Bupati Muna Barat Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat  

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang bertempat di Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Muna Barat, Ali Basa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna Barat, seluruh jajaran OPD, Forkopimda, serta elemen masyarakat yang mendukung pembangunan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muna Barat, La Ode Mahajaya, mengungkapkan bahwa pembangunan laboratorium ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sebesar Rp13.131.626.250. Pembangunan ini direncanakan selesai pada Desember 2025, dan diharapkan dapat mulai digunakan pada tahun 2026.

“Laboratorium ini nantinya akan menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berperan penting dalam upaya-upaya pencegahan penyakit. Selama ini, masyarakat Muna Barat harus pergi ke Kendari untuk memeriksakan kesehatan mereka ke laboratorium. Dengan hadirnya laboratorium ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan,” kata La Ode Mahajaya

Lebih lanjut, La Ode Mahajaya menambahkan bahwa saat ini proses pengadaan peralatan laboratorium masih dalam tahap pengadaan oleh pihak pusat. Begitu pembangunan gedung selesai, peralatan akan segera dipasang dan siap digunakan.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, juga dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan laboratorium kesehatan masyarakat ini adalah jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat sekaligus langkah maju dalam meningkatkan kualitas kesehatan di daerah.

“Hadirnya laboratorium kesehatan ini bukan hanya untuk sarana pemeriksaan kesehatan masyarakat, baik untuk penyakit menular maupun tidak menular, tetapi juga untuk pemeriksaan kesehatan lingkungan, kualitas air, dan tempat pengembangan sumber daya manusia (SDM). Laboratorium ini akan menjadi tempat bagi tenaga medis, tenaga laboratorium, dan mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas mereka melalui penelitian dan pelatihan,” ungkap Bupati.

Lebih jauh, Bupati Muna Barat menyatakan bahwa laboratorium ini juga akan berperan sebagai sumber data kesehatan yang penting serta garda terdepan dalam deteksi dini dan pengendalian penyakit.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, DPRD, tenaga kesehatan, akademisi, tokoh masyarakat, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pembangunan laboratorium ini. Kita jaga kebersamaan, kita perkuat kolaborasi, agar pembangunan ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat,” tambah Bupati.

Bupati juga menegaskan keyakinannya bahwa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan laboratorium ini akan selesai dengan baik dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan mereka.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Dinas Komunikasi dan Informatika Muna Barat Komitmen Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Jelang Lomba Kebersihan HUT Kemerdekaan RI ke-80

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Jajaran staf di lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang penilaian Lomba Kebersihan Lingkungan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan ini juga mencerminkan keseriusan Dinas Kominfo dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh staf dan pengunjung yang berurusan dengan kantor kami.

Sejak awal tahun 2025, kebersihan lingkungan telah menjadi prioritas utama Dinas Kominfo, apalagi setelah Instruksi Bupati Muna Barat yang tertuang dalam Surat Nomor 100.3.4.2/3/2025 tentang pelaksanaan pembersihan lingkungan dan kantor pada Maret lalu. Instruksi tersebut menggarisbawahi pentingnya peran setiap instansi pemerintah dalam menjaga kebersihan sebagai bagian dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Sebagai tindak lanjut dari instruksi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, Al Rahman, mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 08 Tahun 2025 tentang pembagian piket tugas pembersihan lingkungan kantor setiap hari kerja serta pemberlakuan Jumat Bersih untuk seluruh staf. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong seluruh staf untuk lebih peduli terhadap kebersihan kantor dan lingkungan sekitar.

“Kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. Menjaga kebersihan lingkungan kerja tidak hanya bertujuan untuk menciptakan suasana yang nyaman, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kerja yang lebih baik. Dengan instruksi Bupati dan keputusan yang kami terbitkan, diharapkan seluruh staf di Dinas Kominfo dapat menjaga kebersihan secara rutin dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari,” ujar Al Rahman, Kepala Dinas Kominfo-SP.

