Bupati Muna Barat Serahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada 10 Keluarga Pekerja Rentan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat melalui BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kematian kepada 10 keluarga pekerja rentan usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-11 Kabupaten Muna Barat di Lapangan Sepakbola Desa Mekar Jaya, Rabu (23/7/2025).

Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta tamu undangan yang hadir pada upacara tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diinisiasi untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan di wilayah Muna Barat.

Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam masa-masa duka seperti ini. Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga almarhum. Semoga santunan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membangun rasa aman bagi para pekerja rentan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Pemkab Muna Barat dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyalurkan manfaat jaminan sosial secara cepat dan tepat sasaran. Ia berharap lebih banyak pekerja rentan di Muna Barat dapat dilindungi melalui program ini.

Salah satu penerima santunan, istri dari almarhum La Faani, menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti untuk kami yang ditinggalkan,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Kepala Dinas Transnaker Kabupaten Muna Barat, La Ode Sagala, yang turut mendampingi penyerahan santunan, menjelaskan bahwa santunan yang disalurkan ini merupakan bagian dari Program Kerja Pemerintah Daerah untuk mendorong perlindungan pekerja rentan secara menyeluruh.

“Selama ini kami terus mendorong agar pekerja informal, petani, nelayan, dan pekerja mandiri bisa terlindungi lewat skema BPJS Ketenagakerjaan. Santunan ini menunjukkan manfaat nyata dari perlindungan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar La Ode Sagala.

Penyerahan santunan ini menjadi pengingat pentingnya kehadiran negara dan pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan dan rasa aman bagi setiap warga, serta menjadi bagian dari upaya membangun Muna Barat yang lebih inklusif, adil, dan sejahtera.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Gelar Pertemuan dengan Rektor ITBKM Bahas Kerja Sama dalam Pengembangan SDM Unggul

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menerima kunjungan Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) Muna Barat di ruang kerjanya pada Jumat, 5 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Pemda Muna Barat) dan ITBKM, terutama dalam upaya mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di daerah.

Kerja sama yang dimaksud meliputi pemberian beasiswa kepada mahasiswa ITBKM,  hibah tanah dan bantuan pembangunan gedung untuk pengembangan kampus dan fasilitas pendidikan yang direncanakan akan dibangun diwilayah Lawa. Rencana kerja sama ini akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani pada  tanggal 22 Juli 2025 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan bahwa visi misi yang diusung oleh Pemda Muna Barat, yaitu mewujudkan SDM yang unggul, cerdas, sehat, beriman, dan berbudaya, sangat sejalan dengan tujuan ITBKM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi pemuda di Muna Barat. “Kami sangat mendukung segala upaya yang dilakukan ITBKM dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.

Kerja sama ini juga mendorong suksesnya program 1 Rumah 1 Sarjana, yang bertujuan untuk memastikan setiap keluarga di Muna Barat memiliki setidaknya satu anggota yang meraih gelar sarjana. Program ini tidak hanya akan memberikan peluang pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di Muna Barat. “Kami berharap, melalui kolaborasi ini, lebih banyak pemuda dari Muna Barat yang dapat menempuh pendidikan tinggi, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kemajuan daerah kita,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Bupati juga menegaskan pentingnya pendidikan tinggi dalam mencetak generasi yang siap bersaing di dunia global. “Kami berharap dengan adanya beasiswa dan dukungan lainnya, lebih banyak mahasiswa Muna Barat yang dapat menempuh pendidikan tinggi, dan kelak mereka dapat menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan daerah ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Rektor ITBKM Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemda Muna Barat atas dukungan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemda Muna Barat, khususnya kepada Bapak Bupati La Ode Darwin, yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan pendidikan di Muna Barat. Beasiswa dan hibah yang akan diberikan ini sangat berarti bagi pengembangan kampus dan peningkatan kualitas pendidikan di ITBKM,” ungkap Dr. Rasid.

Rektor ITBKM juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan semakin mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan siap untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Muna Barat dalam jangka panjang,” tutupnya.

