Bupati Muna Barat Terima Kunjungan Inspektorat Kabupaten Konawe Utara

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, bersama Wakil Bupati Muna Barat, menerima kunjungan dari Inspektorat Kabupaten Konawe Utara pada Senin, 29 September 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan telaahan sejawat kepada Inspektorat Kabupaten Muna Barat dalam rangka mempererat kerjasama antara kedua instansi serta berbagi pengalaman terkait pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintahan daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dan Wakil Bupati Muna Barat di ruang kerjanya. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas berbagai hal terkait sistem pengawasan, pengelolaan keuangan daerah, serta langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di pemerintahan masing-masing daerah.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Konawe Utara. “Kunjungan ini sangat berarti bagi kami, karena kita dapat saling bertukar informasi dan pengalaman dalam rangka meningkatkan kinerja dan pengawasan pemerintahan di daerah. Kami berharap pertemuan ini akan memperkuat kerjasama antara Inspektorat Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Konawe Utara dalam rangka menciptakan pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar La Ode Darwin.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Muna Barat, Agustamin Sudjono, juga menyampaikan apresiasi terhadap kunjungan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Konawe Utara. “Telaahan sejawat ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah kami jalankan masing-masing, serta untuk memperbaiki segala kekurangan dalam pengawasan dan pengelolaan anggaran. Kami juga sangat terbuka terhadap masukan dan saran yang diberikan oleh Inspektorat Kabupaten Konawe Utara begitu pula sebaliknya, demi peningkatan kualitas pelayanan publik di dua daerah ini,” ungkap Agustamin Sudjono.

Kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antar Inspektorat Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Konawe Utara, serta meningkatkan kualitas pengawasan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya kerjasama yang lebih intensif, diharapkan kedua daerah dapat terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap aspek pemerintahan.

Sebagai informasi, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

Sumber : PPID inspektorat
Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Muna Barat Kembali Raih Penghargaan Paritrana Award 2025

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat mendapatkan apresiasi atas kepeduliannya terhadap pekerja rentan dengan meraih penghargaan Paritrana Award 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.   Penghargaan ini diberikan kepada tiga kabupaten terbaik yang dinilai telah berkontribusi signifikan dalam mendukung implementasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) di daerahnya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, didampingi oleh Wakil Kepala Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Mangasa Laorensios Oloan, di acara yang digelar di Hotel Claro, Kota Kendari pada Jumat (26/9/2025). Bupati Muna Barat, Laode Darwin, menerima penghargaan tersebut secara langsung mewakili pemerintah daerah.

Bupati Muna Barat, Laode Darwin, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima dan mengapresiasi peran semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat Kabupaten Muna Barat. “Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam melindungi para pekerja, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan. Kami akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar lebih banyak pekerja yang terlindungi,” ujar Laode Darwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Muna Barat, Laode Sagala, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung implementasi Jamsostek. “Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan memperluas akses perlindungan bagi pekerja di Kabupaten Muna Barat. Salah satu program unggulan kami adalah memberikan perlindungan bagi pekerja dengan menyediakan akses layanan kesehatan dan santunan bagi keluarga pekerja yang mengalami kecelakaan kerja,” jelas Laode Sagala.

Penganugerahan Paritrana Award ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pelaku usaha yang mendukung implementasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek. Tiga indikator utama yang menjadi penilaian dalam seleksi penerima penghargaan ini antara lain adalah dukungan regulasi dari masing-masing pemerintah daerah, cakupan kepesertaan, dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga kepastian dan dukungan bagi setiap pekerja dan keluarganya. Bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, mereka akan mendapatkan pengobatan gratis. Jika terjadi kematian akibat kecelakaan kerja, keluarga pekerja berhak menerima santunan sebesar Rp 42.000.000. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja di daerah ini.

Dengan penghargaan yang diterima, Pemerintah Kabupaten Muna Barat bertekad untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari perlindungan tersebut.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Tinjau Peternak Penerima Bantuan Ayam Petelur

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan kunjungan ke kelompok peternak penerima bantuan ternak ayam petelur di Desa Kampobalano, Desa Guali, dan Kelurahan Konawe pada Rabu (17/9/2025). Bantuan tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

Dalam program ini, para peternak menerima paket bantuan berupa ternak ayam petelur lengkap dengan pakan untuk kebutuhan selama dua bulan. Telur yang dihasilkan nantinya akan disuplai ke Dapur Makan Bergizi Gratis yang dikelola pemerintah daerah.

