Kabupaten Muna Barat Gelar Upacara HUT ke-11: Momentum Refleksi dan Optimisme Pembangunan Daerah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 yang dipusatkan di Lapangan Sepakbola Desa Mekar Jaya. Upacara berlangsung khidmat dan menjadi ajang refleksi capaian pembangunan serta momentum meneguhkan komitmen bersama menuju Muna Barat yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan berkarakter.

Hadir dalam upacara tersebut Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Tenggara selaku perwakilan Gubernur, para Bupati se-Sultra, pimpinan dan anggota DPRD Muna Barat, sejumlah tokoh pemekaran, unsur Forkopimda Muna dan Muna Barat, jajaran OPD lingkup Pemkab Muna Barat, Ketua TP-PKK Muna Barat, perwakilan perbankan (BRI dan BPD), tokoh adat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan sebelas tahun Kabupaten Muna Barat penuh dengan tantangan. Namun berkat kolaborasi semua pihak, kini Muna Barat telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam berbagai sektor.

“Sebagai daerah baru, tentu banyak tantangan yang kita hadapi. Tapi berkat kerja keras, kesabaran, dan kolaborasi, kita berhasil membuktikan bahwa pemekaran ini berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati.

Ia memaparkan berbagai capaian pembangunan berdasarkan indikator makro, sebagai berikut:

  1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Muna Barat pada akhir 2024 mencapai 68,37, meningkat signifikan dibanding 61,92 saat awal pemekaran (2014). Ditargetkan pada 2025, IPM meningkat menjadi 69,00.

  2. Laju Pertumbuhan Ekonomi tahun 2024 sebesar 3,07%, sedikit menurun dari tahun 2023 (5,46%) akibat faktor internal dan eksternal. Namun PDRB per kapita meningkat dari Rp37,93 juta (2023) menjadi Rp38,93 juta (2024).

  3. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tahun 2024 mencapai 73,83%, mencerminkan terbukanya lapangan kerja dan berkembangnya UMKM, pertanian, perikanan, dan peternakan.

  4. Persentase Penduduk Miskin menurun dari 14,03% (2023) menjadi 13,38% (2024), menunjukkan efektivitas kebijakan penanggulangan kemiskinan daerah.

  5. Gini Rasio berhasil ditekan dari 0,318 menjadi 0,308, mencerminkan peningkatan pemerataan distribusi pendapatan.

Selain capaian tersebut, Pemkab Muna Barat juga meraih sejumlah penghargaan tingkat provinsi di tahun 2025:

  • Peringkat 1 Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah se-Sultra

  • Predikat WTP dari BPK RI

  • Peringkat 1 Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

  • Peringkat 3 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) se-Sultra

Untuk mendukung RKPD 2025, beberapa strategi prioritas diarahkan pada:

  • Penataan layanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ketertiban umum

  • MoU dengan PT ASDP untuk membuka rute ferry Tondasi–Torobulu guna meningkatkan konektivitas dan pemerataan wilayah

  • Peningkatan produksi padi, jagung, dan penguatan ketahanan pangan

  • Pengembangan perikanan tangkap dan industri olahan unggulan daerah

  • Promosi tenun dan kriya melalui ajang nasional

  • Pembangunan jalan daerah melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD)

  • Pembangunan Sekolah Rakyat dan akses pendidikan merata

  • Pembangunan Rumah Sakit melalui program PHTC dari Presiden RI

Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan harus diiringi dengan semangat kolektif dan kontribusi nyata dari seluruh pemangku kepentingan.

“Mari kita bangun kebersamaan dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan ke depan. Keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kontribusi aktif seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.

Sebagai penutup, Bupati La Ode Darwin mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi besar Kabupaten Muna Barat: tumbuh, sehat, dan keren menuju Liwu Mokesa. Dengan tekad dan kolaborasi semua pihak, Muna Barat diyakini mampu menjawab tantangan masa depan dengan prestasi dan pelayanan yang semakin berkualitas.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pemda Muna Barat Gelar Dzikir dan Doa Bersama di Mekar Jaya: Perkuat Spiritualitas dan Kolaborasi Pendidikan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka menyambut HUT ke-11 Kabupaten Muna Barat, Pemerintah Daerah menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama di Lapangan Sepakbola Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, pada Selasa malam (22/7/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan daerah, mulai dari Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, seluruh kepala desa, serta ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan.

