Pj Bupati Muna Barat Beri Beasiswa Kepada Atlet Berprestasi

DISKOMINFO MUNA BARAT GO. ID Pj Bupati   Muna Barat didampingi Sekda Muna Barat memberikan hadiah kepada atlet sepak takraw asal Desa Watumela Kec Lawa,  Fitra Siu   yang berhasil masuk ke tim sepak takraw Indonesia dan meraih medali perunggu  di ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Hadiah tersebut berupa beasiswa sebesar Rp. 20.000.000,- yang diserahkan secara langsung pada Sabtu  (3/6/2023)

 

 

Pj Bupati Muna Barat, Dr Bahri menuturkan pemberian beasiswa tersebut sebagai apresiasi untuk atlet yang telah berprestasi.

“Pemberian beasiswa prestasi ini diberikan kepada Fitra Siu karena ia ber KTP Muna Barat berarti termasuk masyarakat Muna Barat yang berhak mendapatkan beasiswa, ungkap Bahri.

 

Pemberian bantuan beasiswa ini sesuai dengan ketentuan dalam peraturan kepala daerah yang membagi kategori bantuan beasiswa menjadi tiga yaitu beasiswa prestasi akademik, beasiswa penghafal Alquran dan beasiswa prestasi dibidang olahraga maupun seni.

 

Ketua Persatuan Sepak Takraw Muna Barat, Ir. La Ode Karimin  yg juga menjabat sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Kab. Muna Barat mengatakan bahwa memang saat ini Muna Barat pencetak atlet takraw terbaik Sulawesi Tenggara.

“Atlet sepaktakraw dibawah asuhan Pak Sugito sudah banyak mewakili ajang olahraga,” ungkpanya.

 

Sementara itu, Fitra Siu  mengucapkan terimakasih atas perhatian Pj Bupati Muna Barat yang telah memberikan dukungan baginya. Ia berjanji akan terus meningkatkan dan mengembangkan bakatnya.

“ Semoga kedepanya saya dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah dalam kancah nasional maupun internasional.” Ucapnya.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Lepas Calon Jamaah Haji 1444 H, PJ Bupati Titip Pesan

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Momen ibadah haji merupakan ajang reuni akbar bagi umat muslim sedunia. Jika tak ada aral melintang, segelintir masyarakat asal Muna Barat akan turut membaur dalam lautan manusia pilihan yang Allah perjalankan ke tanah sucinya. Menggemakan kalimat talbiyah dan mereguk kenikmatan dari tiap rangkaian ibadah haji.

Mengawali semua itu, Pemerintah Muna Barat secara khusus melepas Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Muna Barat di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Sabtu (03/06/2023). Jamaah asal Muna Barat yang tergabung dalam Kloter 25 rencananya akan berangkat menuju Embarkasi Makassar pada tanggal 09 Juni 2023. Selama 42 hari para jamaah akan berada di tanah suci.

Acara pelepasan dibuka dengan doa bersama dan pembacaan ayat suci Al-Quran. Selanjutnya Kepala Kantor KEMENAG Muna Barat, H. Adnan Saufi, S.Pd, M.Si menyampaikan laporan terkait hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan haji tahun 2023.

Dalam laporannya, Adnan Saufi menyampaikan bahwa jamaah haji yang akan berangkat  pada musim Haji 1444 H/2023 M sebanyak 17 orang. Seyogyanya akan ada 18 orang jamaah tetapi satu orang batal karena meninggal dunia.

“Pada dasarnya 17 jamaah dengan 2 orang pendamping  tidak ada masalah dan siap diberangkatkan. Seharusnya 18 tapi meninggal. Kami sudah memanggil ahli waris namun hingga panggilan ke tiga tidak ditanggapi. Tahun depan hak waris ini tidak bisa lagi digunakan.” tuturnya

Selanjutnya PJ Bupati Muna Barat didaulat menyampaikan sambutan dan melepas secara resmi calon jemaah haji. Dalam sambutannya Dr. Bahri menghaturkan terima kasih kepada KEMENAG selaku lembaga teknis yang menjadi fasilitator proses ibadah haji.