MoU antara Pemda Muna Barat dan ITBKM yang akan ditandatangani pada  ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dari kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Muna Barat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Penampilan Musik Dua Warna Asal Muna Barat Raih Juara Di Ajang Harmoni Sultra

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai menerima penghargaan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Terbaik se-Sulawesi Tenggara, nama Kabupaten Muna Barat kembali menggema saat pengumuman pemenang Lomba Musik Dua Warna dalam Festival Harmoni Sultra. Penampilan dua musisi asal Muna Barat, Rut Medin Hutajalu dan Uce Sasrianti dinobatkan sebagai juara ke-3 dari 8 kabupaten/kota yang berlaga.

Keduanya tampil memukau dengan membawakan lagu berbahasa Indonesia dan Bahasa Daerah Muna. Lagu berbahasa Indonesia merupakan karya dari Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin berjudul Jayalah Muna Barat. Sedangkan lagu berbahasa Muna berjudul Benteno Tiworo karya Marwan SE.

Pengumuman dan penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan saat penutupan Harmoni Sultra 2025 di Lapangan Gelora Kolaka pada Minggu (27/4/2025). Piagam diserahkan oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua dan diterima oleh Ibu Wakil Bupati Muna Barat Kadiani Runa Ali Basa.

Juara 1 diraih Kota Kendari yang disusul oleh Kota Bau-Bau pada posisi ke-2. Pada kategori harapan, Kabupaten Konawe menempati posisi Harapan 1. Selanjutnya, Harapan 2 diraih oleh Kabupaten Buton Selatan dan menyusul Kabupaten Wakatobi sebagai juara Harapan 3.

Adapun delapan kabupaten/kota yang mengikuti Lomba Musik Dua Warna yakni Kota Kendari, Kota Bau-Bau, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Konawe Kepulauan, serta Kabupaten Buton Tengah. Musik Dua Warna merupakan pergelaran seni yang memadukan antara musik tradisional dan musik modern.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Gubernur Serahkan Penghargaan Bergengsi Usai Pimpin Upacara HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai memimpin upacara peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61, Gubernur Andi Sumangerukka menyerahkan penghargaan kepada kabupaten/kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berprestasi. Pada lingkup pemerintah kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada 3 daerah dengan indeks pengelolaan keuangan terbaik yakni Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Kepulauan.

Penghargaan diberikan atas hasil penilaian Gubernur melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tenggara. Hal ini sebagaimana tertuang dalam SK Nomor 100.3.3.1/500 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara serta SK Mendagri Nomor 900.1.115-3-372 Tahun 2024 tentang Hasil Pengukuran IPKD Provinsi, Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia.

Atas prestasi tersebut, masing-masing daerah menerima hadiah berupa 1 unit Laptop untuk Kabupaten Muna Barat, 1 buah LCD Proyektor untuk Kabupaten Konawe, serta 1 buah Printer untuk Kabupaten Konawe Kepulauan. Tidak hanya itu, Gubernur secara pribadi menambahkan hadiah uang tunai sebesar Rp.100 juta kepada terbaik 1, Rp.75 juta kepada terbaik 2, dan 50 juta kepada terbaik 3.

Selanjutnya, Gubernur juga menyerahkan penghargaan Innovation Governor Awards Lingkup Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.  Terdapat 6 OPD yang mendapatkan indeks inovasi tertinggi berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Tenggara untuk Penetapan Nilai Kematangan Inovasi Masing-Masing Perangkat Daerah Nomor 000.9.1/3264 Tanggal 23 April 2025.

Perangkat Daerah Inovatif tersebut yakni Badan Riset dan Inovasi daerah pada posisi pertama, disusul Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sultra pada posisi kedua. Posisi ketiga ditempati oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra, sedangkan posisi keempat diduduki oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra. Pada posisi kelima ditempati oleh 2 OPD dengan nilai yang sama yakni Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sultra dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sultra.

Raihan prestasi ini diganjar hadiah berupa piangam penghargaan + 1 unit Laptop kepada terbaik pertama. Terbaik kedua mendapatkan piagam penghargaan + 1 unit LCD Proyektor dan terbaik ketiga berhak atas piagam penghargaan + 1 unit printer. Sedangkan terbaik keempat dan kelima masing-masing dianugerahi piagam penghargaan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

PJ Bupati Muna Barat Tanggapi Aspirasi Tenaga Kesehatan Non ASN

KOMINFO. MUNA BARAT. GO.ID Ratusan tenaga kesehatan non ASN tampak memadati Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (11/09/2023). Kehadiran rombongan ini guna menyampaikan aspirasi dan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh tenaga medis non ASN di Muna Barat. Difasilitasi oleh Ketua PPNI Muna Barat, para tenaga kesehatan berkesempatan untuk berdialog secara terbuka bersama Pj Bupati Muna Barat.