Beliau juga menambahkan, “Dalam mengelola sampah, kami selalu memisahkan sampah organik dan anorganik dengan cermat. Sampah organik kami olah menjadi kompos yang bermanfaat, sementara sampah anorganik kami buang ke tempat pembuangan sampah yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Kami juga memberikan edukasi tidak hanya di lingkungan staf kantor, tetapi juga kepada masyarakat luas mengenai pentingnya kebersihan dan cara mengolah sampah organik menjadi kompos. Selain itu, kami mengajarkan bagaimana memanfaatkan kotoran sapi yang berserakan di lingkungan sekitar tempat tinggal untuk dijadikan kompos, sehingga mengurangi sampah dan mendukung keberlanjutan lingkungan.”

“Namun, perlu digarisbawahi bahwa kebersihan ini bukan hanya untuk lomba. Sejak awal, Dinas Kominfo telah berkomitmen untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan. Lomba ini hanya menjadi pemacu semangat kami untuk terus menjaga kebersihan dan memperindah lingkungan kerja yang sudah menjadi bagian dari rutinitas kami sehari-hari,” tambah Al Rahman.

Selain itu sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk mendukung tercapainya lingkungan yang bersih dan rapi. Di antaranya adalah pembersihan area kantor, penataan taman dan ruang terbuka hijau, pengecekan tempat sampah, serta penyuluhan kepada staf mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Semua staf di Dinas Kominfo juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan ruang kerja masing-masing, dengan adanya sistem piket harian yang telah ditetapkan.

Hayril Samandi, Sekretaris Dinas Kominfo, menambahkan, “Sebagai sekretaris, saya melihat ini sebagai langkah yang sangat positif. Kebersihan kantor bukan hanya soal fisik, tetapi juga menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif. Dengan adanya kebijakan ini, saya berharap seluruh staf dapat menjadikannya sebagai kebiasaan yang tak terpisahkan dari kegiatan sehari-hari. Ini juga sejalan dengan misi kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari menjaga lingkungan kerja yang bersih hingga memperbaiki kualitas layanan publik.”

Kegiatan kebersihan ini telah melibatkan seluruh jajaran staf Dinas Kominfo, yang bekerja sama dalam menjaga lingkungan kantor. Dari pembersihan ruang kerja hingga penataan taman, seluruh staf telah menunjukkan partisipasi aktif dalam menciptakan kantor yang lebih bersih dan lebih nyaman.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Kominfo untuk berkontribusi dalam lomba kebersihan lingkungan yang dilaksanakan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80. Dengan semangat kebersihan yang semakin tumbuh di kalangan staf, diharapkan Dinas Kominfo dapat meraih hasil terbaik dalam lomba kebersihan ini, sekaligus menjadi contoh bagi instansi lainnya di Kabupaten Muna Barat.

Kebersihan yang terjaga dengan baik tidak hanya mendukung kenyamanan kerja tetapi juga memperkuat citra Dinas Kominfo sebagai instansi yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. Semoga semangat ini terus berlanjut dan memberi inspirasi bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Ini adalah bagian dari upaya kita mewujudkan Liwu Mokesa — Muna Barat sebagai daerah yang bersih,  daerah yang keren. Kebersihan adalah simbol kemajuan dan keberadaban sebuah daerah. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah.” — Al Rahman, Kepala Dinas Kominfo-SP Muna Barat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

KONFERENSI PERS KEPALA DINAS KOMINFO MUNA BARAT TERKAIT VIDEO VIRAL AKSI KEKERASAN DI RSUD MUNA BARAT

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika, Statistik dan Persandian  (Diskominfo-SP) Kabupaten Muna Barat, Al Rahman, S.Pd., M.Si., memberikan pernyataan resmi dalam konferensi pers terkait video viral yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap tenaga kesehatan, pengrusakan fasilitas pelayanan, serta ucapan tidak etis yang beredar luas di media sosial sejak Kamis malam.

Dalam pernyataannya, Al Rahman menyesalkan insiden tersebut dan menyampaikan klarifikasi resmi berdasarkan informasi faktual hasil koordinasi langsung dengan pihak RSUD Muna Barat, termasuk tim medis yang menangani pasien.

Kronologi Penanganan Pasien

Kejadian bermula saat Ny. Andriani (52 tahun) datang ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Muna Barat pada pukul 12.30 WITA dalam kondisi pasca-kecelakaan lalu lintas. Begitu tiba, pasien langsung mendapatkan pemeriksaan awal oleh tenaga medis.