Alumni STPDN 07 ini juga menyampaikan apresiasi kepada para jamaah haji. Sebagai wujud apresiasi Pemda dengan mempertimbangkan amanat UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, pemerintah Muna Barat akan menanggung biaya transportasi dari daerah asal ke embarkasi. Termasuk akomodasi dan konsumsi.

Dr. Bahri juga menyampaikan beberapa pesan kepada calon jemaah haji demi kelancaran proses ibadah haji. Pesan-pesan tersebut antara lain :

  1. Selama berada di tanah suci agar selalu menjaga kesehatan karena suhu disana berbeda dengan di sini. Disana juga akan capek dan kurang tidur karena jadwal padat.
  2. Selalu berkonsultasi dan berkomunikasi dengan petugas kesehatan. Bergerak berkelompok dan bersama-sama.
  3. Bapak ibu sebagai tamu Allah doakan masyarakat kabupaten Muna Barat agar bisa turut menunaikan ibadah haji. Doakan juga pemerintah agar diberi petunjuk sehingga dapat terus eksis dalam usaha memajukan daerah sehingga mampu mewujudkan Wuna Barakati
  4. Doakan pilpres dan pilkada berjalan aman dan melahirkan pemimpin yang baik.

Secara terpisah, Tim Media Kominfo berkesempatan mewawancarai salah satu calon jamaah haji asal Desa Sido Makmur. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini dengan mata berkaca-kaca mengungkapkan perasaan bahagia bisa menunaikan ibadah haji. Terlebih setelah masa tunggu yang seharusnya 8 tahun bertambah menjadi 12 tahun karena wabah Covid 19.

Beliau juga mengutarakan dilema ketika terjadi kenaikan ONH beberapa waktu silam. Wanita asal Tanah Bugis tersebut bahkan sempat didera rasa pesimis karena tidak memiliki dana sebanyak tambahan yang harus ditambahkan. Namun, kehendak Allah dan niat yang kuat membuatnya bisa menjadi salah satu dari calon jamaah haji yang akan berangkat.

Dengan dialek Bugis yang kental beliau menuturkan “Yang penting itu niatnya. Waktu ditelpon kalau ada mi nomorku (sudah bisa berangkat), menangis ka. Tapi habis itu ada mi di televisi kalau naik ki biayanya. Menangis ka lagi. Mau ka ambil dimana uang? Sementara uang pas-pas an. Sempat ka berpikir,  bagaimana itu mo pergi? Tapi ada yang sudah dari sana bilang kalau sudah ada panggilan, ada saja caranya. Pas mo pelunasan, Alhamdulillah ada mi uangnya.”

Apa yang dialami oleh jamaah tersebut selaras dengan sebuah anekdot tentang perjalanan ke Tanah Suci “Allah tidak memanggil yang mampu, tetapi memampukan yang terpanggil”. Selamat jalan para tamu Allah. Semoga menjadi haji mabrur dan kembali ke Muna Barat dalam kondisi terbaik.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Jalin Sinergi, Pemda Mubar Hadiri Peringatan HKG PKK ke-51

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Aula Barugano Lawa tampak semarak oleh  ibu-ibu dalam balutan seragam berwarna hijau. Kehadiran kaum Kartini ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 pada Sabtu (03/06/2023).

Pada kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Lawa ini hadir Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat, dan kepala-kepala OPD. Selain itu, acara juga dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat serta pengurus PKK pada masing-masing Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Muna Barat.

Peringatan HKG PKK ke-51 menggaungkan tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh”. Tema tersebut relevan sebagai kesinambungan kiprah PKK yang sejak awal didirikan telah membidik peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai sasarannya.

Pelaksanaan 10 Program PKK secara umum dimulai dari Provinsi Jawa Tengah pada tahun 1967.  Isriati Moenadi selaku istri Gubernur Jawa Tengah saat itu merasa prihatin atas banyaknya masyarakat yang menderita busung lapar.

