Bupati Muna Barat Audiensi dengan Wakil Menteri Perdagangan: Bahas Revitalisasi Pasar dan Peluang Komoditas Unggulan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Jumat (9/5/2025) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna Barat.

Audiensi diterima langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang akrab disapa Roro Esti. Dalam kesempatan itu, Bupati Muna Barat menyampaikan berbagai hal strategis terkait penguatan infrastruktur ekonomi masyarakat, khususnya melalui revitalisasi pasar rakyat di setiap kecamatan, serta pengembangan potensi komoditas unggulan daerah.

Wakil Menteri Perdagangan menyampaikan dukungan penuh atas rencana revitalisasi pasar rakyat yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Menurutnya, keberadaan pasar yang bersih, nyaman, teratur, dan dikelola dengan baik akan meningkatkan minat kunjungan dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Selain dukungan untuk revitalisasi pasar, Roro Esti juga menekankan pentingnya pelatihan dan pembinaan kepada pedagang agar dapat beradaptasi dengan sistem perdagangan berbasis digital. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Perdagangan untuk memfasilitasi pelatihan penggunaan platform pasar daring, pembayaran nontunai seperti QRIS, promosi digital, serta manajemen dagang berbasis teknologi.

Lebih jauh, Wamen Perdagangan juga memberikan dukungan atas rencana pembangunan pasar induk atau pasar modern di Kabupaten Muna Barat. Pemerintah daerah diminta untuk segera menyiapkan dokumen dan persyaratan teknis agar usulan pembangunan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam program nasional.

Dalam audiensi tersebut, Bupati La Ode Darwin juga memaparkan potensi komoditas unggulan Muna Barat di sektor perikanan, seperti kepiting, rajungan, lobster, dan teripang. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga dan belum adanya akses pasar yang luas masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha di sektor ini.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan produk-produk UMKM lokal. Namun demikian, produk-produk unggulan tersebut hingga kini masih belum terekspose ke pasar luar daerah secara optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa pasar rakyat di Muna Barat bisa menjadi penggerak ekonomi desa. Revitalisasi pasar ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagaimana memperkuat kapasitas pedagang dan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk secara digital. Visi kami mewujudkan Liwu Mokesa, kampung yang keren, yaitu daerah yang tumbuh sehat, bersih, dan berdaya saing,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Ia menambahkan, kondisi keterbatasan ekspos pasar terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM saat ini menjadi tantangan yang sangat membutuhkan pembinaan dan dukungan dari Kementerian Perdagangan agar dapat masuk dalam rantai pasok yang lebih luas dan bernilai.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muna Barat, La Ode Khairul Ashar, ST, M.Sc, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan pasar-pasar yang akan direvitalisasi dan siap bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyiapkan data dan kelengkapan usulan.

“Dengan pembinaan serta dukungan dari kementerian, kami yakin para pedagang bisa naik kelas dan ikut bersaing dalam ekosistem perdagangan digital. Ini juga akan membantu menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan modern di daerah,” jelas Ashar.

Menanggapi paparan komoditas unggulan perikanan dan potensi sektor lainnya, Wakil Menteri Perdagangan menyambut baik dan menyatakan kesediaan Kementerian untuk membantu mencarikan peluang pasar yang lebih stabil dan menguntungkan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Kementerian Perdagangan dalam memperkuat sistem perdagangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Audiensi ke Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Pusat Siap Dukung Penanganan Sampah di Daerah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka memperkuat pengelolaan lingkungan hidup di daerah, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Jumat (9/5/2025). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif, di kantor KLHK Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas secara khusus upaya Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam penanganan dan pengelolaan sampah di wilayahnya. Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Muna Barat, dan menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk memberikan dukungan konkrit.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen akan membantu Kabupaten Muna Barat melalui sejumlah fasilitas dan sarana penunjang, yaitu:
– pengadaan dump truck sampah
– pengadaan kontainer (bak) sampah
– kendaraan viar untuk pengangkutan sampah
– fasilitasi pembangunan TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle)
– pembangunan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah

Dalam pernyataannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup, khususnya penanganan sampah, merupakan bagian penting dari visi pembangunan daerah yang mengacu pada konsep Liwu Mokesa – kampung yang keren.

“Penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tapi bagian dari cara kita membangun Muna Barat yang sehat, tertib, dan berkelanjutan. Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan sangat membantu kami dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berbasis partisipasi masyarakat,” ujar La Ode Darwin.

Ia juga menekankan bahwa visi Liwu Mokesa bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang ingin menjadikan desa-desa di Muna Barat bersih, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan lingkungan di Muna Barat akan semakin baik dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat serta pelestarian sumber daya alam.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi Muna Barat Capai Kategori B dengan Peningkatan Signifikan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi merilis hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2024. Berdasarkan Surat Nomor B/259/RB.06/2025, Pemerintah Kabupaten Muna Barat meraih nilai 65,20 dengan kategori “B”, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang meraih nilai 44,65, juga dengan kategori B.

Evaluasi Reformasi Birokrasi ini dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 9 Tahun 2023 tentang Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Keputusan Menteri PANRB Nomor 182 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Evaluasi RB Tahun 2024. Tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk mengukur kemajuan pelaksanaan RB dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif, serta menciptakan budaya kerja ASN yang profesional dan berAKHLAK.

Di tingkat daerah, hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Kementerian PANRB mendorong seluruh pemerintah daerah, termasuk Muna Barat, untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi sebagai upaya konsisten dalam peningkatan kualitas reformasi birokrasi.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyambut baik hasil capaian ini dan menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah salah satu agenda prioritas dalam periode kepemimpinannya 2024–2029.

“Peningkatan indeks RB ini adalah hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah. Tapi ini baru awal. Komitmen kami adalah menjadikan birokrasi Muna Barat lebih responsif, sederhana, dan digital. Reformasi birokrasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi kunci untuk menciptakan pelayanan publik yang bermutu dan cepat,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Muna Barat, Mukhtar,S.Pd, M.Sc., menjelaskan bahwa capaian ini diperoleh melalui sinergi lintas Perngkat Derah dalam membenahi area-area pengungkit reformasi birokrasi, mulai dari tata laksana, tematik, manajemen SDM ASN, hingga penguatan akuntabilitas dan pelayanan publik serta peningkatan nilai SAKIP.

“Nilai 65,20 ini bukan angka semata, melainkan gambaran dari arah kemajuan kita. Ke depan, kita akan menindaklanjuti rekomendasi evaluasi dan memperkuat sistem pemantauan internal agar semua perangkat daerah berperan aktif dalam peningkatan pengelolaan pemerintahan yang berimplikasi pada peningkatan perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Muna Barat ,” kata Mukhtar.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui pendekatan yang lebih digital, kolaboratif, dan berorientasi hasil.

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Bupati Muna Barat Ajukan Bantuan Pengembangan UMKM ke Kementerian UMKM

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, sebagai penyumbang  terhadap PDB dan lapangan kerja di seluruh daerah. Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan pemberdayaan pelaku usaha, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan pertemuan dengan Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, di Kantor Kementerian UMKM pada hari ini, Kamis (8/5/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna Barat mengajukan permohonan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non-Fisik untuk sektor UMKM di Kabupaten Muna Barat, dengan harapan dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Saat ini, pelaku UMKM di Muna Barat tercatat berjumlah 6.174 UMKM yang terdiri dari 6.116 pelaku usaha mikro, 49 pelaku usaha kecil, dan 9 pelaku usaha menengah, yang tersebar di 11 kecamatan. Potensi sektor UMKM ini diharapkan dapat lebih berkembang dengan adanya bantuan dari Kementerian UMKM.

Bupati La Ode Darwin menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Muna Barat, terutama untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa dan daerah yang masih tertinggal dalam hal infrastruktur dan akses pasar. Dalam pertemuan tersebut, Bupati berharap agar pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM dapat memberikan bantuan yang dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Muna Barat.

“Sektor UMKM adalah salah satu tulang punggung ekonomi daerah kami. Kami sangat berharap agar bantuan ini bisa menguatkan pelaku UMKM kami, baik dalam aspek modal usaha maupun pengembangan kapasitas produksi. Dengan bantuan ini, kami yakin ekonomi lokal akan semakin tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih lanjut, termasuk penambahan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Muna Barat. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat program KUR Padat Karya yang dialokasikan sebesar Rp 20 Triliun secara nasional, dan Muna Barat juga akan menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat dari program tersebut.

