Lomba Fashion Show dan Karaoke Warnai Peringatan HUT RI ke-80 dan HUT Muna Barat ke-11

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Euforia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna Barat yang ke-11 masih terus berlanjut meski upacara peringatan telah dilaksanakan pada 23 Juli 2025. Hal ini sekaligus menyongsong  HUT Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025 mendatang. Guna menyemarakkan peringatan tahunan tersebut, pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar lomba fashion show dan karaoke pada Kamis (14/8/2025).

Lomba Fashion Show lingkup pemerintah Kabupaten Muna Barat diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Jajaran Asisten, Kepala OPD, dan camat beserta istri. Berlangsung di halaman Kantor Bupati Muna Barat, pergelaran diawali dengan penampilan memukau dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta Staf Ahli didamping istri masing-masing.

Selanjutnya, peserta yang merupakan pimpinan dari tiap-tiap OPD bersama istri unjuk aksi dalam balutan tenun aneka motif. Tampil sebagai pembuka dari Dinas PUPR yang mengenakan busana tenun motif ubur-ubur, bakau, dan ombak. Tiga entitas yang mewakili pesisir Bumi Laworo.

Di bawah terik sinar mentari, peserta silih berganti melenggang di area catwalk. Di urutan ke-15, Kepala Dinas Kominfo didampingi istri tercinta tampil dalam balutan tenun bertema toleransi. Motif masjid dan stupa yang menyatu diatas kain berwarna abu-abu dan hitam menjadi simbol harmoni antar agama. Perwujudan kehidupan masyarakat Muna Barat yang saling menghormati serta menghargai warisan leluhur yang menjaga keseimbangan dunia fisik dan spiritual.

Fashion show bukan hanya sebagai perlombaan tetapi sebagai sarana promosi potensi kearifan lokal Muna Barat berupa kain tenun. Beragam model dan warna pakaian yang dikenakan peserta dapat menjadi inspirasi  bagi para pegiat busana. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa saat kerajinan tradisional dikelola secara profesional akan mampu beradaptasi dengan modernitas.

Usai lomba fashion show, dilanjutkan dengan lomba karaoke antar Kepala OPD, Camat, Kepala Bagian lingkup pemerintah Kabupaten Muna Barat. Lomba tarik suara ini berlangsung meriah di Aula Kantor Bupati. Seluruh peserta beradu menampilkan performa terbaik. Lagu utama yang harus dibawakan oleh seluruh peserta adalah tembang asli asal Pulau Muna bertajuk Wuna Nokokasinta karya Wilmar Pater.

Tembang Wuna Nokokasinta mengandung makna dan filosofi hidup yang harus terus dipegang oleh masyarakat Suku Muna. Dalam salah satu liriknya tercantum falsafah hidup yang terus digaungkan dari generasi ke generasi yakni koemo wuto sumanomo liwu. Lirik ini mengandung pesan agar kepentingan bersama harus senantiasa didahulukan daripada kepentingan pribadi.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

TP PKK Muna Barat Ikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Provinsi Sulawesi Tenggara

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID TP PKK Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Gerakan Tanam Cabai serentak pada Rabu (17/7/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi melalui penanaman cabai di pekarangan rumah. Hadir dalam agenda tersebut Ketua TP PKK Sultra, Bupati dan Walikota se-Sulawesi Tenggara, Kepala OPD lingkup Provinsi Sultra, Ketua PKK Provinisi/Kota/Kabupaten, serta pengurus PKK se-Sulawesi Tenggara.

Ketua TP PKK Arinta Andi Sumangerukka melakukan penanaman cabai di Kelurahan Puriraano Kendari, Sulawesi Tenggara. Adapun ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten/Kota mengikuti jalannya kegiatan secara daring melalui zoom dirangkaikan dengan penanaman cabai di wilayah masing-masing.

Ketua PKK Provinsi Sultra Arinta Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan AKU HATINYA PKK merupakan program unggulan Pokja 3 dalam rangka mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah inflasi. Guna mendukung ketahanan pangan, salah satu yang dibutuhkan adalah cabai sebab harganya yang fluktuatif.