Acara dibuka dengan pembacaan shalawat dan lagu-lagu religi oleh Katthan Siraj, dilanjutkan dengan tasbih bersama yang dipimpin oleh Ustadz Hafidz As Saifi. Suasana syahdu penuh kekhusyukan menyelimuti lapangan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, dengan Bang Yadi Sembako bertindak sebagai pemandu acara yang membawa suasana menjadi lebih hangat dan akrab.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan dzikir juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Program Spiritual Muna Barat, yaitu Mubar Bertasbih, Mubar Mengaji, dan Mubar Berjamaah, sebagai bagian dari ikhtiar membangun kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berkarakter.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dzikir dan doa bersama ini adalah bentuk kesyukuran sekaligus ikhtiar spiritual dalam menata kehidupan daerah agar senantiasa diberi keberkahan.

“Acara ini bukan hanya seremoni keagamaan, tapi juga momentum kebangkitan spiritual masyarakat Muna Barat. Semoga dengan dzikir dan doa yang kita panjatkan bersama ini, seluruh ikhtiar pembangunan kita diridhoi Allah SWT. Spirit keimanan inilah yang harus menjadi fondasi dalam membangun daerah, termasuk birokrasi yang berintegritas dan masyarakat yang berdaya,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual ini juga menjadi bagian dari visi besar Pemda dalam membentuk SDM yang unggul, cerdas, sehat, beriman dan berbudaya menuju Liwu Mokesa.

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemda Muna Barat dengan dua perguruan tinggi lokal, yaitu Institut Teknologi, Bisnis, dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) serta Universitas Karya Persada Muna (UKPM). MoU ini mencakup komitmen bersama dalam penguatan SDM melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Rektor ITBKM, Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung arah pembangunan daerah.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari langkah besar Pemda dalam mewujudkan masyarakat Muna Barat yang lebih berkualitas. Kerja sama ini menjadi awal dari program nyata, seperti beasiswa, pelatihan vokasional, dan program pengabdian masyarakat yang berdampak langsung,” ungkap Dr. Rasid.

Melalui dzikir, doa, dan komitmen pendidikan yang ditunjukkan malam itu, Pemkab Muna Barat ingin menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga membangun jiwa dan karakter masyarakatnya.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pengajian Perdana Mubar, Kolaborasi Pemda Muna Barat dan Ikatan Mubaligh Dalam Mewujudkan Liwu Mokesa

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat bersama Ketua Ikatan Mubaligh Muna Barat  menggelar pengajian perdana  di Rumah Jabatan Bupati Muna Barat pada Kamis malam, 17 Juli 2025. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Muna Barat, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muna Barat,  serta pengurus Ikatan Mubaligh Muna Barat. Pengajian perdana ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara Pemda Muna Barat dan Ikatan Mubaligh Muna Barat untuk mendukung dan mensukseskan program-program Mubar Bertasbih, Mubar Mengaji, dan Mubar Berjamaah.

Ikatan Mubaligh Muna Barat, sebagai organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam kegiatan dakwah dan pemberdayaan umat, telah bekerja sama dengan Pemda Muna Barat dalam mewujudkan SDM yang unggul, cerdas, sehat, beriman, dan berbudaya, sesuai dengan visi misi Pemda Muna Barat. Program-program seperti Mubar Bertasbih, Mubar Mengaji, dan Mubar Berjamaah tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan pemerintahan yang lebih baik dengan membangun karakter birokrat yang jujur, amanah, dan penuh dedikasi terhadap tugas-tugas negara.

Mubar Bertasbih merupakan program yang mengajak masyarakat untuk terus memperdalam ilmu agama dan berzikir secara rutin, sementara Mubar Mengaji bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan pengajian yang dapat memperkuat pemahaman agama masyarakat. Sementara itu, Mubar Berjamaah bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar elemen masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi dalam menjalankan tugas di masyarakat. Semua program ini sejalan dengan upaya Pemda Muna Barat untuk tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat pondasi karakter bangsa melalui pendekatan spiritual.

Ketua Ikatan Mubaligh Muna Barat, La Muhibi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengajian perdana ini adalah simbol awal dari kerja sama yang semakin erat antara Ikatan Mubaligh dan Pemda Muna Barat. “Kami sangat mendukung visi Bupati Muna Barat untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketakwaan yang tinggi. Program-program seperti Mubar Bertasbih dan Mubar Mengaji adalah bagian penting dalam membangun karakter masyarakat Muna Barat,” ujar La Muhibi.