Atas dasar tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakatnya, beliau berinisiatif membentuk PKK di JAWA tengah. Merekrut pengurus yang terdiri dari istri-istri kepala daerah dari tingkat provinsi sampai tingkat desa, tokoh-tokoh masyarakat, perempuan dan laki-laki untuk melaksanakan 10 segi pokok PKK secara intensif.

PKK Jawa Tengah berhasil melaksanakan program-program yang telah dicanangkan. Keberhasilan tersebut membuat Presiden RI menganjurkan kepada Menteri Dalam Negeri  Bapak Amir Machmud agar PKK dilaksanakan di daerah-daerah seluruh Indonesia.

Berdasarkan kilas sejarah tersebut, PKK telah menjadi mitra bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dimulai dari keluarga sebagai unit sosial-ekonomi terkecil dalam masyarakat. Atas kiprah ini pemerintah terus memberikan apresiasi kepada PKK atas program-program berkualitas yang telah dilaksanakan.

Apresiasi kepada PKK juga menjadi mukadimah dalam sambutan yang disampaikan oleh PJ Bupati Muna Barat ketika menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada tim penggerak PKK baik tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa yg telah menjadi mitra yang baik bagi pemerintah.” ungkapnya

Lebih lanjut Bahri mengharapkan agar PKK bisa terus seiring sejalan dengan pemerintah dalam upaya-upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tim penggerak PKK diharapkan bisa terus berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks sehingga tercipta sinergi dalam keselarasan antara program yang dicanangkan oleh tim penggerak PKK dengan program pembangunan daerah.” Pungkasnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Pertama di SULTRA, Pemkab Mubar teken MoU Percepatan Pendidikan Numerasi

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Atensi pemerintah terhadap pendidikan numerasi kian menggema. Menteri Dalam Negeri menerbitkan Surat Edaran nomor Nomor 400.1.7/2097/SJ tanggal 6 April 2023 tentang Percepatan Capaian Pendidikan Numerasi Sekolah Dasar di Daerah.

 

Poin pertama dalam surat edaran tersebut secara jelas menginstruksikan kepada Bapati/Wali Kota untuk memerintahkan Perangkat Daerah Kabupaten Kota yang membidangi pendidikan, pada satuan pendidikan dasar untuk percepatan capaian target numerasi sekolah dasar melalui pelatihan peningkatan kompetensi numerasi antara lain dengan menggunakan metode pembelajaran yang bersifat gampang, asyik, menyenangkan, efektif dan efisien serta berpusat kepada peserta didik.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Dr. Bahri selaku pucuk pimpinan di Kabupaten Muna Barat menggandeng Yayasan Teknologi Indonesia Jaya untuk berkolaborasi mendongkrak capaian pendidikan numerasi di daerahnya. Kerjasama ini termaktub dalam Nota Kesepakatan  bernomor 01/MOU/YS/YTIJ/VI/2023.

 

Pendandatanganan  Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di The Duck King Jakarta pada Kamis (01/06/2023). Yayasan Teknologi Indonesia Jaya dipimpin oleh Profesor Yohanes Surya. Prof. Yohanes merupakan penemu metode berhitung cepat yang dikenal dengan nama Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan).

Yayasan yang berkedudukan di One Pacific Place Jakarta ini telah dipercaya oleh beberapa daerah di Indonesia dalam melatih guru dan siswa untuk berhitung cepat. Pelajaran berhitung yang kerap menjadi momok diramu menjadi pelajaran yang gampang, asyik, dan menyenangkan.

 

Pasca penandatangan MoU, Tim Media Kominfo Muna Barat berkesempatan melakukan wawancara eksklusif kepada pihak-pihak terkait. Berikut kutipan wawancaranya

Hasil wawancara PJ Bupati Muna Barat :

Apa target bapak dengan penandatangan MoU ini?

Target saya adalah memastikan bahwa angka literasi dan numerasi Kabupaten Muna Barat meningkat. Sebagaimana kita ketahui selama 2 tahun wabah covid terjadi pembelajaran daring sehingga nilai numerasi kita turun. Target kita hari ini meningkatkan nilai literasi numerasi.