“Pemanfaatan pekarangan aku hatinya PKK yang jadi program unggulan Pokja 3 bagian dari PKK secara berjenjang dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah inflasi. Pemanfaatan pekarangan merupakan upaya mengoptimalkan lahan dengan menanam sayur, buah dan toga,” ujar Arinta dalam sambutannya.

Arinta mengingatkan bahwa gerakan ini tidak hanya proses penanaman tetapi akan dipantau hingga masa panen dan pasca panen. Ia meminta agar anggota PKK memantau dan melaporkan perkembangan cabai yang telah ditanam. TP PKK Provinsi akan memilih secara acak kabupaten/kota yang akan dipantau secara langsung.

“Saya mohon dilaporkan hasilnya setiap kabupaten sehingga kegiatan ini bukan seremonial saja. Nanti saat panen dilaporkan supaya kegiatan ini benar-benar memberi manfaat dari hasil panennya. Anggota PKK buat laporan dan akan dinilai siapa yang paling banyak panen,” lanjutnya

Istri Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan penanaman cabai serentak. Keterlibatan aktif masyarakat terutama PKK dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan lingkungan. Ia mengajak kepada semua pihak untuk menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan demi tercapainya halaman teratur, indah, dan nyaman.

“Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Saya sangat berterimakasih dengan sambutan yang luar biasa ini. Mari kita bersama menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan demi tercapainya halaman teratur, indah, dan nyaman,” pungkasnya.

Walikota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi kepada ketua tim dan seluruh pihak yang menggagas serta menyukeskan kegiatan ini. Selaku tuan rumah,  Siska berharap agar kegiatan penanaman cabai tidak berhenti pada seremonial semata tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan pengelolaan pasca panen.

“Dengan inisiasi dari ibu gubernur sangat membantu terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan penanaman cabai selaras dengan arahan Presiden Indonesia untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya

Siska Karina Imran menjelaskan bahwa pemerintah Kota Kendari telah menetapkan 3 lokus pemanfaatan pekarangan yakni Punggolaba Kecamatan Kendari Barat, Kambu Kecamatan Kambu, serta Pondambea Kecamatan Kadia. Guna mendukung pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat, pemerintah memberikan bantuan senilai Rp.20 juta per kelurahan.

Walikota Kendari ini mengungkapkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi tanggungjawab semua pihak. Perubahan besar dimulai dari hal-hal kecil. Dengan penanaman cabai bisa mengurangi anggaran belanja dan menciptakan usaha kecil skala rumah tangga. Siska berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan setiap rumah tangga siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Usai sambutan, Ketua TP PKK Sultra Arinta Andi Sumangerukka didampingi Walikota Kendari Siska Karina Imran menyerahkan bantuan berupa bibit tomat dan mangga, pupuk NPK, handsprayer, dan tempat sampah. Bantuan diserahkan kepada Dasa Wisma Merak, Dasa Wisma Dahlia, Dasa Wisma Nusa Indah, Dasa Wisma Merpati, Dasa Wisma Seruni, dan Dasa Wisma Puncak Hijau.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Ketua KONI Sultra Lantik Pengurus KONI Muna Barat Masa Bakti 2025-2030

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara Alvian Taufan Putra melanti personil KONI Kabupaten Muna Barat pada Senin (14/7/2025). Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Muna Barat, Forkopimda, serta Kepala OPD se-Muna Barat.

Tema yang diusung dalam pelantikan pengurus KONI Muna Barat periode 2025-2030 adalah ‘Sehat Jiwanya Sehat Raganya Wujudkan Prestasi Menuju Liwu Mokesa’. Pelantikan ditandai dengan pembacaan SK Nomor 61 Tahun 2025 oleh Elvis Basri Uno selaku Sekretaris KONI Sultra dan penandatanganan berita acara oleh Ketua KONI Muna Barat Laode Darwin. Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan bendera dari Ketua Umum KONI Provinsi kepada Ketua Umum KONI Mubar.

Dalam sambutannya, Alvian Taufan Putra menyampaikan bahwa pada tahun 2026 KONI Sulawesi Tenggara akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Dua kabupaten telah mengusulkan sebagai tuan rumah yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Bombana. Alvian mengungkapkan bahwa meskipun belum ada edaran resmi, kemungkinan besar Porprov akan dilaksanakan di Kabupaten Bombana.

