Bupati Muna Barat Pimpin Rapat Koordinasi Dana Desa: Maksimalkan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan 

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memimpin Rapat Koordinasi dengan tema “Dana Desa Mendukung Program Ketahanan Pangan untuk Mewujudkan Muna Barat Liwu Mokesa” yang digelar pada Kamis (17/4/2025) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat. Rapat ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muna Barat, Aswin, S.STP, M.Si, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Muna Barat, Inspektur Kabupaten Muna Barat, beberapa Kepala OPD Instansi teknis terkait, serta seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Muna Barat.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memanfaatkan Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan. Dasar pelaksanaan program ini mengacu pada Permendes PDTT Nomor 2 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Desa PDT Nomor 3 Tahun 2025 yang memberikan panduan lebih lanjut mengenai penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin dalam sambutannya menyoroti beberapa hal penting terkait pengelolaan Dana Desa. Pertama, ia mengingatkan tentang jalur koordinasi yang tepat antara Kepala Desa, Camat, dan Bupati. Menurutnya, apabila ada permasalahan di desa yang tidak bisa diselesaikan di tingkat desa, maka masalah tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu di tingkat kecamatan sebelum diteruskan ke tingkat kabupaten.

“Jangan langsung dari kepala desa ke Bupati. Semua harus sesuai dengan hierarki yang ada. Kami siap membantu, tapi permasalahan harus diselesaikan terlebih dahulu di tingkat yang lebih rendah,” jelas Bupati.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan bahwa Dana Desa yang 20 persen akan dialokasikan untuk program ketahanan pangan, dengan mengacu pada peraturan yang ada. Ia menegaskan bahwa meskipun APBDes 2025 telah disepakati, penyesuaian untuk penggunaan Dana Desa ini tetap bisa dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan yang lebih luas.

“Bantuan dari Dana Desa akan digunakan untuk mendukung program unggulan kami di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Misalnya, jika ada desa yang menerima bantuan sapi, maka Dana Desa bisa digunakan untuk pembuatan kandang. Begitu juga dengan bantuan ayam petelur dan sektor lainnya. Hasil dari usaha ini, kita akan suplai ke program Makanan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat yang saat ini sudah dinikmati oleh sekitar 2060 siswa melalui 7 dapur umum yang dikelola secara mandiri,” tambah Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa penggunaan Dana Desa akan ditransfer langsung ke rekening yang terdaftar, dan diharapkan dapat menghasilkan perkembangan ekonomi baru yang positif, meningkatkan Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat desa.

Terkait dengan BUMDes, Bupati meminta agar BUMDes yang tidak aktif atau pailit segera diambil langkah tegas untuk dicut-off dan diganti dengan BUMDes yang baru yang dikelola secara profesional. Semua ini bertujuan agar sumber daya manusia unggul di desa dapat diberdayakan dengan maksimal.

Untuk memastikan pengelolaan Dana Desa sesuai dengan peraturan yang berlaku, Bupati juga memerintahkan Inspektur Kabupaten Muna Barat untuk melakukan pendampingan yang intensif. Inspektur akan memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh desa dalam penggunaan Dana Desa tidak melanggar hukum dan peraturan yang ada, serta agar pelaksanaannya lebih efektif dan transparan.

Wakil Bupati Muna Barat, Drs. Ali Basa, M.Si, dalam kesempatan yang sama, mengingatkan para Kepala Desa untuk menghilangkan mindset pribadi terkait program ini. “Jangan ada lagi pemikiran ‘apa yang akan saya dapatkan?’ Semua harus fokus pada keberlanjutan program ketahanan pangan. Semua kebijakan dan implementasi harus terukur dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Wakil Bupati.

Sebelum rapat ditutup, Bupati Muna Barat kembali menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengintervensi penggunaan Dana Desa secara langsung, namun akan mengawal proses dan mekanismenya agar sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. “Saya tidak intervensi penggunaannya, saya hanya intervensi prosesnya. Bantu kami mensukseskan program ini, agar manfaatnya sampai ke masyarakat,” tegas Bupati di hadapan seluruh peserta rapat. Ia juga memerintahkan Kepala Dinas DPMD untuk segera melakukan verifikasi pembentukan kelembagaan pengelola Dana Desa 20 persen, baik melalui BUMDes maupun lembaga lainnya, agar pelaksanaan program ketahanan pangan dapat berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis :  Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional: Tegaskan Komitmen Disiplin ASN dan Percepatan Pembangunan Daerah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat memperingati Hari Kesadaran Nasional dengan menggelar upacara bendera di Lapangan Kantor Bupati Muna Barat, Kamis (17/4/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, didampingi Wakil Bupati Muna Barat, Drs. Ali Basa, M.Si, dan diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran ASN, serta Kepala Desa se-Kabupaten Muna Barat.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan delapan poin penting sebagai arahan strategis pemerintah daerah. Poin pertama menyoroti peningkatan kedisiplinan ASN, yang menurutnya mengalami kemajuan signifikan sejak diterapkannya sistem absensi digital berbasis aplikasi SIM-ASN. Ia menyebut bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Dengan meningkatnya disiplin ASN, kita telah menunjukkan bahwa semangat perubahan itu dimulai dari internal birokrasi,” tegas Bupati.

