Pilkada Semakin Dekat, Sekda Muna Barat Himbau ASN Dan Honorer Tak Telibat Politik Praktis

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemilihan Kepala Daerah serentak sebentar lagi akan diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Masing-masing calon kepala daerah berupaya mengambil atensi masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Sekda Muna Barat LM Husein Tali kembali mengingatkan terkait netralitas ASN baik kepada PNS maupun PPPK. Tidak hanya itu, tenaga honorer juga dihimbau untuk tidak menjadi anggota maupun pengurus parpol.

“Untuk penegasan honorer kita, jangan sampai gagal PPPK karena terlibat disini. Untuk para tenaga honorer dan ASN baik PNS maupun PPPK agar tidak terlibat dan melibatkan diri secara aktif atau menjadi anggota atau pengurus partai politik. Juga tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik praktis sebagai mana tertuang dalam Kepmenpan 320 Tahun 2024.” ujarnya

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kepmenpan-RB) Nomor 320 tahun 2024 mengatur tentang mekanisme seleksi pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2024. Dalam keputusan tersebut tertuang secara jelas bahwa setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi 10 persayartan. Salah satu persayaratan tersebut adalah tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

Oleh sebab itu, bagi setiap calon ASN  dihimbau untuk tidak melibatkan diri secara aktif menjadi anggota maupun pengurus partai politik. Meski demikian, akhir-akhir ini terdapat banyak kasus dimana seseorang terdeteksi menjadi anggota parpol tanpa disadari oleh yang bersangkutan. Guna mengecek status keanggotaan parpol, KPU menyediakan laman resmi bernama Sistem Informasi Partai Politik.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor  : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

 

Pemkab Muna Barat Laksanakan Evaluasi Audit Kasus Stunting Semester 1 Tahun 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Intervensi penurunan kasus stunting secara terintegrasi terus diupayakan oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat. Sehubungan dengan hal tersebut, pada Jumat (23/08/2024) dilaksanakan Evaluasi Audit Kasus Stunting semester 1. Agenda yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati ini menghadirkan segenap stakeholder yang berasal dari 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 2 puskesmas yakni Puskesmas Tondasi dan Puskesmas Kampobalano.

Audit Kasus Stunting merupakan program kerja dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  (DP2KB) Kabupaten Muna Barat. Kepala Dinas P2KB yang diwakili oleh Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Darmawati dalam sambutan nya menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas dasar Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 serta Peraturan BKKBN Nomor 12 dan 13 Tahun 2021. Identifikasi risiko pada audit kasus stunting bermaksud untuk menemukan atau mengetahui risiko potensial, penyebab langsung, dan penyebab tidak langsung terjadinya stunting pada calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, baduta dan balita.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut dihadirkan dua tenaga medis spesialis sebagai pemateri yakni dr. Eva selaku Dokter Spesialis Anak dan dr. Lathifa Nadya Indraswari selaku Dokter Spesialis Kandungan. Diawal materi, dr. Eva menyitir defenisi stunting dari WHO Fact of Malnutrition 2020 bahwa stunting merupakan perawakan pendek (stunted) akibat malnutrisi kronik. Kondisi ini merupakan dampak dari asupan yang tidak adekuat disaat kebutuhan tubuh anak meningkat. Saat ini prevalensi stunting secara nasional adalah 21,6 %. Hal ini menjadikan stunting sebagai salah satu Program Prioritas Nasional menuju target 14%.

Peran pemerintah sangat krusial dalam menunjang keberhasilan program tersebut. Menurut dr. Eva, peran yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dengan merumuskan strategi percepatan penurunan stunting melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik terdiri dari 9 poin, sedangkan intervensi sensitif terbagi atas 4 poin.