“Dalam kurun waktu 2025-2026 kami dari KONI Provinsi akan menggelar Porprov pada 2026. Lokasinya kemungkinan besar akan dilaksanakan di Bombana. Tiga tahun lalu di Buton dan Bau-Bau. Belum ada edaran resmi. Untuk calon tuan rumah ada 2 yakni Konawe dan Bombana tapi kemungkinan besar di Bombana,” ujarnya.

Alvian berharap agar bupati selaku Ketua KONI Muna Barat segera menggelar rapat bersama pengurus yang telah dilantik guna mempersiapkan Porprov. Putra mantan Gubernur Ali Mazi ini mengingatkan tentang potensi besar Muna Barat dalam cabang olahraga dayung.

“Besar harapan saya Pak Bupati bisa segera rapat bersama pengurus untuk persiapan Porprov. Di Kabupaten Muna Barat ada satu cabor yang bisa menghasilkan sebanyak mungkin emas yaitu dayung. Dari Mubar ada Pak Sovyan selaku pelatih yang dapat medali di PON Aceh tahun lalu,” tambahnya.

Ketua Umum KONI Sultra ini juga menyinggung soal anggaran yang harus diporsikan untuk menunjang prestasi. Alvian mengungkapkan bahwa perolehan prestasi harus ditunjang dengan keberadaan sarana latihan memdai serta asupan bergizi. KONI Mubar juga diharapkan memiliki target dan bisa fokus pada cabang olahraga unggulan untuk mendapatkan medali emas.

“Soal Porprov ini kembali lagi ke anggaran. Kita realistis saja, prestasi ditunjang dengan anggaran. Kalau anggaran misalnya 500 juta sebagaimana rata-rata anggaran dari kabupaten lain, Muna Barat bisa berprestasi. Fokuskan di satu cabor yang bisa dapat emas. Kalau saya lihat, Muna Barat ada potensi masuk dalam 5 besar,” pungkasnya.

Ketua KONI Muna Barat Laode Darwin mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Sultra yang telah hadir secara langsung di Muna Barat. Hal ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memaksimalkan prestasi Kabupaten Muna Barat. Sosok yang akrab disapa DW ini  akan mengupayakan agar Muna Barat mampu masuk 3 besar pada pergelaran Porprov mendatang.

“Saya ucapkan terima kasih pada Ketua KONI yang hadir langusung melantik. Semoga jadi awal untuk memaksimalkan prestasi Kabupaten Muna Barat. Insya Allah di Porprov nanti, kalau Ketua KONI Sultra berharap di 5 besar, insya allah saya usahakan masuk 3 besar. Masih ada waktu 1 tahun mencari bibit atlet berkoordinasi dengan para Ketua Cabor dan memaksimalkan anggaran yang ada,” paparnya.

Laode Darwin mengakui bahwa fasilitas masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, orang nomor satu di Muna Barat ini memerintahkan kepada pengurus agar mencari tempat yang lebih bagus untuk KONI Muna Barat. Sebagai bupati, Laode Darwin berkomitmen untuk memaksimalkan fasilitas olahraga sebagai sarana latihan para atlet.

Diakhir sambutannya, Laode Darwin menyampaikan rencana penyelenggaraan kejuaran olahraga yang akan dimulai pada 20 Juli mendatang, “Tanggal 20 ada kejuaraan Bola Voli antar kecamatan. Pembukaan akan dilaksanakn setelah jalan santai. Berikutnya juga ada kejuaraan Bola Kaki. Ini untuk mencari bibit sebagai persiapan Porprov 2026.”

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Lokasi Usulan IJD Dan Sekolah Rakyat Di Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat pada Minggu (13/7/2025). Dody Hanggodo didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ridwan Bae serta Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka tiba di Bandara Sugimanuru sekitar pukul 14.00 WITA. Kedatangan rombongan Menteri PU disambut oleh tiga bupati yakni Bupati Muna Barat Laode Darwin, Bupati Muna Bachrun Labuta, serta Bupati Buton Tengah Dr. Azhari.

Kunjungan Menteri PU di Muna Barat berfokus pada peninjauan usulan Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Sekolah Rakyat. Sebanyak enam ruas jalan diusulkan oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat pada tahun 2025 diantaranya Jalan Matarawa-Kusambi, Jalan Guali-Kusambi, Jalan Abadi Jaya-Pajala, Jalan Lasosodo-Marobea, Jalan Kusambi-Masara, serta  Jalan Kombikuno-Latawe. Total output yang diusulkan sepanjang 27 km dengan kebutuhan dana Rp84, 483 miliar.

