Area Manager Lion Air Group Terima Audiensi Pemkab Muna Barat

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat dipimpin oleh Pj Bupati Muna Barat melakukan lawatan ke Kantor Pusat Maskapai Lion Air pada Rabu (02/08/2023). Lawatan tersebut dalam rangka menginisiasi dukungan konektivitas dan permintaan tambahan rute penerbangan di Bandar Udara Sugimanuru.

Pj Bupati Muna Barat bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BPBD serta Kepala UPB Bandara Sugimanuru diterima oleh  Manajer Area Indonesia Barat, Muhammad Helmi. Bertempat di Lion Air Tower, para stakeholder membincangkan kondisi terkini transportasi udara  di Muna Barat.

Di awal pertemuan tersebut, Dr. Bahri memaparkan 6 arahan Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah terkait transportasi udara. Arahan pertama, pemda diminta untuk ikut serta dalam upaya menstabilkan harga tiket. Kedua, pemda diminta memberikan subsidi kepada penyedia jasa transportasi angkutan. Sedangkan pada arahan ketiga, pemda diharapkan ikut serta dalam mempromosikan atau memasarkan rute-rute penerbangan yang ada di wilayahnya.

Selanjutnya poin keempat, pemda diminta menerbitkan surat edaran agar mendukung dan mendorong partisipasi semua komponen masyarakat untuk menggunakan transportasi udara serta meminta forkopimda, pemda dan swasta berkomitmen untuk melaksanakan perjalanan dinas, bisnis, wisata dan usaha lainnya dengan mengutamakan penggunaan transportasi udara. Kemudian arahan kelima yaitu pemda mendukung penyiapan lahan dan sarana prasarana. Terakhir, pemda diminta melakukan upaya koordinasi dengan pihak pertamina dalam rangka menstabilkan harga avtur.

Arahan tersebut dikuatkan dengan keluarnya surat edaran Dirjen Perhubungan Udara atas nama Menteri Perhubungan kepada para Gubernur dan para Bupati/Wali Kota Nomor AU.001/1/1 PHB 2022pada  tanggal 11 Agustus 22. Surat edaran tersebut berisi instruksi untuk melakukan dukungan konektivitas transportasi udara.

Selanjutnya, Dr. Bahri mengajukan permintaan tambahan rute penerbangan dari Bandara Sugimanuru ke Bandara Haluoleo. Hal ini melihat tingginya angka mobilisasi masyarakat dari Muna ke Kendari maupun sebaliknya.

Menanggapi paparan tersebut, Muhammad Helmi menjelaskan perihal perubahan jadwal penerbangan Wings Air. Maskapai yang merupakan bagian dari Lion Group ini sebelumnya melayani rute Makassar-Muna Barat-Makassar sebanyak 3 kali seminggu. Namun, kini penerbangan hanya dapat dilakukan satu kali dalam seminggu.

Hal tersebut merupakan imbas atas ketidakpastian jumlah penumpang dalam setiap penerbangan sehingga pihak Lion Group melakukan efisiensi dengan menghentikan operasi pada hari dimana tingkat keterisian penumpang rendah.  Selanjutnya, kepastian penerbangan Wings Air memerlukan jaminan block seat sebanyak 50 seat dalam satu rangkaian penerbangan dengan harga terkini pasca naiknya harga avtur.

Berdasarkan penjelasan Muhammad Helmi, Pemkab Muna Barat mengajukan beberapa usulan kerjasama. Pertama, model pembiayaan. Terdapat  2 model pembiayaan yang ditawarkan yaitu model non stimulus/insentif  dan model stimulus/insentif.

Model stimulus artinya Forkopimda dan semua stakeholder berkomitmen melaksanakan perjalanan dengan menggunakan transportasi udara. Sedangkan model stimulus adalah pemda memberikan subsidi Biaya Operasi Pesawat (BOP) dengan menjamin sejumlah tertentu tempat duduk yang terjual (block seat).

Kedua, menentukan jumlah seat minimum untuk setiap trip/sektor. Ketiga, menentukan jaminan seat pada trip tunggal (one way/satu arah) atau trip gabungan (pulang/pergi).

