Bupati Muna Barat Jadi Pembicara Forum PLN Sulserabar, Prioritaskan Elektrifikasi Kepulauan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat La Ode darwin, tampil sebagai pembicara dalam Forum Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang digelar oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulserabar, Senin (25/8) di Hotel Claro, Kendari. Kehadirannya diapresiasi karena dinilai mampu dalam merumuskan kebijakan elektrifikasi guna menuntaskan permasalahan kelistrikan di wilayah kepulauan Muna Barat.

Forum yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara, seluruh bupati dan wali kota se-Sultra ini bertujuan mendorong percepatan pembangunan kelistrikan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam paparannya, Bupati Laode Darwin menegaskan bahwa elektrifikasi wilayah kepulauan menjadi prioritas utama pembangunan Muna Barat ke depan. Misi ini sudah terangkum dalam RPJMD Muna Barat, terutama terkait penyediaan listrik dan air bersih bagi pulau-pulau kecil.

“Bagi kami, listrik bukan sekadar energi, tetapi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, penunjang sektor pendidikan dan kesehatan, serta membuka jalan bagi kemajuan desa dan wilayah terpencil,” ujar Darwin.

Ia menyebutkan bahwa 11 desa di kepulauan Muna Barat masih belum teraliri listrik. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan 4 desa—Bero, Gala, Mandike, dan Santigi—mulai menikmati listrik. Bersama UP2K Sultra, pada bulan Juni lalu, pihaknya telah turun melakukan survei lapangan. Sementara 7 desa lainnya ditargetkan selesai teraliri listrik paling lambat tahun 2027.

“Jadi kami sudah turun duluan. Kami jemput bola cepat,” tutup Darwin, disambut tepuk tangan para bupati dan General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sulserabar.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam memastikan akses listrik merata hingga pelosok kepulauan, sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Terintegrasi Bersama KPK di Kendari

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menghadiri Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di Aula Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Kamis (31/7/2025).

Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, dan admin Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) masing-masing kabupaten/kota. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nasional dalam mendorong praktik pemerintahan yang bersih dan transparan di seluruh daerah.

Rakor dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang menekankan bahwa korupsi merupakan penghianatan terhadap amanat rakyat, penghancur masa depan generasi, serta hambatan utama pembangunan baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Kita semua menyadari bahwa korupsi merampas hak-hak dasar masyarakat sehingga merusak tata kelola pemerintahan. Pencegahan korupsi lebih utama. Kita harus bisa membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi dan memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta integritas institusi birokrasi,” tegas Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur memaparkan empat langkah konkret yang telah dan akan dilakukan Pemprov Sultra, yaitu:

  1. Penguatan sistem pengawasan internal melalui peran aktif Inspektorat serta penerapan sistem pelaporan penyimpangan;

  2. Digitalisasi pelayanan publik, termasuk pengelolaan keuangan daerah dan pengadaan barang/jasa untuk memastikan transparansi;

  3. Peningkatan transparansi pengelolaan aset strategis seperti pertambangan, kehutanan, dan perikanan;

  4. Pembinaan berkala kepada ASN dan kepala daerah terkait etika pemerintahan dan penguatan integritas.

Pemateri utama sekaligus pemimpin sesi diskusi dalam rakor ini adalah Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Agung Yudha Wibowo. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa integritas bukan hanya dimulai dari regulasi, tetapi dari komitmen para pemimpin daerah untuk tidak sekadar patuh aturan, melainkan memberi keteladanan.

Setelah sesi pemaparan dan diskusi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh kepala daerah dan DPRD, yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Sultra, La Ode Amin. Komitmen ini berisi delapan poin utama:

  1. Menolak gratifikasi, suap, pemerasan, dan seluruh bentuk tindak pidana korupsi;

  2. Mendukung proses penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi;

  3. Melaksanakan upaya pencegahan korupsi dengan berpedoman pada MCSP;

  4. Menyusun dan melaksanakan APBD tepat waktu sesuai regulasi;

  5. Melibatkan masukan masyarakat dalam perencanaan APBD secara transparan;

  6. Mengutamakan skala prioritas dalam APBD berdasarkan RPJMD dan kemampuan anggaran;

  7. Tidak melakukan intervensi terhadap proses pengadaan barang dan jasa serta hibah dan bansos;

  8. Memperkuat fungsi pengawasan oleh DPRD dan APIP.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam pernyataannya menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud kolaborasi pusat dan daerah untuk membangun pemerintahan yang bersih. Ia menegaskan bahwa komitmen Muna Barat sejalan dengan visi misi daerah, yaitu memantapkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, profesional, dengan tetap mengedepankan prinsip good governance dan clean government.

