Bupati Muna Barat Tinjau Peternak Penerima Bantuan Ayam Petelur

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan kunjungan ke kelompok peternak penerima bantuan ternak ayam petelur di Desa Kampobalano, Desa Guali, dan Kelurahan Konawe pada Rabu (17/9/2025). Bantuan tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

Dalam program ini, para peternak menerima paket bantuan berupa ternak ayam petelur lengkap dengan pakan untuk kebutuhan selama dua bulan. Telur yang dihasilkan nantinya akan disuplai ke Dapur Makan Bergizi Gratis yang dikelola pemerintah daerah.

Bupati La Ode Darwin mengatakan bahwa bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi telur, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan ternak, tetapi juga bagian dari strategi kita untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi . Kami sudah siapkan paket bantuan termasuk pakannya selama dua bulan agar peternak bisa fokus merawat ternak hingga siap produksi. Dengan kerja sama dan kesungguhan, saya yakin peternak kita bisa lebih sejahtera. Ke depan, saya berharap Muna Barat bisa menjadi salah satu daerah penyuplai telur, tidak hanya untuk kebutuhan lokal tetapi juga bagi daerah terdekat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Muna Barat, Nestor Jono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok peternak penerima bantuan. “Kami akan memastikan peternak mendapatkan bimbingan teknis yang diperlukan, sehingga bantuan ini benar-benar memberikan hasil yang optimal dan bisa berlanjut sebagai usaha mandiri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap melalui program prioritas ini, sektor peternakan dapat semakin berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

BUPATI MUNA BARAT LANTIK 1406 PPPK PENUH WAKTU PERIODE T.A 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat Laode Darwin membacakan sumpah sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 1406 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu formasi tahun 2024. Penyerahan SK secara simbolis berlangsung di Halaman Kantor Bupati Muna Barat, Rabu (17/9/2025). Pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) nomor 100.3.3.2/287/2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muna Barat Laode Darwin didampingi Wakil Bupati Ali Basa, Sekretaris Daerah LM Husein Tali serta disaksikan jajaran Kepala OPD.

Laode Darwin berharap tambahan 1406 PPPK tahun angkatan 2024 dapat berperan aktif dalam upaya membangun Kabupaten Muna Barat. Bupati juga mengingatkan agar 248 CPNS patuh dan taat pada aturan kedisiplinan yang berlaku di Muna Barat.

“Keluarga kita bertambah 1406 orang. Jadi kita ini diibaratkan sebagai rumah tangga. Bapak dan ibu menjadi keluarga yang bersama-sama ikut berperan bagaimana membangun rumah tangga ini agar lebih baik,” ungkap Laode Darwin dalam sambutannya.

Dihadapan PPPK yang baru dillantik, Laode Darwin memaparkan tentang kondisi keuangan Muna Barat dimana belanja pegawai menggunakan sekitar 65 % dana dari APBD. Kondisi ini tidaklah ideal sebab Pasal 146 UU HKPD mensyaratkan belanja pegawai pada APBD dibatasi sebesar 30% dari total belanja. Hal tersebut menjadi ujian berat dimasa kepemimpinan Laode Darwin dan Ali Basa.

“Jumlah pegawai setelah masuk PPPK menjadi 4100 lebih bahkan hampir 4200. Ini artinya belanja pegawai kita 63-65%. Makanya, saya dan Pak wakil ini ujiannya berat. Tapi kami tidak akan gentar menghadapi situasi ini. Kami berusaha untuk mengendalikan situasi agar kondusif,” jelasnya.

Guna memaksimalkan potensi yang dimilki oleh PPPK, Laode Darwin memerintahkan kepada BKPSDM untuk menempatkan 3-5 orang berkantor di desa-desa. Para PPPK diharapkan dapat membantu tugas pemerintah daerah dalam mengawal ketahan pangan. Memastikan bantuan tepat sasaran dan mengawasi program-program yang telah disalurkan oleh pemerintah ke desa-desa.

“Nanti BKD menetapkan nama-nama yang akan berkantor di desa. 3-5 orang sesuai kebutuhan desa. Anda akan membantu tugas Pemda dalam mengawal ketahanan pangan. Pastikan bantuan harus tepat sasaran. Anda mengawal visi misi dan mengawasi program-program yang kami salurkan. Nanti akan dimonitor melalui Pak Desa. Kalau terlambat dan tidak patuh maka harus dilaporkan dan konsekuensinya adalah pemutusan kontrak kerja,” tegas Laode Darwin.

Selanjutnya, Bupati juga menghimbau kepada PPPK agar berdomisili di Bumi Laworo. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi Muna Barat.

“Kenapa harus tinggal di Muna Barat? karena kalau anda tinggal di luar Muna Barat dampak ekonominya akan dirasakan oleh kabupaten lain. Jika tinggal di Muna Barat maka perputaran ekonomi akan dirasakan oleh masyarakat setempat,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati menggaungkan kata Muna Barat dan disahut Liwu Mokesa secara antusias oleh hadirin. Laode Darwin menjabarkan secara singkat arti Liwu Mokesa yakni kampung yang bagus dan keren.

“Liwu Mokesa itu adalah mimpi saya bahwa 5 tahun ke depan Muna Barat akan menjadi kampung yang bagus, kampung yang keren. Mimpi saya, 5 tahun lagi Muna Barat sehat masyarakatnya, bersih lingkungannya, dan sejahtera masyarakatnya,” ucap Laode Darwin menutup sambutannya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa juga menyampaikan arahan kepada PPPK yang baru dilantik. Selaku birokrat senior, Ali Basa mengingatkan tentang loyalitas, dedikasi, dan integritas yang harus dimiliki oleh ASN.

“Kami berharap loyalitas, dedikasi, integritas, dan pengabdian pada bangsa dan negara terkhusus di Kabupaten Muna Barat untuk mengawal visi misi Bupati guna mencapai cita-cita Liwu Mokesa. Kita berkomitmen apa yang menjadi harapan Pak Bupati menjadi acuan untuk memberikan kinerja yang maksimal bagi masyarakat Muna Barat,” tuturnya

Ali Basa menutup sambutannya dengan doa agar Allah merahmati jajaran pemerintah Kabupaten Muna Barat, “Semoga Allah melimpahkan rahmat dalam mengamban amanah sebagai bagian dari pemerintah Kabupaten Muna Barat.”

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)