Di hadapan Menteri PU, Bupati Muna Barat Laode Darwin juga menjabarkan usulan rehabilitasi Daerah Irigasi Katangana di Kecamatan Tiworo Selatan. Daerah irigasi dengan luas total 300 Ha ini menjadi sumber pengairan bagi 3 desa yakni Desa Katangana, Desa Parura Jaya, dan Desa Abadi Jaya. Kerusakan beberapa bagian bendungan mengakibatkan banyaknya lahan persawahan yang tidak aktif disebabkan kurangnya distribusi air.

Selanjutnya, Menteri Dody Hanggodo meninjau lahan yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat di Muna Barat. Lokasi usulan terletak di Desa Maperaha  Kecamatan Sawerigadi dengan total luas lahan sekitar 6,6 Ha. Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU menanyakan beberapa hal seperti perizinan, kesiapan pemerintah setempat seperti RT/RW, juga ketersediaan jaringan internet.

Bupati Muna Barat Laode Darwin menyampaikan bahwa kunjungan Menteri PUPR menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi infrastruktur di Muna Barat. “Kami bersyukur atas perhatian langsung pemerintah pusat. Semua usulan ini merupakan prioritas strategis yang sangat berdampak terhadap konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap dukungan Kementerian PUPR bisa segera terealisasi,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Muna Barat telah menyiapkan seluruh dokumen teknis dan komitmen anggaran pendamping daerah sesuai kebutuhan. “Insya Allah semua aspek pendukung termasuk lahan, legalitas, dan teknis lapangan telah kami siapkan secara serius,” tutupnya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Menteri PUPR Dijadwalkan Kunjungi Muna Barat, Pemda Lakukan Sejumlah Persiapan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat pada Minggu, 13 Juli 2025. Dalam rangka menyambut kedatangan menteri bersama rombongan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat telah melakukan berbagai persiapan intensif.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, telah menerbitkan Surat Keputusan Panitia Pelaksana Kunjungan Kerja Menteri PUPR yang mengatur pembagian tugas dan tanggung jawab kepada seluruh OPD terkait. Penjemputan akan dilakukan di Bandar Udara Sugimanuru, Kecamatan Kusambi, dengan koordinator Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ditunjuk sebagai ketua Penanggungjawab penjemputan, sedangkan Kepala Dinas Perhubungan sebagai wakil ketua.

Setelah penjemputan, Menteri PUPR bersama rombongan dijadwalkan mengunjungi Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi. Selanjutnya, rombongan akan meninjau langsung lokasi pembangunan bendungan dan saluran irigasi Katangana di Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan dan rigasi katangana dan Rencana Jalan proyek Impres jalan Daerah (IJD) ruas jalan Abadi Jaya-pajala sepanjang 4,8 Km. Peninjauan kedua lokasi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Bupati Laode Darwin ke Kantor Kementerian PU di Jakarta pada bulan Mei silam. Kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang di Rumah Jabatan Bupati Muna Barat. Kemudian ke SOR Bypass Raha yang dilanjutkan ke Tampo meninjau lokasi pekerjaan tangguk abrassi dan kemudian kembali ke bandara Sugimanuru untuk bertolak kembali ke Kendari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muna Barat, Al Rahman, menjelaskan bahwa seluruh perangkat daerah telah diberikan tugas yang spesifik dan terstruktur. “Persiapan kunjungan ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Pembagian tugas telah tertuang dalam SK Kepanitiaan. Rangkaian kegiatan meliputi penjemputan di bandara, kunjungan ke Desa Maperaha, dan peninjauan lokasi strategis di Tiworo Selatan. Semua disiapkan dengan matang untuk memastikan kunjungan berjalan lancar dan memberi kesan positif,” ujar Al Rahman.