Menurut hasil anamnesis dan pemeriksaan medis, pasien datang dalam kondisi sadar penuh dan kooperatif. Keluhan yang disampaikan berupa nyeri pada kepala dan tangan, pusing, namun tidak mengalami mual, muntah, pingsan, maupun pandangan kabur. Pemeriksaan vital sign menunjukkan:

  • Tekanan darah (TD): 130/77 mmHg

  • Nadi (N): 120 x/menit

  • Pernapasan (P): 20 x/menit

  • Suhu tubuh (S): 36,5°C

Dari hasil tersebut, pasien dinyatakan dalam kondisi stabil, tidak kritis, meski ditemukan luka robek di regio frontal (dahi) yang telah dijahit sebelumnya.

Selanjutnya, tim medis melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap dan memberikan terapi awal pada pukul 12.45 WITA, yang meliputi:

  1. Infus Ringer Laktat

  2. Oksigen 3 liter per menit

  3. Ranitidine 1 ampul

  4. Ketorolac 1 ampul

  5. Asam Traneksamat 1 ampul

  6. Citikolin 1 ampul

Setelah tindakan awal, pasien segera disiapkan untuk dirujuk ke fasilitas dengan kapasitas yang lebih lengkap, yakni ke RS Hermina dan RS Bahtermas Kendari. Namun saat proses penyiapan ambulans, terjadi insiden yang tidak diinginkan.

“Mengenai tuduhan bahwa pelayanan lambat dan ambulans tidak memiliki bensin adalah informasi yang tidak benar,” tegas Kadis Kominfo. Ia menjelaskan bahwa ambulans sedang disiapkan oleh petugas, namun terjadi kesalahpahaman di pihak keluarga pasien yang tersulut emosi dan tidak memahami alur penanganan medis.

Akibat dari aksi anarkis tersebut, seluruh tenaga medis dan dokter yang bertugas terpaksa meninggalkan lokasi untuk keselamatan diri. Namun demikian, pihak RSUD tetap melanjutkan evakuasi pasien ke Kendari menggunakan ambulans melalui jalur pelabuhan Tondasi–Torobulu.

Dalam penutup pernyataannya, Al Rahman mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi di media sosial dan menghindari tindakan main hakim sendiri.

“Mari kita hargai dan lindungi tenaga kesehatan kita yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi. Tindakan kekerasan dan pengrusakan tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mencederai nilai kemanusiaan,” ujar Al Rahman.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi seluruh masyarakat dan berharap kasus ini segera ditangani secara hukum dan bijak oleh pihak berwenang.

Penulis : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor / Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 Usung Tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 01 Juni setiap tahunnya, diperingati secara khidmat di halaman Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (01/6/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin.

Tema yang diusung pada Hari Lahir Pancasila 2025 yakni “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”. Bupati Muna Barat ketika didaulat menyampaikan amanat, terlebih dahulu menggaungkan salam Pancasila dengan mengangkat 5 jari sebagai simbol 5 poin Pancasila.

Dalam sambutannya Laode Darwin membacakan amanat Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Melalui momen peringatan Hari Lahir Pancasila, Yudian Wahyudi mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekedar dokumen historis atau teks normatif tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tuturnya

Lebih lanjut Kepala BPIP RI mengajak peserta upacara untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda. Yudian mengingatkan bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

“Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia,” lanjutnya

Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini menjadi prioritas sebab kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Memperkokoh Ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan rakyat, dan keadilan sosial.

“Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia,” ungkapnya.

Pada akhir amanat diserukan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Yudian Wahyudi mengajak seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Launching Mubar Sehat, Bupati Himbau Penerapan Pola Hidup Sehat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Unggulan oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), cek kesehatan gratis (CKG) dan pelayanan dokter keliling yang berlangsung di Desa Wamelai Lawa, Jumat (16/5/2025).