Usulan keempat, pemda dan pihak maskapai menyepakati besaran tarif yang akan digunakan sebagai harga satuan subsidi. Kelima, menyepakati jumlah frekuensi penerbangan. Keenam, menyepakati besaran jaminan deposit dan besaran top up (tambahan jaminan deposit). Ketujuh, melakukan rekonsiliasi data manifest terhadap data aktual passanger board.

Berdasarkan pembahasan dan penjelasan dari masing-masing pihak, terjadi kesepakatan bahwa pihak Lion Air akan menghitung kembali metode simulasi perhitungan penerbangan. Selanjutnya, Lion Air akan menghubungi pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk kembali bertemu setelah tanggal 17 Agustus 2023.

Paralel, Pemda Muna Barat bersama Kepala UPB Sugimanuru akan menginisiasi rapat bersama 3 (tiga) pemda pengguna Bandara Sugimanuru. Pemerintah daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Muna, Kabipaten Muna Barat, Kabupaten Buton Tengah, dan Kab Buton Utara. Rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan kebijakan dukungan konektivitas transportasi udara.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Perdana, Muna Barat Gelar Seminar Kajian Penyusunan Naskah Sejarah.

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Jelang hari jadi Bumi Laworoku yang ke 9, Dinas Pendidikan Kabupaten Muna Barat untuk pertama kalinya menyelenggarakan seminar kajian penyusunan naskah sejarah kabupaten Muna Barat. Acara berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Kamis (20/07/2023).

Acara dibuka secara langsung oleh PJ Bupati Muna Barat didampingi Sekretaris Daerah. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara, Ketua Yayasan Universitas Karya Persada Muna dan Rektor Universitas Karya Persada Muna, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.S.

Kegiatan seminar terbagi dalam dua sesi yaitu sesi pembukaan dan sesi seminar. Sesi pembukaan dimulai dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan Universitas Karya Persada Muna, Albert, S.Kep, SE, MM. Albert menyampaikan apresiasi kepada PJ Bupati Muna Barat yang telah memberi kepercayaan kepada Yayasan Karya Persada Muna untuk menyusun naskah sejarah Kabupaten Muna Barat.

“Kebanggaan dan kehormatan atas kepercayaan kepada Yayasan Mitra Karya Persada yang mendapat kesempatan untuk menyusun naskah sejarah Kabupaten Muna Barat.” ujarnya

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr Bahri S.STP, M.Si sekaligus membuka kegiatan seminar. Dr. Bahri mengungkapkan bahwasanya naskah sejarah telah dibacakan pada tahun 2022 bertepatan dengan HUT Muna Barat ke 8. Namun, naskah tersebut masih menuai kontroversi terkait kaidah ilmiah.

“Sejarah Kabupaten Muna Barat sudah saatnya harus ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah agar informasi tentang peran pihak-pihak terkait tidak terputus dan akan sampai pada generasi mendatang sehingga keteladanan mereka bisa menjadi contoh.” ungkapnya

Mengakhiri sambutannya, PJ Bupati Muna Barat berharap seminar ini menjadi pemutus rantai polemik terkait sejarah terbentuknya Kabupaten Muna Barat. Seminar ini juga diharapkan menjadi ajang lahirnya dokumen yang utuh dalam menampilkan narasi sejarah Muna Barat. Dokumen yang kelak menjadi warisan dan teladan bagi generasi selanjutnya.

“Mudah-mudahan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh wanita yang ada di sini, duduk dan membuat sejarah sehingga menghasilkan konsep yang disepakati bersama. Yang tidak akan berubah siapapun pemimpinnya.” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Dinas Koperasi dan UMKM Mubar Sabet Penghargaan Tingkat Nasional

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Berita gembira kembali menyapa Kabupaten Muna Barat. Jelang hari jadi ke-9, Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional dalam rangkaian kegiatan pameran peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76.

Stand pameran milik Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat mendapatkan penghargaan sebagai juara favorit III dari Dewan Koperasi Nasional (Dekopin). Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh La Ode Takari selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat di Senayan Park, Jakarta pada Jumat (15/07/2023).

Selain Muna Barat, beberapa daerah yang berhasil meraih penghargaan yakni Kabupaten Jember sebagai juara I stand terbaik, disusul Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Surabaya sebagai juara II, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur sebagai juara III.