Ia juga menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan buah dari kerja keras dan pendekatan langsung Pemerintah Daerah ke pemerintah pusat. “Pak Bupati telah melakukan berbagai upaya untuk memperjuangkan pembangunan strategis di Muna Barat. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret menuju percepatan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk di bidang pendidikan dan pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Unding, mengungkapkan bahwa pembangunan irigasi Katangana merupakan prioritas yang telah lama diperjuangkan. “Infrastruktur irigasi ini menjadi bagian penting dari peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat Muna Barat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat. Rencana teknis sudah kami siapkan, dan kami harap proyek ini segera terealisasi melalui pendanaan Inpres,” ujar Unding.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 1416 Muna Di Aula Galampano

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komando Distrik Militer (Kodim) 1416 Muna menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim dari Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp kepada Letkol Inf Salman Habibu. Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung Galampano Kantolalo Raha pada Senin (7/1/2025). Acara pisah sambut ini digelar usai serah terima jabatan yang dilaksanakan oleh Komando Resor Militer (Korem) 143/Halu Oleo di Aula Tamalaki Makorem 143/HO sepekan sebelumnya.

Letkol Inf Salman Habibu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Divisi Teritorial 3 Kostrad Makassar resmi menggantikan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp yang telah menjabat sebagai Komandan Kodim 1416 Muna sejak tahun 2022. Letkol Inf Gilles kini mendapatkan tugas baru sebagai Kepala Bagian Cyber dan Sandi di Kodam XIV Hasanuddin. Dalam acara pisah sambut tersebut, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu di Pulau Muna. Ia juga menceritakan perjalanan karirnya selama bertugas di Pulau Muna, yang telah berlangsung selama hampir tiga tahun.

“Perjalanan karir saya di Pulau Muna, dimulai pada 30 Juni 2022, dan hari ini saya dilepas dengan penuh kehangatan. Tugas saya di sini akan berakhir pada 30 Juni 2025, sesuai dengan masa jabatan yang telah ditentukan. Selama waktu tersebut, saya banyak belajar dan mendapatkan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat di Muna dan Muna Barat,” ujar Letkol Inf Gilles dengan penuh rasa haru.

Alumni Akmil tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna dan Muna Barat atas sambutan hangat yang diberikan selama masa tugasnya, serta kepada pemerintah daerah yang telah bekerja sama dengan baik dalam mendukung pembangunan di wilayah ini.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Muna dan Muna Barat, saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan. Kami sangat menghargai kerja sama yang telah terjalin, baik dalam mendukung pembangunan material maupun non-material. Kolaborasi kita sangat berarti dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Pulau Muna,” tambahnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang hadir dalam acara tersebut, juga memberikan sambutan hangat dan apresiasi terhadap kepemimpinan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp. Bupati La Ode Darwin menyampaikan rasa terima kasih kepada Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan di Muna Barat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Letkol Inf Gilles atas segala pengabdian dan kerja kerasnya dalam mendukung pemerintah daerah. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan. Semoga pengganti beliau, Letkol Inf Salman Habibu, dapat melanjutkan tugas ini dengan baik dan tetap menjaga kolaborasi yang telah terbina,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Tak ketinggalan, Bupati Muna, Bahrun Labuta, juga menyampaikan sambutan yang penuh penghargaan. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kerjasama yang telah terjalin antara Kodim 1416 Muna dan pemerintah daerah, serta berharap hubungan tersebut terus berkembang demi kemajuan wilayah Muna dan Muna Barat.

“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu. Semoga kehadiran beliau membawa energi baru dan semangat yang lebih besar untuk kemajuan daerah ini,” kata Bupati Muna, Bahrun Labuta.

Letkol Inf Salman Habibu dalam sambutannya juga mengungkapkan harapannya agar mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam menjalankan tugas barunya. “Saya mohon bantuan dan dukungannya kepada semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, agar kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah ini. Tanpa dukungan kalian, tugas kami sebagai pengabdi bangsa akan lebih berat,” ujar Letkol Inf Salman.

Dengan acara ini, diharapkan dapat terus terjalin kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Muna dan Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Polres Muna Gelar Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Wamelai, Bupati Muna Barat Jadi Inspektur

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Hari lahir Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diperingati setiap tanggal 1 Juli. Peringatan ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946. HUT Bhayangkara ke-79 mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”.  Logo HUT Bhayangkara 2025 didominasi oleh warna merah dan putih yang melambangkan nasionalisme dan keberanian.