“Kami percaya bahwa tata kelola yang baik akan melahirkan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu, kami terus mendorong digitalisasi layanan, penguatan sistem pengawasan internal, dan pembinaan integritas bagi seluruh jajaran ASN kami. Pencegahan korupsi bukan sekadar kewajiban, tapi komitmen moral bagi seluruh penyelenggara negara,” tegas Bupati.

Rakor ini diakhiri dengan foto bersama dan harapan besar bahwa Sulawesi Tenggara, termasuk Muna Barat, mampu menjadi contoh dalam penerapan prinsip pemerintahan bersih yang berbasis data, transparansi, dan integritas.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Menteri PUPR Dijadwalkan Kunjungi Muna Barat, Pemda Lakukan Sejumlah Persiapan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat pada Minggu, 13 Juli 2025. Dalam rangka menyambut kedatangan menteri bersama rombongan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat telah melakukan berbagai persiapan intensif.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, telah menerbitkan Surat Keputusan Panitia Pelaksana Kunjungan Kerja Menteri PUPR yang mengatur pembagian tugas dan tanggung jawab kepada seluruh OPD terkait. Penjemputan akan dilakukan di Bandar Udara Sugimanuru, Kecamatan Kusambi, dengan koordinator Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ditunjuk sebagai ketua Penanggungjawab penjemputan, sedangkan Kepala Dinas Perhubungan sebagai wakil ketua.

Setelah penjemputan, Menteri PUPR bersama rombongan dijadwalkan mengunjungi Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi. Selanjutnya, rombongan akan meninjau langsung lokasi pembangunan bendungan dan saluran irigasi Katangana di Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan dan rigasi katangana dan Rencana Jalan proyek Impres jalan Daerah (IJD) ruas jalan Abadi Jaya-pajala sepanjang 4,8 Km. Peninjauan kedua lokasi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Bupati Laode Darwin ke Kantor Kementerian PU di Jakarta pada bulan Mei silam. Kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang di Rumah Jabatan Bupati Muna Barat. Kemudian ke SOR Bypass Raha yang dilanjutkan ke Tampo meninjau lokasi pekerjaan tangguk abrassi dan kemudian kembali ke bandara Sugimanuru untuk bertolak kembali ke Kendari.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muna Barat, Al Rahman, menjelaskan bahwa seluruh perangkat daerah telah diberikan tugas yang spesifik dan terstruktur. “Persiapan kunjungan ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Pembagian tugas telah tertuang dalam SK Kepanitiaan. Rangkaian kegiatan meliputi penjemputan di bandara, kunjungan ke Desa Maperaha, dan peninjauan lokasi strategis di Tiworo Selatan. Semua disiapkan dengan matang untuk memastikan kunjungan berjalan lancar dan memberi kesan positif,” ujar Al Rahman.

Ia juga menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan buah dari kerja keras dan pendekatan langsung Pemerintah Daerah ke pemerintah pusat. “Pak Bupati telah melakukan berbagai upaya untuk memperjuangkan pembangunan strategis di Muna Barat. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret menuju percepatan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk di bidang pendidikan dan pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Unding, mengungkapkan bahwa pembangunan irigasi Katangana merupakan prioritas yang telah lama diperjuangkan. “Infrastruktur irigasi ini menjadi bagian penting dari peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat Muna Barat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat. Rencana teknis sudah kami siapkan, dan kami harap proyek ini segera terealisasi melalui pendanaan Inpres,” ujar Unding.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 1416 Muna Di Aula Galampano

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komando Distrik Militer (Kodim) 1416 Muna menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim dari Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp kepada Letkol Inf Salman Habibu. Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung Galampano Kantolalo Raha pada Senin (7/1/2025). Acara pisah sambut ini digelar usai serah terima jabatan yang dilaksanakan oleh Komando Resor Militer (Korem) 143/Halu Oleo di Aula Tamalaki Makorem 143/HO sepekan sebelumnya.