Sedangkan pada kategori favorit, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didapuk sebagai juara favorit I. Disusul oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek sebagai juara III.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Muna Barat mengingat peraih penghargaan lainnya mayoritas berasal dari Kawasan Indonesia Barat. Muna Barat menjadi satu-satunya peraih penghargaan dari Kawasan Timur Indonesia.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Bintek Penyusunan Proses Bisnis, Standar Pelayanan dan Standar Operasional Prosedur Lingkup Kabupaten Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Salah satu indikator keberhasilan pemerintah adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan public yang diberikan. Oleh sebab itu, secara berkala dilaksanakan penilaian terhadap Indeks Pelayanan Publik. Tahun 2023 Kabupaten Muna Barat menghadapi dua ranah penilaian terkait implementasi Pelayanan Publik yakni penilaian oleh Menpan-RB dan Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara.

Menpan-RB akan mengevaluasi tiga unit lokus yaitu Dinas Sosial, RSUD Muna Barat, dan Kecamatan Lawa. Sedangkan Ombudsman perwakilan Sulawesi Tenggara akan  melakukan penilaian pada Dinas PM-PTSP, Dinas DUKCAPIL, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas Wuna, dan Puskesmas Guali.

Guna mendongkrak indek pelayanan publik di Kabupaten Muna Barat, pemerintah melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Proses Bisnis, Standar Pelayanan, dan Standar Operasional Prosedur Lingkup Kabupaten Muna Barat. Kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari di Aula Kantor Bupati Muna Barat.

Pemkab Muna Barat menghadirkan dua narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Narasumber tersebut yakni Muhammad Asphin Arwin, SH. MH selaku Analis Kebijakan di LAN-RI dan Guido Armando, S. IP selaku Analis Kelembagaan LAN-RI.

Acara dibuka secara resmi oleh PJ Bupati Muna Barat didampingi Sekretaris Daerah, Laode Muhammad Husein Tali pada Senin (03/07/2022). Dalam sambutannya Dr Bahri meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar senantiasa membenahi tata kelola administrasi. Hal ini akan menjadi kekuatan dalam proses evaluasi atau pengawasan oleh Auditor.

“Saya tekankan kepada semua aparatur di setiap OPD, bahwa mari sennatiasa melakukan pembenahan di lingkungan organisasi kita. Terutama masalah administrasi pemerintahan yang selalu harus didokumentasikan dengan rapi.” Tuturnya

Imbauan tersebut juga sebagai implementasi atas amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Dalam undang-undang tersebut tertuang bahwa setiap penyelenggara pelayanan public, baik yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung wajib menyusun, menetapkan. dan menerapkan standar pelayanan sebagai tolak ukur dalam penyelenggaran pelayanan di setiap organisasi.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Muna Barat Peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Tanggal 26 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day against Drug Abuse and Illicit Trafficking. Peringatan ini menjadi ajang memperkuat aksi dan kerja sama antar negara-negara di dunia guna mencapai dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penyalahgunaan narkotika membawa dampak bukan hanya pada pribadi pengguna tetapi juga secara general. Jika tidak dicegah dan diperangi akan menimbulkan efek loss generation. Dunia rawan kehilangan generasi-generasi terbaik yang akan melanjutkan roda peradaban.

Tema yang diusung secara internasional yakni “People first: stop stigma and discrimination, strengthen prevention”. Tema ini menyerukan agar melihat individu yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba sebagai manusia yang membutuhkan empati, pemahaman, dan pendekatan. Menghentikan sikap menghakimi yang seringkali membuat penggguna mengisolasi diri, dikucilkan, dan sulit mengakses layanan Kesehatan yang dibutuhkan.