Polres Muna yang membawahi wilayah hukum Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat memperingati HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa. Bertindak sebagai Inspektur upacara, Bupati Muna Barat La Ode Darwin memimpin jalannya upacara dengan khidmat. Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Muna, Wakil Bupati Muna dan Muna Barat, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, staf ahli, kepala OPD, serta seluruh personel Polri dari jajaran Polres Muna.

Dalam pelaksanaan upacara, personil Polri mengucapkan Tribrata yakni 3 sumpah yang menjadi kompas dalam menjalankan tugas sebagai anggota Bhayangkara. Upacara juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada terhadap anggota Polres Muna berprestasi, satpam terbaik, serta masyarakat yang membantu tugas Polri. Selanjutnya, lantunan Andhika Bhayangkari dan hymne Polri mengalun di Lapangan Wamelai Kecamatan Lawa.

Sambutan Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dwi Irianto  dibacakan oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin selaku komandan upacara. Laode Darwin menyatakan bahwa tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ bukan sekedar slogan semata tetapi hendaknya menjadi panduan moral dan operasional dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. 

Laode Darwin mengungkapkkan bahwa kondsi Kamtibmas di wilayah Sulawesi Tenggara secara umum relatif kondusif. Namun, peningkatan investasi di sektor industri dan pertambangan, serta dinamika sosial yang tinggi menjadi tantangan tersendiri yang harus dikelola secara bijaksana dan responsif.

Bupati Muna Barat menghimbau agar pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, TNI, stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi menghadapi berbagai tantangan keamanan sebab anggota Polri tidak dapat bekerja sendiri. Semangat gotong royong dan kolaborasi harsu terus dipelihara dalam setiap lini tugas dan pelayanan.

Laode Darwin menyampaikan pesan Kapolda Sulawesi Tenggara agar diusia ke-79 ini, anggota Polri terus berbenah dan menigkatkan profesionalisme. Setiap anggota Polri dari tingkat Polda hingga Babinkamtibmas harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, merespon cepat keluhan masyarakat, serta bersikap adil dalam setiap proses penegakan hukum.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Forkopimda Muna dan Muna Barat. Penghargaan diterima oleh Bupati Muna, Bupati Muna Barat, Ketua DPRD Muna dan Muna Barat, Dandim 1416 Muna, Kepala Kejaksaan Negeri Muna, Ketua Pengadilan Negeri Raha, Ketua Pengadilan Agama Raha, serta Kepala BNNK Muna.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

BASARNAS Kendari Gelar Workshop Pemberdayaan Masyarakat Dibidang Pencarian dan Pertolongan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Workshop Pemberdayaan Masyarakat Dibidang Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Selasa (17 /6/2025). Kegiatan dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala BASARNAS Kendari, Perwakilan Forkopimda, serta perwakilan dari Komisi 5 DPR RI. Berdasarkan laporan Ketua Panitia Asmar, kegiatan ini diikuti oleh 94 peserta dan 21 panitia dari BASARNAS Kelas A Kendari.

Dalam sambutannya, Kepala Basarnas Kelas A Amiruddin AS mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muna Barat atas terselenggaranya Workshop Pemberdayaan Masyarakat Dibidang Pencarian dan Pertolongan. Amiruddin juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari anggota Komisi V DPR RI Ridwan Bae. Workshop yang diselenggarakan di Muna Barat merupakan angkatan ke-5 setelah angkatan ke-4 di Kabupaten Muna.

“Saya atas nama pribadi dan kepala kantor, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muna Barat sehingga workshop ini bisa terlaksana. Ini juga berkat dukungan dari anggota komisi V DPR RI Ridwan Bae yang sangat memperhatikan wilayah Sulawesi Tenggara pada umumnya dan Muna serta Muna Barat pada khususnya,” ungkapnya.

Kepala BASARNAS Amiruddin mengingatkan bahwa pencarian dan pertolongan bukanlah tanggungjawab lembaga yang dipimpinnya semata. Ia berharap dengan adanya pemberdayaan masyarakat yang diikuti oleh 98 peserta dapat membantu BASARNAS dalam melaksanakan tugas terlebih dengan kondisi Muna Barat yang belum memiliki Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

“Pencarian dan pertolongan bukan tanggung jawab BASARNAS saja tetapi semua unsur yang menyangkut keselamatan manusia. Di Muna Barat BASARNAS belum ada, dengan adanya pemberdayaan masyarakat, 98 peserta bisa membantu kami dalam melaksanakan tugas. Selamat melaksanakan kegiatan, utamakan keselamatan. AVIGNAM JAGAT SAMAGRAM. Selamatlah seluruh semesta,” pungkasnya.