 

Hasil wawancara Ketua Yayasan Teknologi Indonesia Jaya:

Project apa saja yang akan dilaksanakan untuk target percepatan capaian numerasi ini?

Sebenarnya saat ini program yang didorong oleh Kemendagri karena angka numerasi kita rendah. Kita hanya menyiapkan awal setelah itu program numerasi ini dilaksanakan oleh kabupaten. Kami hanya menyiapkan guru-guru 1x pelatihan setelah itu dari guru-guru ini yang akan menyebar ke seluruh kabupaten. Bukan project yang terus menerus. Ini hanya program 1 kali setelah itu diharapkan pengembangan oleh Pemda

 

Hasil wawancara dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muna Barat:

Apakah program percepatan numerasi ini sudah sejak lama atau program baru?

Ini sebenarnya sejak 20 tahunan yang lalu tapi sejak 2 tahun yang lalu didorong oleh Menko Maritim dan Investasi. Prof Yohanes Surya, PhD didorong untuk mengadakan pelatihan di Kabupaten Toba dan sekitarnya. Lalu setelah ini berhasil, Presiden mengumumkan kepada bupati-bupati dan walikota seluruh Indonesia ikut dalam program peningkatan numerasi ini.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Pemerintah Muna Barat Hadiri Indonesia Maju Expo dan Forum 2023

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pasca mendulang sukses di tahun 2022, Indonesia Maju Expo dan Forum kembali digelar oleh Kementerian Dalam Negeri. Acara direncanakan berlangsung pada tanggal 1-4 Juni 2023 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Tema besar yang digaungkan dalam perhelatan ini adalah  Transformasi Ekonomi dan Nasionalisme untuk Indonesia Berkelanjutan.

 

 

Pada hari pertama berlangsung Opening Ceremony yang dihadiri oleh duta besar beberapa negara sahabat, Gubernur, Walikota, Bupati, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha mikro. Pemerintah Muna Barat yang diwakili oleh Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan turut hadir pada momen tersebut.

 

Indonesia Maju Expo dan Forum 2023 dibuka secara resmi oleh Plt Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan KEMENKO PEREKONOMIAN, Dr. Ferry Irawan, SE, MSE. Dalam sambutannya, Ferry mengungkapkan apresiasi kepada Kemendagri yang telah memilih transforasi ekonomi sebagai tema kegiatan.

 

Tema transformasi ekonomi bertautatan dengan tema yang juga diusung oleh Bappenas dalam menginisiasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045. Transformasi ekonomi sangat diperlukan mengingat kondisi ekonomi global belum pulih 100 % pasca  diporak-porandakan oleh pandemi. Selain itu pertarungan ekonomi dan geoploitik antar beberapa negara juga turut menjadi pengambat pertumbuhan ekonomi.

 

“Tema ini sangat timely, sangat pas, karena seperti yang bapak ibu ketahui Bappenas sedang menginisiasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2025-2045. Tema besarnya salah satunya adalah trasnformasi ekonomi. Dihitungan beberapa lembaga internasional, pertumbuhan ekonomi akan cenderung ke bawah karena beberapa hal”, ujarnya

 

Menurut analisis Kemenko Perekonomian, ada beberapa pilar yang berperan dalam transformasi ekonomi yakni inovasi, produktivitas ekonomi, penerapan green economy, transformasi digital, integrasi ekonomi domestic dan global, dan mendorong perkotaan sebagai source of growth. Dalam hal integrasi ekonomi domestic dan global salah satunya melalui UMKM.

 

UMKM mengambil porsi 60,51 % terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dengan serapan tenaga kerja 96,9 %. Jika sector UMKM bisa dimaksimalkan sehingga sanggup berkompetisi pada pasar domestik bahkan luar negeri, maka transformasi ekonomi bisa tercapai. Ferry menghimbau agar pemerintah daerah dapat bersinergi memajukan UMKM.