La Ode Muhibi juga menyerahkan hasil Rapat Kerja Ikatan Mubaligh Muna Barat, yang telah merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan program-program Pemda Muna Barat. “Kami berharap hasil rapat kerja ini dapat menjadi acuan dalam mendukung program Pemda. Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Muna Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengungkapkan kebanggaannya atas terlaksananya pengajian perdana ini dan mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemda Muna Barat dengan Ikatan Mubaligh. “Program Mubar Bertasbih, Mubar Mengaji, dan Mubar Berjamaah adalah penjabaran misi kami untuk menciptakan SDM yang unggul, cerdas, sehat, beriman, dan berbudaya. Kami sangat mendukung inisiatif ini karena kami percaya bahwa pembangunan yang sesungguhnya tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga spiritual masyarakat,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Bupati juga menekankan bahwa program-program ini bukan hanya untuk meningkatkan kualitas keimanan, tetapi juga untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang lebih baik melalui pembangunan karakter birokrat yang lebih berkualitas dan berintegritas. “Mari kita gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan keimanan kita dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Muna Barat yang lebih baik. Dengan kolaborasi ini, kita akan menciptakan birokrasi yang amanah, penuh dedikasi, dan memiliki karakter yang kuat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Liwu Mokesa,” tutupnya.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Gelar Pertemuan dengan Rektor ITBKM Bahas Kerja Sama dalam Pengembangan SDM Unggul

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menerima kunjungan Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah (ITBKM) Muna Barat di ruang kerjanya pada Jumat, 5 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Pemda Muna Barat) dan ITBKM, terutama dalam upaya mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di daerah.

Kerja sama yang dimaksud meliputi pemberian beasiswa kepada mahasiswa ITBKM,  hibah tanah dan bantuan pembangunan gedung untuk pengembangan kampus dan fasilitas pendidikan yang direncanakan akan dibangun diwilayah Lawa. Rencana kerja sama ini akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani pada  tanggal 22 Juli 2025 mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan bahwa visi misi yang diusung oleh Pemda Muna Barat, yaitu mewujudkan SDM yang unggul, cerdas, sehat, beriman, dan berbudaya, sangat sejalan dengan tujuan ITBKM dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan potensi pemuda di Muna Barat. “Kami sangat mendukung segala upaya yang dilakukan ITBKM dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.

Kerja sama ini juga mendorong suksesnya program 1 Rumah 1 Sarjana, yang bertujuan untuk memastikan setiap keluarga di Muna Barat memiliki setidaknya satu anggota yang meraih gelar sarjana. Program ini tidak hanya akan memberikan peluang pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di Muna Barat. “Kami berharap, melalui kolaborasi ini, lebih banyak pemuda dari Muna Barat yang dapat menempuh pendidikan tinggi, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kemajuan daerah kita,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Bupati juga menegaskan pentingnya pendidikan tinggi dalam mencetak generasi yang siap bersaing di dunia global. “Kami berharap dengan adanya beasiswa dan dukungan lainnya, lebih banyak mahasiswa Muna Barat yang dapat menempuh pendidikan tinggi, dan kelak mereka dapat menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan daerah ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Rektor ITBKM Dr. Rasid, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemda Muna Barat atas dukungan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemda Muna Barat, khususnya kepada Bapak Bupati La Ode Darwin, yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan pendidikan di Muna Barat. Beasiswa dan hibah yang akan diberikan ini sangat berarti bagi pengembangan kampus dan peningkatan kualitas pendidikan di ITBKM,” ungkap Dr. Rasid.

Rektor ITBKM juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan semakin mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan siap untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Muna Barat dalam jangka panjang,” tutupnya.

MoU antara Pemda Muna Barat dan ITBKM yang akan ditandatangani pada  ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dari kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Muna Barat.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

TP PKK Muna Barat Ikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Provinsi Sulawesi Tenggara

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID TP PKK Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Gerakan Tanam Cabai serentak pada Rabu (17/7/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi melalui penanaman cabai di pekarangan rumah. Hadir dalam agenda tersebut Ketua TP PKK Sultra, Bupati dan Walikota se-Sulawesi Tenggara, Kepala OPD lingkup Provinsi Sultra, Ketua PKK Provinisi/Kota/Kabupaten, serta pengurus PKK se-Sulawesi Tenggara.

Ketua TP PKK Arinta Andi Sumangerukka melakukan penanaman cabai di Kelurahan Puriraano Kendari, Sulawesi Tenggara. Adapun ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten/Kota mengikuti jalannya kegiatan secara daring melalui zoom dirangkaikan dengan penanaman cabai di wilayah masing-masing.