Selanjutnya, Bupati Muna Barat Laode Darwin menyampaikan sambutan sekaligus membuka jalannya workshop. Laode Darwin berharap agar workshop pencarian dan pertolongan dapat menghasilkan kekuatan yang terintegrasi secara masif. Sosok yang akrab disapa DW ini mampu memberikan edukasi

“Saya harapkan dengan workshop ini dapat menghasilkan kekuatan pencarian dan pertolongan yang terintegrasi secara masif sehingga pelayanan SAR bisa cepat dan optimal. Mudah-mudahan workshop ini bisa menjadi awal mula masyarakat mengetahui kehadiran Basarnas dan perannya dalam persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Laode Darwin menjelaskan bahwa wilayah Muna Barat terdiri dari daratan dan kepulauan. Wilayah kepulauan di Selat Tiworo terlebih di musim barat menghadapi cuaca ekstrim. Sehingga, Bupati berharap kehadiran BASARNAS dalam kegiatan ini untuk melakukan langkah-langkah edukasi dan antisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.

“Kita di Muna Barat terdiri dari daratan dan 36 pulau. 12 pulau berpenghuni. Setiap ada persoalan pencarian dan pertolongan bisa ada kolaborasi antara SAR, POLRI, TNI, dan Pemkab Muna Barat. Sehingga pertolongan dan pencarian dengan cepat,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati membuka kegiatan secara resmi dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Kepala BASARNAS kepada Pemda Kabupaten Muna Barat.

“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Workshop Pencarian dan Pertolongan di Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara saya buka dengan resmi,” tutupnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Laode Darwin Sekaligus Lepas Kontingen STQH Dan Program Magang

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat memperingati Hari Kesadaran Nasional dengan menggelar apel gabungan di Lapangan Kantor Bupati Muna Barat, Selasa (17/6/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, didampingi Wakil Bupati Ali Basa dan diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran ASN, serta Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Muna Barat.

Pelaksanaan apel dirangkaikan dengan pelepasan kontingen STQH Muna Barat yang akan berkompetisi pada tingkat provinsi. Perwakilan dari 40 kafilah yang diberangkatkan menerima bendera STQH sebagai simbol pelepasan dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Bupati berharap, Muna Barat bisa menjadi juara di tingkat provinsi.

Apel juga dirangkaikan dengan pelepasan program magang ke Jepang yang ditandai dengan penyerahan kontrak kerja dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Laus. Didaulat menjadi perwakilan masyarakat asal Desa Umba atas nama Jumadil. Bupati mengungkapkan bahwa kedepan, program ini akan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah agar semakin banyak masyarakat Muna Barat yang mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri.

“Tadi kita melepaskan masyarakat Muna Barat dari LPK Laus yg bertempat di Desa Lahaji. Masyarakat dari Desa Umba tadi terpilih sebagai pekerja magang di Jepang. Insyaallah mudah-mudahan kedepan akan dapat perhatian penuh dari Pemkab Muna Barat agar masyarakat kita bisa mendapatkan lapangan pekerjaan di luar negeri dan bisa jadi kebanggaan bagi Muna Barat.” ujarnya

Selanjutnya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menjalankan instruksi terkait disiplin tempat tinggal. Disiplin tempat tinggal ditekankan agar dalam menjalankan tugas bisa lebih fokus dan tidak terburu-buru saat akan hadir di kantor.

Laode Darwin juga kembali mengingatkan kepada seluruh ASN agar memaksimalkan kinerja terutama dalam hal-hal prioritas. Semua unsur dihimbau untuk bekerjasama agar tercapai keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.