Pada akhir pemaparannya, dokter yang sehari-hari menjalankan pelayanan di RSUD Muna Barat tersebut  memaparkan evaluasi terhadap kasus stunting seorang anak usia 9 bulan bernama NH. Hasil pemeriksaan antropometri pada bulan Mei 2024 didapatkan BB 4,2 kg dan TB 64 cm yang artinya anak tersebut masuk dalam kategori gizi buruk. Setelah dilakukan intervensi, Agustus 2024 BB anak NH menjadi 5 kg dan TB 67,2. Meski mengalami peningkatan tetapi nilai ini masih termasuk dalam kategori gizi buruk. Untuk itu akan dilakukan intervensi dengan memperhatikan penyebab masalah dan alternatif yang dapat ditempuh guna menyelesaikannya.

Selanjutnya, dr. Lathifa Nadya Indraswari memaparkan evaluasi kasus Kekurangan energi Kronis (KEK) pada 1 ibu hamil di wilayah kerja Puskemas Tondasi. Ibu berumur 27 tahun dengan hasil pemeriksaan Lila < 23.5 dan IMT <18,5. Diagnosis KEK didasarkan pada ukuran Lila yang berada dibawah 23,5. Dikatakan dr. Lathifa bahwa faktor predisposisi dari kondisi ini adalah asupan nutrisi yang kurang dan faktor medis. Intervensi yang akan dilakukan adalah pemantauan asupan makanan dan berat badan. Jika tidak terjadi kenaikan BB 1 kg/bulan pada trimester 1 dan 2 kg/bulan pada trimester 2 dan 3 maka akan dilakukan evaluasi ulang terkait kondisi klinis, asupan gizi, skrining faktor resiko, dan manajemen. Adapun setelah upaya tersebut tidak ada perubahan, akan dilakukanrujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

Jalan Santai Jadi Penutup Rangkaian Kegiatan HUT RI Dan HUT Muna Barat 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Tepat satu bulan pemerintah Kabupaten Muna Barat melaksanakan serangkaian agenda dalam memperingati HUT Muna Barat ke-10 dan HUT RI ke-79. Diawali dengan jalan santai pada Sabtu (20/07/2024), diakhiri pula dengan jalan santai Selasa (20/08/2024). Rute yang ditempuh oleh peserta berawal dari Lapangan Sepak Bola Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Desa Guali, Kecamatan Kusambi.

Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo bersama Sekda Laode Muhammad Husein Tali hadir membersamai masyarakat dalam kegiatan tersebut. Para peserta tampak antusias menempuh track sejauh kurang lebih 4 km. Dititik akhir, panitia menyiapkan aneka hadiah hiburan seperti sepeda listrik, sepeda lipat, TV, dispenser, kulkas, rice cooker, dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Muna Barat juga menyerahkan 45 unit mesin Pompa Air kepada sejumlah kelompok tani. Laode Butolo didampingi oleh Kadis Pertanian Nestor Jono saat menyerahkan bantuan secara simbolis. Pemberian bantuan dimaksudkan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dalam menghadapi fenomena El Nino.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pengumuman Penerimaan CPNS Kab. Muna Barat Tahun 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. Berdasarkan pengumuman resmi Nomor P/810/004/PANSELDA/VIII/2024, Kabupaten Muna Barat mengalokasikan formasi CPNS sebanyak 260 formasi. Formasi terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada link dibawah ini :

Download Pengumuman

Pemerintah Muna Barat Sukses Laksanakan Upacara Pengibaran dan Penurunan Sang Saka Merah Putih Pada Peringatan HUT RI Ke-79

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Kabupaten Muna Barat, Sabtu (17/08/2024) berlangsung khidmat. Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara dilaksanakan di Lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa. Hadir pada upacara peringatan HUT RI ke-79 segenap tamu undangan dari Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, Ketua dan Anggota DPRD Kab.Muna Barat, Kepala OPD,  Tokoh Adat dan undangan lainnya.