Adapun secara nasional, tema yang diusung adalah “Akselerasi War On Drugs Menuju Indonesia Bersinar”. Tema in menggaungkan semangat untuk bergerak cepat dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Muna Barat mendukung penuh agenda tersebut sebagiamana yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah dalam peringatan HANI 2023 pada Senin (26/06/2023). Bertempat di Gedung Koni Muna Barat, Laode Muhammad Husein Tali menyatakan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat siap mendukung implementasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Bertepatan dengan momentum Hari Anti Narkotika Internasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat menyatakan siap mendukung implementasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.di wilayah Kabupaten Muna Barat” ujarnya

Lebih lanjut, Laode Muhammad Husein Tali mengungkapkan upaya kolaborasi antara pemerintah Muna Barat dengan BNN Kabupaten Muna yang telah terjalin sejak tahun 2022. Secara bersama-sama melakukan program yang sejalan dengan upaya perang terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Pada tahun 2022, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat bekerja sama dengan BNN Kabupaten Muna telah melaksanakan kegiatan P4GN antara lain sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, tes urin, pembentukan Satgas Anti Narkoba dan pembuatan regulasi P4GN.” lanjutnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Jelang Idul Adha, Pemkab Mubar Gelar Gerakan Pangan Murah

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Upaya penanganan inflasi terus masih terus menjadi agenda prioritas nasional. Salah satu langkah strategis yang dicanangkan oleh pemerintah adalah pergelaran Gerakan Pangan Murah. Hal ini sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Menjelang Idul Adha 2023, pemerintah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional pada Senin (26/6/2023). Pemerintah Muna Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan juga turut berpartisipasi dalam agenda nasional tersebut. Muhammad Naazirun selaku asisten II mewakili PJ Bupati Muna Barat membuka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Wamelai, Kecamatan Lawa, pemerintah Muna Barat menyediakan beberapa jenis bahan pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga ekonomis. Masyarakat tampak antusias menyambut gelaran tersebut.

Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur, dan gula pasir. Beras 5 kg bisa ditebus dengan harga Rp45.000. Telur dibanderol dengan harga Rp56.000/rak. Untuk gula pasir harga per kilogram Rp14.000. Adapun komoditas bawang masing-masing Rp38.000/1 kg bawang putih dan Rp38.000/1 kg bawang merah. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000/liter.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Kwartir Ranting Kusambi Gelar Gelanggang Penggalang Tangguh 5

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Ratusan anggota Pramuka se Kecamatan Kusambi berpartisipasi dalam ajang Gelanggang Pramuka Penggalang Tangguh 5. Ajang ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kusambi. Lokasi kegiatan terletak di SMPN 2 Kusambi.

Momen pembukaan yang berlangsung pada Senin (19/06/2023) dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr Bahri. Selain itu hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK, Camat Kusambi, Kepala Desa dan Lurah se kecamatan Kusambi, serta guru-guru tingkat SD dan SMP.

Sebanyak 137 peserta akan mengikuti perkemahan yang diadakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kusambi. Komposisi peserta terdiri dari 6 regu putra dan 11 regu putri. Regu putra terbagi atas 2 regu SMP/MTS dan 4 regu SD/MI. Sedangkan regu putri terbagi atas 7 regu SMP/MTS dan 4 regu  SD/MI.

Dalam rangkaian kegiatan perkemahan, peserta juga akan mengikuti  20 jenis perlombaan. Lomba tersebut diantaranya  LKBB, muadzin, hafalan surat pendek, menembak, pionering, tata rias, layang-layang, reportase, yel-yel, forum penggalang dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri mengingatkan tentang tujuan gerakan Pramuka yakni membentuk insan-insan berkualitas. Gugus depan dan kwartir ranting diharapkan mampu membentuk karakter peserta dari serangkaian pendidikan kepramukaan.

“Kita ketahui bersama bahwa gerakan pramuka mempunyai tujuan membentuk manusia untuk memiliki kepribadian yang beirman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, jiwa patriotik, taat hukum, disiplin, dan menjunjung tinggi peraturan.”  ujarnya

Alumni STPDN 07 ini juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah pada kegiatan-kegiatan kepramukaan di Kabupaten Muna Barat. Dukungan yang diberikan dalam bentuk teknik, finansial, serta anggaran.

