Launching Mubar Sehat, Bupati Himbau Penerapan Pola Hidup Sehat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Unggulan oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), cek kesehatan gratis (CKG) dan pelayanan dokter keliling yang berlangsung di Desa Wamelai Lawa, Jumat (16/5/2025).

Peluncuran ketiga program ini dirangkaikan dengan Zumba Party dan Senam Kesehatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Di area kegiatan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaaan kesehatan secara gratis oleh tim medis yang disiapkan dari berbagai Puskesmas terdekat di wilayah Muna Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muna Barat, Ketua Tim Penggerak PKK, para pimpinan OPD, Canat, Lurah, Kepala desa se Kabupaten Muna Barat serta masyarakat umum yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaiam acara.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan bidang kesehatan yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan diseluruh pelosok Muna Barat.

“Pelayanan kesehatan adalah fondasi dasar  pembangunan. Program ini terdiri dari pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter keliling, pelayanan UGD 24 jam di seluruh puskesmas se-Muna Barat, penempatan tenaga kesehatan masing-masing satu perawat dan satu bidan di seluruh desa serta pemeriksaan kesehatan secara masa yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan tanpa biaya.

Bupati juga menegaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Liwu Mokesa, sebuah visi besar pembangunan Kabupaten Muna Barat yang bermakna kampung yang keren dimana masyarakatnya hidup sehat, produktif dan sejahtera.

“Ini adalah langkah nyata menuju Mubar tumbuh, sehat dan keren. Karena tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Kami igin Muna Barat bukan hanya berkembang dari sisi fisik tetapi juga kuat dari kualitas hidup nya, ” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan akses pelayanan kesehatan yang mudah.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Launching Program Petani Keren dan Penanaman Perdana Jagung Kuning 1.500 Ha

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, hari ini (15/5/2025) meluncurkan program Petani Keren dan melakukan penanaman perdana jagung kuning seluas 1.500 hektar di Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Muna Barat ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Muna Barat dan Kepala Bulog Muna.

Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin menyampaikan bahwa program Petani Keren bertujuan untuk mendukung petani di Muna Barat agar lebih sejahtera melalui pemenuhan kebutuhan dasar pertanian, seperti bibit berkualitas, alat mesin pertanian (alsintan), dan pelatihan. Ia menekankan bahwa program ini merupakan langkah untuk mewujudkan visi Liwu Mokesa, yaitu kampung yang keren, yang tidak hanya membangun fisik tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.

“Program Petani Keren ini sangat penting karena bertujuan untuk memberikan akses kepada petani kita, mulai dari bibit jagung berkualitas, bantuan alsintan, hingga pelatihan untuk mengoptimalkan hasil pertanian. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Liwu Mokesa, di mana petani kita sejahtera dan daerah kita maju,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Bupati juga menambahkan bahwa, untuk mendukung ketahanan pangan di Muna Barat, Pemerintah Kabupaten telah menyediakan anggaran kurang lebih Rp 20 Miliar yang akan dialokasikan untuk berbagai program, di antaranya pengadaan bibit jagung, bantuan ternak sapi, ayam potong, ayam petelur, serta alsintan yang dibutuhkan oleh petani untuk meningkatkan produktivitas mereka. “Kami juga telah menyiapkan jonder (alat mesin pertanian roda empat), ekskavator, dan mesin pengering jagung untuk mendukung para petani di Muna Barat,” tambah Bupati.

Ia menekankan bahwa selama ini, masyarakat Muna Barat menghadapi kendala besar dalam mengolah lahan karena keterbatasan alsintan. “Petani kami kesulitan untuk mengolah lahan secara maksimal karena alat yang terbatas. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan akan alsintan bisa segera terpenuhi di seluruh desa,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati La Ode Darwin menjelaskan bahwa usaha peternakan, seperti ternak sapi dan ayam, juga dapat menjadi salah satu sumber perputaran ekonomi yang signifikan. “Usaha peternakan ini kami dorong karena selain dapat memperkuat ketahanan pangan, juga dapat menjadi pemasok bahan baku untuk program Makanan Bergizi Gratis dari pemerintah. Kami ingin masyarakat Muna Barat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi pemasok dalam program nasional yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati.