Bupati La Ode Darwin mengatakan bahwa bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi telur, tetapi juga untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan ternak, tetapi juga bagian dari strategi kita untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi . Kami sudah siapkan paket bantuan termasuk pakannya selama dua bulan agar peternak bisa fokus merawat ternak hingga siap produksi. Dengan kerja sama dan kesungguhan, saya yakin peternak kita bisa lebih sejahtera. Ke depan, saya berharap Muna Barat bisa menjadi salah satu daerah penyuplai telur, tidak hanya untuk kebutuhan lokal tetapi juga bagi daerah terdekat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Muna Barat, Nestor Jono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok peternak penerima bantuan. “Kami akan memastikan peternak mendapatkan bimbingan teknis yang diperlukan, sehingga bantuan ini benar-benar memberikan hasil yang optimal dan bisa berlanjut sebagai usaha mandiri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap melalui program prioritas ini, sektor peternakan dapat semakin berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

BUPATI MUNA BARAT LANTIK 1406 PPPK PENUH WAKTU PERIODE T.A 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat Laode Darwin membacakan sumpah sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 1406 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu formasi tahun 2024. Penyerahan SK secara simbolis berlangsung di Halaman Kantor Bupati Muna Barat, Rabu (17/9/2025). Pelantikan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) nomor 100.3.3.2/287/2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muna Barat Laode Darwin didampingi Wakil Bupati Ali Basa, Sekretaris Daerah LM Husein Tali serta disaksikan jajaran Kepala OPD.

Laode Darwin berharap tambahan 1406 PPPK tahun angkatan 2024 dapat berperan aktif dalam upaya membangun Kabupaten Muna Barat. Bupati juga mengingatkan agar 248 CPNS patuh dan taat pada aturan kedisiplinan yang berlaku di Muna Barat.

“Keluarga kita bertambah 1406 orang. Jadi kita ini diibaratkan sebagai rumah tangga. Bapak dan ibu menjadi keluarga yang bersama-sama ikut berperan bagaimana membangun rumah tangga ini agar lebih baik,” ungkap Laode Darwin dalam sambutannya.

Dihadapan PPPK yang baru dillantik, Laode Darwin memaparkan tentang kondisi keuangan Muna Barat dimana belanja pegawai menggunakan sekitar 65 % dana dari APBD. Kondisi ini tidaklah ideal sebab Pasal 146 UU HKPD mensyaratkan belanja pegawai pada APBD dibatasi sebesar 30% dari total belanja. Hal tersebut menjadi ujian berat dimasa kepemimpinan Laode Darwin dan Ali Basa.

“Jumlah pegawai setelah masuk PPPK menjadi 4100 lebih bahkan hampir 4200. Ini artinya belanja pegawai kita 63-65%. Makanya, saya dan Pak wakil ini ujiannya berat. Tapi kami tidak akan gentar menghadapi situasi ini. Kami berusaha untuk mengendalikan situasi agar kondusif,” jelasnya.

Guna memaksimalkan potensi yang dimilki oleh PPPK, Laode Darwin memerintahkan kepada BKPSDM untuk menempatkan 3-5 orang berkantor di desa-desa. Para PPPK diharapkan dapat membantu tugas pemerintah daerah dalam mengawal ketahan pangan. Memastikan bantuan tepat sasaran dan mengawasi program-program yang telah disalurkan oleh pemerintah ke desa-desa.

“Nanti BKD menetapkan nama-nama yang akan berkantor di desa. 3-5 orang sesuai kebutuhan desa. Anda akan membantu tugas Pemda dalam mengawal ketahanan pangan. Pastikan bantuan harus tepat sasaran. Anda mengawal visi misi dan mengawasi program-program yang kami salurkan. Nanti akan dimonitor melalui Pak Desa. Kalau terlambat dan tidak patuh maka harus dilaporkan dan konsekuensinya adalah pemutusan kontrak kerja,” tegas Laode Darwin.

Selanjutnya, Bupati juga menghimbau kepada PPPK agar berdomisili di Bumi Laworo. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi Muna Barat.

“Kenapa harus tinggal di Muna Barat? karena kalau anda tinggal di luar Muna Barat dampak ekonominya akan dirasakan oleh kabupaten lain. Jika tinggal di Muna Barat maka perputaran ekonomi akan dirasakan oleh masyarakat setempat,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati menggaungkan kata Muna Barat dan disahut Liwu Mokesa secara antusias oleh hadirin. Laode Darwin menjabarkan secara singkat arti Liwu Mokesa yakni kampung yang bagus dan keren.