Ketua PKK Provinsi Sultra Arinta Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan AKU HATINYA PKK merupakan program unggulan Pokja 3 dalam rangka mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah inflasi. Guna mendukung ketahanan pangan, salah satu yang dibutuhkan adalah cabai sebab harganya yang fluktuatif.

“Pemanfaatan pekarangan aku hatinya PKK yang jadi program unggulan Pokja 3 bagian dari PKK secara berjenjang dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah inflasi. Pemanfaatan pekarangan merupakan upaya mengoptimalkan lahan dengan menanam sayur, buah dan toga,” ujar Arinta dalam sambutannya.

Arinta mengingatkan bahwa gerakan ini tidak hanya proses penanaman tetapi akan dipantau hingga masa panen dan pasca panen. Ia meminta agar anggota PKK memantau dan melaporkan perkembangan cabai yang telah ditanam. TP PKK Provinsi akan memilih secara acak kabupaten/kota yang akan dipantau secara langsung.

“Saya mohon dilaporkan hasilnya setiap kabupaten sehingga kegiatan ini bukan seremonial saja. Nanti saat panen dilaporkan supaya kegiatan ini benar-benar memberi manfaat dari hasil panennya. Anggota PKK buat laporan dan akan dinilai siapa yang paling banyak panen,” lanjutnya

Istri Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan penanaman cabai serentak. Keterlibatan aktif masyarakat terutama PKK dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan lingkungan. Ia mengajak kepada semua pihak untuk menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan demi tercapainya halaman teratur, indah, dan nyaman.

“Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Saya sangat berterimakasih dengan sambutan yang luar biasa ini. Mari kita bersama menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan demi tercapainya halaman teratur, indah, dan nyaman,” pungkasnya.

Walikota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi kepada ketua tim dan seluruh pihak yang menggagas serta menyukeskan kegiatan ini. Selaku tuan rumah,  Siska berharap agar kegiatan penanaman cabai tidak berhenti pada seremonial semata tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan pengelolaan pasca panen.

“Dengan inisiasi dari ibu gubernur sangat membantu terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan penanaman cabai selaras dengan arahan Presiden Indonesia untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya

Siska Karina Imran menjelaskan bahwa pemerintah Kota Kendari telah menetapkan 3 lokus pemanfaatan pekarangan yakni Punggolaba Kecamatan Kendari Barat, Kambu Kecamatan Kambu, serta Pondambea Kecamatan Kadia. Guna mendukung pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat, pemerintah memberikan bantuan senilai Rp.20 juta per kelurahan.

Walikota Kendari ini mengungkapkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi tanggungjawab semua pihak. Perubahan besar dimulai dari hal-hal kecil. Dengan penanaman cabai bisa mengurangi anggaran belanja dan menciptakan usaha kecil skala rumah tangga. Siska berharap dengan kegiatan ini dapat menjadikan setiap rumah tangga siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Usai sambutan, Ketua TP PKK Sultra Arinta Andi Sumangerukka didampingi Walikota Kendari Siska Karina Imran menyerahkan bantuan berupa bibit tomat dan mangga, pupuk NPK, handsprayer, dan tempat sampah. Bantuan diserahkan kepada Dasa Wisma Merak, Dasa Wisma Dahlia, Dasa Wisma Nusa Indah, Dasa Wisma Merpati, Dasa Wisma Seruni, dan Dasa Wisma Puncak Hijau.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Ketua KONI Sultra Lantik Pengurus KONI Muna Barat Masa Bakti 2025-2030

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara Alvian Taufan Putra melanti personil KONI Kabupaten Muna Barat pada Senin (14/7/2025). Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Muna Barat, Forkopimda, serta Kepala OPD se-Muna Barat.

Tema yang diusung dalam pelantikan pengurus KONI Muna Barat periode 2025-2030 adalah ‘Sehat Jiwanya Sehat Raganya Wujudkan Prestasi Menuju Liwu Mokesa’. Pelantikan ditandai dengan pembacaan SK Nomor 61 Tahun 2025 oleh Elvis Basri Uno selaku Sekretaris KONI Sultra dan penandatanganan berita acara oleh Ketua KONI Muna Barat Laode Darwin. Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan bendera dari Ketua Umum KONI Provinsi kepada Ketua Umum KONI Mubar.