Selain itu, dalam sambutannya, Kepala Bulog Muna, mengungkapkan bahwa Bulog siap untuk membeli jagung hasil panen petani dengan harga yang wajar, yakni Rp 5.500 per kilogram, dengan ketentuan kadar air maksimal 14%. Kepala Bulog juga menekankan pentingnya pengeringan jagung setelah panen untuk memastikan kualitas yang sesuai standar.

“Pada acara sebelumnya, saya sempat menyampaikan bahwa Bulog siap membeli jagung dengan kadar air maksimal 14%. Namun, saat ini, Bulog tidak lagi membiayai proses pengeringan jagung. Kami hanya akan menerima jagung dengan kadar air yang tidak melebihi 14%. Oleh karena itu, petani di Muna Barat diharapkan dapat melakukan pengeringan terlebih dahulu sebelum menyerahkan hasil panen mereka ke Bulog, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Kepala Bulog Muna.

La Mei, salah satu petani yang turut serta dalam kegiatan penanaman perdana tersebut, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas diluncurkannya program ini. La Mei menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Muna Barat mendapatkan bibit jagung kuning berkualitas Bisi-2, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian jagung di wilayah tersebut.

“Program ini sangat membantu kami. Ini pertama kalinya kami mendapatkan bibit jagung berkualitas, dan kami berharap dengan adanya bibit Bisi-2 ini, hasil panen kami akan lebih baik dan menguntungkan,” ujar La Mei.

Dengan adanya program Petani Keren dan revitalisasi pertanian berbasis teknologi   diharapkan para petani di Muna Barat dapat meningkatkan hasil produksi mereka, memperbaiki kualitas komoditas, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

IGI Muna Barat Gelar Lomba Kreativitas Pelajar

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muna Barat menggelar Lomba Kreativitas tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/SLB. Pembukaan berlangsung di Aula Desa Kasakamu dan dihadiri oleh Bupati Muna Barat beserta jajarannya. Kehadiran Bupati Laode Darwin sekaligus membuka acara yang mengusung tema Promosi Potensi Daerah,  Menumbuhkan Cinta Daerah dan Semangat Liwu Mokesa.

Lomba yang dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 14-20 Mei 2025 ini terbagi dalam 3 cabang lomba yakni  Cerita Rakyat untuk tingkat SD, lomba Promosi Potensi Daerah tingkat SMP dan lomba Ide dan Gagasan Untuk Liwu Mokesa bagi tingkat SMA. Lomba Promosi Potensi Daerah dissjikan dalam bentuk cerita dan visualisasi terkait potensi yang dipilih. Sedangkan Lomba Ide dan Gagasan dikemas dalam bentuk presentasi guna menjabarkan ide dari masing-masing peserta dilengkapi dengan contoh secara langsung.

Acara pembukaan diawali dengan penampilan Tari Kambea.  Tari ini menceritakan tentang kegiatan 3 orang siswi yang mencintai lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik dan merakitnya menjadi karya berupa bunga. Ketiga penari nan gemulai ini telah menjadi wakil Kabupaten Muna Barat hingga ketingkat nasional.

Selanjutnya, Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyerahkan plakat penghargaan kepada La Ode Rukmini atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia pendidikan Muna Barat. La Ode Rukmini merupakan ayah dari Bupati Muna Barat Laode Darwin. Plakat penghargaan diserahkan oleh Ketua Wilayah IGI Provinsi Sulawesi Tenggara Baharuddin, S.Pd., M.Pd didamping Ketua IGI Muna Barat Muhammad Azan S.Pd., M.Pd. Dengan penuh keharuan, Laode Darwin didamping Ketua TP PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin menerima plakat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh IGI. Laode Darwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat berkesan sebab memunculkan kembali memori-memori baik tentang sosok sang ayah.