“Liwu Mokesa itu adalah mimpi saya bahwa 5 tahun ke depan Muna Barat akan menjadi kampung yang bagus, kampung yang keren. Mimpi saya, 5 tahun lagi Muna Barat sehat masyarakatnya, bersih lingkungannya, dan sejahtera masyarakatnya,” ucap Laode Darwin menutup sambutannya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa juga menyampaikan arahan kepada PPPK yang baru dilantik. Selaku birokrat senior, Ali Basa mengingatkan tentang loyalitas, dedikasi, dan integritas yang harus dimiliki oleh ASN.

“Kami berharap loyalitas, dedikasi, integritas, dan pengabdian pada bangsa dan negara terkhusus di Kabupaten Muna Barat untuk mengawal visi misi Bupati guna mencapai cita-cita Liwu Mokesa. Kita berkomitmen apa yang menjadi harapan Pak Bupati menjadi acuan untuk memberikan kinerja yang maksimal bagi masyarakat Muna Barat,” tuturnya

Ali Basa menutup sambutannya dengan doa agar Allah merahmati jajaran pemerintah Kabupaten Muna Barat, “Semoga Allah melimpahkan rahmat dalam mengamban amanah sebagai bagian dari pemerintah Kabupaten Muna Barat.”

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Dibuka Oleh Bupati, 24 Tim Kesebelasan Perebutkan Piala Turnamen Sepak Bola Koni Cup 1

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna Barat resmi menggelar Turnamen Sepak Bola Koni Cup 1. Bertempat di Lapangan Desa Guali Kecamatan Kusambi, turnamen dibuka secara langsung oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin pada Selasa (16/9/2025). Agenda pembukaan juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Muna Barat, Perwakilan DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD, Camat, Lurah, serta pengurus KONI Muna Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat mengungkapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan Turnamen Sepak Bola Koni Cup 1. Laode Darwin mengungkapkan bahwa turnamen ini merupakan perwujudan kinerja KONI Muna Barat dalam rangka mencari bibit-bibit atlit dan melakukan pembinaan. Bupati berharap, kedepannya Sepak Bola Muna Barat bisa maksimal dan menorehkan prestasi.

“Kegiatan ini Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik berkat dukungan dan partisipasi dari semua pihak baik itu panitia, pengurus KONI dan pihak-pihak lain. Kegiatan ini merupakan agenda KONI yang menjadi  salah satu organisasi dengan tujuan melakukan pembinaan dan mencari bibit atlit yang ada di Kabupaten Muna Barat ini.” ungkapnya

Laode Darwin berharap agar dari Muna Barat lahir atlit-atlit yang mampu menonjol dalam olahraga Sepak Bola. Bupati berjanji akan memaksimalkan dukungan terhadap pegiat olahraga yang berprestasi.

Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak segenap masyarakat untuk menjaga stabilitas selama kegiatan berlangsung. Sebagai penutup, Laode Darwin membuka secara resmi turnamen,  “Dengan ucapan Bismillahhirrahmanirrahim Turnamen Sepak Bola Cup 1 Kabupaten Muna Barat saya buka dengan resmi.”

Dalam laporannya, Ketua Panitia Zailin menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan rangkaian kegiatan turnamen yang diselenggarakan oleh KONI Kabupaten Muna Barat dimana pada bulan sebelumnya telah diselenggarakan Turnamen Bola Voli KONI Cup 1. Turnamen yang sedang berlangsung merupakan turnamen pertama yang terlaksana sejak berdirinya KONI Muna Barat.

Lebih lanjut, Zailin memaparkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 24 Tim Keseblasan . Dari 24 tim tersebut, 9 diantaranya berasal dari luar Bumi Laworo yakni 8 tim dari Kabupaten Muna dan 1 tim dari Kabupaten Buton Tengah.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pemerintah Kabupaten Muna Barat Jalin Kerja Sama dengan Sriwijaya Air

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Maskapai Sriwijaya Air resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di kantor pusat Sriwijaya Air, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dan Direktur Utama (Dirut) Sriwijaya Air, Jafferson I Jauwena, yang turut disaksikan oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak.