Letkol Inf Salman Habibu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Divisi Teritorial 3 Kostrad Makassar resmi menggantikan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp yang telah menjabat sebagai Komandan Kodim 1416 Muna sejak tahun 2022. Letkol Inf Gilles kini mendapatkan tugas baru sebagai Kepala Bagian Cyber dan Sandi di Kodam XIV Hasanuddin. Dalam acara pisah sambut tersebut, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu di Pulau Muna. Ia juga menceritakan perjalanan karirnya selama bertugas di Pulau Muna, yang telah berlangsung selama hampir tiga tahun.

“Perjalanan karir saya di Pulau Muna, dimulai pada 30 Juni 2022, dan hari ini saya dilepas dengan penuh kehangatan. Tugas saya di sini akan berakhir pada 30 Juni 2025, sesuai dengan masa jabatan yang telah ditentukan. Selama waktu tersebut, saya banyak belajar dan mendapatkan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat di Muna dan Muna Barat,” ujar Letkol Inf Gilles dengan penuh rasa haru.

Alumni Akmil tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna dan Muna Barat atas sambutan hangat yang diberikan selama masa tugasnya, serta kepada pemerintah daerah yang telah bekerja sama dengan baik dalam mendukung pembangunan di wilayah ini.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Muna dan Muna Barat, saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan. Kami sangat menghargai kerja sama yang telah terjalin, baik dalam mendukung pembangunan material maupun non-material. Kolaborasi kita sangat berarti dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Pulau Muna,” tambahnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang hadir dalam acara tersebut, juga memberikan sambutan hangat dan apresiasi terhadap kepemimpinan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp. Bupati La Ode Darwin menyampaikan rasa terima kasih kepada Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan di Muna Barat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Letkol Inf Gilles atas segala pengabdian dan kerja kerasnya dalam mendukung pemerintah daerah. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan. Semoga pengganti beliau, Letkol Inf Salman Habibu, dapat melanjutkan tugas ini dengan baik dan tetap menjaga kolaborasi yang telah terbina,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Tak ketinggalan, Bupati Muna, Bahrun Labuta, juga menyampaikan sambutan yang penuh penghargaan. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kerjasama yang telah terjalin antara Kodim 1416 Muna dan pemerintah daerah, serta berharap hubungan tersebut terus berkembang demi kemajuan wilayah Muna dan Muna Barat.

“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu. Semoga kehadiran beliau membawa energi baru dan semangat yang lebih besar untuk kemajuan daerah ini,” kata Bupati Muna, Bahrun Labuta.

Letkol Inf Salman Habibu dalam sambutannya juga mengungkapkan harapannya agar mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam menjalankan tugas barunya. “Saya mohon bantuan dan dukungannya kepada semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, agar kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah ini. Tanpa dukungan kalian, tugas kami sebagai pengabdi bangsa akan lebih berat,” ujar Letkol Inf Salman.

Dengan acara ini, diharapkan dapat terus terjalin kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Muna dan Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Launching Penanaman Padi Serentak 866 Hektar dan Serahkan Bantuan Benih dan Alsintan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian petani daerah. Pada Selasa, 3 Juni 2025, Bupati Muna Barat La Ode Darwin secara resmi meluncurkan program penanaman padi serentak seluas 866 hektar, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih padi sebanyak 39 ton dari Pemda Muna Barat, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara, Jaelani.

Acara yang digelar di salah satu sentra pertanian Muna Barat ini turut dihadiri oleh para petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Kehadiran Jaelani sebagai mitra strategis Pemda turut menandai sinergi pusat dan daerah dalam pembangunan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan target swasembada beras Muna Barat pada tahun 2026.

“Bantuan benih padi hari ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani. Jika kebutuhan benih masih kurang, Pemda siap menambah. Benih yang dibagikan hari ini adalah benih label ungu yang bisa ditanam kembali hingga tiga kali panen,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemda Muna Barat akan memberikan perhatian penuh terhadap sektor pertanian, termasuk melalui penyediaan 10 unit traktor roda empat (jonder), alat pengering padi dan jagung, perbaikan irigasi, dan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani.

“Harapan kita, dalam lima tahun ke depan, Muna Barat bisa menjadi Liwu Mokesa – kampung yang keren  dengan petani-petani berdasi, ungkap La Ode Darwin penuh semangat.

Selain itu, Pemda juga telah menganggarkan bantuan untuk sektor peternakan berupa ternak sapi, ayam petelur dan ayam potong, serta sektor perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Jaelani, anggota DPR RI yang turut hadir, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah yang diambil Bupati Muna Barat.