“Saya cukup terharu, diantara semua kegiatan yang saya hadiri selama saya menjadi Bupati ataupun selama saya melakukan kegiatan sosialisasi, kegiatan ini yang paling berkesan. Saya terlahir seperti ini hingga menjadi Bupati Kabupaten Muna Barat karena didikan dari almahrum orangtua saya yang seorang guru.” ungkapnya

Laode Darwin juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat sebab inovasi-inovasi seperti ini berhubungan dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun Kabupaten Muna Barat. Bupati mengingatkan bahwa pembangunan suatu negeri dimulai dari generasi muda dan kegiatan seperti inilah yang akan membawa manfaat besar untuk generasi kedepan.

“Bapak-Ibu sekalian, saya ingin sampaikan bahwa saya memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Kenapa waktu Ketua IGI Kabupaten Muna Barat datang menyampaikan niatan untuk melakukan kegiatan ini, saya langsung mengiyakan?Karena ide-ide dan gagasan yang seperti ini, jarang saya temukan.” ujarnya

Bupati berharap setelah Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat, panitia menyediakan dokumentasi dan rekomendasi dari ide maupun gagasan anak-anak Muna Barat. Dokumentasi tersebut akan dipelajari dan menjadi masukkan bagaimana membangun Bumi Laworo menjadi Liwu Mokesa.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Laode Darwin, Ketua IGI Muna Barat mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momen bersejarah dari sebuah ide besar dalam rangka berkontribusi membantu visi besar Bupati Muna Barat mewujudkan Liwu Mokesa. Muhammad Azan mengungkapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Muna Barat yang telah memberikan ruang, dukungan, bahkan materi dalam kegiatan ini.

“Kami dari Ikatan Guru Indonesia Muna Barat sungguh sangat berterimakasih.  Mungkin kalau ada kata yang bisa kami ucapkan lebih dari kata terima kasih, akan kami ucapkan tapi tetap sulitnya menemukan kata yang benar untuk mengucapkan ini. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sangat luar biasa kepada Bapak Bupati Muna Barat Yang telah menyediakan kita ruang, memberikan support dengan ide dan gagasan bahkan juga dengan materi.” ujarnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi Muna Barat Capai Kategori B dengan Peningkatan Signifikan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi merilis hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) Tahun 2024. Berdasarkan Surat Nomor B/259/RB.06/2025, Pemerintah Kabupaten Muna Barat meraih nilai 65,20 dengan kategori “B”, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang meraih nilai 44,65, juga dengan kategori B.

Evaluasi Reformasi Birokrasi ini dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 9 Tahun 2023 tentang Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Keputusan Menteri PANRB Nomor 182 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Evaluasi RB Tahun 2024. Tujuan utama dari evaluasi ini adalah untuk mengukur kemajuan pelaksanaan RB dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif, serta menciptakan budaya kerja ASN yang profesional dan berAKHLAK.

Di tingkat daerah, hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Kementerian PANRB mendorong seluruh pemerintah daerah, termasuk Muna Barat, untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi sebagai upaya konsisten dalam peningkatan kualitas reformasi birokrasi.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyambut baik hasil capaian ini dan menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah salah satu agenda prioritas dalam periode kepemimpinannya 2024–2029.

“Peningkatan indeks RB ini adalah hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah. Tapi ini baru awal. Komitmen kami adalah menjadikan birokrasi Muna Barat lebih responsif, sederhana, dan digital. Reformasi birokrasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi kunci untuk menciptakan pelayanan publik yang bermutu dan cepat,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Muna Barat, Mukhtar,S.Pd, M.Sc., menjelaskan bahwa capaian ini diperoleh melalui sinergi lintas Perngkat Derah dalam membenahi area-area pengungkit reformasi birokrasi, mulai dari tata laksana, tematik, manajemen SDM ASN, hingga penguatan akuntabilitas dan pelayanan publik serta peningkatan nilai SAKIP.

