Serentak di 11 Kecamatan, Pemkab Muna Barat Laksanakan Gerakan Pangan Murah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Sebagai tindak lanjut atas instruksi Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten Muna Barat melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 11 kecamatan pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau. Pelaksanaan GPM dipusatkan di kantor kecamatan masing-masing dan berlangsung dengan tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional hasil kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Perum BULOG, serta Badan Pangan Nasional. Di tingkat daerah, kegiatan ini turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat bersama TNI-Polri. KODIM 1416 Muna secara khusus menurunkan personelnya untuk menjaga kondusifitas serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke pelosok kecamatan.

Adapun komoditas utama yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp 62.500 per karung. Harga tersebut lebih rendah dari pasaran, sehingga sangat membantu masyarakat, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah. Dengan adanya GPM, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus mengurangi tekanan inflasi daerah akibat kenaikan harga pangan.

Kegiatan dimulai dengan teleconference serentak bersama pemerintah pusat dan daerah pada pukul 10.00 WITA. Melalui kegiatan daring tersebut, Menteri Dalam Negeri dan sejumlah pejabat terkait memberikan arahan langsung agar pemerintah daerah konsisten dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Teleconference ini juga menjadi ajang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah mengenai strategi ketahanan pangan yang berkesinambungan.

Pelaksanaan GPM di 11 kecamatan disambut positif oleh masyarakat. Banyak warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain membeli beras, warga juga memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dengan aparat pemerintah terkait kondisi harga pangan dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Bupati Muna Barat Laode Darwin dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, mulai dari pemerintah pusat, BULOG, TNI-Polri, hingga aparat kecamatan. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan hanya sekadar kegiatan distribusi beras murah, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari fluktuasi harga pangan.

“Melalui GPM ini kita ingin memastikan masyarakat Muna Barat tidak kesulitan dalam memperoleh beras dengan harga wajar. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengimbau masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam program-program serupa di masa mendatang. Dengan dukungan seluruh elemen, stabilitas harga dan ketersediaan pangan dapat terjaga, sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Jelang Idul Adha, Pemkab Mubar Gelar Gerakan Pangan Murah

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Upaya penanganan inflasi terus masih terus menjadi agenda prioritas nasional. Salah satu langkah strategis yang dicanangkan oleh pemerintah adalah pergelaran Gerakan Pangan Murah. Hal ini sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Menjelang Idul Adha 2023, pemerintah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional pada Senin (26/6/2023). Pemerintah Muna Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan juga turut berpartisipasi dalam agenda nasional tersebut. Muhammad Naazirun selaku asisten II mewakili PJ Bupati Muna Barat membuka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Wamelai, Kecamatan Lawa, pemerintah Muna Barat menyediakan beberapa jenis bahan pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga ekonomis. Masyarakat tampak antusias menyambut gelaran tersebut.

Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur, dan gula pasir. Beras 5 kg bisa ditebus dengan harga Rp45.000. Telur dibanderol dengan harga Rp56.000/rak. Untuk gula pasir harga per kilogram Rp14.000. Adapun komoditas bawang masing-masing Rp38.000/1 kg bawang putih dan Rp38.000/1 kg bawang merah. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000/liter.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)