Turut hadir dalam kegiatan ini, dari Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat, Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Ketua TP PKK Kabupaten Muna Barat, Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Barat, Kepala Dinas Perhubungan Muna Barat, Kepala BKPSDM Kabupaten Muna Barat, serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Muna Barat. Sementara itu, pihak Sriwijaya Air diwakili oleh Direktur Utama Sriwijaya Air, Komisaris Utama Sriwijaya Air, Direktur Utama NAM Air, Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar dan Ka. UPBU Sugimanuru serta jajaran direksi Sriwijaya Air lainnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transportasi udara merupakan sarana vital yang dapat mempercepat mobilitas manusia, barang, dan jasa. Ia menekankan, bagi daerah yang memiliki kondisi geografis menantang seperti Kabupaten Muna Barat, penerbangan perintis ini bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai jembatan penghubung yang penting untuk akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

“Kerja sama ini tentu bukan hanya untuk membuka jalur penerbangan baru, tetapi lebih jauh diharapkan dapat:

  1. Meningkatkan konektivitas antarwilayah,

  2. Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

  3. Memperluas peluang investasi dan pariwisata, sehingga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

  4. Memperkuat peran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi yang terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ungkap Bupati La Ode Darwin.

Bupati Muna Barat juga menekankan bahwa penandatanganan MoU ini harus dimaknai sebagai langkah awal dari komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Sriwijaya Air. Ia berharap, kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Dirut Sriwijaya Air, Jefferson I Jauwena, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk bekerja sama dalam penyediaan layanan transportasi udara. Menurutnya, Sriwijaya Air berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi seperti Kabupaten Muna Barat.

“Kami berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam membuka akses transportasi udara yang lebih baik bagi masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi dan sosial di Muna Barat, serta mendukung kemajuan sektor pariwisata yang potensial di daerah ini,” ujar Jafferson.

Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan ke depannya akan tercipta jalur penerbangan yang menghubungkan Kabupaten Muna Barat dengan berbagai wilayah lain, membuka peluang baru bagi masyarakat setempat untuk mengakses layanan transportasi yang lebih efisien, serta mempercepat proses distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Kedua belah pihak berharap, kerja sama ini dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi pembangunan daerah, dengan memperhatikan kenyamanan, keselamatan, dan kemudahan akses bagi masyarakat Muna Barat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Lakukan Audiensi dengan Kemenkes Terkait Peningkatan Layanan Kesehatan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Muna Barat, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Muna Barat, mengadakan audiensi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta pada Rabu (10/9/2025). Audiensi ini bertujuan untuk membahas dan mencari solusi terkait tiga hal krusial yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Muna Barat.

Bupati La Ode Darwin, dalam audiensinya, menyampaikan tiga hal penting yang menjadi prioritas dalam bidang kesehatan untuk Kabupaten Muna Barat. Pertama, beliau menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Muna Barat mendapatkan program pembangunan RSUD tipe C lengkap dengan peralatan medis yang sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan RSUD ini direncanakan akan dimulai pada akhir September 2025 dan diharapkan selesai pada awal 2026. Bupati berharap setelah pembangunan selesai, RSUD ini dapat memberikan layanan kesehatan optimal, terutama dengan melibatkan dokter spesialis seperti jantung, bedah torak kardiovaskuler, dan spesialis lainnya. Untuk sementara, Pemkab Muna Barat mengusulkan agar dokter spesialis dapat dipenuhi melalui penugasan dari Kemenkes.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati La Ode Darwin menyatakan, “Kami sangat berharap pembangunan RSUD tipe C ini dapat segera dimulai dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat Muna Barat. Namun, kami juga menghadapi tantangan dalam pemenuhan SDM kesehatan, terutama dokter spesialis yang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kami berharap Kemenkes dapat mendukung kami dalam hal ini, baik melalui penugasan dokter spesialis maupun beasiswa untuk putra-putri daerah yang ingin mengabdi di sektor kesehatan.”

Kedua, Bupati menyoroti kondisi kesehatan masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Muna Barat, yang terhampar di 14 pulau dengan populasi sekitar 12.000 jiwa. Pasien yang dirujuk ke rumah sakit harus menempuh perjalanan jauh, bahkan hingga 1,5 hingga 2 jam perjalanan darat. Untuk mengatasi masalah ini, Bupati mengusulkan dibangunnya satu rumah sakit pratama di wilayah pesisir sebagai rumah sakit penyangga. Dengan demikian, pasien yang dirujuk bisa langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit pratama tersebut tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke RSUD Kabupaten Muna Barat.

Bupati La Ode Darwin menyampaikan, “Kondisi geografis kami yang terdiri dari pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir menyebabkan mobilitas pasien sangat terbatas. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk membangun rumah sakit pratama di wilayah pesisir, agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan perawatan. Hal ini sangat penting demi keselamatan mereka, dan kami harap Kemenkes dapat segera mewujudkannya.”