“Nilai 65,20 ini bukan angka semata, melainkan gambaran dari arah kemajuan kita. Ke depan, kita akan menindaklanjuti rekomendasi evaluasi dan memperkuat sistem pemantauan internal agar semua perangkat daerah berperan aktif dalam peningkatan pengelolaan pemerintahan yang berimplikasi pada peningkatan perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Muna Barat ,” kata Mukhtar.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui pendekatan yang lebih digital, kolaboratif, dan berorientasi hasil.

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Menteri PUPR Terima Kunjungan Bupati Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat Laode Darwin melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta pada Selasa (6/5/2025). Kedatangan pimpinan Muna Barat ini diterima secara langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo. Pertemuan tersebut membahas dukungan infrastruktur dalam pembangunan Kabupaten Muna Barat.

Dilansir dari Biro Komunikasi Publik Kementerian PU, Dody Hanggodo menyatakan dukungannya dalam upaya meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Muna Barat. Pembangunan irigasi menjadi pekerjaan awal yang dapat dilaksanakan sebab telah mengantongi Instruksi Presiden (inpres). Sedangkan pembangunan jalan akan dimasukkan kedalam skema Inpres Infrastruktur Daerah.

“Insya Allah kita support untuk infrastruktur di Muna Barat, yang paling cepat bisa kita kerjakan irigasi karena sudah ada Inpresnya. Sementara untuk jalan direncanakan masuk dalam skema Inpres Infrastruktur Daerah, tetapi ini masih dalam tahap awal,” ungkap Menteri Dody.

Selain irigasi, pembangunan Sekolah Rakyat (SR) juga menjadi program Kementerian PU dalam rangka pembangunan pendidikan berbasis pemerataan. Menteri Dody meminta agar Bupati Muna Barat menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat.

“Saya minta ke Pak Bupati siapkan lahan untuk SR yang masuk ke pembangunan Tahap 2A.  Sekolah ini akan memberikan pendidikan gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kita akan sekolah kan anak-anak Muna Barat,” tambahnya

Bupati Muna Barat Laode Darwin menyanggupi apa yang menjadi permintaan Menteri Dody. Lahan seluas 8 hektar telah disiapkan beserta sejumlah dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kami sudah siapkan lahan seluas 8 hektar dan seluruh dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat sudah lengkap. Semoga ini segera terealisasi,” ungkap Laode Darwin.

Dalam kesempatan tersebut, Laode Darwin juga menjabarkan potensi Muna Barat di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Ironisnya, potensi ini belum didukung dengan infrastruktur yang memadai. Oleh sebab itu, Bupati Muna Barat meminta dukungan Kementerian PU dalam pengadaan irigasi.

“Potensi sawah kami mencapai 5.000 ha, tapi belum ada irigasi teknis. Beberapa desa bahkan terputus saluran airnya, sehingga terpaksa dialihkan ke tanaman nilam. Tapi kalau ini dibiarkan, tanah akan rusak dalam 2–3 tahun ke depan. Untuk itu saya mohon dukungan Pak Menteri untuk membangun irigasi.” pungkasnya.

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A.Md)
 Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Hardiknas 2025 Usung Tema Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat menggelar upacara dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati, Jumat (02/05/2025). Upacara dihadiri oleh Kepala OPD, Unsur Forkopimda, serta ASN dan honorer se-Muna Barat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa.

Hardiknas 2024 mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Tema tersebut dijabarkan dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan Menengah dan Dasar (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Naskah ini dibacakan oleh Wakil Bupati Muna Barat di hadapan segenap peserta upacar Hardiknas 2025.