Peluncuran ketiga program ini dirangkaikan dengan Zumba Party dan Senam Kesehatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Di area kegiatan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaaan kesehatan secara gratis oleh tim medis yang disiapkan dari berbagai Puskesmas terdekat di wilayah Muna Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muna Barat, Ketua Tim Penggerak PKK, para pimpinan OPD, Canat, Lurah, Kepala desa se Kabupaten Muna Barat serta masyarakat umum yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaiam acara.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan bidang kesehatan yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan diseluruh pelosok Muna Barat.

“Pelayanan kesehatan adalah fondasi dasar  pembangunan. Program ini terdiri dari pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter keliling, pelayanan UGD 24 jam di seluruh puskesmas se-Muna Barat, penempatan tenaga kesehatan masing-masing satu perawat dan satu bidan di seluruh desa serta pemeriksaan kesehatan secara masa yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan tanpa biaya.

Bupati juga menegaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Liwu Mokesa, sebuah visi besar pembangunan Kabupaten Muna Barat yang bermakna kampung yang keren dimana masyarakatnya hidup sehat, produktif dan sejahtera.

“Ini adalah langkah nyata menuju Mubar tumbuh, sehat dan keren. Karena tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Kami igin Muna Barat bukan hanya berkembang dari sisi fisik tetapi juga kuat dari kualitas hidup nya, ” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan akses pelayanan kesehatan yang mudah.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Ajukan Bantuan Pengembangan UMKM ke Kementerian UMKM

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, sebagai penyumbang  terhadap PDB dan lapangan kerja di seluruh daerah. Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan pemberdayaan pelaku usaha, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan pertemuan dengan Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, di Kantor Kementerian UMKM pada hari ini, Kamis (8/5/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna Barat mengajukan permohonan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non-Fisik untuk sektor UMKM di Kabupaten Muna Barat, dengan harapan dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Saat ini, pelaku UMKM di Muna Barat tercatat berjumlah 6.174 UMKM yang terdiri dari 6.116 pelaku usaha mikro, 49 pelaku usaha kecil, dan 9 pelaku usaha menengah, yang tersebar di 11 kecamatan. Potensi sektor UMKM ini diharapkan dapat lebih berkembang dengan adanya bantuan dari Kementerian UMKM.

Bupati La Ode Darwin menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Muna Barat, terutama untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa dan daerah yang masih tertinggal dalam hal infrastruktur dan akses pasar. Dalam pertemuan tersebut, Bupati berharap agar pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM dapat memberikan bantuan yang dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Muna Barat.

“Sektor UMKM adalah salah satu tulang punggung ekonomi daerah kami. Kami sangat berharap agar bantuan ini bisa menguatkan pelaku UMKM kami, baik dalam aspek modal usaha maupun pengembangan kapasitas produksi. Dengan bantuan ini, kami yakin ekonomi lokal akan semakin tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih lanjut, termasuk penambahan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Muna Barat. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat program KUR Padat Karya yang dialokasikan sebesar Rp 20 Triliun secara nasional, dan Muna Barat juga akan menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat dari program tersebut.

“Kami memahami pentingnya dukungan untuk pelaku UMKM di daerah-daerah seperti Muna Barat. Oleh karena itu, kami akan mengalokasikan tambahan porsi KUR untuk daerah ini, dan Muna Barat juga akan mendapatkan bagian dari program KUR Padat Karya ini. Meski anggaran saat ini terbatas karena kebijakan efisiensi, kami akan terus berupaya agar Muna Barat menjadi prioritas dalam program-program selanjutnya,” jelas Menteri Maman Abdurrahman.

Selain itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat, Djamudin, S.Pd, MM, yang turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong agar para pelaku UMKM di Muna Barat memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk mengembangkan usaha mereka.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat memperkuat daya saing para pelaku UMKM di Muna Barat, terutama dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas produk. Kami juga berterima kasih atas perhatian dan komitmen Kementerian UMKM dalam mendukung pengembangan sektor ini,” ungkap La Ode Djamudin.

Dengan adanya dukungan dari Kementerian UMKM, diharapkan UMKM di Muna Barat akan semakin berkembang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Gubernur Serahkan Penghargaan Bergengsi Usai Pimpin Upacara HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai memimpin upacara peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61, Gubernur Andi Sumangerukka menyerahkan penghargaan kepada kabupaten/kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berprestasi. Pada lingkup pemerintah kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada 3 daerah dengan indeks pengelolaan keuangan terbaik yakni Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Kepulauan.

