Fun Run Semarakkan Harmoni Sultra 2025

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Hari kedua rangkaian perayaan HUT Sulawesi Tenggara ke-61, panitia menyelenggarakan Fun Run yang terbuka bagi semua kalangan. Masyarakat Kolaka dan sekitarnya tampak memadati pelataran Rumah Adat Mekongga sebagai lokasi pelaksanaan. Fun Run dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Jumat (26/4/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan tentang pentingnya pola hidup sehat. Sosok yang akrab disapa ASR ini mengungkapkan bahwa kesehatan adalah investasi yang bisa membawa kenikmatan dalam menjalani hidup. ASR menyebutkan bahwa penyebab paling utama datangnya penyakit adalah pikiran, makanan, dan pola hidup.

“Pagi ini kita melaksanakan kegiatan Fun Run. Sehat itu adalah investasi. Maka kalau kita sehat, hidup ini kita bisa nikmati. Bagaimana caranya hidup sehat? Menata pikiran. Penyebab penyakit paling utama adalah pikiran setelah itu makanan setelah itu pola hidup.” ujarnya

Gubernur berjanji akan menambah gelanggang olahraga di masing-masing kabupaten. Penambahan sarana olahraga dianggap sebagai titik awal yang akan berakhir dengan perolehan prestasi. Selanjutnya, pemerintah juga akan menyelenggarakan lomba sebagaimana Kabupaten Kolaka yang telah melaksanakan 3 kali Half Marathon.

“Kedepan kita akan menambah venue di masing-masing kabupaten/kota karena itu awalnya. Akhirnya adalah prestasi. Kalau tidak ada venue bagaimana mau melaksanakan pembinaan?” pungkasnya

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Akbar S.Sos, kegiatan ini dihadiri kurang lebih 2000 peserta yang berasal dari kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara dan masyarakat lokal. Sekretaris Daerah Kolaka tersebut juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah Provinsi Sulawesi khususnya Gubernur Andi Sumangerukka atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk menyelenggarakan Fun Run Harmoni Sultra.

Akbar berharap kegiatan ini dapat mempererat semangat sportifitas masyarakat Sultra. Pemkab Kolaka memberikan apresiasi atas semangat dan antusiasme peserta Fun Run. Sekda Kolaka juga mengundang seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk berpartisipasi dalam lomba Half Marathon yang akan diselenggarakan pada 13 Juli 2025 mendatang.

Fun Run Harmoni Sultra ditutup dengan Senam Zumba yang diikuti oleh ribuan peserta. Para peserta yang telah melakukan pendaftaran, menyimak pembacaan nomor undian berhadiah 1 unit sepeda motor, 3 motor listrik, puluhan hadiah hiburan, dan 30 orang ditunjuk secara langsung untuk mendapatkan hadiah tambahan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Ustaz Das’ad Latif Ingatkan 5 Wasiat Nabi Bagi Pemimpin Saat Tabligh Akbar dan Doa Bersama Peringatan HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Tabligh Akbar dan doa bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61. Bertempat di pelataran Rumah Adat Mekongga pada Jumat (25/4/2025), tabligh akbar dihadiri oleh da’i kondang asal Sulawesi Selatan Das’ad Latif.  Gaya dakwahnya yang khas membuat masyarakat Kolaka dan sekitarnya berbondong-bondong hadir untuk menyimak ceramahnya yang segar namun tetap sarat pesan religius.

Kedatangan Ustaz Das’ad di lokasi kegiatan disambut lantunan Shalawat Badar. Dosen Universitas Hasanuddin tersebut langsung menohok jamaah yang hadir dengan mengingatkan tentang kematian. Bukan tentang kapan tetapi bagaimana keadaan saat ajal datang kelak. Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia ini juga menyoroti tentang fenomena sogok menyogok yang dianggap lumrah padahal merupakan salah satu dosa besar.