Dalam sambutannya, Alvian Taufan Putra menyampaikan bahwa pada tahun 2026 KONI Sulawesi Tenggara akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Dua kabupaten telah mengusulkan sebagai tuan rumah yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Bombana. Alvian mengungkapkan bahwa meskipun belum ada edaran resmi, kemungkinan besar Porprov akan dilaksanakan di Kabupaten Bombana.

“Dalam kurun waktu 2025-2026 kami dari KONI Provinsi akan menggelar Porprov pada 2026. Lokasinya kemungkinan besar akan dilaksanakan di Bombana. Tiga tahun lalu di Buton dan Bau-Bau. Belum ada edaran resmi. Untuk calon tuan rumah ada 2 yakni Konawe dan Bombana tapi kemungkinan besar di Bombana,” ujarnya.

Alvian berharap agar bupati selaku Ketua KONI Muna Barat segera menggelar rapat bersama pengurus yang telah dilantik guna mempersiapkan Porprov. Putra mantan Gubernur Ali Mazi ini mengingatkan tentang potensi besar Muna Barat dalam cabang olahraga dayung.

“Besar harapan saya Pak Bupati bisa segera rapat bersama pengurus untuk persiapan Porprov. Di Kabupaten Muna Barat ada satu cabor yang bisa menghasilkan sebanyak mungkin emas yaitu dayung. Dari Mubar ada Pak Sovyan selaku pelatih yang dapat medali di PON Aceh tahun lalu,” tambahnya.

Ketua Umum KONI Sultra ini juga menyinggung soal anggaran yang harus diporsikan untuk menunjang prestasi. Alvian mengungkapkan bahwa perolehan prestasi harus ditunjang dengan keberadaan sarana latihan memdai serta asupan bergizi. KONI Mubar juga diharapkan memiliki target dan bisa fokus pada cabang olahraga unggulan untuk mendapatkan medali emas.

“Soal Porprov ini kembali lagi ke anggaran. Kita realistis saja, prestasi ditunjang dengan anggaran. Kalau anggaran misalnya 500 juta sebagaimana rata-rata anggaran dari kabupaten lain, Muna Barat bisa berprestasi. Fokuskan di satu cabor yang bisa dapat emas. Kalau saya lihat, Muna Barat ada potensi masuk dalam 5 besar,” pungkasnya.

Ketua KONI Muna Barat Laode Darwin mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Sultra yang telah hadir secara langsung di Muna Barat. Hal ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memaksimalkan prestasi Kabupaten Muna Barat. Sosok yang akrab disapa DW ini  akan mengupayakan agar Muna Barat mampu masuk 3 besar pada pergelaran Porprov mendatang.

“Saya ucapkan terima kasih pada Ketua KONI yang hadir langusung melantik. Semoga jadi awal untuk memaksimalkan prestasi Kabupaten Muna Barat. Insya Allah di Porprov nanti, kalau Ketua KONI Sultra berharap di 5 besar, insya allah saya usahakan masuk 3 besar. Masih ada waktu 1 tahun mencari bibit atlet berkoordinasi dengan para Ketua Cabor dan memaksimalkan anggaran yang ada,” paparnya.

Laode Darwin mengakui bahwa fasilitas masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, orang nomor satu di Muna Barat ini memerintahkan kepada pengurus agar mencari tempat yang lebih bagus untuk KONI Muna Barat. Sebagai bupati, Laode Darwin berkomitmen untuk memaksimalkan fasilitas olahraga sebagai sarana latihan para atlet.

Diakhir sambutannya, Laode Darwin menyampaikan rencana penyelenggaraan kejuaran olahraga yang akan dimulai pada 20 Juli mendatang, “Tanggal 20 ada kejuaraan Bola Voli antar kecamatan. Pembukaan akan dilaksanakn setelah jalan santai. Berikutnya juga ada kejuaraan Bola Kaki. Ini untuk mencari bibit sebagai persiapan Porprov 2026.”

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Lokasi Usulan IJD Dan Sekolah Rakyat Di Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Muna Barat pada Minggu (13/7/2025). Dody Hanggodo didampingi Anggota Komisi V DPR RI Ridwan Bae serta Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka tiba di Bandara Sugimanuru sekitar pukul 14.00 WITA. Kedatangan rombongan Menteri PU disambut oleh tiga bupati yakni Bupati Muna Barat Laode Darwin, Bupati Muna Bachrun Labuta, serta Bupati Buton Tengah Dr. Azhari.