“Saya sangat mengapresiasi kebijakan Bupati La Ode Darwin. Ini bukti nyata komitmen untuk memberi dampak positif bagi masyarakat Muna Barat. Ke depan kami akan terus memaksimalkan bantuan-bantuan lainnya,” ujar Jaelani.

Pada kesempatan itu, Jaelani juga menyerahkan sejumlah bantuan alsintan, meliputi: 1 unit konser, 1 unit traktor roda empat, 5 unit hand traktor, 18 unit pompa air, dan 60 unit hand sprayer. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Muna Barat.

Acara juga dirangkaikan dengan diskusi terbuka antara Bupati, petani, dan para PPL, untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan. Salah satu petani dari Desa Lawada, Maryoko, mengaku sangat mengapresiasi langkah Bupati karena selama ini bantuan benih padi selalu berasal dari pemerintah pusat, dan baru kali ini diberikan langsung oleh Pemda Muna Barat.

“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan benih dari Pemda, biasanya hanya dari APBN. Tentu kami sangat bersyukur,” tuturnya.

Dengan peluncuran program ini, Muna Barat kembali menegaskan langkah strategisnya dalam membangun desa melalui pertanian sebagai pilar utama, menuju Muna Barat yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Raih WTP Ke-9, Bupati Muna Barat Janji Perbaiki Tata Kelola Keuangan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali mencetak preastasi luar biasa dalam pengelolaan keuangan daerah. Laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muna Barat tahun anggaran 2024 dinyatakan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara. Preastasi ini tidak hanya mengukuhkan Muna Barat sebagai daerah dengan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, tetapi juga mencatatkan rekor gemilang,    meraih predikat opini WTP untuk ke-9 kali nya secara berturut-turut.

Opini WTP diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara Dadek Nandemar kepada Bupati Muna Barat Laode Darwin. Dalam kesempatan tersebut, Laode Darwin mengungkapkan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah Muna Barat dalam mengelola keuangan daerah.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004, Opini WTP menandakan bahwa bahwa laporan keuangan entitas yang diperiksa, menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

“Di usia memasuki ke-11 tahun Kabupaten Muna Barat, kami telah meraih WTP kesembilan berturut-turut. Ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel,” ujar Laode Darwin saat konferensi pers.

Bupati Muna Barat berjanji akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK RI dan terus berupaya memperbaiki pengelolaan keuangan daerah. Laode Darwin berkomitmen menjadikan Muna Barat sebagai contoh tata kelola keuangan yang bersih dan beritegritas.

“Kami akan terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan, terutama menyikapi rekomendasi dari BPK RI. Tujuannya agar opini WTP ini dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Kami bertekad menjadikan Muna Barat sebagai contoh tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas. Ini adalah komitmen kami untuk rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Opini WTP merupakan penilaian tertinggi dalam keuangan negara yang diberikan ketika laporan tersebut sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Keberhasilan mempertahankan opini WTP berdampak positif pada anggaran daerah sebab Kementerian Keuangan RI akan memberikan dana insentif kepada daerah tersebut.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Ketua TP Posyandu Sulawesi Tenggara Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Muna Barat, Dorong Transformasi Layanan Terpadu Berbasis 6 SPM

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ketua Tim Pembinaan (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja ke tiga Posyandu di Kabupaten Muna Barat pada Minggu (18/5/2025). Adapun tiga lokasi yang dikunjungi adalah Posyandu Wanse di Kecamatan Kusambi, Posyandu Enggal Waras di Desa Sukadamai, dan Posyandu Abtakum di Desa Wamelai.

Dalam kunjungan tersebut, Arinta didampingi oleh Wakil Ketua TP Posyandu, Ratna Lada Hugua, serta jajaran tim pembina provinsi. Hadir dalam kegiatan ini Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Muna Barat, unsur Forkopimda, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Agenda pertama dimulai dengan peninjauan Posyandu Wanse, kemudian Posyandu Enggal waras dan terakhir di Posyandu Abtakum, diikuti dialog terbuka bersama kader Posyandu. Arinta menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan memperkuat kapasitas Posyandu di kabupaten, agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Arinta menjelaskan bahwa dahulu Posyandu hanya dikenal sebagai bagian dari Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang fokus pada ibu hamil dan balita. Namun, dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang kemudian diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024, Posyandu mengalami transformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang tidak hanya melayani bidang kesehatan, tetapi juga melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan kemasyarakatan.