Ketiga, Bupati mengungkapkan kondisi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di Kabupaten Muna Barat. Diketahui bahwa terdapat 16 Puskesmas di wilayah ini, yang sebagian besar tidak memadai, baik dari segi bangunan maupun peralatan medis. Bupati menyampaikan, berdasarkan hasil penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), beberapa Puskesmas dan Puskesmas Pembantu membutuhkan perbaikan dan bahkan ada yang harus direlokasi. Di samping itu, hampir semua Puskesmas yang ada saat ini masih menggunakan bangunan lama yang berukuran kecil dan tidak dilengkapi dengan rumah dinas dokter. Dengan kondisi ini, pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan secara maksimal, terutama di luar jam kerja.

“Kami sangat mengharapkan bantuan dari Kemenkes untuk perbaikan sarana dan prasarana Puskesmas yang ada, karena kondisi saat ini sangat mempengaruhi kualitas layanan kesehatan. Beberapa Puskesmas bahkan tidak memiliki rumah dinas untuk dokter dan tenaga kesehatan, yang membuat mereka kesulitan untuk memberikan pelayanan di luar jam kerja. Kami juga berharap, pembangunan Puskesmas yang sudah sangat mendesak dapat segera terwujud agar masyarakat kami dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih maksimal.” ungkap La Ode Darwin.

Bupati berharap agar Kemenkes dapat memfasilitasi usulan-usulan yang telah disepakati dalam hasil desk Dinas Kesehatan Kabupaten Muna Barat dan Kemenkes, agar pada tahun 2026 dapat segera dilaksanakan pembangunan fasilitas kesehatan yang diperlukan.

“Kami berharap bahwa usulan-usulan ini dapat mendapatkan respon positif dari Kemenkes, karena ini adalah kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Kemenkes guna memastikan bahwa masyarakat Muna Barat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik,” tambah Bupati.

Semoga, dengan adanya audiensi ini, Muna Barat dapat segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah ini.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Jaga Ketertiban, Bupati Gandeng Forkopimda Patroli Kamtibmas

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemda Kabupaten Muna Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada Senin malam, (6/9/25) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan serta memastikan lingkungan masyarakat tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

Patroli dipimpin langsung oleh Bupati Muna Barat, Laode Darwin, yang didampingi Ketua TP PKK, Rhika Purwaningsih Darwin. Hadir pula Wakil Bupati Ali Basa, Sekretaris Daerah LM Husein Tali, Dandim 1416 Muna, Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, serta personel gabungan TNI dan Polri. Kehadiran unsur pimpinan daerah secara lengkap menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Laode Darwin menyampaikan bahwa patroli bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan juga sarana untuk melihat langsung situasi di lapangan serta berdialog dengan masyarakat. Menurutnya, keamanan daerah adalah tanggung jawab bersama, sehingga warga diharapkan turut berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap kondusif.

Selain melakukan pemantauan, patroli ini juga difokuskan pada pengawasan peredaran miras oplosan, narkoba, dan barang-barang ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan serta merusak generasi muda. Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, menuturkan bahwa upaya pencegahan dilakukan secara humanis dan dialogis, namun bila ditemukan pelanggaran maka aparat akan menindak sesuai hukum yang berlaku.

Patroli ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Melalui patroli gabungan ini, Pemda Muna Barat berharap dapat memperkuat kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat. Bupati Laode Darwin mengajak warga untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan, melaporkan bila menemukan hal yang mencurigakan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan rukun.

“Keamanan adalah modal utama bagi pembangunan daerah. Jika situasi aman, maka roda ekonomi, pendidikan, dan sosial bisa berjalan dengan baik. Mari kita jaga Muna Barat bersama-sama,” ungkap Bupati.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

Bupati Muna Barat Gelar Coffee Bareng Petani, Bahas Pengelolaan Bantuan dan Kesejahteraan Petani

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang dikenal humanis dan sangat dekat dengan masyarakat, kembali menunjukkan perhatian dan komitmennya terhadap petani di wilayahnya. Pada Kamis, 4 September 2025, Bupati mengajak puluhan kelompok tani di Kabupaten Muna Barat untuk ngopi bareng sekaligus berdiskusi di pelataran Dinas Pertanian Muna Barat. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk rembuk dan ngopi santai, yang bertujuan untuk memastikan bantuan yang diterima oleh petani dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Pada kesempatan tersebut, kelompok tani yang hadir adalah penerima bantuan berupa bibit sapi, ayam petelur, bibit jagung dan padi, serta alat-alat pertanian (Alsintan). Acara ini sengaja digagas oleh Pemerintah Daerah untuk mengecek sejauh mana bantuan yang diberikan dapat digunakan dengan baik oleh petani, sekaligus untuk mendengarkan aspirasi mereka dalam bentuk diskusi dua arah.