Mendikdasmen berharap Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai lomba. Hardiknas hendaknya menjadi momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat memenuhi amanat konstitusi yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Undang-undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu.” ujarnya

Posisi vital pendidikan juga menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto dengan memasukannya dalam Asta Cita keempat. Prabowo bertekad membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur.

“Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, dan peningkatan kualitas, kualifikasi, serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.” lanjutnya

Diakhir sambutan nya, Abdul Mu’ti mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam rangka mengantarkan anak-anak bangsa menjadi generasi hebat dan kuat. Pemerintah selaku penyelenggara negara tidak akan mampu bekerja sendiri dalam upaya membangun pendidikan bermutu.

“Diperlukan kerja sama semua pihak baik pemerintah, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Perlu dukungan dan partisipasi semesta agar pendidikan sebagai layanan publik dapat berperan mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat dan kuat.” pungkasnya

Usai pembacaan sambutan, dilanjutkan dengan doa bersama. Pembaca doa mengajak seluruh hadirin untuk menghaturkan pinta kepada Sang Maha Kuasa agar memberikan kekuatan dalam mendidik anak-anak bangsa sehingga menjadi generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, kuat jiwa dan raga, cerdas, terampil, dan berdedikasi memajukan bangsa dan negara.

Pelaksanaan upacara juga dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Siswa Baru. Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati, Ketua IGI, Inspektur Muna Barat, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, dan stakeholder terkait.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Pemkab Muna Barat Hadir Secara Daring Dalam Rapat Kerja Dan Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi II DPR RI

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh DPR RI Nomor B/5400/PW.01/04/2024, Komisi II DPR RI mengundang Gubernur seluruh provinsi di Indonesia untuk hadir secara fisik dalam Rapat Kerja dan rapat Dengar Pendapat bersama Menteri Dalam Negeri RI. Bertempat di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara DPR RI, rapat berlangsung selama 3 hari berturut-turut sejak 28-30 April 2025.

Selain para gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia juga diundang untuk hadir secara daring melalui zoom meeting. Kabupaten Muna Barat yang mendapatkan jadwal pada Rabu (30/4/2025), diwakili oleh Wakil Bupati Ali Basa dan Sekretaris Daerah LM Husein Tali. Terdapat empat topik yang menjadi fokus pembahasan rapat yakni penyelenggaraan pemerintah daerah, dana transfer pusat ke daerah, BUMD dan BULD, serta pengelolaan kepegawaian.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka memaparkan kondisi terkini beserta masalah-masalah yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya. Sosok yang akrab disapa ASR ini menjelaskan bahwa wilayah Bumi Anoa yang terdiri dari 70 % kepulauan dan 30 % daratan menunjukkan tentang besarnya potensi kelautan yang dimiliki.

“Kalau liat dari ciri seperti ini, kekayaan Sulawesi Tenggara itu adanya dilaut. Bukan di nikel.” ujarnya

Lebih lanjut ASR mengingatkan bahwa 10-15 tahun kedepan nikel di Sulawesi Tenggara diperkirakan habis dan akan menyebabkan kondisi yang konstan. Oleh sebab itu, purnawirawan TNI ini memaparkan langkah strategis yang harus disiapkan seperti hilirisasi perikanan, pertanian, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selanjutnya ASR memaparkan capaian 5 indikator makro Provinsi Sulawesi Tenggara. Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2024 sebesar 73,62; tingkat kemiskinan 11,21; tingkat pengangguran terbuka 3,09; pertumbuhan ekonomi 5,40; dan GINI ratio sebesar 0,365. Indikator ini membawa Sulawesi Tenggara berada di urutan ke 23 dari 34 provinisi dengan skor 2,81 dan status kinerja SEDANG pada hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2024 terhadap LPPD Tahun anggaran 2023.