“Mati itu mau atau tidak, pasti mati. Yang jadi masalah bukan mati nya tapi bagaimana keadaanmu saat mati. Yang bisa membuat mati kafir itu suka makan barang haram. Salah satunya serangan fajar.” ujarnya disambut gemuruh para hadirin

Dengan pembawaannya yang menghibur, Ustaz Das’ad Latif mengajak seluruh jamaah untuk bertobat atas segala dosa-dosa yang dilakukan. Ia menyitir potongan ayat 208 dari Surat Al-Baqarah, yaa ayyuhaa alladziina aamanuu udkhuluu fii alssilmi kaaffatan. Ayat ini mengajak kepada kaum muslimin untuk masuk ke dalam Islam secara keseluruhan.

“Para pejabat yang hadir dan bupati terpilih, yang menyogok, bertobat dengan benar dan laksanakan janji-janji kampanye. Islamlah secara benar dan jangan ikuti langkah-langkah setan.” lanjutnya

Doktor Ilmu Komunikasi ini mengajak untuk bersama-sama menjaga Provinsi Sulawesi Tenggara. Wilayah yang Allah anugerahi banyak sumber daya. Oleh sebab itu, Ustaz Das’ad menyampaikan 5 wasiat  Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam kepada para pemimpin.

Wasiat pertama adalah menuntut ilmu. Ini sejalan dengan perintah pertama dalam Al-Qur’an yaitu Iqra (bacalah). Para pemimpin di Sulawesi Tenggara diminta untuk mencari anak-anak cerdas dan berbakat untuk kemudian disekolahkan.

Kedua, menyambungkan persaudaraan. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam mengumpamakan umat Islam sebagai satu tubuh yang ketika satu bagian sakit, yang lain turut merasakan.  Ustaz Das’ad Latif mengutip Surat Ali Imran ayat 103 yang berbunyi, “Bihablillahi jami’an wala tafarraqu” (Berpegang teguhlah kalian semua dengan tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.”). 

Selanjutnya, wasiat ketiga tentang menyantuni fakir miskin. Ustaz Das’ad mengingatkan bahwa tidak ada orang yang bangkrut karena sedekah. Das’ad Latif memuji kedermawanan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka yang gemar memberikan bantuan kepada masyarakatnya.

Kemudian, perintah untuk menghaluskan tutur kata menjadi wasiat keempat dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Sebagaimana dalam salat berjamaah, jika imam melakukan kesalahan maka jamaah boleh menegur dengan mengucapkan Subhanallah. Inilah contoh kritik melukai.

Adapun wasiat kelima adalah tentang salat tahajjud. Ustaz Das’ad Latif  mengingatkan kepada para pemimpin untuk meminta pertolongan dan petunjuk kepada Allah melalui salat di sepertiga malam. Ustaz yang meraih gelar doktor dari UIN Alauddin Makassar ini menyampaikan tentang pentingnya berdoa sebagaimana tertuang dalam Al-Quran Surat Al Ghafir ayat 60, wa qâla rabbukumud‘ûnî astajib lakum. Ayat ini berarti “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan).”

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Pembukaan Harmoni Sultra Awali Rangkaian Perayaan HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Stadion Gelora Kabupaten Kolaka menjadi saksi kemeriahan rangkaian peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61 pada Kamis (24/4/2025). Sebelum acara puncak pada tanggal 27 April 2025, Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua dan Bupati/Walikota se-Sulawesi Tenggara membuka Festival Harmoni Sultra yang secara simbolis ditandai dengan pembunyian sirine. Festival Harmoni Sultra menjadi ajang berbagai kegiatan hiburan, pameran OPD, dan pemberdayaan UMKM.

Harmoni Sultra 2025 mengusung tema Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius. Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangeruka mengungkapkan bahwa pemilihan Harmoni dilandaskan pada keinginan untuk bersinergi dengan semua unsur dalam membangun Sulawesi Tenggara. Sedangkan kata Maju menggambarkan harapan untuk maju dengan dukungan sumber daya memadai hingga mampu sejajar dengan provinsi-provinsi yang lain.

Selanjutnya, aman dan sejahtera mewakili keinginan untuk menciptakan rasa aman agar investor bersedia datang ke Bumi Anoa. Adapun penggunaan kata religi dipilih agar semua unsur menggerakkan hati yang dilandasi dengan religi hingga mampu berkarya maksimal.