Secara umum terdapat tiga poin penting yang menjadi bahasan dalam dialog terbuka tersebut. Pertama, terkait ketiadaan kuota PPPK kesehatan di Muna Barat tahun 2023. Selanjutnya, para tenaga kesehatan juga mempertanyakan honorarium yang sejak bulan Januari hingga Agustus 2023 belum diberikan. Poin ketiga, aspirasi agar dalam penerimaaan PPPK 2023 memprioritaskan tenaga kesehatan yang lulus passing grade pada tes tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, PJ Bupati Muna Barat didampingi perwakilan dari Dinas Kesehatan dan  BKPSDM Muna Barat, mengurai duduk permasalahannya. Terkait kuota PPPK tenaga kesehatan Muna Barat, Pemkab sejatinya telah melakukan pengusulan kepada Menpan-RB agar mendapatkan kuota pada penerimaan tahun 2023. PJ Bupati Muna Barat juga telah menyatakan kesanggupan penyediaan anggaran untuk penerimaan PPPK.

Namun, hingga saat ini Menpan-RB belum menetapkan formasi untuk PPPK kesehatan di Muna Barat. Sebagai bentuk perhatian kepada tenaga kesehatan non ASN, PJ Bupati meminta kepala BKPSDM Muna Barat untuk menelusuri permasalahan tersebut.

“Masalah penetapan kuota saya tidak punya kewenangan. Tapi secara peritungan alokasi dasar, sudah memperhitungkan pppk kesehatan. Saya sudah suruh Ibu Rosma ke Jakarta untuk telusuri kenapa Menpan tidak mengeluarkan kuota PPPK kesehatan untuk Muna Barat. Semoga bisa keluar formasinya minggu depan atau bulan depan.” ujarnya.

Selanjutnya, terkait honor tenaga kesehehatan, PJ Bupati Muna Barat berjanji akan secepatnya diproses. Mekanisme pencairan akan dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan dan ditransfer secara langsung ke rekening masing-masing.

Sedangkan untuk aspirasi ketiga berkenaan dengan permintaan untuk memprioritaskan tenaga kesehatan yang telah lulus passing grade, Dr. Bahri mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam hal tersebut. Proses penerimaan PPPK dan CPNS seluruhnya merupakan wewenang pemerintah pusat.

“Masalah penetapan kuota saya tidak punya kewenangan. Demikian juga tentang mekanisme penerimaan, saya tidak punya kewenangan. Dalam proses rekrutmen, semua itu kewenangan pusat. Seleksi terbuka.” paparnya.

 

Sumber: Tim Liputan Dinas Kominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A,Md)

Editor : Kepala Bidang Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pemda Muna Barat Distribusi Bantuan Ketahanan Pangan Nasional

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) terlaksana secara merata hingga daerah-daerah yang jauh dari pusat ibu kota.  Kabupaten Muna Barat termasuk dalam penerima manfaat program tersebut.

Secara simbolis, PJ Bupati Muna Barat menyerahkan bantuan kepada Camat dan Kepala Desa yang hadir dalam apel gabungan pada Senin (19/06/2023). Selanjutnya sebanyak 126 ton beras akan disalurkan ke  seluruh kecamatan dalam wilayah administrasi Kabupaten Muna Barat.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dilansir oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional, terdapat 9.105 penerima bantuan di Kabupaten Muna Barat. Masing-masing akan mendapatkan 10 kg beras.

“Ini ada surat dari Kantor Pos berisi pemberitahuan penyaluran bantuan sosial sembako tahap 2. Penerima bantuan sesuai data dari Badan Ketahan Pangan Nasional sebanyak 9.105 KPM. Ini masuk dalam program prioritas nasional terkait penyaluran cadangan pangan nasional.” ujarnya

Pelaksaan distribusi ini berpedoman pada Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah No. 125 Tahun 2022.