“Pemda Muna Barat tidak henti memberi dukungan baik bantuan teknik, finansial, maupun anggaran dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di Kabupaten Muna Barat.” lanjutnya

Dr. Bahri selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka di Muna Barat juga menitip harapan kepada peserta kegiatan ini. Ia berharap agar peserta mengikuti kegiatan dengan tertib serta senantiasa mengedepankan sikap yang dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Saya selaku Ketua Mabicab mengharapkan agar adik-adik mengikuti kegiatan dengan baik. Melaksanakan apa yang telah disusun oleh panitia serta senantiasa memupuk kekeluargaan, toleransi, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan.” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pemda Muna Barat Distribusi Bantuan Ketahanan Pangan Nasional

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) terlaksana secara merata hingga daerah-daerah yang jauh dari pusat ibu kota.  Kabupaten Muna Barat termasuk dalam penerima manfaat program tersebut.

Secara simbolis, PJ Bupati Muna Barat menyerahkan bantuan kepada Camat dan Kepala Desa yang hadir dalam apel gabungan pada Senin (19/06/2023). Selanjutnya sebanyak 126 ton beras akan disalurkan ke  seluruh kecamatan dalam wilayah administrasi Kabupaten Muna Barat.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dilansir oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional, terdapat 9.105 penerima bantuan di Kabupaten Muna Barat. Masing-masing akan mendapatkan 10 kg beras.

“Ini ada surat dari Kantor Pos berisi pemberitahuan penyaluran bantuan sosial sembako tahap 2. Penerima bantuan sesuai data dari Badan Ketahan Pangan Nasional sebanyak 9.105 KPM. Ini masuk dalam program prioritas nasional terkait penyaluran cadangan pangan nasional.” ujarnya

Pelaksaan distribusi ini berpedoman pada Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah No. 125 Tahun 2022.

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Muna Barat Jadi Role Model Percepatan Pendidikan Numerasi di Sulawesi Tenggara

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Profesor Yohanes Surya yang merupakan pendiri Yayasan Indonesia Maju menyambangi Muna Barat pada Senin (12/06/2023). Hal ini sebagai tindak lanjut atas penandatanganan kerjasama pelatihan pendidikan numerasi antara pemerintah Muna Barat dan Yayasan Indonesia Maju. Prof. Yohanes adalah pencetus Metode Gasing yang berimplikasi positif terhadap perkembangan literasi numerasi pada peserta didik.

Staf Ahli Menter Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves) ini datang bersama tim dari Surya Center for Learning Excellence. Hadir pula beberapa guru dari berbagai daerah di Indonesia yang telah lebih dulu mengikuti pelatihan Metode Gasing.

Kedatangan rombongan ini sebagai ajang audiensi lanjutan terkait Metode Gasing. Mengusung tagline “Muna Barat Pande Melentu Melalui Metode Gasing”, kegiatan berlangsung di Aula Barugano Lawa. Metode Gasing adalah akronim dari gampang, asyik, dan menyenagkan. Sebuah metode yang diharapkan mampu menyulap pelajaran numerasi yang kerap dianggap sebagai momok menjadi hal yang disukai.

Prof. Yohanes dalam sambutannya memberikan komplimen atas upaya pemerintah Muna Barat dalam melaksanakan pelatihan numerasi. Gerak cepat pemerintah Muna Barat menjalin kerjasama dengan Yayasan Indonesia Maju menjadi role model bagi kabupaten lain di Sualwesi Tenggara.

“Muna barat pertama di Sulawesi Tenggara. Sekarang jadi contoh karena Muna Barat sudah mulai. Kemarin Buton baru mulai lalu minggu depan Kendari kemudian Buton Selatan. Semua kabupaten di Sulawesi Tenggara mengikuti kabupaten Muna Barat. Ini luar biasa sekali.” ujarnya

Staf Ahli Menko Marves ini juga menjabarkan peluang guru-guru asal Muna Barat bisa menjadi trainer di daerah lain. Terlebih dengan adanya instruksi presiden agar semua kabupaten di Indonesia mengadopsi Metode Gasing sebagai salah satu metode pembelajaran.