“Transformasi ini mengharuskan kita semua, baik pemerintah pusat, daerah, desa, dan seluruh pembina Posyandu untuk bersama-sama memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” jelas Arinta.

Ia juga menyoroti enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini menjadi fokus utama Posyandu, yaitu: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum), dan sosial.

Arinta memberikan catatan positif bahwa seluruh Posyandu yang dikunjunginya sudah memiliki layanan PAUD dan para kader telah memahami regulasi baru, hal yang menurutnya sangat di luar ekspektasi.

“Ini luar biasa. Saya sangat terkesan karena semua Posyandu sudah memiliki PAUD dan seluruh kader sudah memahami arah transformasi Posyandu sesuai regulasi terbaru. Ini menunjukkan kesiapan daerah untuk maju bersama,” ujarnya.

Salah satu kader Posyandu Wanse dalam sesi tanya jawab menanyakan prosedur pengajuan proposal untuk perluasan bangunan Posyandu. Menanggapi hal tersebut, Arinta menjelaskan bahwa pengajuan proposal dapat diajukan terlebih dahulu ke pemerintah kabupaten dan selanjutnya diteruskan ke pemerintah provinsi.

“Posyandu kini menjadi mitra OPD. Maka dari itu, proposal bisa disesuaikan dengan program OPD yang relevan. Bila OPD memiliki anggaran, maka sangat dimungkinkan untuk disalurkan ke Posyandu yang membutuhkan,” ujarnya.

Arinta juga menekankan beberapa poin penting dalam penguatan kelembagaan Posyandu, yakni:

  1. Tim Pembina Posyandu secara intensif melakukan pembinaan dan pendampingan kader dalam merancang program yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

  2. Dinas PMD dan OPD mitra Posyandu diminta untuk mengoordinasikan dan memfasilitasi pelayanan 6 SPM.

  3. Penguatan fungsi Posyandu sebagai pusat layanan terpadu agar program-program pemerintah tepat sasaran.

  4. Sosialisasi Permendagri terbaru tentang Posyandu.

  5. Sinkronisasi program Posyandu dengan penganggaran dan dukungan lintas sektor.

  6. Pemberian penghargaan kepada kader dan tim pembina yang aktif dan berdampak di tingkat desa hingga kabupaten.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam sambutannya menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk berkolaborasi bersama TP PKK, khususnya dalam pelaksanaan program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami mendukung penuh gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Posyandu. Pemerintah daerah siap bekerja sama dengan ibu-ibu PKK untuk mewujudkan pelayanan yang merata, berkualitas, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ucap Bupati.

Ia menambahkan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu dan keterlibatan aktif masyarakat desa dalam layanan sosial dan kesehatan merupakan bagian penting dari perwujudan visi Liwu Mokesa.

Sebagai bentuk komitmen nyata, TP PKK memberikan bantuan dana kepada tiga Posyandu yang dikunjungi, sebagai bagian dari dukungan terhadap transformasi kelembagaan dan penguatan layanan di tingkat desa. Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke tiga puskesmas dan memberikan bantuan berupa alat kesehatan, alat peraga edukatif, serta pembangunan jamban sehat.

Pada setiap kunjungan ke Posyandu, Ketua TP Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara menyerahkan bantuan secara simbolis berupa satu set alat permainan edukatif, timbangan bayi digital, timbangan dewasa IMT, tensimeter digital, termometer, doppler janin, pengukur lingkar perut, pengukur LILA, serta dana pembangunan jamban sehat. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata untuk memperkuat sarana dan prasarana pelayanan Posyandu agar semakin siap dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat layanan terpadu berbasis masyarakat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Launching Mubar Sehat, Bupati Himbau Penerapan Pola Hidup Sehat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Unggulan oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), cek kesehatan gratis (CKG) dan pelayanan dokter keliling yang berlangsung di Desa Wamelai Lawa, Jumat (16/5/2025).

Peluncuran ketiga program ini dirangkaikan dengan Zumba Party dan Senam Kesehatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Di area kegiatan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaaan kesehatan secara gratis oleh tim medis yang disiapkan dari berbagai Puskesmas terdekat di wilayah Muna Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muna Barat, Ketua Tim Penggerak PKK, para pimpinan OPD, Canat, Lurah, Kepala desa se Kabupaten Muna Barat serta masyarakat umum yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaiam acara.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan bidang kesehatan yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan diseluruh pelosok Muna Barat.