“Mengapa aman dan sejahtera? Karena kita ingin menciptakan rasa aman agar investasi datang. Ini harus dikelola dengan menggerakkan hati yang dilandasi dengan religi. Saya Ingi mengajak semua terutama OPD, mari bekerja menggunakan hati. Masyarakat menanti karya-karya kita kedepan.” ungkapnya

Sebelum menutup sambutannya, Andi Sumangerukka menyitir sebuah pantuan yang disambut riuh oleh hadirin, “Pohon Bidara di kebun tetangga. Terlihat indah dipagi yang cerah. Kegiatan HUT Sultra di Bumi Mekongga. Berkah bagi masyarakat dan bumi yang indah.”

Diawal berlangsungnya pembukaan Harmoni Sultra, penampilan Tari Kolosal Legenda Bumi Mekongga menghipnotis masyarakat yang tumpah ruah memadati Stadion Gelora. Tarian yang dibawakan oleh 61 siswa-siswi dari beberapa SMP di Kolaka ini menceritakan tentang Negeri Sorume (Kolaka saat ini) yang mendapatkan ancaman dari Burung Konggaha. Burung Elang Raksasa yang memangsa hewan ternak hingga manusia. Keganaasan Burung Konggaha berhasil diakhiri oleh ide dari Larumbalangi yang kemudian dilantik sebagai raja pertama Kerjaan Mekongga.

Penampilan seni musik bambu tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi SDN 2 Lalombaa dan SDN 1 Ulu Wolo turut menyemarakkan pembukaan Harmoni Sultra. Para pemain musik bambu mengalunkan melodi dari lagu-lagu daerah di Sulawesi Tenggara. Masyarakat juga dihibur oleh penampilan artis ibu kota Nassar dan sederet musisi asal Sultra.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Pemerintah Muna Barat Hadirkan Qori Internasional pada Pembukaan STQH V dan Lomba LASQI

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) serta Lomba LASQI Tahun 2025. Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Parura Jaya, Kec. Tiworo Selatan pada Minggu (13/4/2025). Tema yang diangkat yakni “Kobarkan Semangat Kalam Ilahi Guna Membangun Generasi Muda Qur’ani Menuju Muna Barat Liwu Mokesa.”

Lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an Surat Al Hasyr ayat 21-24 menggema dari Qori Internasional Qadarasmadi Rasyid di awal berlangsungnya acara. Ayat yang dibacakan oleh peraih juara 2 dalam ajang intenasional tilawah dewasa tahun 2019 di Kuwait ini menggambarkan tentang keesaan Allah dan keagungan Al-Qur’an.

Keistimewaan kandungan Surat Al Hasyr ayat 21 juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna Barat Laode Khalifah dalam sambutannya. Ayat ini mengingatkan tentang dahsyatnya Al-Qur’an yang jika diturunkan kepada gunung maka akan terpecah belah karena takut kepada Allah.

“Surat Al-Hasyr ayat 21 mengingatkan dahsyatnya Al-Qur’an. Bahwa andaikan Al-Qur’an diturunkan pada gunung, maka gunung akan pecah karena takut. Inilah amsal yang diberikan pada manusia agar manusia berpikir. Alhamdulillah Al-Qur’an dimulai dengan Iqra (baca). Ini menandakan bahwa kalam ilahi perlu dibaca. Siapa yang membaca dengan baik maka akan mengetahui. Siapa yang mengetahui, akan menguasai informasi dan siapa yang menguasai informasi maka akan menguasai dunia.” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Muna Barat juga menitip pesan kepada dewan hakim dan juri yang telah dilantik dan diambil sumpahnya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, jujur, dan adil. Laode Khalifah mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan tidak hanya disimak oleh khalayak tetapi juga diskasikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Pimpinan Kemenag Mubar juga mengajak kepada hadirin untuk mencintai dan belajar Al-Quran sebab Al-Quran dapat menjadi syafaat di yaumil akhir.