Terkait Dana Transfer, ASR menyoroti tentang ketergantungan yang tinggi pada dana pusat. Berdasarkan data kapasitas fiskal daerah APBD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2025, pendapatan daerah sebesar Rp.5,009 triliun yang terdiri dari PAD Rp.1,706 triliun dan pendapatan transfer senilai Rp.3,302 triliun. Hal ini menyebabkan Kemendagri menilai kapasitas fiskal Provinsi Sulawesi Tenggara berada pada kategori fiskal lemah.

“Ironis, daerah kaya tapi ketergantungan dengan pusat itu 65 %. Kita punya kekuatan daerah hanya 34 %. Posisi sekarang saja seperti itu, bagaimana 15 tahun lagi?” tanyanya

Andi Sumangerukka menyebutkan bahwa kondisi fiskal lemah disebabkan oleh pengelolaan PAD yang tidak maksimal. ASR bertekad dalam dua tahun masa kepemimpinannya, dana transfer 65% akan turun menjadi 30 %. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan lebih tegas dalam mengatur tata kelola kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Anoa. Gubernur menyebutkan bahwa jika setiap perusahaan menyelesaikan kewajibannya, Sultra tidak akan ketergantungan lagi pada dana transfer.

“Kalau itu semua kewajibannya diselesaikan, maka Sulawesi Tenggara tidak akan lagi ketergantungan. Kalau saya hitung-hitung, minimal dapat saja 600-700 milyar maka semua kewenangannya akan jalan. Infrastruktur dan kewenangan provinsi akan selesai. Insya Allah saya akan tegas walaupun  nanti pasti saya akan diprotes.” sambungnya

Selanjutnya, ASR menjabarkan tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Di Sulawesi Tenggara terdapat 14 BUMD yang terdiri dari 13 BUMD jasa keuangan dan 1 BUMD bidang aneka usaha yaitu Perumda Utama Sultra. Sedangkan BLUD sebanyak 28 yang terdiri dari 3 rumah sakit dan 25 sekolah.

Masalah utama yang dialami yaitu belum seluruhnya SMKN menerapkan pola tata kelola BLUD dikarenakan masih belum memenuhi syarat antara lain jumlah siswa yang tersedia belum terpenuhi. Tindak lanjut yang akan dilakukan pemerintah adalah menjalin koordinasi ke Pemerintah Pusat berkaitan dengan sarana dan prasarana pada sekolah yang belum memenuhi syarat tersebut.

Poin terakhir yang dipaparkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara adalah tentang kepegawaian. Tahun 2025 jumlah ASN di Sultra sebanyak 17.385 orang yang terdiri dari 11.803 PNS dan 5.582 PPPK. Untuk usulan CPNS dalam rentang 2024-2028, Kemenpan-RB menyetujui 1.509 formasi CPNS yang terdiri dari 1.067 tenaga teknis dan 442 tenaga kesehatan serta 5.988 formasi PPPK dengan rincian 981 tenaga guru, 4.305 tenaga teknis, dan 702 tenaga kesehatan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Penampilan Musik Dua Warna Asal Muna Barat Raih Juara Di Ajang Harmoni Sultra

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai menerima penghargaan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Terbaik se-Sulawesi Tenggara, nama Kabupaten Muna Barat kembali menggema saat pengumuman pemenang Lomba Musik Dua Warna dalam Festival Harmoni Sultra. Penampilan dua musisi asal Muna Barat, Rut Medin Hutajalu dan Uce Sasrianti dinobatkan sebagai juara ke-3 dari 8 kabupaten/kota yang berlaga.

Keduanya tampil memukau dengan membawakan lagu berbahasa Indonesia dan Bahasa Daerah Muna. Lagu berbahasa Indonesia merupakan karya dari Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin berjudul Jayalah Muna Barat. Sedangkan lagu berbahasa Muna berjudul Benteno Tiworo karya Marwan SE.

Pengumuman dan penyerahan piagam penghargaan dilaksanakan saat penutupan Harmoni Sultra 2025 di Lapangan Gelora Kolaka pada Minggu (27/4/2025). Piagam diserahkan oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua dan diterima oleh Ibu Wakil Bupati Muna Barat Kadiani Runa Ali Basa.