Seluruh rangkaian upacara peringatan HUT RI ke-79 berjalan tertib dan lancar. Bertindak sebagai perwira upacara Kapten Infanteri Ruslan Diana selaku Danramil Lawa. Sedangkan tugas sebagai Komandan Upacara diemban oleh Danramil Tiworo Kepulauan Letnan Satu Infanteri Abdul Salam. Dalam rangkaian upacara, berlangsung pembacaan Teks Proklamasi oleh Wakil Ketua DPRD Muna Barat Uking Djasa dan raungan sirine peringatan Detik-Detik Proklamasi.

Selanjutnya, proses pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh pasukan pengibar bendera yang beranggotakan putra-putri terbaik Kabupaten Muna Barat. Anggota Polsek Lawa Novriyamin Baco dengan penuh semangat bertindak sebagai Komandan Pasukan. Pada saat pengibaran, Wa Ode Nurul Safaat Rada asal SMAN 1 Lawa mengemban amanah sebagai pembawa baki berisi Bendera Merah Putih yang diterima secara langsung dari Pj. Bupati Muna Barat. Sedangkan pada saat penurunan, Estiana Rahayu dipercaya sebagai pembawa baki dan bertugas mengembalikan bendera ke tempatnya semula.

Tim Kominfo Muna Barat berkesempatan melakukan wawancara singkat kepada beberapa petugas Paskibraka. Novriyamin Baco mengungkapkan rasa bangganya dapat terpilih sebagai Komandan Pasukan. Anggota Polsek lawa ini menitip pesan kepada calon-calon pasukan pengibar bendera kedepannya, “Tetap semangat, jangan cepat lelah dengan latihannya karena kita harus bangga untuk jadi anak Paskibraka.”

Selanjutnya, dara cantik asal SMAN 1 Lawa Estiana Rahayu juga membagikan tips hingga berhasil terpilih sebagai pembawa baki. Alumni Jambore Nasional ini mengungkapkan bahwa pemahaman tentang Peraturan Baris-Berbaris sangat penting, “Kalau dalam latihan itu cara PBB nya sama senyumnya juga yang dilihat.” Estiana mengungkapkan ada banyak hal yang didaptkan selama kurang lebih 15 hari menjalani latihan yakni disiplin, semangat, dan teman-teman baru.

Hal senada juga diungkapkan oleh Agus Pryono selaku anggota Paskibraka asal SMAN 1 Lawa. Agus yang menempati posisi pasukan 17 saat Pengibaran Sang Saka Merah Putih tersebut mengungkapkan bahwa selama proses berlatih, seluruh calon paskibra dididik untuk menjadi disiplin serta memiliki mental dan fisik yang kuat. Pemuda yang kini tengah duduk di kelas 10 ini juga mengemukakan tentang penanaman jiwa korsa selama proses latihan, “Kami diajarkan apa itu arti kebersamaan dan jiwa korsa. Seperti, salah satu orang berarti semua harus kena. Makan siang kalau belum lengkap putra ataupun putri berarti belum bisa makan.”

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

 

Kejuaraan Kalego, Melestraikan Tradisi Dalam Semarak HUT RI Dan HUT Muna Barat Tahun 2024

KOMINFO. MUNA  BARAT. GO. ID Semburat senyum menghiasi wajah sekumpulan perempuan bersarung khas Suku Muna. Masing-masing tampak memegang sebongkah tempurung kelapa sebagai peranti utama dalam permainan Kalego. Sebuah permainan tradisional Suku Muna yang tak lagi dikenali oleh generasi saat ini. Momen perayaan HUT Muna Barat ke-10 dan HUT RI ke-79 menjadi waktu tepat untuk kembali mengenalkan kekayaan budaya milik leluhur.

Lapangan Wamelai Kecamatan Lawa menjadi saksi atas pelestarian permainan tradisional ini. Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tampil sebagai panitia kegiatan. Jalannya pertandingan telah dimulai sejak Minggu (11/08/2024). Sebanyak 10 tim yang berasal dari beberapa wilayah di Muna Barat beradu ketangkasan dan kelihaian memainkan tempurung. Setiap tim terdiri dari 4 orang dan bermain dalam sebuah arena persegi.