Poin kedua, Bupati menyampaikan bahwa mulai 1 Mei 2025, seluruh pejabat eselon II, III, dan IV diwajibkan untuk menetap di wilayah Muna Barat sebagai bentuk tanggung jawab dan kedekatan dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati akan melakukan pemantauan secara langsung terhadap implementasi kebijakan ini.

“Jangan anggap ini hanya himbauan, saya dan Pak Wakil Bupati akan memantau dengan cara kami sendiri,” ujarnya.

Poin ketiga adalah mengenai optimalisasi Gerakan Jumat Bersih yang akan dilaksanakan secara intensif selama enam bulan ke depan. Tujuannya adalah untuk menanamkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, yang dinilai sebagai refleksi budaya hidup sehat dan tertib.

Poin keempat, Bupati menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami visi dan misi pemerintahan periode 2025–2030. Ia mengajak seluruh ASN, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk menjadi penyambung informasi dan aktif menyosialisasikan arah pembangunan yang telah dirancang bersama Wakil Bupati.

“ASN adalah ujung tombak komunikasi kebijakan, mari kita sampaikan secara masif kepada masyarakat tentang tujuan besar kita bersama,” ajaknya.

Pada poin kelima, Bupati menyampaikan target penyelesaian infrastruktur gedung pemerintahan. Ia menegaskan bahwa Kantor Bupati, Kantor DPRD, Rumah Jabatan Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta Mal Pelayanan Publik ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan mulai berfungsi pada 1 Januari 2026 di kawasan Kompleks Bumi Praja Laoworoku. Sementara 30 OPD lainnya akan menyusul hingga tuntas tahun 2026 dan resmi berkantor pada awal 2027.

Poin keenam, sebagai bagian dari evaluasi dan konsolidasi pasca 100 hari kerja, pemerintah daerah akan menggelar pembekalan terpadu bagi seluruh OPD di Pulau Indo, Muna Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat solidaritas internal pemerintah serta memberikan pemahaman yang utuh terkait implementasi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati.

Poin ketujuh, Bupati menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan konsolidasi pembangunan infrastruktur jalan, khususnya jalan-jalan yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah kecamatan.

Terakhir, Bupati mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama menyukseskan program strategis pemerintah, baik yang bersifat lokal maupun nasional, sebagai wujud loyalitas dan dedikasi kepada masyarakat dan bangsa.

“Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan. Kita harus bergerak bersama, disiplin bersama, dan sukses bersama demi Muna Barat yang maju dan bermartabat,” tutup Bupati dengan penuh semangat.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis :  Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Sosialisasikan Penanaman Jagung Kuning di Lakanaha: Perkuat Ketahanan Pangan dan Pastikan Harga Jual Petani

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Setelah sebelumnya berdialog dengan petani padi di Desa Lawada, Bupati Muna Barat La Ode Darwin melanjutkan kegiatannya dengan melakukan Sosialisasi Penanaman Jagung Kuning bersama kelompok tani di Desa Lakanaha, Rabu (16/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Muna Barat Liwu Mokesa” yang mendorong kemandirian dan produktivitas sektor pertanian.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Lakanaha sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran langsung Bupati di tengah masyarakat tani. Ia menyebut ini sebagai momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Bupati turun langsung ke lokasi pertanaman dan berdialog dengan petani jagung guna menyerap langsung keluhan mereka.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muna Barat, Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, Kepala Bulog Muna Hendra Dionosius, sejumlah kepala desa, serta kelompok tani dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Kepala Bulog Muna, Hendra Dionosius, menjelaskan bahwa saat ini Bulog memiliki tugas menyerap hasil panen jagung masyarakat sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 18 Tahun 2025, yang menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk jagung di tingkat petani sebesar Rp 5.500 per kilogram. Ia memastikan bahwa petani tidak perlu khawatir terkait pemasaran jagung karena Bulog siap menampung hasil panen mereka.

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan. “Polres Muna akan melakukan pendampingan dan mengawal pendistribusian bantuan bibit jagung hingga ke tangan kelompok tani, agar tepat sasaran dan transparan,” ungkapnya.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya dengan petani padi sawah. Tak hanya padi sawah perhatian pemerintah Muna barat  juga diarahkan kepada petani jagung, mengingat adanya keluhan masyarakat ketersediaan sarana prasarana produksi dan harga pasar.