“Mencintai dan belajar Al-Quran tidak ada ruginya. Khairukum man ta’allamal Qur’an wa ‘allamahu (sebaik-baik kalian adalah orang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.  Al-Qur’an akan datang di hari kiamat memberi syafaat dan perlindungan dari api neraka bagi orang-orang yang mencintainya. Event seperti ini saatnya membumikanm Al-Qur’an di Muna Barat Liwu Mokesa.” pungkasnya

Apa yang disampikan oleh Laode Khalifah terkait lantunan merdu Surat Al Hasyr diamini oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin. Orang nomor satu di Muna Barat ini mengungkapkan bahwa pemerintah menghadirkan Qari internasional agar kegiatan kegamaan juga disambut meriah dan antusias oleh masyarakat.

“Tadi kita sudah dengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Ini menandakan bahwa suara indah dan merdu sangat sejuk dan nyaman didengarkan. Saya ingin sampaikan, jangan hanya kegiatan hura-hura yang meriah tetapi kegiatan agama biasanya kita abaiakan. Saya tidak mau kegiatan STQH tidak dilakukan secara meriah. Makanya diundang qori internasional. Tahun depan kalau bisa lebih meriah lagi.” ungkapnya

Laode Darwin secara pribadi akan memberikan apresiasi secara khusus kepada peserta STQH dan Lomba LASQI yang mendapatkan juara 1. Hal ini untuk memacu semangat dan sebagai langkah awal menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Saya atas nama pribadi akan menyiapkan hadiah untuk juara 1. Saya akan tambahkan biaya dari pribadi yang nominalnya belum ditentukan. Ini langkah awal menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di Kabupaten  Muna Barat.” ujarnya

Dalam masa pemerintahannya, Laode Darwin dan Ali Basa juga mencanangkan program-program religi seperti Mubar Bertasbih, Mubar Berjamaah, dan Mubar Mengaji. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mendoakan Muna Barat agar Allah menurunkan rahmatnya untuk menjadi Liwu Mokesa.

Pada akhir sambutannya, Bupati Muna barat mengucapkan terimakasih kepada segala pihak yang telah berpartisipasi. Laode Darwin juga mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan agar peserta serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan agar pelaksanaan STQH dan Lomba LASQI berjalan lancar.

“Saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya. Selamat bertanding saya ucapkan kepada peserta. Serius dan sungguh-sungguh agar pelaksanaan bisa berjalan dengan maksimal. Yang belum juara, bersabar. Kita target STQH propinsi, Muna Barat harus juara 1.” pungkasnya

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Kebersihan Lingkungan Jadi Perhatian Bupati Muna Barat Jelang Arus Mudik

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komitmen Bupati Muna Barat Laode Darwin dan Wakil Bupati Ali Basa terkait kebersihan lingkungan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bumi Laworo tampak semakin bersih dan tertata pasca diterbitkannya Surat Edaran Bupati Muna Barat Nomor 100.3.4.2/3/2025 tentang pelaksanaan pembersihan Lingkungan dan Kantor. Sebelum edaran ini dikeluarkan, saat kegiatan retret di Magelang pada bulan Februari silam, Bupati menginstruksikan pembersihan rumah ibadah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

Kebersihan lingkungan juga tertuang dalam program 100 hari dimana Dinas Lingkungan Hidup didaulat menjadi penanggungjawab. Hal ini kemudian disusul dengan instruksi kepada seluruh ASN untuk melaksanakan kegiatan Jumat Bersih pada Jumat (21/03/2025). Masing-masing OPD ditugaskan untuk membersihkan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Muna. Adapun rincian lokasi yang menjadi sasaran pembersihan yakni  Punto-Tugu Kuda, Tugu Kuda-Tugu Lagadi, Tugu Lagadi-Tugu Sarung, Tangkumaho, serta Batas Mata Rawa-Tugu Pesawat.