 

“Sinergi yang kita lakukan dengan hadir di sini, dengan berbagai pihak sangat diapresiasi. Kalau ini terus kita lakukan , saya yakin bagaimana UMKM jadi kunci motor pertumbuhan ekonomi. UMKM bisa mengakses pasar global, itu sangat mungkin kita lakukan” tuturnya

Diakhir paparannya Ferry menghimbau agar stakeholder terkait memberi dukungan terhadap promosi dan branding untuk meperkenalkan berbagai produk lokal kita di pasar global. Hal tersebut demi membangun citra positif dan memperkuat reputasi produk-produk asli Indonesia.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pemkab Muna Barat dan Enrekang Teken Kerjasama Pengendalian Inflasi

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pemerintah Muna Barat terus merangkai strategi guna menghadang lonjakan inflasi. Merujuk salah satu instruksi Presiden Jokowi tentang kerjasama antar daerah, PJ Bupati Muna Barat menggandeng pemerintah Kabupaten Enrekang untuk berkolaborasi.

Adapun bentuk kerjasama yang dilaksanakan yakni suplai kebutuhan bawang merah dari Enrekang ke Muna Barat. Kesepakatan kerjasama ini dipatenkan melalui penandatanganan MoU antara pemerintah Kabupaten Enrekang dengan pemerintah Kabupaten Muna Barat.

Penandatanganan MoU berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang pada Rabu (31/05/2023). Dr. Bahri memimpin langsung rombongan  pejabat Muna Barat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kedatangan tim Muna Barat disambut hangat oleh Bupati Enrekang beserta jajarannya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Enrekang Drs.H. Muslimin Bando, M.Pd memaparkan tentang kontur daerah Enrekang yang sangat cocok dijadikan sentra pertanian. Adapun komoditas yang paling menonjol adalah bawang merah. Hasil produksi bawang merah petani Enrekang bahkan telah sanggup menyuplai kebutuhan beberapa daerah di Indonesia.

 

“Enrekang merupakan daerah pegunungan sehingga fokus petaninya banyak yg bercocok tanam pada varietas bawang merah. Ini yang paling menonjol serta telah menyuplai banyak daerah baik di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Manado, hingga Kalimantan serta Papua”, ujarnya

Lebih lanjut Muslimin mennyampaikan harapan agar kedepannya dapat terjalin kerjasama dua arah. Kabupaten Muna Barat sebagai sentra komoditas perikanan diharapkan berkenan menyuplai sebagian hasil perikanannya ke Kabupaten Enrekang.

 

PJ Bupati Muna Barat dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas sambutan luar biasa yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Enrekang. Kerjasama ini menjadi sinyal bahwa sinergitas dan kolaborasi kedua daerah akan saling memberi manfaat untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Bahri juga memaparkan langkah-langkah startegis yang telah dilakukan oleh pemerintah Muna Barat dalam mengendalikan inflasi. Langkah tersebut tidak keluar dari enam strategi pengendalian inflasi yang diinstruksikan oleh Presiden Jokowi dan Kementrian Dalam Negeri.

“Saat ini, tugas kita adalah memastikan bahwa inflasi di daerah kita terkendali secara terukur. Saat ini kita telah memiliki sebuah aplikasi SiPengharapan (Sistem Pengawasan Harga Pangan) yang dapat memberi informasi terkait harga 20 kebutuhan pokok masyarakat. Dalam penanganan inflasi, Muna Barat telah melaksanakn 6 strategi sesuai instruksi Presiden dan Mendagri.”

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Di Kampung Keluarga Berkualitas (KB)

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Tingginya prevalensi stunting hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Tak terkecuali pemerintah Kabupaten Muna Barat. Daerah yang tampuk kepemimpinannya diamantkan kepada Dr. Bahri, S.STP., M.Si ini memiliki tanggungjawab terhadap 201 anak stunting.

Angka kejadian stunting tertinggi berasal dari daerah pesisir yakni Kecamatan Maginti dan Kecamatan Tiworo Utara. Sungguh sebuah ironi mengingat kedua daerah ini adalah sentra nelayan. Seyogyanya angka stunting akan rendah karena konsumsi makanan laut dapat menjadi sumber protein hewani yang mampu menghalau terjadinya stunting.