“Sekarang sudah 38 kabuapten dan presiden minta supaya seluruh kabupaten. Trainer yang hadir di sini dari Banyuwangi, Sumedang, Kepulauan Aru,  Kabupaten Dairi, Kabupaten Subang, dan Makassar. Nanti bapak ibu kita harapakn dari 32 guru ini nanti kita akan ambil 5-10 orang duta-duta Muna Barat untuk mengajar di daerah lain.”lanjutnya

Menyambung apa yang dijabarkan oleh Prof Yohanes, PJ Bupati Muna Barat mengungkapkan keinginannya agar dari Muna Barat lahir generasi yang siap bertarung di ajang-ajang nasional maupun internasional. Bukan hanya siswa tetapi juga para guru yang telah mengikuti pelatihan.

“Saya ingin dari sini anak-anak saya ada yang mengikuti  olimpiade  matematikan dan kimia. Bukan saja nasional tapi juga dunia. Termasuk guru-guru kita yang mengajar tadi semoga bisa mengikuti jejak senior-seniornya. Guru-guru SD malang melintang dikirim Prof. Yohanes mewakili kemana-mana.” tutur Dr. Bahri

Dr Bahri juga menuturkan tentang peluang 32 orang guru asal Muna Barat yang telah mengikuti pelatihan pendidikan numerasi untuk mentransfer ilmunya ke luar negeri.  Untuk itu, Dirketur Perencana Anggaran Daerah Kemendagri ini meminta para guru untuk meningkatkan kompetensi berbahasa asing.

“Prof menawarkan ini tidak saja di Indoensia tapi juga bisa ke luar negeri. Jadi saya minta guru-guru yang ikut pelatihan ini untuk belajar Bahasa Inggris. Nanti ibu dan bapak bisa mengajar di Arab, Kongo, itukan luar biasa. Ini peluang yang harus kita tangkap.” pungkasnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

PJ Bupati Muna Barat Defenitifkan Plt. Kepala Dinas Perumahan

KOMINFO.MUNABARAT.GO.ID Proses pemenuhan struktur Jabatan Tinggi Pratama (JPT) di tubuh pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali terjadi. Bertempat di Aula Kantor Bupati Muna Barat, Dr Bahri melantik Laode Muhammad Amrin sebagai Kepala Dinas Perumahan.

Laode Muhammad Amrin yang sebelumnya menjadi Sekretaris Dinas Perumahan mengemban amanah baru melalui pembacaan Surat Keputusan Bupati Muna Barat No. 172 Tahun 2023. Acara pelantikan yang berlangsung pada Senin (12/06/2023) dihadiri jajaran pemerintah Kabupaten Muna Barat.

Mengawali sambutan dalam acara pelantikan tersebut, Bahri meluruskan hal yang berpotensi menjadi kesalahpahaman yakni tidak dilantiknya Laode Muhammad Amrin pada pelantikan JPT Pratama sebelumnya. Alumni STPDN 07 ini menyitir Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dimana pada pasal 107 huruf c tertuang tentang salah satu syarat diangkat dalam JPT Pratama yakni berusia maksimal 56 tahun.

“Saya ingin meluruskan kesimpangsiuran berita mengapa Pak Muuri (sapaan akrab Laode Muhammad Amrin) tidak dilantik waktu pelantikan eselon II. Saya bekerja pasti sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. Hari ini tidak ada pejabat yang menabrak ketentuan perundangan. Persoalannya Pak Muuri, beliau ini kelahiran Maret 1967. Kalau kita merujuk Pasal 107 PP 11 Tahun 2017, pengangkatan dalam JPT Pratama usia paling tinggi 56 tahun. Waktu saya menerima persetujuan Mendagri itu kan sudah lewat.” jelasnya

Namun, keluarnya surat Mendagri belum dapat dijadikan rujukan akhir sebab Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah mengeluarkan hasil seleksi terbuka JPT Pratama yang memuat nama Laode Muhammad Amrin. Surat bertanggal 20 Februari 2023 merupakan legalisasi yang mengizinkan dilantiknya Laode Muhammad Amrin  untuk menduduki kursi JPT Pratama.

Menanggapi dua kondisi bersebrangan tersebut, PJ Bupati Muna Barat melayangkan surat kepada KASN guna mempertanyakan boleh atau tidaknya melantik Laode Muhammad Amrin. KASN melalui surat Nomor B1770 memberikan kewenangan kepada PJ Bupati Muna Barat untuk melantik yang bersangkutan.

 

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)