Adapun teknis permainan dimulai dengan pengundian dimana dua orang dari tim berbeda akan memegang dan membenturkan tempurung kelapa lalu membiarkannya jatuh ke tanah. Tempurung yang jatuh dalam posisi terbuka akan menjadi pemain pertama. Jika posisi sama maka akan terus diulang hingga posisi berbeda.

Selanjutnya, tempurung dari pemain kedua disusun pada jarak yang telah ditentukan. Sedangkan pemain pertama berbaris membelakangi dengan mengapit tempurung pada kedua kakinya. Empat pemain secara bergiliran akan melompat dan melepaskan tempurung hingga mengenai tempurung lawan. Jika tepat mengenai milik lawan pada percobaan pertama maka mendapatkan 2 poin. Namun, jika meleset akan diulang dari lokasi jatuhnya tempurung. 1 poin akan didapatkan saat berhasil mengenai tempurung lawan pada percobaan kedua.

Dalam satu sesi permainan terdapat dua babak. Perhitungan poin diakumulasi dari babak pertama dan babak kedua. Skor tertinggi akan keluar menjadi pemenang. Pada kejuaraan se-Muna Barat ini, Kelurahan Wamelai dan Desa Latugho bersaing di babak final. Kelurahan Wamelai keluar sebagai juara pertama dengan total skor 74 poin. Juara kedua diduduki oleh Desa Latugho dengan total skor 35 poin. Posisi ketiga diraih oleh Desa Sawerigadi yang mengumpulkan 45 poin. Sedangkan peringkat keempat jatuh kepada Desa Madampi dengan total jumlah poin 41.

Para pemenang akan mendapat apresiasi berupa piala dan uang tunai. Salah satu panitia mengungkapkan harapan agar kegiatan ini terus dilestarikan, “Dengan adanya kegiatan ini, kalau bisa dilanjutkan terus karena permainan ini sebagai permainan tradisional yang harus dilestarikan kembali.”

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

 

 

 

 

 

Karnaval Budaya Muna Barat Dalam Balutan Warna Warni Nusantara.

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka menyemarakkan HUT Muna Barat ke-10 dan menyambut HUT Republik Indonesia ke-79, pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar Karnaval Budaya. Penjabat Bupati Laode Butolo bersama Sekretaris Daerah dan Kepala Kemenag Muna Barat hadir secara langsung sekaligus membuka jalannya kegiatan.

Karnaval Budaya yang menjadi sarana pelestarian nilai-nilai tradisi berlangsung pada Jumat (09/08/2024). Pembukaan dan arena titik awal berada di Lapangan Sepak Bola Desa Suka Damai, Kec. Tiworo Tengah. Adapun titik akhir kegiatan Karnaval Budaya adalah Lapangan Desa Mekar Jaya Kec. Tiworo Tengah. Jarak tempuh antar lokasi awal sampai akhir kurang lebih 3 km.

Peserta pawai berasal dari Organisasi Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa, dan masyarakat. Peserta tampak mengenakan kostum dari berbagai daerah seperti Muna, Buton, Jawa, Bugis, Bali, Nusa Tenggara, dan lain-lain. Sebagaimana semboyan bangsa Indonesia ‘Bhineka Tunggal Ika’, pakaian ini melambangkan keberagaman yang bersatu dalam ajang Karnaval Budaya.