Kegiatan bersih lingkungan kembali dilakukan pada Selasa (25/3/2025) dengan difokuskan pada jalur Kambara-Pajala dan Kambara-Tondasi. Tidak hanya mengeluarkan instruksi, Bupati  Muna Barat didampingi Ketua TP PKK turut melakukan kerja bakti. Sebanyak 32 instansi diarahkan untuk membersihkan jalur yang akan dilewati oleh para pemudik. Laode Darwin berharap, mereka yang masuk ke Muna Barat melihat perubahan wajah Bumi Laworo yang lebih bersih dan Indah.

“Saya ikut melakukan kegiatan Jumat Bersih. Insya Allah sebelum lebaran para pemudik dapat melihat perubahan terkait kebersihan. Saya menghimbau untuk menciptakan budaya bersih di lingkungan masing-masing.” ujar Bupati Muna Barat dalam kegiatan Launching Program 100 Hari

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Safari Ramadhan, Wagub Sultra Kunjungi Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bulan Ramadan yang penuh berkah menjadi momen bagi Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hugua untuk bersilaturahmi ke beberapa wilayah yang dipimpinnya. Usai melaksanakan Safari Ramadan ke kepulauan Buton dan Wakatobi, Hugua bersama rombongan menyambangi Kabupaten Muna Barat  melalui Bandar Udara Sugimanuru pada Senin (24/3/2025).

Hugua menyampaikan bahwa kedatangannya di Muna Barat dalam rangka silaturahmi dan kunjungan kerja. Wagub Sultra menekankan bahwa mereka yang berumur panjang adalah orang-orang yang senantiasa menjaga silaturahmi. Sosok yang berperan penting dalam kemajuan pariwisata Wakatobi ini juga menjabarkan potensi pariwisata di Pulau Muna terlebih dengan kembali beroperasinya Bandar Udara Sugimanuru.

Kehadiran orang nomor dua di Sulawesi Tenggara ini sekaligus untuk menyalurkan 6.500 paket sembako yang sumber dananya berasal dari Yayasan Andi Sumangeruka, Gubernur Sulawesi Tenggara. Tidak hanya di Muna Barat, paket sembako juga disalurkan ke berbagai wilayah lain di Sulawesi Tenggara dengan jumlah total 150.000 paket.

Kedatangan mantan Bupati Wakatobi tersebut disambut bahagia dan penuh syukur oleh pemerintah Kabupaten Muna Barat dan masyarakat setempat. Hal tersebut dinyatakan oleh Bupati Muna Barat saat menyampaikan sambutan. Laode Darwin juga mengungkapkan bahwa Safari Ramadan merupakan momen yang tepat dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya merasa sangat bahagia dan penuh rasa syukur dapat menyambut kehadiran Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara beserta rombongan dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan di Kabupaten Muna Barat. Kegiatan ini tentunya sangat berarti dan juga merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi kami baik sebagai Pemerintah dan Warga Kabupaten Muna Barat” ujarnya.

Selanjutnya, Laode Darwin berharap semangat Ramadhan mampu menghadirkan kesejukan serta kejernihan berpikir sehingga seluruh elemen masyarakat bisa lebih dewasa dan bijaksana dalam menyikapi perkembangan zaman. Sebelum mengakhiri sambutannya, dengan penuh pengharapan, Laode Darwin memohon agar Allah senantiasa memberika kemudahan dan meridhoi segala usaha yang dilakukan guna mewujudkan Muna Barat sebagai Liwu Mokesa.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Tingkatkan Disiplin, Pemerintah Muna Barat Luncurkan Aplikasi SIM-ASN

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Peningkatan kedisiplinan tenaga ASN di lingkup pemerintah Kabupaten Muna Barat menjadi salah satu fokus utama Bupati dan Wakil Bupati  periode 2025-2030. Hal ini sejalan dengan misi ke-dua yang diemban oleh Laode Darwin dan Ali Basa yakni Mewujudkan SDM Unggul, Cerdas, Sehat, Beriman, dan Berbudaya.