Penghargaan diberikan atas hasil penilaian Gubernur melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tenggara. Hal ini sebagaimana tertuang dalam SK Nomor 100.3.3.1/500 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara serta SK Mendagri Nomor 900.1.115-3-372 Tahun 2024 tentang Hasil Pengukuran IPKD Provinsi, Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia.

Atas prestasi tersebut, masing-masing daerah menerima hadiah berupa 1 unit Laptop untuk Kabupaten Muna Barat, 1 buah LCD Proyektor untuk Kabupaten Konawe, serta 1 buah Printer untuk Kabupaten Konawe Kepulauan. Tidak hanya itu, Gubernur secara pribadi menambahkan hadiah uang tunai sebesar Rp.100 juta kepada terbaik 1, Rp.75 juta kepada terbaik 2, dan 50 juta kepada terbaik 3.

Selanjutnya, Gubernur juga menyerahkan penghargaan Innovation Governor Awards Lingkup Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.  Terdapat 6 OPD yang mendapatkan indeks inovasi tertinggi berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Tenggara untuk Penetapan Nilai Kematangan Inovasi Masing-Masing Perangkat Daerah Nomor 000.9.1/3264 Tanggal 23 April 2025.

Perangkat Daerah Inovatif tersebut yakni Badan Riset dan Inovasi daerah pada posisi pertama, disusul Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sultra pada posisi kedua. Posisi ketiga ditempati oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra, sedangkan posisi keempat diduduki oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra. Pada posisi kelima ditempati oleh 2 OPD dengan nilai yang sama yakni Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sultra dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sultra.

Raihan prestasi ini diganjar hadiah berupa piangam penghargaan + 1 unit Laptop kepada terbaik pertama. Terbaik kedua mendapatkan piagam penghargaan + 1 unit LCD Proyektor dan terbaik ketiga berhak atas piagam penghargaan + 1 unit printer. Sedangkan terbaik keempat dan kelima masing-masing dianugerahi piagam penghargaan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Peringati HUT Sultra Ke-61, Gubernur Ajak Bersinergi Dalam Harmoni

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID 27 April menjadi momentum bersejarah bagi Provinsi Sulawesi Tenggara. Almanak tersebut menjadi pengingat akan eksistensi Bumi Anoa sejak 27 April 1964. Tahun 2025, provinsi beribu kota Kendari ini genap berusia 61 tahun. Pertambahan usia yang diperingati secara khidmat di Lapangan 19 November Kolaka.

Bumi Mekongga menjadi saksi lantunan rasa syukur atas nikmat pertambahan usia. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam sambutannya.

“Kita bersyukur hari ini Provinsi Sulawesi Tenggara genap berusia 61 tahun. Kita bersyukur eksistensi Sultra mulai terbentuk hingga usia sekarang. Senantiasa terjaga dan terus bergerak maju dengan berbagai pencapaian pembangunan di segala bidang meskipun dihadapkan pada tantangan lokal, nasional, dan global.” ujarnya

Atas berbagai capaian pembangunan yang berimplikasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sultra, Gubernur mengajak segenap hadirin menghaturkan hormat dan terima kasih kepada para pejuang terbentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Sudah sepatutnya dengan penuh rasa hormat kita menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tokoh pejuang dan mantan pimpinan daerah serta tokoh-tokoh pendahulu. Semoga segala jasa pengabdian tercatat sebagai amal ibadah dan diridhoi oleh Tuhan.” lanjutnya

Selanjutnya, sosok yang akrab disapa ASR ini menyampaikan tentang Sumber Daya Alam berlimpah serta keberagaman masyarakat yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara. Dua hal yang menjadi potensi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional. Oleh sebab itu ASR mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk tidak mempertentangkan perbedaan tetapi mengelolanya sebagai harmoni agar tercapai kemajuan dalam segala bidang.

