Pemkab Muna Barat dan Pemkab Bantaeng Teken Kesepakatan Kerjasama Perdagangan Komoditas Unggulan Antar Daerah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng resmi menandatangani kesepakatan bersama mengenai kerja sama perdagangan komoditas unggulan antar daerah. Acara ini berlangsung di Baruga Longue, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, dengan dihadiri oleh berbagai pejabat dari kedua Kabupaten, Senin (26/08/2024).

Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng adalah Penjabat Bupati Bantaeng, Dr. Andi Abu Bakar, S.IP., M.Si., sementara Penjabat Bupati Muna Barat hadir didampingi Sekda dan beberapa Pejabat Eselon II   mewakili Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam acara penandatanganan tersebut. Kegiatan ini juga disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur bidang Kesejahteraan Rakyat, Abdul Hayat Gani.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Muna Barat, La Ode Butolo, S.P., S.T., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah membantu memfasilitasi tempat untuk terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang telah mendukung program kerjasama daerah ini, yang diharapkan dapat membantu mengendalikan laju inflasi di Kabupaten Muna Barat.

Kerjasama ini akan mencakup pengadaan komoditas unggulan  dari Kabupaten Bantaeng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Muna Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap gejolak inflasi dunia yang belum berakhir, sekaligus upaya untuk memperkuat sinergi antara berbagai stakeholder dalam mengendalikan inflasi daerah.

Perjanjian kerjasama ini secara resmi ditandatangani oleh Kepala Dinas   Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir P., SS., M.AP dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muna Barat, La Ode Aka, SP, M.Si. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerjasama antar daerah, terutama dalam bidang perdagangan komoditas unggulan yang strategis untuk kedua wilayah.

Penjabat Bupati Bantaeng, Dr. Andi Abu Bakar, S.IP., M.Si., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan antar daerah dan memaksimalkan potensi komoditas unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Bantaeng. “Kami berharap kerjasama ini tidak berakhir dipenandatanganan saja dan hanya menguntungkan kedua belah pihak dalam hal perdagangan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten,” ujarnya. Beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk terus mendukung langkah-langkah yang diperlukan guna memperlancar distribusi komoditas unggulan ke Kabupaten Muna Barat.

Penjabat Bupati Muna Barat, La Ode Butolo, juga menyampaikan harapannya agar kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. Beliau berharap, dengan adanya kerjasama ini, Muna Barat dapat memastikan ketersediaan komoditas pangan yang cukup untuk masyarakat dan menstabilkan harga di tengah tantangan ekonomi global yang sedang berlangsung. “Saya berharap kerjasama ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua daerah,” ungkapnya.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan di bawah komando Asisten II Setda Muna Barat Muh. Naazirun, S.Pd, M.Si, dengan tujuan melihat potensi daerah yang ada di Kabupaten Bantaeng.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan antar kedua daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten.

Sumber : Tim Liputan Diskominfo Mubar

Penulis : Kabid Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Editor/ Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Sejumlah Pejabat Muna Barat Kunjungi Dua Desa Penghasil Bawang di Kabupaten Bima

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pasca penandatangan MoU antara pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Bima, PJ Bupati Muna Barat melakukan kunjungan ke Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Terik sinar matahari tak menghalangi langkah Dr. Bahri dan tim meninjau gudang penyimpanan hasil panen.

Keberadaan gudang penampungan menjadi solusi efektif penanganan pasca panen. Hasil panen yang disimpan digudang lebih tahan lama dan tidak cepat busuk. Hal ini berimplikasi pada stok yang terjaga sehingga lonjakan harga dipasaran dapat diantisipasi.

Rombongan pemerintah Muna Barat juga meninjau kebun persiapan tanam, kebun pembibitan, dan kebun yang telah ditanamai dengan usia tanaman 30 hari.

Keesokan harinya pada tanggal 07 Juni 2023, dibawah pimpinan asisten II rombongan bergeser ke Desa Kaleo, Kecamatan Lambu. Di desa ini terdapat tempat penangkaran bawang merah. Bibit bawang merah hasil penangkaran masayarakat Bima tidak hanya digunakan oleh petani lokal tetapi juga dikirim ke luar daerah.

Di Desa Kaleo, rombongan pemerintah Muna Barat juga berkesempatan melihat langsung kegiatan penanaman lahan dan berkunjung ke gudang penyimpanan hasil panen yang berada di desa tersebut.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Kabupaten Bima Sanggupi Permintaan Suplai Bawang Merah ke Muna Barat

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Hasil produksi bawang merah Kabupaten Bima telah lama menjadi pemasok bagi wilayah lain di Indonesia. Dengan jumlah produksi 5-6 ton per satu hektar lahan, 70 % diantaranya  dikirim ke luar Bima sedangkan 30 % sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

Potensi ini terpantau oleh radar pemerintah Kabupaten Muna Barat yang hingga kini terus mencari daerah-daerah potensial yang layak dijadikan sebagai partner kerjasama pengendalian inflasi. Olehnya itu pada Selasa (06/06/2023) jajaran Pemerintah Kabupaten Muna Barat yang dipimpin oleh PJ Bupati, Dr.Bahri menyambangi kantor pemerintah Kabupaten Bima.

Kunjungan ini diterima secara langsung oleh Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE selaku Bupati Kabupaten Bima didampingi oleh Wakil Bupati, Drs. Dahlan M. Noer, M.Pd. Pertemuan tersebut berbuah penandatanganan nota kesepakatan kerjasama dagang komoditi bawang merah.

PJ Bupati Muna Barat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bima yang telah bersedia menjalin kolaborasi guna mengendalikan inflasi di daerahnya. Komoditas bawang merah yang tidak dibudidayakan di Muna Barat menjadi salah penyumbang kenaikan inflasi daerah.

Selain penandatangan nota kesepakatan, Dr. Bahri juga akan melakukan kunjungan ke salah satu lahan pertanian bawang di Desa Ngali, Kecamatan Belo. Kesempatan tersebut akan digunakan untuk berinteraksi secara langsung dengan para petani bawang.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)