Guna memudahkan pengawasan terkait kedisiplinan, Bupati Muna Barat meluncurkan sistem daftar hadir berbasis elektornik melalui aplikasi SIM-ASN. Launching secara resmi berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (24/3/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Muna Barat, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, serta pejabat administrator yang bertanggungjawab menangani SIM-ASN di setiap OPD dan unit kerja.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat Laode Darwin berharap agar seluruh ASN berkontribusi nyata dalam pencapaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati melalui peningkatan disiplin dan kinerja yang lebih baik. Disiplin tinggi akan berimplikasi pada kecerdasan individu yang bermuara pada terciptanya karakter unggul.

“Kita hanya bisa mewujudkan SDM unggul, cerdas, sehat, beriman dan berbudaya jika kita memiliki kedisiplinan yang tinggi. Dari kedisiplinan inilah yang bisa menumbuhkan kecerdasan individu kita yang bisa membuat kita sehat dalam berpikir, sehat dalam berbuat dan pada akhirnya akan menjadi karakter individu yang baik untuk kita tularkan kepada seluruh masyarakat muna barat.” ujarnya.

Orang nomor satu di Muna Barat ini merasa cukup prihatin sebab dalam pantauannya, sangat banyak ASN yang tidak mematuhi jam kerja bahkan tidak masuk kantor selama berbulan-bulan. Oleh sebab itu Ia berharap ASN dapat menyesuaikan diri terhadap kedisiplinan yang dibangunnya. ASN harus mampu meninggalkan zona nyaman yang membuat terlena hingga berpuas pada kondisi apa adanya.

“Saya benar-benar punya harapan tulus untuk mewujudkan muna barat mampu tumbuh sehat, unggul dan mampu berkompetisi dengan daerah lain dalam hal kemajuan di segala bidang. Kita tidak bisa lagi memelihara sifat malas kita, sifat malas pusing, sifat asal jadi. Saatnya kita harus keluar dari zona nyaman yang selama ini membuat kita terlena dan puas diri pada posisi apa adanya.” tambahnya.

Melalui daftar hadir elektronik ini, Alumni Universitas Haluole tersebut akan mengukur kedisiplinan dan kinerja ASN yang dipimpinnya. Pelanggaran kedisiplinan akan berimbas pada perolehan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang aturannya mengacu pada Kepmendagri Nomor 900-4700 Tahun 2000.

Sebagai langkah antisipasi terhadap pelanggaran wewenang, Bupati Muna Barat secara tegas mengingatkan kepada admin dan bendahara untuk tidak melakukan kecurangan dalam pengelolaan SIM-ASN. Jika ditemukan tindak kecurangan, Laode Darwin tidak akan segan membawa masalah tersebut ke ranah pidana.

“Absen ini akan saya kontrol langsung mulai admin sampai bendahara. Apabila saya temukan ada yang bermain-main akan saya pidanakan. Mengenai metode nya bagaimana akan saya lakukan apakah dengan cara cyber atau bagaimana yang jelas saya akan awasi langsung. Apabila saya temukan saya dorong ke pihak yg berwajib.” pungkasnya dengan tegas.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Bupati Muna Barat Launching Program 100 Hari Bidang Kesehatan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kesehatan merupakan salah satu pilar pendukung dalam pembangunan nasional. Masyarakat yang sehat akan menjadi motor penggerak jalannya kehidupan sosial berkualitas. Bupati Muna Barat Laode Darwin dan wakilnya Ali Basa menyadari sepenuhnya peran vital ini sehingga berbagai program strategis terkait pelayanan kesehatan dirancang dalam Program 100 Hari Kerja.

Langkah konkrit dari program tersebut adalah dengan melakukan Launching Program 100 Hari di Puskesmas Tiworo Tengah pada Jumat (21/3/2025). Program yang diluncurkan meliputi Pelayanan Dokter Keliling, Pelayanan UGD 24 jam, dan Penempatan 2 Tenaga Kesehatan di Pustu/Polindes.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat menegaskan bahwa kesehatan adalah pelayanan nomor satu sebab sifatnya tidak bisa ditunda. Dengan adanya program dokter keliling dapat dipastikan tidak akan ada lagi keluhan masyarakat terkait tidak adanya pelayanan kesehatan. Program ini akan didahului dengan pendataan lapangan oleh bidan dan perawat terkait status kesehatan masyarakat di wilayah tugasnya. Data yang didapatkan akan menjadi rujukan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan.