Kunjungan Menteri PU di Muna Barat berfokus pada peninjauan usulan Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Sekolah Rakyat. Sebanyak enam ruas jalan diusulkan oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat pada tahun 2025 diantaranya Jalan Matarawa-Kusambi, Jalan Guali-Kusambi, Jalan Abadi Jaya-Pajala, Jalan Lasosodo-Marobea, Jalan Kusambi-Masara, serta  Jalan Kombikuno-Latawe. Total output yang diusulkan sepanjang 27 km dengan kebutuhan dana Rp84, 483 miliar.

Di hadapan Menteri PU, Bupati Muna Barat Laode Darwin juga menjabarkan usulan rehabilitasi Daerah Irigasi Katangana di Kecamatan Tiworo Selatan. Daerah irigasi dengan luas total 300 Ha ini menjadi sumber pengairan bagi 3 desa yakni Desa Katangana, Desa Parura Jaya, dan Desa Abadi Jaya. Kerusakan beberapa bagian bendungan mengakibatkan banyaknya lahan persawahan yang tidak aktif disebabkan kurangnya distribusi air.

Selanjutnya, Menteri Dody Hanggodo meninjau lahan yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat di Muna Barat. Lokasi usulan terletak di Desa Maperaha  Kecamatan Sawerigadi dengan total luas lahan sekitar 6,6 Ha. Dalam kesempatan tersebut, Menteri PU menanyakan beberapa hal seperti perizinan, kesiapan pemerintah setempat seperti RT/RW, juga ketersediaan jaringan internet.

Bupati Muna Barat Laode Darwin menyampaikan bahwa kunjungan Menteri PUPR menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi infrastruktur di Muna Barat. “Kami bersyukur atas perhatian langsung pemerintah pusat. Semua usulan ini merupakan prioritas strategis yang sangat berdampak terhadap konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap dukungan Kementerian PUPR bisa segera terealisasi,” ujar Bupati.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Muna Barat telah menyiapkan seluruh dokumen teknis dan komitmen anggaran pendamping daerah sesuai kebutuhan. “Insya Allah semua aspek pendukung termasuk lahan, legalitas, dan teknis lapangan telah kami siapkan secara serius,” tutupnya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Rakernas X PKK Tahun 2025 Rumuskan Arah Gerakan PKK Lima Tahun ke Depan, TP-PKK Muna Barat Apresiasi Penekanan Kolaborasi

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 yang berlangsung di Plenary Hall Convention Center Sempaja, Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Kalimantan Timur, juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025. Kegiatan strategis ini menjadi forum tertinggi untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program Gerakan PKK dengan dinamika pembangunan nasional.

Rakernas X dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pelindung TP-PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran, Ketua Umum TP-PKK, Tri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, serta Ketua dan Pengurus TP-PKK dari seluruh Indonesia, termasuk Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Ny. Rhika Purwaningsih Darwin bersama jajaran.

Dalam sesi penutupan, Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP-PKK Pusat, Yane Bima Arya, membacakan hasil rumusan akhir Rakernas yang telah disusun secara kolektif oleh TP-PKK Pusat dan perwakilan dari seluruh provinsi. Dokumen tersebut akan menjadi panduan pelaksanaan Gerakan PKK periode 2025–2029, yang disusun dengan mengacu pada kebutuhan aktual masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan nasional.

TP-PKK menegaskan komitmennya dalam mendukung visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden RI, melalui penguatan program yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan pencapaian kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Gerakan PKK selama lima tahun ke depan akan berfokus pada pencapaian visi besar:
“Terwujudnya keluarga berdaya dan sejahtera untuk mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.”

Visi tersebut akan dijabarkan ke dalam misi strategis dan program unggulan yang bersifat lintas sektor dan menjangkau seluruh jenjang kelembagaan PKK, mulai dari pusat hingga desa. Sebagai pijakan pelaksanaan, Rakernas X menetapkan tiga dokumen utama:

  1. Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2025–2029

  2. Strategi Gerakan PKK

  3. Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan PKK

Ketiga dokumen ini diusulkan untuk disahkan oleh Ketua Umum TP-PKK dan ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Pembina TP-PKK Pusat. Selain menjadi pedoman kelembagaan, dokumen ini juga akan dijadikan rujukan resmi dalam integrasi program PKK ke dalam perencanaan pembangunan daerah dan desa.