“Kami memahami pentingnya dukungan untuk pelaku UMKM di daerah-daerah seperti Muna Barat. Oleh karena itu, kami akan mengalokasikan tambahan porsi KUR untuk daerah ini, dan Muna Barat juga akan mendapatkan bagian dari program KUR Padat Karya ini. Meski anggaran saat ini terbatas karena kebijakan efisiensi, kami akan terus berupaya agar Muna Barat menjadi prioritas dalam program-program selanjutnya,” jelas Menteri Maman Abdurrahman.

Selain itu, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat, Djamudin, S.Pd, MM, yang turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong agar para pelaku UMKM di Muna Barat memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk mengembangkan usaha mereka.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat memperkuat daya saing para pelaku UMKM di Muna Barat, terutama dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas produk. Kami juga berterima kasih atas perhatian dan komitmen Kementerian UMKM dalam mendukung pengembangan sektor ini,” ungkap La Ode Djamudin.

Dengan adanya dukungan dari Kementerian UMKM, diharapkan UMKM di Muna Barat akan semakin berkembang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Usulkan Pembangunan BTS dan Internet Sekolah Gratis dalam Audiensi dengan Kementerian Komdigi

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas teknologi dan informasi di wilayah Muna Barat, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) pada hari ini, Rabu (7/5/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Staf Khusus Menteri Komdigi, Arnanto Nurprabowo, turut hadir dalam audiensi tersebut Bupati Muna, Bupati Wakatobi, Wakil Bupati Konawe Kepulaun, Wakil Ketua DPRD Buton Utara, Kadis Kominfo Muna Barat, Kadis Kominfo Wakatobi dan Kadis Kominfo Muna, para Dirjen dan Direktur Bakti Kominfo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muna Barat menyerahkan proposal usulan pembangunan BTS (Base Transceiver Station) dan penyediaan internet sekolah gratis di Muna Barat sebagai upaya untuk mendukung pemerataan akses informasi dan pendidikan digital bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa keterbatasan akses internet di beberapa wilayah Muna Barat, terutama di pulau-pulau dan daerah pedalaman, sangat menghambat perkembangan pendidikan, ekonomi, dan sektor lainnya.

“Peningkatan infrastruktur komunikasi, terutama pembangunan BTS dan penyediaan internet gratis di sekolah-sekolah, adalah langkah penting dalam mewujudkan pemerataan akses informasi dan layanan pendidikan yang lebih baik. Ini adalah bagian dari upaya Pemkab Muna Barat untuk mewujudkan Liwu Mokesa – kampung yang keren, di mana teknologi menjadi bagian integral dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Bupati La Ode Darwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Muna Barat, Al Rahman, S.Pd, M.Si, juga menyampaikan bahwa usulan ini akan memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Muna Barat, terutama untuk sekolah-sekolah yang terletak di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan internet.

“Usulan ini kami ajukan dengan harapan agar sekolah-sekolah di daerah terpencil di Muna Barat dapat memperoleh akses internet gratis yang stabil dan cepat. Ini akan membuka peluang bagi anak-anak di desa-desa untuk mengakses berbagai materi pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kami,” ungkap Al Rahman.

Dalam audiensi tersebut, Staf Khusus Menteri Komdigi, Arnanto Nurprabowo, memberikan apresiasi terhadap usulan yang diajukan oleh Pemkab Muna Barat dan menyatakan akan menindaklanjuti dengan pembahasan lebih lanjut bersama pihak terkait untuk mempercepat realisasi pembangunan BTS dan penyediaan akses internet untuk sekolah-sekolah di Muna Barat.

“Kami menyambut baik usulan dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kami akan melihat lebih lanjut potensi dan kebutuhan daerah, dan pastinya akan mendukung upaya untuk mempercepat akses komunikasi dan informasi di wilayah-wilayah yang membutuhkan,” jelas Arnanto Nurprabowo.

Dengan usulan ini, diharapkan Muna Barat dapat memperkuat konektivitas dan mempercepat proses digitalisasi yang akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat setempat.