“Pelayanan kesehatan adalah fondasi dasar  pembangunan. Program ini terdiri dari pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter keliling, pelayanan UGD 24 jam di seluruh puskesmas se-Muna Barat, penempatan tenaga kesehatan masing-masing satu perawat dan satu bidan di seluruh desa serta pemeriksaan kesehatan secara masa yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan tanpa biaya.

Bupati juga menegaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Liwu Mokesa, sebuah visi besar pembangunan Kabupaten Muna Barat yang bermakna kampung yang keren dimana masyarakatnya hidup sehat, produktif dan sejahtera.

“Ini adalah langkah nyata menuju Mubar tumbuh, sehat dan keren. Karena tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Kami igin Muna Barat bukan hanya berkembang dari sisi fisik tetapi juga kuat dari kualitas hidup nya, ” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan akses pelayanan kesehatan yang mudah.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

IGI Muna Barat Gelar Lomba Kreativitas Pelajar

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muna Barat menggelar Lomba Kreativitas tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/SLB. Pembukaan berlangsung di Aula Desa Kasakamu dan dihadiri oleh Bupati Muna Barat beserta jajarannya. Kehadiran Bupati Laode Darwin sekaligus membuka acara yang mengusung tema Promosi Potensi Daerah,  Menumbuhkan Cinta Daerah dan Semangat Liwu Mokesa.

Lomba yang dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 14-20 Mei 2025 ini terbagi dalam 3 cabang lomba yakni  Cerita Rakyat untuk tingkat SD, lomba Promosi Potensi Daerah tingkat SMP dan lomba Ide dan Gagasan Untuk Liwu Mokesa bagi tingkat SMA. Lomba Promosi Potensi Daerah dissjikan dalam bentuk cerita dan visualisasi terkait potensi yang dipilih. Sedangkan Lomba Ide dan Gagasan dikemas dalam bentuk presentasi guna menjabarkan ide dari masing-masing peserta dilengkapi dengan contoh secara langsung.

Acara pembukaan diawali dengan penampilan Tari Kambea.  Tari ini menceritakan tentang kegiatan 3 orang siswi yang mencintai lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik dan merakitnya menjadi karya berupa bunga. Ketiga penari nan gemulai ini telah menjadi wakil Kabupaten Muna Barat hingga ketingkat nasional.

Selanjutnya, Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyerahkan plakat penghargaan kepada La Ode Rukmini atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia pendidikan Muna Barat. La Ode Rukmini merupakan ayah dari Bupati Muna Barat Laode Darwin. Plakat penghargaan diserahkan oleh Ketua Wilayah IGI Provinsi Sulawesi Tenggara Baharuddin, S.Pd., M.Pd didamping Ketua IGI Muna Barat Muhammad Azan S.Pd., M.Pd. Dengan penuh keharuan, Laode Darwin didamping Ketua TP PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin menerima plakat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh IGI. Laode Darwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat berkesan sebab memunculkan kembali memori-memori baik tentang sosok sang ayah.

“Saya cukup terharu, diantara semua kegiatan yang saya hadiri selama saya menjadi Bupati ataupun selama saya melakukan kegiatan sosialisasi, kegiatan ini yang paling berkesan. Saya terlahir seperti ini hingga menjadi Bupati Kabupaten Muna Barat karena didikan dari almahrum orangtua saya yang seorang guru.” ungkapnya

Laode Darwin juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat sebab inovasi-inovasi seperti ini berhubungan dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun Kabupaten Muna Barat. Bupati mengingatkan bahwa pembangunan suatu negeri dimulai dari generasi muda dan kegiatan seperti inilah yang akan membawa manfaat besar untuk generasi kedepan.