Rakernas X PKK 2025 juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penguatan struktur organisasi, termasuk usulan revisi terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020. Beberapa poin utama dalam usulan revisi tersebut mencakup:

  • Penyesuaian masa jabatan Ketua TP-PKK Desa agar selaras dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa

  • Penambahan unsur Wakil Ketua dan Sekretaris dalam struktur TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota

  • Integrasi Kelompok Dasawisma ke dalam struktur kelembagaan resmi sebagai upaya memperkuat peran masyarakat di tingkat paling bawah

Rakernas juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam pelaksanaan program, baik dengan pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, lembaga pendidikan, media, hingga organisasi kemasyarakatan. Strategi tahunan akan terus dikembangkan untuk mendukung pencapaian visi dan misi jangka panjang.

Dalam tanggapannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, menyampaikan bahwa semangat kolaborasi multipihak sebagaimana ditekankan dalam Rakernas X telah terlebih dahulu diinisiasi oleh pihaknya.

“Sebelum penekanan ini muncul di Rakernas, kami di TP-PKK Muna Barat sudah lebih dahulu membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Di antaranya dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan keluarga, serta dengan Ikatan Mubaligh Muna Barat untuk penguatan nilai spiritual dan ketahanan keluarga,” ungkap Rhika.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut menjadi pendekatan penting untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menyentuh kebutuhan yang spesifik di tingkat lokal.

“Kami percaya bahwa kemajuan PKK tidak bisa berjalan sendiri. Melibatkan banyak pihak adalah kunci agar program-program kami tidak hanya hadir di atas kertas, tapi benar-benar memberi dampak positif di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Dengan ditetapkannya hasil Rakernas X ini, TP-PKK di semua tingkatan diharapkan dapat segera melakukan penyesuaian program, memperkuat sinergi lintas sektor, dan memastikan bahwa seluruh kegiatan PKK menjawab tantangan nyata dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

HKG PKK ke-53 Digelar Meriah di Kalimantan Timur, Ketua TP-PKK Muna Barat Hadiri Langsung

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 digelar meriah pada Selasa, 8 Juli 2025 di Plenary Hall Convention Center Sempaja,  Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan nasional tahunan ini menjadi momen penting dalam menguatkan peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Acara secara resmi dibuka oleh Pelindung TP-PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran, yang hadir didampingi oleh Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Ketua dan Pengurus TP-PKK dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, bersama jajaran pengurusnya.

Kehadiran Selvi Ananda Gibran menjadi magnet utama dalam perhelatan ini. Dalam sambutannya, Selvi menegaskan bahwa HKG PKK bukan hanya ajang seremonial, namun wujud nyata dari kekuatan perempuan dalam membangun negeri.

“HKG bukan hanya seremonial, tapi bukti nyata kekuatan perempuan dalam membangun negeri,” ujar Selvi.
Ia juga menyoroti kiprah para kader PKK yang telah bekerja keras mendampingi masyarakat, mulai dari isu kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga penurunan angka stunting yang berhasil ditekan hingga 19,8 persen pada tahun 2024.

Selvi juga memberikan apresiasi khusus kepada para kader yang datang dari berbagai pelosok tanah air, termasuk daerah-daerah terpencil.

“Mereka menempuh perjalanan darat dan laut berjam-jam, namun semangatnya tidak pernah surut. Kader PKK adalah pahlawan tanpa pamrih,” katanya dengan penuh penghargaan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menegaskan bahwa PKK adalah mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional.

“PKK bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi mitra penting pemerintah dalam mengatasi isu-isu utama masyarakat seperti stunting, kemiskinan, hingga transformasi digital,” ujar Ribka.
Ia menekankan perlunya penguatan program-program seperti literasi keluarga, edukasi kesehatan, keterampilan teknologi, serta inklusi sosial dan kesetaraan gender.

Ketua Umum TP-PKK, Tri Tito Karnavian, turut menyampaikan bahwa kader PKK harus menjadi garda terdepan dalam membina usaha rumah tangga. Menurutnya, pelaku usaha skala rumah tangga memiliki potensi besar yang perlu terus didampingi agar mampu naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami terus mendorong TP-PKK di seluruh daerah untuk fokus pada pembinaan UMKM dan usaha rumah tangga. Ini adalah fondasi ekonomi keluarga sekaligus bangsa,” tegas Tri Tito.