Atas kondisi ini Bahri merangkul jajarannya beserta stakeholder terkait untuk bahu membahu mencari solusi. Salah satunya melalui Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dimana BKKBN bertindak sebagai penanggungjawab program.

Acara launching dapur sehat dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (25/05/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut PJ Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala OPD se Muna Barat, Jajaran FORKOPIMDA, Camat dan Lurah se Muna Barat, Ketua IBI Muna Barat, Ketua ‘Aisyiyah Muna Barat, Anak Asuh Stanting didampingi oleh orang tua, juga segenap masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan Kepala BKKBN yang menyatakan bahwa percepatan penurunan stunting bisa ditempuh melalui pemberian makanan bergizi. Oleh sebab itu dalam kegiatan ini juga dilaksanakan demo masak hasil pangan local sebagai referensi untuk menyajikan makanan bergizi bagi anak.

Selanjutnya Dandim 1416 Muna selaku Bapak Asuh Stunting tampil memberikan sepatah kata. Letkol Inf Gilles Royce Barnabi Hogendorp mengucapkan terimakasih atas dedikasi pemerintah Muna Barat dalam pengentasan kasus stunting di wilayah Muna Barat. Kerja-kerja yang dilakukan dari hari ke hari menunjukkan progress kearah perbaikan.

Kegiatan berlanjut pada sambutan dari PJ Bupati Muna Barat. Bahri terlebih dahulu menjelaskan apa itu stunting serta bagaimana intervensi yang diamanatkan oleh presiden melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita sehingga terlalu pendek untuk usianya melalui pengukuran antropometri. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan yang terdiri dari 270 hari kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama. Kita akan intervensi pada periode emas ini. Dalam Perpres Nomor 72 Tahin 2021 disebutkan intervensi spesifik (penyebab langsung) dan intervensi sensitif (penyebab tidak langsung)”, ujarnya

Lebih lanjut Bahri mengatakan bahwa intervensi dilaksanakan mulai dari usia remaja, menikah, hamil, dan melahirkan. Intervensi spesifik dilakukan melalui screening anemia sebelum nikah serta pemberian tablet FE pada ibu hamil.

Hal ini dilakukan mengingat pada tahun 2034 akan menjadi puncak bonus demografi atau peningkatan jumlah penduduk. Jika tidak diintervensi sejak dini maka akan menjadi beban pembangunan.

Sambutan dari PJ Bupati Muna Barat ditutup dengan membuka secara resmi Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

Launching Dapur Sehat ditandai dengan demo masak olahan pangan lokal oleh PJ Bupati Muna Barat dan Ibu, Sekretaris Daerah dan ibu, Dandim 1416 Muna dan ibu, Kapolsek dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Raha.

Diakhir acara, ahli gizi  dari  Puskesmas Kombikuno atas nama Wa Zulhijah, AMG memberikan penjelasan seputar menu yang disajikan.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

APEL GABUNGAN NON ASN SEBAGAI LANGKAH KONSOLIDASI PENURUNAN ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Lautan orang berseragam hitam putih tampak memadati halaman Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (29/05/2023). Hal ini berkenaan dengan agenda Apel Gabungan non ASN Lingkup Muna Barat.

Apel Gabungan dipimpin langsung oleh PJ Bupati Muna Barat. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda mengawali masa bakti Bahri setelah menerima SK Perpanjangan Jabatan.

Dalam arahannya PJ Bupati Muna Barat menyampaikan bahwa kebijakan dimasa perpanjangan jabatan ini tidak akan keluar dari bagaimana mewujudkan Muna Barat sebagai Wite Barakati, melaksanakan seluruh agenda prioritas nasional, pemanfaatan APBD untuk mendorong perekonomian daerah, penanganan Inflasi, menurunkan angka kemiskinan, mencegah stunting, mendorong investasi di Muna Barat, serta menurunkan angka pengangguran terbuka.