“Mari maksimalkan kinerja untuk sama-sama memikirkan apa yang menjadi prioritas kita. Saya himbau kepada kita semua terutama ujung tombak, para kepala desa yang membantu tugas-tugas pemerintahan agar komunikasi dan hubungan kerjasama terus dimaksimalkan,” pungkasnya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

TP Posyandu Muna Barat Ikuti Sosialisasi Implementasi Posyandu Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Posyandu

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID 12 Ketua TP Posyandu Provinsi asal Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku mengikuti Sosialisasi Implementasi Posyandu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Sosialisasi juga diikuti oleh ketua dan pengurus TP Posyandu dari 141 Kabupaten/Kota.

Peserta mengikuti sosialisasi secara daring melalu aplikasi zoom pada Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini bertujuan menyatukan persepsi dan pemahaman tentang transformasi Posyandu dengan pelayanan 6 Bidang SPM pasca diundangkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu serta Penguatan Pembinaan Posyandu secara berjenjang pada setiap level tingkatan.

Wakil Ketua TP Posyandu Muna Barat Kadiani Ali Basa bersama sejumlah pengurus dan perwakilan OPD yang berkaitan dengan 6 bidang SPM (Standar Pelayanan Minimal) menyimak jalannya sosialisasi dari Ruang Rapat Dinas Kominfo Muna Barat. Materi pertama yang disampaikan bertajuk Urgensi Kebijakan Posyandu dalam Pelayanan 6 Bidang SPM berdasarkan Pertauran Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Materi dibuka dengan penjelasan tentang dasar hukum pelaksanaan Posyandu. Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa pasal 19 huruf b dinyatakan bahwa salah satu kewenangan desa adalah kewenangan lokal berskala desa. Kewenangan ini mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat desa termasuk didalamnya Pos Pelayan Terpadu (Posyandu).

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 menandai transformasi posyandu yang sebelumnya hanya sebatas Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) menjadi mitra pemerintah desa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan kemasyarakatan. Kegiatan Posyandu tidak lagi hanya sebagai obyek melainkan subyek pembangunan di desa.

Peran Posyandu  dalam pemerintahan semakin dikuatkan dengan terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 dimana Posyandu memberikan pelayanan 6 bidang SPM meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan trantibum linmas. Pelayanan ini dalam rangka mendukung tercapainya tujuan bernegara berdasarkan Pembukaan UUD 1945 yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berdasarkan data Prodeskel Kemendagri pada Mei 2025, jumlah Posyandu di seluruh Indonesia sebanyak 206.283 dengan jumlah kader 1.378.937. Sebagian besar kader posyandu terkonsentrasi di Pulau Jawa, Bali, NTT (73%). Di Pulau Sumatera terdapat sebanyak 14,92 %, sedangkan Kalimantan dan Sulawesi memiliki 11,08% kader posyandu. Adapun Maluku dan Papua masih perlu optimalisasi dimana jumlah kader hanya sebesar 0,99% dari total kader.

Berdasarkan penjabaran tersebut, pengurus pusat TP Posyandu mengeluarkan rekomendasi dan tindak lanjut yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah provinsi maupun daerah. Adapun 5 rekomendasi tersebut yakni :

  1. Pembentukan Kepengurusan Tim Pembina Posyandu di tiap jenjang ditindaklanjuti dengan intens melalui pembinaan kepada pengurus dan kader untuk merencanakan program/kegiatan/subkegiatan, sehingga dapat menjawab permasalahan riil di masyarakat melalui pelayanan 6 bidang SPM
  2. Desa dan Kelurahan sebagai institusi yang paling dekat dengan Posyandu, memberikan dukungan dan memastikan pelayanan 6 bidang SPM di Posyandu serta melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Posyandu
  3. DPMD mengoordinasikan dan memfasilitasi Desa/Kelurahan dalam menindaklanjuti Surat dari Ditjen Bina Pemdes terkait penataan lembaga Posyandu dan registrasi Posyandu. Hal ini penting mengingat sampai saat ini, berdasarkan rekapitulasi baru telah terdata 1.599 Desa/Kelurahan yang telah membentuk TP Posyandu Desa/Kelurahan dan 3.074 Posyandu yang telah di tetapkan SK Kepengurusannya
  4. Bappeda membantu dalam perencanaan program/kegiatan/subkegiatan, serta memastikan rencana program/kegiatan/subkegiatan Posyandu ke dalam dokumen perencanaan daerah (RPJMD, RKPD)
  5. BPKAD membantu dan memastika perencanaan anggaran Posyandu di akomodasi dalam APBD

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)