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Muna Barat Jadi Role Model Percepatan Pendidikan Numerasi di Sulawesi Tenggara

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Profesor Yohanes Surya yang merupakan pendiri Yayasan Indonesia Maju menyambangi Muna Barat pada Senin (12/06/2023). Hal ini sebagai tindak lanjut atas penandatanganan kerjasama pelatihan pendidikan numerasi antara pemerintah Muna Barat dan Yayasan Indonesia Maju. Prof. Yohanes adalah pencetus Metode Gasing yang berimplikasi positif terhadap perkembangan literasi numerasi pada peserta didik.

Staf Ahli Menter Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves) ini datang bersama tim dari Surya Center for Learning Excellence. Hadir pula beberapa guru dari berbagai daerah di Indonesia yang telah lebih dulu mengikuti pelatihan Metode Gasing.

Kedatangan rombongan ini sebagai ajang audiensi lanjutan terkait Metode Gasing. Mengusung tagline “Muna Barat Pande Melentu Melalui Metode Gasing”, kegiatan berlangsung di Aula Barugano Lawa. Metode Gasing adalah akronim dari gampang, asyik, dan menyenagkan. Sebuah metode yang diharapkan mampu menyulap pelajaran numerasi yang kerap dianggap sebagai momok menjadi hal yang disukai.

Prof. Yohanes dalam sambutannya memberikan komplimen atas upaya pemerintah Muna Barat dalam melaksanakan pelatihan numerasi. Gerak cepat pemerintah Muna Barat menjalin kerjasama dengan Yayasan Indonesia Maju menjadi role model bagi kabupaten lain di Sualwesi Tenggara.

“Muna barat pertama di Sulawesi Tenggara. Sekarang jadi contoh karena Muna Barat sudah mulai. Kemarin Buton baru mulai lalu minggu depan Kendari kemudian Buton Selatan. Semua kabupaten di Sulawesi Tenggara mengikuti kabupaten Muna Barat. Ini luar biasa sekali.” ujarnya

Staf Ahli Menko Marves ini juga menjabarkan peluang guru-guru asal Muna Barat bisa menjadi trainer di daerah lain. Terlebih dengan adanya instruksi presiden agar semua kabupaten di Indonesia mengadopsi Metode Gasing sebagai salah satu metode pembelajaran.

“Sekarang sudah 38 kabuapten dan presiden minta supaya seluruh kabupaten. Trainer yang hadir di sini dari Banyuwangi, Sumedang, Kepulauan Aru,  Kabupaten Dairi, Kabupaten Subang, dan Makassar. Nanti bapak ibu kita harapakn dari 32 guru ini nanti kita akan ambil 5-10 orang duta-duta Muna Barat untuk mengajar di daerah lain.”lanjutnya

Menyambung apa yang dijabarkan oleh Prof Yohanes, PJ Bupati Muna Barat mengungkapkan keinginannya agar dari Muna Barat lahir generasi yang siap bertarung di ajang-ajang nasional maupun internasional. Bukan hanya siswa tetapi juga para guru yang telah mengikuti pelatihan.

“Saya ingin dari sini anak-anak saya ada yang mengikuti  olimpiade  matematikan dan kimia. Bukan saja nasional tapi juga dunia. Termasuk guru-guru kita yang mengajar tadi semoga bisa mengikuti jejak senior-seniornya. Guru-guru SD malang melintang dikirim Prof. Yohanes mewakili kemana-mana.” tutur Dr. Bahri

Dr Bahri juga menuturkan tentang peluang 32 orang guru asal Muna Barat yang telah mengikuti pelatihan pendidikan numerasi untuk mentransfer ilmunya ke luar negeri.  Untuk itu, Dirketur Perencana Anggaran Daerah Kemendagri ini meminta para guru untuk meningkatkan kompetensi berbahasa asing.

“Prof menawarkan ini tidak saja di Indoensia tapi juga bisa ke luar negeri. Jadi saya minta guru-guru yang ikut pelatihan ini untuk belajar Bahasa Inggris. Nanti ibu dan bapak bisa mengajar di Arab, Kongo, itukan luar biasa. Ini peluang yang harus kita tangkap.” pungkasnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)