Apel gabungan non ASN sebagai upaya konsolidasi untuk menurunkan angka pengangguran terbuka. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajemen PPPK secara jelas tertuang bahwa sejak berlakunya PP ini sudah tidak berlaku lagi istilah non ASN. Pemerintah diberi waktu 2 tahun untuk mencari solusi sehingga dipastikan November 2023 tidak ada lagi non ASN.

Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Muna Barat akan menerapkan beberapa kebijakan guna menyelesaikan polemik terkait tenaga non ASN ini.  Terlebih ada 2824 tenaga non PNS yang mengabdi di Muna Barat. Adapun langkah tersebut yakni :

Pertama, mendorong tenaga non ASN mengikuti seleksi PNS.

Kedua, mendorong tenaga non ASN mengikuti seleksi PPPK.

Ketiga, melakukan kebijakan pengadaan tenaga outsourcing dimana proses pembayaran jasanya melalui belanja barang dan jasa. Pembayarannya akan didasarkan pada Upah Minimum Kabupaten/Propinsi dengan mempertimbangkan kondisi fiskal keuangan daerah.

Dalam kesempatan yang sama Alumni STPDN 07 ini juga mengklarifikasi berita yang beredar tentang tidak adanya penerimaan ASN di Kabupaten Muna Barat periode 2023/2024. PJ Bupati menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi tentang batas pengajuan formasi ASN sehingga Muna Barat terlambat mengajukan.

Tanggap akan hal tersebut, Bahri menyampaikan permohonan kepada MenPan RB agar diberi perpanjangan waktu.  Bahri memastikan bahwa pengusulan formasi tetap akan dilaksanakan sebab ini merupakan kewenangan daerah. Adapun kewenangan terkait pengadaan full sejak penetapan, kriteria, indikator, dan segala hal terkait merupakan kewenangan pusat. Sehingga segala persoalan terkait rekrutmen tergantung kepada kebijakan KemenPAN-RB.

Dalam kesempatan yang sama Bahri juga mengumumkan privilage bagi pemegang KTP Muna Barat. Tiap-tiap orang yang ber KTP Muna Barat bisa mendapatkan pelayanan gratis di seluruh fasilitas kesehatan se Indonesia yang bekerjasama dengan BPJS. Pemerintah Kabupaten Muna Barat telah menganggarkan 15 Milyar pertahun untuk anggaran BPJS.

Sebelum mengakhir sambutannya, Direktur Bina Keuangan Daerah Kemendagri ini menghimbau kepada seluruh tenaga non ASN agar mensukseskan seluruh tahapan agenda nasional berupa Pemilihan Presiden, Pemilihan Anggota Legislatif, dan Pemilihan Kepala Daerah.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MUNA BARAT MENGIKUTI  RAKOOR PENGENDALIAN  INFLASI SECARA VIRTUAL

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar), hadir dalam rapat rutin mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi di daerah yang setiap minggunya melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Mendagri RI) dilaksanakan di Ruang rapat Kantor Bupati Muna Barat   (Senin, 29 Mei 2023)

 

Rakor secara virtual yang dilaksanakan serempak diseluruh Indonesia dipimpin Kemendagri RI Tito Karnavian, dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Pudji Ismartini, Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nyoto Suwignyo, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, Direktur Perlindungan Perkebunan Hendratmojo Bagus Hudoro, Gubernur Papua Pengunungan, Satgas Pangan serta diikuti perwakilan pemerintah daerah dan forkompinda se-Indonesia.

 

Turut hadir dari Jajaran Pemerintah Kabupaten Muna Barat yakni Sekda, Asisten II, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan, Kabag Ekonomi, Kepala Dinas Pertanian, Kadis Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta beberapa Pejabat terkait.