“Sebagaimana diketahui bersama, Sultra dikaruniai Sumber Daya Alam melimpah dan beragam. Baik yang ada di permukaan maupun di perut bumi. Kita juga menyadari bahwa Sultra adalah daerah yang masyarakatnya hidup dalam keberagaman agama, suku, bahasa, budaya adat istiadat, status sosial, dan pandangan politik. Hal tersebut merupakan potensi besar bagi pembangunan daerah dan nasional.” sambungnya

Sang Jenderal Purnawirawan mengingatkan agar upacara HUT Sulawesi Tenggara ke-61 tidak sekadar seremonial belaka tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjalankan pemerintahan yang bertanggung jawab. ASR juga mengajak segenap unsur pembangunan untuk meningkatkan integritas dan melaksanakan tugas yang telah diamanahkan.

“Upacara HUT Sultra ke-61 ini jangan hanya seremonial tetapi jadi momentum meningkatkan kesadaran kolektif kita semua bahwa membangun Sultra sebagai daerah otonomi adalah tanggung jawab pemerintah dan segenap komponen pembangunan. Dari Bumi Mekongga, saya mengajak kita semua mari konsisten jaga kerukunan dan persatuan dalam keberagaman.” pungkasnya

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Sultra ke-13 ini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Anggota DPR, Anggota DPD, DPRD, pemerintah kabupaten, TNI, POLRI, Organisasi Kemasyarakatan, Pihak Swasta, akademisi, media, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh masyarakat Sultra serta semua pihak yang telah berperan dan berkontribusi dalam pembangunan Bumi Anoa.

Andi Sumangerukka mengakhiri sambutannya dengan menyitir falsafah hidup suku-suku yang mendiami Provinsi Sulawesi Tenggara. Warisan leluhur yang mengandung nilai-nilai tentang menjaga adat, saling menghargai,  dan bijak dalam bertindak. Falsafah Suku Tolaki ”Inae kosara ie pinesara. Inae lia sara ie pinekasara”  memiliki makna Siapa yang menghargai adat ia akan dihormati. Siapa yang melanggar adat ia akan diberi sanksi. Falsafah Buton “Po-binci-binciki kuli” berarti “saling mencubit kilit (kulit) sendiri”. Falsafah Suku Muna”Pomoa-moasigho, Popia-piara, Poangka-angkatau dan Poadha-adhati “, yang artinya saling menyayangi, saling menyantuni, saling kerjasama, dan saling menghargai”. Serta falsafah Suku Moronene “Koniantou” bermakna berjalan di jalan yang baik.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Fun Run Semarakkan Harmoni Sultra 2025

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Hari kedua rangkaian perayaan HUT Sulawesi Tenggara ke-61, panitia menyelenggarakan Fun Run yang terbuka bagi semua kalangan. Masyarakat Kolaka dan sekitarnya tampak memadati pelataran Rumah Adat Mekongga sebagai lokasi pelaksanaan. Fun Run dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Jumat (26/4/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan tentang pentingnya pola hidup sehat. Sosok yang akrab disapa ASR ini mengungkapkan bahwa kesehatan adalah investasi yang bisa membawa kenikmatan dalam menjalani hidup. ASR menyebutkan bahwa penyebab paling utama datangnya penyakit adalah pikiran, makanan, dan pola hidup.

“Pagi ini kita melaksanakan kegiatan Fun Run. Sehat itu adalah investasi. Maka kalau kita sehat, hidup ini kita bisa nikmati. Bagaimana caranya hidup sehat? Menata pikiran. Penyebab penyakit paling utama adalah pikiran setelah itu makanan setelah itu pola hidup.” ujarnya

Gubernur berjanji akan menambah gelanggang olahraga di masing-masing kabupaten. Penambahan sarana olahraga dianggap sebagai titik awal yang akan berakhir dengan perolehan prestasi. Selanjutnya, pemerintah juga akan menyelenggarakan lomba sebagaimana Kabupaten Kolaka yang telah melaksanakan 3 kali Half Marathon.