Pasukan Marching Band yang berada pada barisan awal menambah kemeriahan karnaval . Masing-masing rombongan berupaya menampilkan ciri khasnya. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) diiringi oleh gadis-gadis cilik yang tampak gemulai bernari. Dinas Kesehatan Muna Barat dimulai penampilan silat khas Suku Muna yakni Ewa Wuna. Dalam rombongan tersebut juga terdapat beberapa orang yang tampak membawa Kasughu -memikul hasil pertanian-. Sedangkan Dinas Perikanan dan Kelautan didampingi Maskot Ikan dari Rare Indonesia. Rombongan lain menarik perhatian dengan aneka yel-yel. Salah satunya Dinas Kominfo Muna Barat yang tampil meriah dengan tagline “Menguatkan yang Lemah” sebagai semangat untuk terus menguatkan jaringan di wilayah-wilayah blank spot se Muna Barat.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kminfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Rapat Koordinasi Rembuk Stunting Kabupaten Muna Barat Tahun 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024 menjadi program prioritas dalam RPJMN 2020-2024. Pada tahun 2023, Kementerian Kesehatan mencatat angka stunting sebesar 21,5 persen. Hal ini menjadikan upaya penurunan prevalensi stunting sebagai PR pembangunan yang membutuhkan peran lintas sektoral.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah Kabupaten Muna Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Rembuk Stunting dan fasilitasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024. Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat ini  dihadiri oleh Pj. Bupati, Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Masyarakat BAPPEDA Prov. Sultra, Sekretaris BKKBN Muna Barat, Kepala BAPPEDA Muna Barat,  Sekretaris Dinas Kesehatan Muna Barat, Kepala OPD, serta stakeholder terkait.

Dalam rapat berlangsung penyampaian materi terkait stunting dan upaya koordinasi yang akan dilaksanakan. Materi pertama disampaikan oleh Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Masyarakat BAPPEDA Prov. Sultra Laode Muhammad Alwi  dengan judul penguatan koordinasi lintas sektor dalam rangka penurunan stunting Kabupaten Muna Barat. Dalam pemaparannya, J. Robert menunjukkan Delta Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 hasil penilaian kinerja atas Pelaksanaan 8 Aksi Tahun 2022 Muna Barat menduduki peringkat ke-13 di Sulawesi Tenggara. Pada Tahun 2023 pula terjadi penurunan prevalensi stunting sebesar 7,3 persen. Hal ini membawa Muna Barat menduduki peringkat pertama penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara.

Capaian ini tidak lepas dari langkah-langkah intervensi yang ditempuh oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat seperti Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB)Penandatanganan MoU kerjasama penanganan stunting dan penyerahan motor dinas kepada Kemenag Muna Barat, serta pelaksanaan Apel Siaga stunting.

Selanjutnya, pada materi kedua Kepala BAPPEDA Muna Barat Raden Djamun S memaparkan tentang Rencana Kegiatan Percepatan Penurunan Stunting. Raden Djamun mengingatkan kepada seluruh hadirin untuk memberikan perhatian maksimal pada masalah ini. Stunting yang tidak tertangani dengan baik akan menjadi noda hitam bonus demografi.

“Kenapa stunting harus dibicarakan secara nasional karena dampak nya sangat besar. Kalau hari ini tidak ditangani dengan serius maka 19 tahun kedepan bonus demografi tidak akan  sesuai harapan karena melahirkan generasi stunting yg secara kognitif kualitas nya rendah. Sehingga perlu ditangani secara maksimal agar dampak-dampak ini tidak terjadi dimasa datang.” ujarnya

Eks Asisten Administrasi Pembangunan Muna Barat ini berharap semoga tahun 2024 kinerja-kinerja positif penanganan stunting masih bisa dipertahankan melalui aksi konvergensi yang dikerjakan secara bersama-sama. Guna mengimplementasikan aksi tersebut, pada akhir acara dilakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama 8 Langkah Strategis Penanganan Stunting.

Adapun materi ketiga yakni Analisis Situasi Stunting Pada Aksi Konvergensi dijabarkan oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Muna Barat Arif Ndaga. Percepatan penurunan stunting mengacu pada amanat Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021. Peraturan tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan percepatan penurunan stunting meliputi kelompok sasaran: remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0 (nol) – 59 (lima puluh sembilan) bulan. Luasnya cakupan sasaran tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor sebagaimana diungkapkan oleh Arif Ndaga, “upaya konvergensi pencegahan stunting merupakan pendekatan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir terpadu dan bersama-sama.”

