Penilaian Lomba Kebersihan Lingkungan Muna Barat:  Evaluasi Mendalam untuk Wujudkan Lingkungan Bersih menuju Muna Barat Liwu Mokesa

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Penilaian Lomba Kebersihan Lingkungan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Muna Barat telah dimulai sejak tanggal 12 Agustus 2025. Kegiatan ini melibatkan TP-PKK Muna Barat, Dharma Wanita Persatuan Muna Barat, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. Edi, sebagai koordinator tim juri.

Penilaian lomba kebersihan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah serta masyarakat Muna Barat telah berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar. Tim juri terdiri dari berbagai elemen penting, dengan TP-PKK Muna Barat dan Dharma Wanita Persatuan yang menjadi pengawas utama dalam menilai setiap kategori lomba.

Drs. Edi, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dalam kapasitasnya sebagai Koordinator Tim Juri, menjelaskan lima kriteria penilaian yang menjadi dasar penilaian lomba kebersihan ini. “Ada lima kriteria utama yang akan dinilai dalam lomba kebersihan ini, yaitu:

  1. Kebersihan Lingkungan, yang meliputi kebersihan jalan, trotoar, area publik, ketersediaan dan kebersihan tempat sampah, serta pengelolaan sampah yang efektif.

  2. Kerapian dan Estetika, yang mencakup penataan lingkungan yang rapi dan indah, kreativitas dalam dekorasi dan penataan, serta keindahan taman dan tanaman.

  3. Partisipasi Staf Kantor, yang mencakup tingkat partisipasi staf dalam menjaga kebersihan, adanya program atau kegiatan komunitas kebersihan, serta edukasi kepada staf dan masyarakat tentang pentingnya kebersihan.

  4. Inovasi dan Kreativitas, yang meliputi penggunaan teknologi/metode inovatif dalam menjaga kebersihan serta solusi kreatif untuk masalah kebersihan.

  5. Dokumentasi dan Laporan, yang meliputi dokumentasi semua kegiatan kebersihan serta laporan kegiatan dan hasil kebersihan.”

“Melalui penilaian ini, kami ingin memastikan bahwa kebersihan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kegiatan yang berkelanjutan. Kami ingin menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat Muna Barat, dan mewujudkan Liwu Mokesa — daerah yang bersih adalah daerah yang keren,” tambah Drs. Edi.

Rhika Purwaningsih Darwin, Ketua TP-PKK Muna Barat, memberikan pernyataan terkait penilaian lomba kebersihan ini, “Kami sangat mendukung upaya ini, dan kami berharap lomba kebersihan ini bisa menjadi pemicu untuk terus menjaga kebersihan di rumah, kantor, dan lingkungan sekitar. Kebersihan adalah cerminan karakter dan budaya suatu daerah. Oleh karena itu, TP-PKK Muna Barat juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan sebagai kewajiban bersama.”

Sementara itu, Wa Ode Muliati Husein Tali, Ketua Dharma Wanita Persatuan Muna Barat, menyampaikan hal senada, “Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam menjaga kebersihan dan menanamkan kesadaran ini kepada masyarakat. Di Dharma Wanita Persatuan, kami juga terus memberikan edukasi kepada anggotanya tentang pentingnya kebersihan dan peran serta dalam menjaga lingkungan. Semoga, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada lomba, tapi menjadi bagian dari rutinitas harian yang memberi dampak positif pada masyarakat.”

Dengan adanya lomba kebersihan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat dan instansi terkait untuk bekerja lebih keras dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui penilaian ini, semua pihak diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya sebagai acara lomba, tetapi sebagai kewajiban bersama yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Kebersihan yang terjaga dengan baik dapat menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan aman bagi semua orang, serta membentuk budaya masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Raih WTP Ke-9, Bupati Muna Barat Janji Perbaiki Tata Kelola Keuangan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali mencetak preastasi luar biasa dalam pengelolaan keuangan daerah. Laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muna Barat tahun anggaran 2024 dinyatakan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara. Preastasi ini tidak hanya mengukuhkan Muna Barat sebagai daerah dengan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, tetapi juga mencatatkan rekor gemilang,    meraih predikat opini WTP untuk ke-9 kali nya secara berturut-turut.

Opini WTP diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara Dadek Nandemar kepada Bupati Muna Barat Laode Darwin. Dalam kesempatan tersebut, Laode Darwin mengungkapkan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah Muna Barat dalam mengelola keuangan daerah.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004, Opini WTP menandakan bahwa bahwa laporan keuangan entitas yang diperiksa, menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

“Di usia memasuki ke-11 tahun Kabupaten Muna Barat, kami telah meraih WTP kesembilan berturut-turut. Ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel,” ujar Laode Darwin saat konferensi pers.

Bupati Muna Barat berjanji akan menindaklanjuti rekomendasi dari BPK RI dan terus berupaya memperbaiki pengelolaan keuangan daerah. Laode Darwin berkomitmen menjadikan Muna Barat sebagai contoh tata kelola keuangan yang bersih dan beritegritas.

“Kami akan terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan, terutama menyikapi rekomendasi dari BPK RI. Tujuannya agar opini WTP ini dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Kami bertekad menjadikan Muna Barat sebagai contoh tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas. Ini adalah komitmen kami untuk rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Opini WTP merupakan penilaian tertinggi dalam keuangan negara yang diberikan ketika laporan tersebut sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Keberhasilan mempertahankan opini WTP berdampak positif pada anggaran daerah sebab Kementerian Keuangan RI akan memberikan dana insentif kepada daerah tersebut.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Penampilan Musik Dua Warna Asal Muna Barat Raih Juara Di Ajang Harmoni Sultra

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai menerima penghargaan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Terbaik se-Sulawesi Tenggara, nama Kabupaten Muna Barat kembali menggema saat pengumuman pemenang Lomba Musik Dua Warna dalam Festival Harmoni Sultra. Penampilan dua musisi asal Muna Barat, Rut Medin Hutajalu dan Uce Sasrianti dinobatkan sebagai juara ke-3 dari 8 kabupaten/kota yang berlaga.

Keduanya tampil memukau dengan membawakan lagu berbahasa Indonesia dan Bahasa Daerah Muna. Lagu berbahasa Indonesia merupakan karya dari Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin berjudul Jayalah Muna Barat. Sedangkan lagu berbahasa Muna berjudul Benteno Tiworo karya Marwan SE.

Pengumuman dan penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan saat penutupan Harmoni Sultra 2025 di Lapangan Gelora Kolaka pada Minggu (27/4/2025). Piagam diserahkan oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua dan diterima oleh Ibu Wakil Bupati Muna Barat Kadiani Runa Ali Basa.

Juara 1 diraih Kota Kendari yang disusul oleh Kota Bau-Bau pada posisi ke-2. Pada kategori harapan, Kabupaten Konawe menempati posisi Harapan 1. Selanjutnya, Harapan 2 diraih oleh Kabupaten Buton Selatan dan menyusul Kabupaten Wakatobi sebagai juara Harapan 3.

Adapun delapan kabupaten/kota yang mengikuti Lomba Musik Dua Warna yakni Kota Kendari, Kota Bau-Bau, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Konawe Kepulauan, serta Kabupaten Buton Tengah. Musik Dua Warna merupakan pergelaran seni yang memadukan antara musik tradisional dan musik modern.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)