“Kedepan kita akan menambah venue di masing-masing kabupaten/kota karena itu awalnya. Akhirnya adalah prestasi. Kalau tidak ada venue bagaimana mau melaksanakan pembinaan?” pungkasnya

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Akbar S.Sos, kegiatan ini dihadiri kurang lebih 2000 peserta yang berasal dari kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara dan masyarakat lokal. Sekretaris Daerah Kolaka tersebut juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi khususnya Gubernur Andi Sumangerukka atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk menyelenggarakan Fun Run Harmoni Sultra.

Akbar berharap kegiatan ini dapat mempererat semangat sportifitas masyarakat Sultra. Pemkab Kolaka memberikan apresiasi atas semangat dan antusiasme peserta Fun Run. Sekda Kolaka juga mengundang seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk berpartisipasi dalam lomba Half Marathon yang akan diselenggarakan pada 13 Juli 2025 mendatang.

Fun Run Harmoni Sultra ditutup dengan Senam Zumba yang diikuti oleh ribuan peserta. Para peserta yang telah melakukan pendaftaran, menyimak pembacaan nomor undian berhadiah 1 unit sepeda motor, 3 motor listrik, puluhan hadiah hiburan, dan 30 orang ditunjuk secara langsung untuk mendapatkan hadiah tambahan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Pembukaan Harmoni Sultra Awali Rangkaian Perayaan HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Stadion Gelora Kabupaten Kolaka menjadi saksi kemeriahan rangkaian peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61 pada Kamis (24/4/2025). Sebelum acara puncak pada tanggal 27 April 2025, Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua dan Bupati/Walikota se-Sulawesi Tenggara membuka Festival Harmoni Sultra yang secara simbolis ditandai dengan pembunyian sirine. Festival Harmoni Sultra menjadi ajang berbagai kegiatan hiburan, pameran OPD, dan pemberdayaan UMKM.

Harmoni Sultra 2025 mengusung tema Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius. Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangeruka mengungkapkan bahwa pemilihan Harmoni dilandaskan pada keinginan untuk bersinergi dengan semua unsur dalam membangun Sulawesi Tenggara. Sedangkan kata Maju menggambarkan harapan untuk maju dengan dukungan sumber daya memadai hingga mampu sejajar dengan provinsi-provinsi yang lain.

Selanjutnya, aman dan sejahtera mewakili keinginan untuk menciptakan rasa aman agar investor bersedia datang ke Bumi Anoa. Adapun penggunaan kata religi dipilih agar semua unsur menggerakkan hati yang dilandasi dengan religi hingga mampu berkarya maksimal.

“Mengapa aman dan sejahtera? Karena kita ingin menciptakan rasa aman agar investasi datang. Ini harus dikelola dengan menggerakkan hati yang dilandasi dengan religi. Saya Ingi mengajak semua terutama OPD, mari bekerja menggunakan hati. Masyarakat menanti karya-karya kita kedepan.” ungkapnya

Sebelum menutup sambutannya, Andi Sumangerukka menyitir sebuah pantuan yang disambut riuh oleh hadirin, “Pohon Bidara di kebun tetangga. Terlihat indah dipagi yang cerah. Kegiatan HUT Sultra di Bumi Mekongga. Berkah bagi masyarakat dan bumi yang indah.”

Diawal berlangsungnya pembukaan Harmoni Sultra, penampilan Tari Kolosal Legenda Bumi Mekongga menghipnotis masyarakat yang tumpah ruah memadati Stadion Gelora. Tarian yang dibawakan oleh 61 siswa-siswi dari beberapa SMP di Kolaka ini menceritakan tentang Negeri Sorume (Kolaka saat ini) yang mendapatkan ancaman dari Burung Konggaha. Burung Elang Raksasa yang memangsa hewan ternak hingga manusia. Keganaasan Burung Konggaha berhasil diakhiri oleh ide dari Larumbalangi yang kemudian dilantik sebagai raja pertama Kerjaan Mekongga.

Penampilan seni musik bambu tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi SDN 2 Lalombaa dan SDN 1 Ulu Wolo turut menyemarakkan pembukaan Harmoni Sultra. Para pemain musik bambu mengalunkan melodi dari lagu-lagu daerah di Sulawesi Tenggara. Masyarakat juga dihibur oleh penampilan artis ibu kota Nassar dan sederet musisi asal Sultra.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)