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjwab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

 

 

Atraksi Budaya dan Panggung Hiburan Rakyat Semarakkan Rangkaian HUT Muna Barat Ke-10

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Muna Barat ke-10 dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan Jalan Santai yang terbuka untuk umum pada Sabtu (20/07/2024). Selanjutnya, Selasa (23/07/2024) berlangsung upacara peringatan Satu Dekade Muna Barat di Lapangan Wamelai Kecamatan Lawa.

Usai upacara, peserta dan masyarakat disuguhkan Atraksi Pogira Adhara atau Tarung Kuda. Atraksi ini merupakan warisan budaya Suku Muna yang masih lestari hingga kini. Pertunjukkan dimuali dengan masuknya sejumlah Kuda bersama pawangnya ke tengah lapangan. Kuda Betina dihadirkan sebagai pemantik pertarungan yang dipimpin oleh seorang pawang berpengalaman.  Pogira Adhara menjadi simbol pertahanan harga diri Suku Muna.

Dahulu, atraksi ini hanya dilakukan oleh para raja dan keluarganya. Masyarakat biasa hanya bisa menjadi penonton. Atraksi Pogira Adhara juga disuguhkan sebagai hiburan bagi tamu-tamu kerajaan. Namun, saat ini masyarakat biasa dapat menjadi peserta dan dipertunjukkan pada momen-momen khusus.

Kesokah harinya, Lapagan Wamelai kembali meriah dengan penampilan artis ibukota. Pemkab Muna Barat mengundang Kania Permatasari dan Fildan Rahayu untuk hadir menghibur masyarakat. Kania Permatasari yang merupakan jebolan Bintang Pantura 5 tampil membawakan lagu aneka genre. Artis asal Kota Bandung ini menyanyikan beberapa tembang diantaranya  Goyang Dumang, Cinderella, Cikini Gondangdia, dll.

Kania menghaturkan terima kasih kepada pemerintah Muna Barat yang telah mengundangnya untuk memeriahkan HUT Muna Barat ke-10. Selain itu, ia juga mengungkapkan harapan-harapan kebaikan untuk Bumi Laworo kedepannya.

Selanjutnya, Fildan Rahayu mengguncang Lapangan Wamelai dengan suara khasnya. Juara 1 Kontes D’Academy 4 tersebut tampil membawakan lagu-lagu yang menjadi ciri khasnya seperti Gerua, Koi Mil Gaya, Kuch Kuch Hota Hai, Tiara, Judi, dan Bento. Sebelum mengakhiri penampilannya, Fildan mengajak Pj. Bupati Muna Barat Laode Butolo dan beberapa pejabat lain untuk turut bernyanyi di atas panggung.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

PJ Bupati Muna Barat Keluarkan Surat Edaran Pemberantasan Perjudian

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pencegahan Perjudian di masyarakat. Surat edaran dengan Nomor 100.3.4.2/16/2024 ditandatangani oleh Pj. Bupati Laode Butolo pada Rabu (10/07/2024).  Adapun latar belakang penerbitan edaran tersebut adalah adanya indikasi penyalahgunaan jaringan internet yang mengakibatkan maraknya perjudian melalui aplikasi atau laman yang menyediakan konten perjudian.

Hal ini berimbas pada penurunan kualitas hidup, terganggunya hubungan sosial, gangguan mental, penurunan taraf ekonomi, hingga pencurian data. Oleh sebab itu, Pj. Bupati menghimbau kepada Kepala OPD, Camat. Kepala Desa/Kelurahan, Kepala Sekolah se-Muna Barat untuk melakukan sosialisasi tentang dampak negatif judi online maupun offline.

Para pelaku perjudian terancam hukuman sebagaimana tertuang dalam Pasal 303 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 303 BIS KUHP, Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2028, dan Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2024. Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja juga diminta untuk menindak setiap pelaku yang kedapatan bermain judi daring, bermain kartu dengan menggunakan uang/barang, orang yang menjual chip atau transfer koin, serta permainan lainnya yang bersifat judi.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)