Juara 1 diraih Kota Kendari yang disusul oleh Kota Bau-Bau pada posisi ke-2. Pada kategori harapan, Kabupaten Konawe menempati posisi Harapan 1. Selanjutnya, Harapan 2 diraih oleh Kabupaten Buton Selatan dan menyusul Kabupaten Wakatobi sebagai juara Harapan 3.

Adapun delapan kabupaten/kota yang mengikuti Lomba Musik Dua Warna yakni Kota Kendari, Kota Bau-Bau, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Konawe Kepulauan, serta Kabupaten Buton Tengah. Musik Dua Warna merupakan pergelaran seni yang memadukan antara musik tradisional dan musik modern.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Gubernur Serahkan Penghargaan Bergengsi Usai Pimpin Upacara HUT Sultra Ke-61

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Usai memimpin upacara peringatan HUT Sulawesi Tenggara ke-61, Gubernur Andi Sumangerukka menyerahkan penghargaan kepada kabupaten/kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berprestasi. Pada lingkup pemerintah kabupaten/kota, penghargaan diberikan kepada 3 daerah dengan indeks pengelolaan keuangan terbaik yakni Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Konawe Kepulauan.

Penghargaan diberikan atas hasil penilaian Gubernur melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah Sulawesi Tenggara. Hal ini sebagaimana tertuang dalam SK Nomor 100.3.3.1/500 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara serta SK Mendagri Nomor 900.1.115-3-372 Tahun 2024 tentang Hasil Pengukuran IPKD Provinsi, Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia.

Atas prestasi tersebut, masing-masing daerah menerima hadiah berupa 1 unit Laptop untuk Kabupaten Muna Barat, 1 buah LCD Proyektor untuk Kabupaten Konawe, serta 1 buah Printer untuk Kabupaten Konawe Kepulauan. Tidak hanya itu, Gubernur secara pribadi menambahkan hadiah uang tunai sebesar Rp.100 juta kepada terbaik 1, Rp.75 juta kepada terbaik 2, dan 50 juta kepada terbaik 3.

Selanjutnya, Gubernur juga menyerahkan penghargaan Innovation Governor Awards Lingkup Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.  Terdapat 6 OPD yang mendapatkan indeks inovasi tertinggi berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Tenggara untuk Penetapan Nilai Kematangan Inovasi Masing-Masing Perangkat Daerah Nomor 000.9.1/3264 Tanggal 23 April 2025.

Perangkat Daerah Inovatif tersebut yakni Badan Riset dan Inovasi daerah pada posisi pertama, disusul Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sultra pada posisi kedua. Posisi ketiga ditempati oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra, sedangkan posisi keempat diduduki oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra. Pada posisi kelima ditempati oleh 2 OPD dengan nilai yang sama yakni Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sultra dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sultra.

Raihan prestasi ini diganjar hadiah berupa piangam penghargaan + 1 unit Laptop kepada terbaik pertama. Terbaik kedua mendapatkan piagam penghargaan + 1 unit LCD Proyektor dan terbaik ketiga berhak atas piagam penghargaan + 1 unit printer. Sedangkan terbaik keempat dan kelima masing-masing dianugerahi piagam penghargaan.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

 

Peringati HUT Sultra Ke-61, Gubernur Ajak Bersinergi Dalam Harmoni

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID 27 April menjadi momentum bersejarah bagi Provinsi Sulawesi Tenggara. Almanak tersebut menjadi pengingat akan eksistensi Bumi Anoa sejak 27 April 1964. Tahun 2025, provinsi beribu kota Kendari ini genap berusia 61 tahun. Pertambahan usia yang diperingati secara khidmat di Lapangan 19 November Kolaka.

Bumi Mekongga menjadi saksi lantunan rasa syukur atas nikmat pertambahan usia. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam sambutannya.