 

Arahan Mendagri RI, kita sudah masuk di Minggu terakhir bulan Mei sebentar lagi awal bulan Juni akan kita dapatkan data rilis BPS dari survei di 90 Kota, apakah inflasinya naik, tetap atau menurun . Oleh karna itu, harus kita bekerja keras mulai hari ini sampai dengan tanggal 31 Mei agar harga barang dan jasa akan tetap terkendali, perlu di cek disemua daerah dipasar-pasar apakah stok tersedia dan kemungkinan pangan terutama terdampak akibat kekeringan dibeberapa daerah, serta tidak semua daerah mengalami kekeringan

 

Paparan Perkembangan Harga di Minggu ke-4 Mei 2023 oleh Direktur Statistik Harga, Windhiarso Putranto, berdasarkan survei harga konsumen yang rutin BPS lakukan setiap Minggu sampai dengan Minggu ke-4 bulan Mei ini,ada kecenderungan kenaikan harga di beberapa komoditas pangan seperti beras ada tren kenaikan pasca lebaran Minggu ke-4 April, untuk harga daging ayam ras, telur ayam ras naik dipicu naiknya permintaan masyarakat, kenaikan harga pakan ayam, rantai distribusi yang Panjang dari pihak pertama ketingkat konsumen, pengaruh cuaca panas dibeberapa daerah sentra produksi telur ayam ras yang mempengaruhi kondisi kelembaban kendang dan menyebabkan hasil produksi yang tidak maksimal serta bawang putih ada kecenderungan naik yang disebabkan oleh keterbatasan iklim sehingga mempengaruhi produksi dan kualitas bawang putih dalam negeri sehingga produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan dalam negeri.

 

Kemudian kita masuk di Indeks Perkembangan Harga (IPH) Nasional Minggu ke-4 Mei ada 10 Kab/Kota yang mengalami kenaikan IPH tertinggi yaitu Pangandaran, Sigi, Nias, Gunung Kidul, Magelang, Cimahi, Grobogan, Balangan, Mukomuko, dan Kulonprogo.

 

Paparan Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Nyoto Suwignyo, bahwa ada 4 poin kebijakan pengendalian inflasi antara lain:

  1. Tingkat inflasi dan perkembangan harga pangan produsen san konsumen
  2. Strategi Badan Pangan untuk Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan
  3. Kesiapasiagaan Pangan
  4. Dukungan Pemda dalam pengendalian pangan

 

Berdasarkan laporan Aplikasi SiPengharapan terdapat 4 komiditi pemicu inflasi di Muna Barat yakni beras, telur, gula pasir dan minyak goteng. Sehubungan dengan hal tersebut Pemda Muna Barat berencana melakukan Langkah-langkah strategis yaitu:

  1. Melakukan operasi pasar di wilayah Kabupaten Muna Barat
  2. Melakukan Perjanjian Kerjasama dengan kabupaten Sidrap terkait komoditi telur
  3. Mengadakan pasar murah

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis/ Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

PJ BUPATI INCUMBENT KEMBALI PIMPIN MUNA BARAT

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Kementerian Dalam Negeri kembali mengamanatkan jalannya roda pemerintahan Kabupaten Muna Barat kepada Dr. Bahri, S.STP, M.Si.  Hal ini merupakan simbol pengakuan atas prestasi kerja sang kepala daerah selama memimpin Bumi Laworoku.

Perpanjangan masa jabatan  tertuang dalam  Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 100.2.1.3-1199 Tahun 2023. Prosesi penyerahan SK berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara pada hari Jumat (26/5/2023). SK diserahkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sultra, Yuni Nurmalawati.

Perpanjangan masa jabatan menjadi wadah untuk melanjutkan agenda-agenda pemerintahan yang telah digodok oleh Bahri dalam satu tahun masa kepemimpinannya di Muna Barat. Sejak dilantik oleh Gubernur Sultra Ali Mazi, pada 27 Mei 2022 lalu, alumni STPDN 07 ini telah menorehkan prestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional.

Prestasi tersebut berbuah beberapa penghargaan diantaranya Paritrana Award dengan predikat Terbaik I dari BPJS Ketenagakerjaan dan Penghargaan UHC tahun 2022 yang berasal dari Wapres Ma’ruf Amin.

 

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (WD Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)