, Dr. Bahri mengatakan bahwa beberapa program strategisnya yakni melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid agung, Kantor Bupati dan Kantor DPRD Mubar.

Selain itu, juga pembangunan mall pelayanan publik, kemudian, pembangunan Rujab Bupati, Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD, secara bertahap akan melakukan pembangunan posko pemadam kebakaran untuk 3 wilayah (Tiworo Raya, Lawa Raya dan Kusambi Raya).

Pembangunan infrastruktur jalan/jembatan untuk mendorong konektivitas wilayah pada seluruh wilayah kecamatan.

“Peletakan batu pertama dan penyusunan dokumen kita realisasikan tahun ini (2022), sehingga nantinya di 2023 sudah mulai pembangunan fisiknya,” ucapnya.

sumber:https://tegas.co/2022/08/28/komandoi-mubar-ini-program-strategis-dr-bahri-untuk-pembangunan-2022-2023/

Fajar Fariki : Program PJ DR Bahri Bukanlah Janji Politik

Program dan inovasi kerja PJ Bupati Muna Barat, DR Bahri terkait pembangunan sarana perkantoran dan kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) serta penataan birokrasi itu bukanlah sebagai janji politik.

Sebab, kebijakan PJ Bupati Mubar untuk membangun sarana perkantoran dan kenaikan TPP sesungguhnya bukanlah janji politik, melainkan kebijakan yang secara tekstual tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2022- 2026.

Dimana dalam RPD itu tidak ada Visi dan Misi Bupati makanya tidak bisa dikatakan dokumen itu sebagai janji politik.

Karena RPD tersebut merupakan dokumen rencana pembangunan daerah yang menjadi pedoman atau rujukan PJ Bupati dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan dalam periode 2023-2026 atau sampai dengan adanya Bupati defenitif.

“Perlu diketahui bahwa dokumen tersebut sudah dibahas bersama dengan seluruh Stakeholder di daerah termasuk pihak DPRD dan perwakilan masyarakat melalui Forum Konsultasi Publik,” tegasnya.

Kata dia bahwa dalam rencana pembangunan daerah tersebut didasari atas permasalahan-permasalahan utama pembangunan yang ada selama ini.

“Permasalah itu antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM), rendahnya produksi, produktivitas dan nilai nambah perekonomian daerah, belum optimalnya tata kelola pemerintahan, belum optimalnya daya saing infrastruktur dan lingkungan,”jelasnya.

Dan yang perlu diingat bahwa yang tetapkan itu semua bukan Pj Bupati tetapi Bupati Defenitif sebelumnya sesuai dengan Instruksi Mendagri 70 Tahun 2021.

“Dalam dokumen RPD itu tujuannya adalah meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, inovatif dan transparan, dengan sasaran meningkatnya transparansi dan kualitas pelayanan publik,”sebutnya

Seperti pembangunan kantor, rujab kantor DPRD dan fasilitas pelayanan publik lainnya, itu merupakan salah satu program yang memang akan mendukung tercapainya indikator yang sasarannya pada aspek pelayanan publik.

“Saya kira kita masih ingat pada tahun-tahun sebelumnya hasil penilaian Ombudsmen di Muna Barat mendapat penilaian Rapor Merah sehingga di masa kepemimpinan DR Bahri diharapkan bisa dapat meningkat menjadi Rapor Kuning atau Hijau,”ungkapnya.

Untuk itu, dia meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberi kesempatan PJ Bupati Mubar, DR Bahri membawa daerah ini kearah yang lebih baik dan bermasa depan.

“Kita doakan bersama dibawa komando DR Bahri bisa memberi wajah baru untuk daerah Muna Barat demi meningkatkan masa depan dan kesejahteraan masayakat di bumi Laworo ini,” pungkasnya.

sumber:https://www.suarakpk.com/2022/08/fajar-fariki-program-pj-dr-bahri.html#.YwrfPHaC1bc.whatsapp

Kaprodi Agribisnis Apresiasi MoU antara Pemda Mubar dan Unsultra, Wujudkan Kedaulatan Pangan

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah melakukan langkah konkrit dalam mewujudkan kedaulatan pangan lokal. Kondisi ini juga didukung oleh para penyuluh dan kelompok tani di lingkup Mubar. Terbukti saat pelaksanaan Seminar Nasional mengenai hal ini mendapatkan respon positif. Ini menjadi salah satu faktor kemajuan daerah di masa depan.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Seminar Nasional terkait digitalisasi pertanian dan peternakan di Mubar La Harudin.

“Secara pribadi dan kelembagaan, mengapresiasi Pemda dan masyarakat Mubar atas terselenggaranya kegiatan ini. Terutama kepada Pak Bahri selaku Pj Bupati Mubar yang menjadi Keynot spiker dalam acara seminar. Ini pertanda masa depan gemilang bagi kemajuan daerah dan kedaulatan pangan Mubar,” ungkapnya, Kamis (25/08/2022).

Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unsultra ini menyampaikan, Pj Bupati Mubar merupakan potret pemimpin yang visioner. Selalu melakukan inovasi-inovasi baru dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. “Saya salut dengan Pak Bahri atas gebrakan-gebrakan yang dilakukan dalam memajukan Mubar. Salah satunya menyangkut rencana pengembangan potensi peternakan dan pertanian,” tuturnya.

Selain itu Bahri memadukan peran antara akademisi dan praktisi dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). “Kolaborasi antara akademisi dan praktisi sangat penting untuk daerah, yang itu telah dilakukan oleh Pj Bupati Mubar hari ini,” terangnya.

Alumni Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) ini optimis, kedepan Mubar akan mewujudkan kedaulatan pangan. “Pj Bupati hari ini telah mengawali proses terwujudnya kedaulatan pangan di Mubar. Kalau ada dukungan dan partisipasi dari semua stake kholder, saya optimis impian itu akan terwujud,” tuturnya.

Ia apresiasi Pak Rektor Unsultra, yang telah menjalin kerjasama dengan Pemda Mubar. Ini merupakan langkah pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. “Langkah yang dilakukan oleh Pak Andi Bahrun hingga melahirkan MoU dengan Pemda Mubar, hal yang luar biasa. Sebab ini menjadi wujud nyata kontribusi Unsultra kepada masyarakat, secara keilmuan” pungkasnya.

sumber:https://potretterkini.id/kaprodi-agribisnis-apresiasi-mou-antara-pemda-mubar-dan-unsultra-wujudkan-kedaulatan-pangan/