Kegiatan HKG ke-53 ini juga diramaikan oleh pameran UMKM dari seluruh daerah, yang menampilkan beragam produk unggulan lokal. Stand dari berbagai provinsi menyajikan makanan khas, kerajinan tangan, produk herbal, dan busana etnik yang menggambarkan kekayaan budaya nusantara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Ny. Rhika Purwaningsih Darwin, menyatakan dukungannya terhadap gerakan pemberdayaan ekonomi keluarga yang diusung dalam peringatan HKG ini.

“Kami di Muna Barat terus berupaya agar para pelaku usaha perempuan, khususnya yang berasal dari rumah tangga, mendapat pendampingan dan akses pemasaran yang lebih luas. Semangat dari HKG ke-53 ini akan kami bawa pulang untuk memperkuat gerakan di daerah,” ujar Rhika.

Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan Adhi Bakti Utama kepada kader berprestasi, serta suguhan budaya berupa tari kolosal khas Kalimantan Timur dan fashion show wastra daerah bertema “Kerlap Puja Semesta” yang memukau para tamu undangan.

Penulis  : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Hadiri Pisah Sambut Komandan Kodim 1416 Muna Di Aula Galampano

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komando Distrik Militer (Kodim) 1416 Muna menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim dari Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp kepada Letkol Inf Salman Habibu. Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung Galampano Kantolalo Raha pada Senin (7/1/2025). Acara pisah sambut ini digelar usai serah terima jabatan yang dilaksanakan oleh Komando Resor Militer (Korem) 143/Halu Oleo di Aula Tamalaki Makorem 143/HO sepekan sebelumnya.

Letkol Inf Salman Habibu yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Divisi Teritorial 3 Kostrad Makassar resmi menggantikan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp yang telah menjabat sebagai Komandan Kodim 1416 Muna sejak tahun 2022. Letkol Inf Gilles kini mendapatkan tugas baru sebagai Kepala Bagian Cyber dan Sandi di Kodam XIV Hasanuddin. Dalam acara pisah sambut tersebut, Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu di Pulau Muna. Ia juga menceritakan perjalanan karirnya selama bertugas di Pulau Muna, yang telah berlangsung selama hampir tiga tahun.

“Perjalanan karir saya di Pulau Muna, dimulai pada 30 Juni 2022, dan hari ini saya dilepas dengan penuh kehangatan. Tugas saya di sini akan berakhir pada 30 Juni 2025, sesuai dengan masa jabatan yang telah ditentukan. Selama waktu tersebut, saya banyak belajar dan mendapatkan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat di Muna dan Muna Barat,” ujar Letkol Inf Gilles dengan penuh rasa haru.

Alumni Akmil tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna dan Muna Barat atas sambutan hangat yang diberikan selama masa tugasnya, serta kepada pemerintah daerah yang telah bekerja sama dengan baik dalam mendukung pembangunan di wilayah ini.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Muna dan Muna Barat, saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan. Kami sangat menghargai kerja sama yang telah terjalin, baik dalam mendukung pembangunan material maupun non-material. Kolaborasi kita sangat berarti dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Pulau Muna,” tambahnya.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang hadir dalam acara tersebut, juga memberikan sambutan hangat dan apresiasi terhadap kepemimpinan Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp. Bupati La Ode Darwin menyampaikan rasa terima kasih kepada Letkol Inf Gilles R.B Hogendorp atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan di Muna Barat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Letkol Inf Gilles atas segala pengabdian dan kerja kerasnya dalam mendukung pemerintah daerah. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan. Semoga pengganti beliau, Letkol Inf Salman Habibu, dapat melanjutkan tugas ini dengan baik dan tetap menjaga kolaborasi yang telah terbina,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Tak ketinggalan, Bupati Muna, Bahrun Labuta, juga menyampaikan sambutan yang penuh penghargaan. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kerjasama yang telah terjalin antara Kodim 1416 Muna dan pemerintah daerah, serta berharap hubungan tersebut terus berkembang demi kemajuan wilayah Muna dan Muna Barat.

“Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol Inf Salman Habibu. Semoga kehadiran beliau membawa energi baru dan semangat yang lebih besar untuk kemajuan daerah ini,” kata Bupati Muna, Bahrun Labuta.

Letkol Inf Salman Habibu dalam sambutannya juga mengungkapkan harapannya agar mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam menjalankan tugas barunya. “Saya mohon bantuan dan dukungannya kepada semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, agar kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah ini. Tanpa dukungan kalian, tugas kami sebagai pengabdi bangsa akan lebih berat,” ujar Letkol Inf Salman.

Dengan acara ini, diharapkan dapat terus terjalin kerjasama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Muna dan Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)