“Bapak-Ibu sekalian, saya ingin sampaikan bahwa saya memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Kenapa waktu Ketua IGI Kabupaten Muna Barat datang menyampaikan niatan untuk melakukan kegiatan ini, saya langsung mengiyakan?Karena ide-ide dan gagasan yang seperti ini, jarang saya temukan.” ujarnya

Bupati berharap setelah Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat, panitia menyediakan dokumentasi dan rekomendasi dari ide maupun gagasan anak-anak Muna Barat. Dokumentasi tersebut akan dipelajari dan menjadi masukkan bagaimana membangun Bumi Laworo menjadi Liwu Mokesa.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Laode Darwin, Ketua IGI Muna Barat mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momen bersejarah dari sebuah ide besar dalam rangka berkontribusi membantu visi besar Bupati Muna Barat mewujudkan Liwu Mokesa. Muhammad Azan mengungkapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Muna Barat yang telah memberikan ruang, dukungan, bahkan materi dalam kegiatan ini.

“Kami dari Ikatan Guru Indonesia Muna Barat sungguh sangat berterimakasih.  Mungkin kalau ada kata yang bisa kami ucapkan lebih dari kata terima kasih, akan kami ucapkan tapi tetap sulitnya menemukan kata yang benar untuk mengucapkan ini. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sangat luar biasa kepada Bapak Bupati Muna Barat Yang telah menyediakan kita ruang, memberikan support dengan ide dan gagasan bahkan juga dengan materi.” ujarnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Audiensi dengan Wakil Menteri Perdagangan: Bahas Revitalisasi Pasar dan Peluang Komoditas Unggulan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Jumat (9/5/2025) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna Barat.

Audiensi diterima langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang akrab disapa Roro Esti. Dalam kesempatan itu, Bupati Muna Barat menyampaikan berbagai hal strategis terkait penguatan infrastruktur ekonomi masyarakat, khususnya melalui revitalisasi pasar rakyat di setiap kecamatan, serta pengembangan potensi komoditas unggulan daerah.

Wakil Menteri Perdagangan menyampaikan dukungan penuh atas rencana revitalisasi pasar rakyat yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Menurutnya, keberadaan pasar yang bersih, nyaman, teratur, dan dikelola dengan baik akan meningkatkan minat kunjungan dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Selain dukungan untuk revitalisasi pasar, Roro Esti juga menekankan pentingnya pelatihan dan pembinaan kepada pedagang agar dapat beradaptasi dengan sistem perdagangan berbasis digital. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Perdagangan untuk memfasilitasi pelatihan penggunaan platform pasar daring, pembayaran nontunai seperti QRIS, promosi digital, serta manajemen dagang berbasis teknologi.

Lebih jauh, Wamen Perdagangan juga memberikan dukungan atas rencana pembangunan pasar induk atau pasar modern di Kabupaten Muna Barat. Pemerintah daerah diminta untuk segera menyiapkan dokumen dan persyaratan teknis agar usulan pembangunan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam program nasional.

Dalam audiensi tersebut, Bupati La Ode Darwin juga memaparkan potensi komoditas unggulan Muna Barat di sektor perikanan, seperti kepiting, rajungan, lobster, dan teripang. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga dan belum adanya akses pasar yang luas masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha di sektor ini.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan produk-produk UMKM lokal. Namun demikian, produk-produk unggulan tersebut hingga kini masih belum terekspose ke pasar luar daerah secara optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa pasar rakyat di Muna Barat bisa menjadi penggerak ekonomi desa. Revitalisasi pasar ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagaimana memperkuat kapasitas pedagang dan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk secara digital. Visi kami mewujudkan Liwu Mokesa, kampung yang keren, yaitu daerah yang tumbuh sehat, bersih, dan berdaya saing,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Ia menambahkan, kondisi keterbatasan ekspos pasar terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM saat ini menjadi tantangan yang sangat membutuhkan pembinaan dan dukungan dari Kementerian Perdagangan agar dapat masuk dalam rantai pasok yang lebih luas dan bernilai.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muna Barat, La Ode Khairul Ashar, ST, M.Sc, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan pasar-pasar yang akan direvitalisasi dan siap bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyiapkan data dan kelengkapan usulan.

“Dengan pembinaan serta dukungan dari kementerian, kami yakin para pedagang bisa naik kelas dan ikut bersaing dalam ekosistem perdagangan digital. Ini juga akan membantu menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan modern di daerah,” jelas Ashar.

Menanggapi paparan komoditas unggulan perikanan dan potensi sektor lainnya, Wakil Menteri Perdagangan menyambut baik dan menyatakan kesediaan Kementerian untuk membantu mencarikan peluang pasar yang lebih stabil dan menguntungkan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Kementerian Perdagangan dalam memperkuat sistem perdagangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)