Bupati La Ode Darwin menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan tersebut. “Pemerintah telah sering memberikan bantuan berupa bibit sapi dan alsintan, namun sering kali bantuan tersebut tidak dikelola dengan baik. Ke depan, tidak boleh ada bantuan yang macet di tangan kelompok. Jonder yang kami berikan harus digunakan untuk mengolah lahan, begitu juga dengan sapi. Jangan sampai bantuan yang diberikan malah tidak berkembang atau dijual,” tegas Darwin.

Untuk memastikan komitmen dan keseriusan penerima bantuan, Bupati Muna Barat mengajak kelompok tani untuk menandatangani pakta integritas. Pakta ini sebagai bentuk kesepakatan agar bantuan yang diberikan, yang bersumber dari APBD, tidak disalahgunakan dan digunakan untuk tujuan yang sesuai.

Kelompok tani yang hadir menyambut baik ajakan Bupati dan sepakat untuk menandatangani pakta integritas tersebut. Dalam kesempatan itu, salah seorang perwakilan petani mengajukan permintaan terkait pengelolaan Alsintan. “Kami berharap agar ada teknisi yang difasilitasi oleh pemerintah daerah. Selama ini, jika alat rusak, tidak ada yang memperbaiki. Kami berharap agar pemerintah menyiapkan teknisi atau memberikan pelatihan teknisi di setiap desa,” ujar perwakilan petani tersebut, yang langsung disetujui oleh Bupati La Ode Darwin.

Bupati Muna Barat pun menanggapi permintaan tersebut dengan serius. “Insya Allah, kita akan upayakan. Yang penting bagi saya, bapak dan ibu di sini mau bersungguh-sungguh. Ke depan, kita usahakan agar setiap desa memiliki satu unit jonder,” janji Bupati.

Selain membahas pengelolaan Alsintan, dalam acara tersebut juga dibicarakan beberapa permasalahan lain yang menjadi perhatian petani, antara lain pengelolaan jonder, penertiban hewan ternak yang berkeliaran.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen dari pemerintah serta petani, diharapkan program bantuan yang diberikan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta pembangunan pertanian di Kabupaten Muna Barat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Serentak di 11 Kecamatan, Pemkab Muna Barat Laksanakan Gerakan Pangan Murah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Sebagai tindak lanjut atas instruksi Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten Muna Barat melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 11 kecamatan pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. Pelaksanaan GPM dipusatkan di kantor kecamatan masing-masing dan berlangsung dengan tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional hasil kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Perum BULOG, serta Badan Pangan Nasional. Di tingkat daerah, kegiatan ini turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat bersama TNI-Polri. KODIM 1416 Muna secara khusus menurunkan personelnya untuk menjaga kondusifitas serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke pelosok kecamatan.

Adapun komoditas utama yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp 62.500 per karung. Harga tersebut lebih rendah dari pasaran, sehingga sangat membantu masyarakat, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah. Dengan adanya GPM, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus mengurangi tekanan inflasi daerah akibat kenaikan harga pangan.

Kegiatan dimulai dengan teleconference serentak bersama pemerintah pusat dan daerah pada pukul 10.00 WITA. Melalui kegiatan daring tersebut, Menteri Dalam Negeri dan sejumlah pejabat terkait memberikan arahan langsung agar pemerintah daerah konsisten dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Teleconference ini juga menjadi ajang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah mengenai strategi ketahanan pangan yang berkesinambungan.

Pelaksanaan GPM di 11 kecamatan disambut positif oleh masyarakat. Banyak warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain membeli beras, warga juga memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dengan aparat pemerintah terkait kondisi harga pangan dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Bupati Muna Barat Laode Darwin dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, mulai dari pemerintah pusat, BULOG, TNI-Polri, hingga aparat kecamatan. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan hanya sekadar kegiatan distribusi beras murah, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari fluktuasi harga pangan.

“Melalui GPM ini kita ingin memastikan masyarakat Muna Barat tidak kesulitan dalam memperoleh beras dengan harga wajar. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengimbau masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program-program serupa di masa mendatang. Dengan dukungan seluruh elemen, stabilitas harga dan ketersediaan pangan dapat terjaga, sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)