“Saya hadir bersama Kepala Bulog karena saya mendengar langsung keluhan dari petani mengenai pemasaran jagung. Untuk itu, sebagai bentuk komitmen, tahun ini kami menyiapkan 22.500 kg benih jagung varietas BISI-2 yang akan didistribusikan ke kelompok tani,” terang Bupati.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka antara Bupati dan masyarakat tani. Para petani dari berbagai desa menyampaikan kendala mereka, mulai dari kekurangan alat dan mesin pertanian untuk pengolahan tanah (pra panen), kebutuhan pengairan di musim kemarau, kondisi jalan usaha tani yang belum memadai, hingga minimnya alat pasca panen seperti mesin pengering jagung.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Muna Barat akan segera mengambil langkah-langkah strategis berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran daerah. Ia menyebutkan bahwa pengadaan traktor roda empat (john deer) akan segera diupayakan untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kerja petani.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan mampu menunjang ketahanan pangan daerah secara nyata.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis :  Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Sosialisasikan Penanaman Padi di Lawada Dorong Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan memperkuat sektor pertanian. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penanaman Padi yang dilaksanakan di Desa Lawada, Selasa sore (15/4/2025), sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian guna mewujudkan visi “Muna Barat Liwu Mokesa”.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Desa Lawada selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran langsung Bupati Muna Barat di lokasi persawahan, yang dinilai sebagai langkah nyata dalam menyerap aspirasi serta permasalahan yang dihadapi oleh para petani di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Muna Barat, perwakilan dari Kodim 1416/Muna, Bulog Kabupaten Muna, beberapa kepala desa dari wilayah sekitar, serta kelompok-kelompok tani yang menjadi bagian dari program penguatan pertanian lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menegaskan bahwa Desa Lawada merupakan salah satu sentra produksi padi utama di wilayah Muna Barat, yang akan dikembangkan sebagai kawasan unggulan pertanian. Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Muna Barat akan menyalurkan bantuan bibit padi untuk lahan seluas 750 hektar, yang direncanakan mulai disalurkan pada awal Mei mendatang.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, khususnya bagi para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan. Kami ingin mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi, agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati juga secara terbuka mengundang para petani untuk menyampaikan kendala-kendala yang mereka hadapi, baik terkait dengan bibit, pupuk, infrastruktur irigasi, maupun alat dan mesin pertanian. Diskusi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu menghasilkan sejumlah catatan penting mengenai tantangan yang dihadapi petani dalam meningkatkan hasil panen dan efisiensi kerja.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muna Barat menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menyusun langkah-langkah strategis yang mengacu pada skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Salah satu bentuk intervensi yang akan dilakukan adalah pengadaan alat dan mesin pertanian, baik untuk keperluan pra-panen maupun pasca-panen, guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan daerah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari pendekatan kepemimpinan yang partisipatif dan responsif, serta sejalan dengan semangat pembangunan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini pula, diharapkan sinergi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus ditingkatkan dalam rangka menciptakan pertanian yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaya saing.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis :  Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Peresmian Markas Unit Polairud Muna Barat: Wujud Sinergi dalam Menjaga Keamanan Laut

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., secara resmi meresmikan Markas Unit Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Muna Barat yang terletak di Pelataran Pelabuhan Tondasi, pada Selasa (15/4/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Wakil Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah Muna Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Muna dan Muna Barat, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Muna Barat dan Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan bahwa Kabupaten Muna Barat terdiri dari 11 kecamatan yang meliputi 81 desa dan 5 kelurahan, dengan 33 desa memiliki akses langsung ke laut—terdiri atas 21 desa di pesisir barat dan 12 desa yang berada di pulau-pulau, serta terdapat 24 pulau tak berpenghuni di wilayah ini.

“Dengan kondisi geografis tersebut, keberadaan markas dan penempatan personel Polairud ini menjadi sangat strategis. Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian atas inisiasi ini. Kami berharap keberadaan Polairud dapat berkontribusi nyata dalam penegakan hukum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat kami di wilayah perairan, khususnya terhadap aktivitas ilegal seperti illegal fishing serta tindak pidana lainnya di wilayah laut,” ujar Bupati.

Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

“Markas ini adalah simbol kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat pesisir dan kepulauan. Saya mengajak seluruh jajaran Polairud untuk senantiasa mengedepankan profesionalitas dalam bertugas, menjaga sinergi lintas sektor, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Keamanan laut bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif bersama masyarakat dan pemerintah daerah,” tegas Kapolda.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas markas serta demonstrasi kesiapsiagaan personel Polairud Muna Barat dalam mendukung pengamanan perairan wilayah hukum Polres Muna Barat.

Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak awal peningkatan pengawasan, pelayanan, dan penegakan hukum di wilayah pesisir dan kepulauan Kabupaten Muna Barat, demi mewujudkan laut yang aman, bersih, dan berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis :  Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pemerintah Muna Barat Hadirkan Qori Internasional pada Pembukaan STQH V dan Lomba LASQI

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) serta Lomba LASQI Tahun 2025. Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Parura Jaya, Kec. Tiworo Selatan pada Minggu (13/4/2025). Tema yang diangkat yakni “Kobarkan Semangat Kalam Ilahi Guna Membangun Generasi Muda Qur’ani Menuju Muna Barat Liwu Mokesa.”

Lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an Surat Al Hasyr ayat 21-24 menggema dari Qori Internasional Qadarasmadi Rasyid di awal berlangsungnya acara. Ayat yang dibacakan oleh peraih juara 2 dalam ajang intenasional tilawah dewasa tahun 2019 di Kuwait ini menggambarkan tentang keesaan Allah dan keagungan Al-Qur’an.

Keistimewaan kandungan Surat Al Hasyr ayat 21 juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna Barat Laode Khalifah dalam sambutannya. Ayat ini mengingatkan tentang dahsyatnya Al-Qur’an yang jika diturunkan kepada gunung maka akan terpecah belah karena takut kepada Allah.

“Surat Al-Hasyr ayat 21 mengingatkan dahsyatnya Al-Qur’an. Bahwa andaikan Al-Qur’an diturunkan pada gunung, maka gunung akan pecah karena takut. Inilah amsal yang diberikan pada manusia agar manusia berpikir. Alhamdulillah Al-Qur’an dimulai dengan Iqra (baca). Ini menandakan bahwa kalam ilahi perlu dibaca. Siapa yang membaca dengan baik maka akan mengetahui. Siapa yang mengetahui, akan menguasai informasi dan siapa yang menguasai informasi maka akan menguasai dunia.” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Muna Barat juga menitip pesan kepada dewan hakim dan juri yang telah dilantik dan diambil sumpahnya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, jujur, dan adil. Laode Khalifah mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan tidak hanya disimak oleh khalayak tetapi juga diskasikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Pimpinan Kemenag Mubar juga mengajak kepada hadirin untuk mencintai dan belajar Al-Quran sebab Al-Quran dapat menjadi syafaat di yaumil akhir.

“Mencintai dan belajar Al-Quran tidak ada ruginya. Khairukum man ta’allamal Qur’an wa ‘allamahu (sebaik-baik kalian adalah orang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.  Al-Qur’an akan datang di hari kiamat memberi syafaat dan perlindungan dari api neraka bagi orang-orang yang mencintainya. Event seperti ini saatnya membumikanm Al-Qur’an di Muna Barat Liwu Mokesa.” pungkasnya

Apa yang disampikan oleh Laode Khalifah terkait lantunan merdu Surat Al Hasyr diamini oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin. Orang nomor satu di Muna Barat ini mengungkapkan bahwa pemerintah menghadirkan Qari internasional agar kegiatan kegamaan juga disambut meriah dan antusias oleh masyarakat.

“Tadi kita sudah dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Ini menandakan bahwa suara indah dan merdu sangat sejuk dan nyaman didengarkan. Saya ingin sampaikan, jangan hanya kegiatan hura-hura yang meriah tetapi kegiatan agama biasanya kita abaiakan. Saya tidak mau kegiatan STQH tidak dilakukan secara meriah. Makanya diundang qori internasional. Tahun depan kalau bisa lebih meriah lagi.” ungkapnya

Laode Darwin secara pribadi akan memberikan apresiasi secara khusus kepada peserta STQH dan Lomba LASQI yang mendapatkan juara 1. Hal ini untuk memacu semangat dan sebagai langkah awal menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Saya atas nama pribadi akan menyiapkan hadiah untuk juara 1. Saya akan tambahkan biaya dari pribadi yang nominalnya belum ditentukan. Ini langkah awal menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di Kabupaten  Muna Barat.” ujarnya

Dalam masa pemerintahannya, Laode Darwin dan Ali Basa juga mencanangkan program-program religi seperti Mubar Bertasbih, Mubar Berjamaah, dan Mubar Mengaji. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mendoakan Muna Barat agar Allah menurunkan rahmatnya untuk menjadi Liwu Mokesa.

Pada akhir sambutannya, Bupati Muna barat mengucapkan terimakasih kepada segala pihak yang telah berpartisipasi. Laode Darwin juga mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan agar peserta serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan agar pelaksanaan STQH dan Lomba LASQI berjalan lancar.

“Saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya. Selamat bertanding saya ucapkan kepada peserta. Serius dan sungguh-sungguh agar pelaksanaan bisa berjalan dengan maksimal. Yang belum juara, bersabar. Kita target STQH propinsi, Muna Barat harus juara 1.” pungkasnya

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)