“Sebelum dokter berkeliling untuk cek kesehatan masyarakat, yang akan duluan turun lapangan adalah perawat dan bidan. Masing-masing puskesmas punya tugas untuk turun langsung ke masyarakat melakukan pendataan. Sehingga saya berharap di hari ke 101 hari kita punya data dan pemetaan lapangan yang bisa menjelaskan bahwa di Desa Mekar Jaya  sekian yang potensi penyakit jantung, sekain potensi stroke dan lain-lain.” ujarnya

Lebih lanjut, Laode Darwin memaparkan tentang Program UGD 24 jam. Sebagai langkah awal, pelayanan 24 jam akan dilaksanakan di 3 puskesmas yakni Puskesmas Tiworo Tengah, Puskesmas Guali, dan Puskesmas Lawa. Adapun penempatan 2 tenaga kesehatan di setiap Pustu dan Polindes akan memaksimalkan PPPK Tenaga kesehatan yang telah dinyatakan lulus.

“Program saya ketiga adalah bahwa setiap desa dan kelurahan ada 1 bidan dan 1 perawat. Dengan pengangkatan PPPK maka akan ditempatkan di setiap desa. Tinggal disitu dan tidak boleh pulang selama hari kerja. Saya sangat mengharapkan ketika masyarakat mengeluh, ada pertolongan tercepat di desa masing-masing.” lanjutnya

Senada dengan yang disampaikan oleh Bupati Muna Barat, Kepala Dinas Kesehatan Laode Mahajaya berharap dengan adanya pelayanan dokter keliling, seluruh masyarakat Muna Barat dapat tersentuh layanan kesehatan. Layanan tidak hanya ditujukan pada mereka yang telah menderita penyakit  tetapi juga sebagai langkah antisipasi agar masyarakat sehat tidak terpapar penyakit.

Laode Mahajaya menjelaskan bahwa launching akan dilakukan di 3 lokasi yakni Tiworo Raya, Kusambi Raya, dan Lawa Raya. Meskipun launching dilaksanakan di Tiworo Raya tetapi puskesmas yang berada di Kusambi dan Lawa sudah akan melaksanakan pelayanan yang sama. Hal ini diharapkan menjadi loncatan menuju derajat kesehatan masyarakat Muna Barat yang semakin baik.

Sebagai tanda peresmian program kesehatan, Bupati Muna Barat didampingi Sekretaris Daerah, Ibu Ketua PKK, dan Kepala Dinas Kesehatan melakukan pemukulan gong. Selanjutnya dilakukan penyerahan SK resmi perawat dan bidan di setiap desa serta SK Tim UGD Puskesmas. Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyematan rompi tim petugas kesehatan keliling. Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Muna Barat melakukan pengguntingan pita sebagai bentuk peresmian beroperasinya pelayanan 24 jam UGD Puskesmas Tiworo Tengah.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Dinas Pertanian Muna Barat Didorong Untuk Maksimalkan Program Pertanian dan Peternakan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka percepatan program 100 hari, Bupati Laode Darwin didamping Wakil Bupati Ali Basa melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Dinas Pertanian Muna Barat pada Rabu (19/3/2025). Kedatangan rombongan bupati disambut antusias oleh Kepala Dinas Pertanian Nestor Jono bersama seluruh jajarannya.

Dalam sambutannya, Laode Darwin menyatakan bahwa Dinas Pertanian menjadi ujung tombak dalam menyukseskan visi misi yang diembannya. Bupati menyampaikan bahwa ada dua hal yang menjadi tugas dan tanggungjawab Dinas Pertanian yakni pertanian dan peternakan sebagai potensi utama yang dimiliki oleh Muna Barat.

“Dua yang menjadi tugas dan tanggungjawab bapak-bapak dan ibu sekalian adalah pertanian dan peternakan. Potensi kita di Kabupaten Muna Barat ini, kita hanya memiliki tanah yang luas dan laut yang luas tetapi yang menjadi pertanyaan adalah kenapa masyarakatnya tidak sejahtera?”, ujarnya.