“Kita bersyukur hari ini Provinsi Sulawesi Tenggara genap berusia 61 tahun. Kita bersyukur eksistensi Sultra mulai terbentuk hingga usia sekarang. Senantiasa terjaga dan terus bergerak maju dengan berbagai pencapaian pembangunan di segala bidang meskipun dihadapkan pada tantangan lokal, nasional, dan global.” ujarnya

Atas berbagai capaian pembangunan yang berimplikasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sultra, Gubernur mengajak segenap hadirin menghaturkan hormat dan terima kasih kepada para pejuang terbentuknya Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Sudah sepatutnya dengan penuh rasa hormat kita menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tokoh pejuang dan mantan pimpinan daerah serta tokoh-tokoh pendahulu. Semoga segala jasa pengabdian tercatat sebagai amal ibadah dan diridhoi oleh Tuhan.” lanjutnya

Selanjutnya, sosok yang akrab disapa ASR ini menyampaikan tentang Sumber Daya Alam berlimpah serta keberagaman masyarakat yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara. Dua hal yang menjadi potensi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional. Oleh sebab itu ASR mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk tidak mempertentangkan perbedaan tetapi mengelolanya sebagai harmoni agar tercapai kemajuan dalam segala bidang.

“Sebagaimana diketahui bersama, Sultra dikaruniai Sumber Daya Alam melimpah dan beragam. Baik yang ada di permukaan maupun di perut bumi. Kita juga menyadari bahwa Sultra adalah daerah yang masyarakatnya hidup dalam keberagaman agama, suku, bahasa, budaya adat istiadat, status sosial, dan pandangan politik. Hal tersebut merupakan potensi besar bagi pembangunan daerah dan nasional.” sambungnya

Sang Jenderal Purnawirawan mengingatkan agar upacara HUT Sulawesi Tenggara ke-61 tidak sekadar seremonial belaka tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjalankan pemerintahan yang bertanggung jawab. ASR juga mengajak segenap unsur pembangunan untuk meningkatkan integritas dan melaksanakan tugas yang telah diamanahkan.

“Upacara HUT Sultra ke-61 ini jangan hanya seremonial tetapi jadi momentum meningkatkan kesadaran kolektif kita semua bahwa membangun Sultra sebagai daerah otonomi adalah tanggung jawab pemerintah dan segenap komponen pembangunan. Dari Bumi Mekongga, saya mengajak kita semua mari konsisten jaga kerukunan dan persatuan dalam keberagaman.” pungkasnya

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Sultra ke-13 ini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Anggota DPR, Anggota DPD, DPRD, pemerintah kabupaten, TNI, POLRI, Organisasi Kemasyarakatan, Pihak Swasta, akademisi, media, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan seluruh masyarakat Sultra serta semua pihak yang telah berperan dan berkontribusi dalam pembangunan Bumi Anoa.

Andi Sumangerukka mengakhiri sambutannya dengan menyitir falsafah hidup suku-suku yang mendiami Provinsi Sulawesi Tenggara. Warisan leluhur yang mengandung nilai-nilai tentang menjaga adat, saling menghargai,  dan bijak dalam bertindak. Falsafah Suku Tolaki ”Inae kosara ie pinesara. Inae lia sara ie pinekasara”  memiliki makna Siapa yang menghargai adat ia akan dihormati. Siapa yang melanggar adat ia akan diberi sanksi. Falsafah Buton “Po-binci-binciki kuli” berarti “saling mencubit kilit (kulit) sendiri”. Falsafah Suku Muna”Pomoa-moasigho, Popia-piara, Poangka-angkatau dan Poadha-adhati “, yang artinya saling menyayangi, saling menyantuni, saling kerjasama, dan saling menghargai”. Serta falsafah Suku Moronene “Koniantou” bermakna berjalan di jalan yang baik.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar
Penulis: Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)