Penulis : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. opini & Aspirasi Publik)

Penanggungjawab : Al Rahman, S,Pd, M.Si (Kadis Kominfo-SP)

Menteri PUPR Terima Kunjungan Bupati Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat Laode Darwin melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta pada Selasa (6/5/2025). Kedatangan pimpinan Muna Barat ini diterima secara langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo. Pertemuan tersebut membahas dukungan infrastruktur dalam pembangunan Kabupaten Muna Barat.

Dilansir dari Biro Komunikasi Publik Kementerian PU, Dody Hanggodo menyatakan dukungannya dalam upaya meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Muna Barat. Pembangunan irigasi menjadi pekerjaan awal yang dapat dilaksanakan sebab telah mengantongi Instruksi Presiden (inpres). Sedangkan pembangunan jalan akan dimasukkan kedalam skema Inpres Infrastruktur Daerah.

“Insya Allah kita support untuk infrastruktur di Muna Barat, yang paling cepat bisa kita kerjakan irigasi karena sudah ada Inpresnya. Sementara untuk jalan direncanakan masuk dalam skema Inpres Infrastruktur Daerah, tetapi ini masih dalam tahap awal,” ungkap Menteri Dody.

Selain irigasi, pembangunan Sekolah Rakyat (SR) juga menjadi program Kementerian PU dalam rangka pembangunan pendidikan berbasis pemerataan. Menteri Dody meminta agar Bupati Muna Barat menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat.

“Saya minta ke Pak Bupati siapkan lahan untuk SR yang masuk ke pembangunan Tahap 2A.  Sekolah ini akan memberikan pendidikan gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kita akan sekolah kan anak-anak Muna Barat,” tambahnya

Bupati Muna Barat Laode Darwin menyanggupi apa yang menjadi permintaan Menteri Dody. Lahan seluas 8 hektar telah disiapkan beserta sejumlah dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kami sudah siapkan lahan seluas 8 hektar dan seluruh dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat sudah lengkap. Semoga ini segera terealisasi,” ungkap Laode Darwin.

Dalam kesempatan tersebut, Laode Darwin juga menjabarkan potensi Muna Barat di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Ironisnya, potensi ini belum didukung dengan infrastruktur yang memadai. Oleh sebab itu, Bupati Muna Barat meminta dukungan Kementerian PU dalam pengadaan irigasi.

“Potensi sawah kami mencapai 5.000 ha, tapi belum ada irigasi teknis. Beberapa desa bahkan terputus saluran airnya, sehingga terpaksa dialihkan ke tanaman nilam. Tapi kalau ini dibiarkan, tanah akan rusak dalam 2–3 tahun ke depan. Untuk itu saya mohon dukungan Pak Menteri untuk membangun irigasi.” pungkasnya.

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A.Md)
 Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Hardiknas 2025 Usung Tema Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati, Jumat (02/05/2025). Upacara dihadiri oleh Kepala OPD, Unsur Forkopimda, serta ASN dan honorer se-Muna Barat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa.

Hardiknas 2024 mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Tema tersebut dijabarkan dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Naskah ini dibacakan oleh Wakil Bupati Muna Barat di hadapan segenap peserta upacar Hardiknas 2025.

Mendikdasmen berharap Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai lomba. Hardiknas hendaknya menjadi momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat memenuhi amanat konstitusi yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Undang-undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.” ujarnya

Posisi vital pendidikan juga menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto dengan memasukannya dalam Asta Cita keempat. Prabowo bertekad membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.

“Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.” lanjutnya

Diakhir sambutan nya, Abdul Mu’ti mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam rangka mengantarkan anak-anak bangsa menjadi generasi hebat dan kuat. Pemerintah selaku penyelenggara negara tidak akan mampu bekerja sendiri dalam upaya membangun pendidikan bermutu.

“Diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat.” pungkasnya

Usai pembacaan sambutan, dilanjutkan dengan doa bersama. Pembaca doa mengajak seluruh hadirin untuk menghaturkan pinta kepada Sang Maha Kuasa agar memberikan kekuatan dalam mendidik anak-anak bangsa sehingga menjadi generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, kuat jiwa dan raga, cerdas, terampil, dan berdedikasi memajukan bangsa dan negara.

Pelaksanaan upacara juga dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Siswa Baru. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati, Ketua IGI, Inspektur Muna Barat, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, dan stakeholder terkait.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)