Guna mendukung program dalam bidang pertanian dan peternakan, Bupati akan menganggarkan dana sekitar Rp. 23 miliar untuk dikelola oleh Dinas Pertanian. Penambahan anggaran akan diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, Laode Darwin berharap agar masyarakat bisa bekerja sama, bahu-membahu, dan membangun solidaritas demi terwujudnya hasil yang maksimal.

“Kali ini saya akan betul-betul mendorong agar bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian bisa memaksimalkan program yang akan kita prioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna Barat. Tetapi yang menjadi catatan, saya dan Pak Ali Basa tidak akan mungkin bisa bekerja tanpa dukungan dari bapak-bapak dan ibu sekalian.” tambahnya

Berkaca dari program-program sebelumnya, Bupati Muna Barat akan meluncurkan program yang berkelanjutan. Alumni Universitas Haluoleo ini menegaskan bahwa ketika kelompok tani atau kelompok ternak mendapatkan bantuan, maka dalam jangka waktu tertentu, jumlahnya harus bertambah atau jika dijual maka harus diadakan kembali. Hal ini diharapkan berimplikasi pada mimpi Bupati Muna Barat yakni swasembada beras dan swasembada pangan pada Tahun 2026.

“Coba bayangkan, kita di Muna Barat ini sudah berapa ribu ekor sapi yang kita beli tapi jumlahnya tidak pernah bertambah. Sudah berapa program kita belikan bibit jagung tetapi tidak ada perkembangan signifikan. Program kita harus ada keberlanjutan tidak boleh hanya stuck begitu saja. Misalnya kita berikan Sapi 10 ekor untuk 1 kelompok, maka Sapi itu di 3 bulan 4 bulan kedepan ketika dia jual, Sapi itu harus diadakan kembali.” tuturnya

Program awal yang akan dilaksanakan pada Tahun 2025 berupa pengadaan bibit Sapi untuk penggemukan sebanyak 200 ekor. Setelah itu, akan dilakukan pengadaan Sapi budidaya sejumlah 300 ekor. Penyaluran bantuan tidak lagi ditangani oleh Dinas Pertanian semata sebagaimana yang selama ini terjadi. Tetapi bupati menugaskan kepada Dinas BPMD bersama Kepala Desa untuk mencari kelompok penerima. Selanjutnya, Dinas Pertanian akan melakukan verifikasi kelayakan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pemkab Muna Barat Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Zakat Harta Tahun 1446 H

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Diantara wujud syukur dalam mengejar keberkahan bulan suci Ramadan adalah menunaikan rukun ISlam berupa zakat. Zakat terbagi menjadi dua yakni zakat fitrah dan zakat maal. Zakat Fitrah (zakat al-fitr) merupakan zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki maupun perempuan muslim yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. Salah satu dalil pelaksanaan zakat termaktub dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 103 yang artinya :

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” 

Guna mengakomodasi pengelolaannya, Pemerintah Kabupaten Muna Barat menetapkan besaran zakat fitrah dan zakat harta Tahun 1446 H/2025 M. Adapun besaran Zakat Fitrah yang wajib dikeluarkan adalah :

  • Jagung : Rp.13.000/jiwa
  • Beras Biasa : Rp.33.000/jiwa
  • Beras Medium : Rp.35.000/jiwa
  • Beras Premium : Rp.38.000/jiwa

Besaran zakat ini didasarkan pada perhitungan standar harga pokok masing-masing item dikalikan dengan 1 (satu) sha atau setara dengan 3,5 liter. Satu Sha merupakan nilai yang wajib dibayarkan oleh setiap wajib zakat berdasarkan aturan Islam.  Standar harga makanan pokok di Kabupaten Muna Barat adalah sebagai berikut :

  • Jagung : Rp.3.500/jiwa
  • Beras Biasa : Rp.9.400/jiwa
  • Beras Medium : Rp.10.000/jiwa
  • Beras Premium : Rp.10.800/jiwa
Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)