Berita

Hadiri Pelantikan Pengurus IPSI Muna Barat, PJ Bupati Titip Harapan

DISKOMINFO.MUNABARAT. GO.ID- Aula Kantor Bupati Muna Barat menjadi saksi pengambilan sumpah dan pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Muna Barat pada Jumat (23/9/2022). Acara pelantikan dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, Kepala Dispora Muna Barat, Sekretrais umum Umum IPSI Sultra, dan jajaran pengurus IPSI Kabupaten Muna Barat.

Acara diawali sambutan oleh Sekretaris Umum IPSI Sulawesi Tenggara, Jainuddin Ladansa. Dalam sambutannya, Jainuddin memaparkan kondisi IPSI Sultra yang kini tengah dilanda krisis prestasi.

“IPSI Sultra mempunyai tugas berat dan seberat apapun beratnya kita akan jalankan dengan sebaik-baiknya. Jujur saja, prestasi silat di Sultra 7 tahun terakhir merosot turun. Terjun bebas tanpa terkendali. Sehingga IPSI harus puas dengan 1 medali perunggu di PON Papua kemarin.” ujarnya

Guna menanggulangi krisis tersebut, IPSI Sultra merumuskan visi Bersinergi, Berprestasi, dan Berbudaya. Bangkitnya IPSI tidak akan mampu hanya dilakukan oleh satu pihak. Butuh sinergi dari berbagai pihak agar cabang olahraga warisan leluhur ini bisa kembali menorehkan prestasi dalam berbagai kejuaraan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bak gayung bersambut, pemerintah Muna Barat melalui sambutan Dr. Bahri, S.STP, M.Si selaku PJ Bupati mengukuhkan olahraga pencak silat sebagai salah satu dari dua cabang olahraga unggulan Muna Barat. Kedepannya pencak silat akan mendapatkan pendanaan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemilihan dua olahraga unggulan daerah merupakan aktualisasi atas  amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022. Pada pasal 35 ayat 2 Pemerintah Daerah kabupaten/kota wajib mengelola paling sedikit 2 (dua) cabang olahraga unggulan yang bertaraf nasional dan/ atau internasional. Hal ini sekaligus menjalankan PERPRES No. 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Jadi Insya Allah berdasarkan DBON kita harus menetapkan, mengintegrasikan DBON ke dalam dokumen perencanan sehingga melaksanakan perintah Undang-Undang Nomor 11 dan Perpres 86. Ini saya akan menetapkan bahwa olahraga yang full pendanaan dari APBD adalah 2 cabang olahraga yaitu pencak silat dan dayung” ujar PJ Bupati Muna Barat yang disambut tepuk tangan meriah.

Lebih lanjut Bahri menginstruksikan agar pengurus IPSI Muna Barat yang telah dilantik segera menyiapkan proposal. Konteksnya terdiri dari bagaimana memastikan pembinaan secara berkelanjutan. Menggantikan kebiasaan lama  dimana pembinaan hanya dilakukan menjelang kejuaraan.

Usai memberikan sambutan, Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri tersebut juga membuka secara resmi seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Cabang Olahraga Pencak Silat Kabupaten Muna Barat. Seleksi dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 23 sampai 26 September 2022. Hasil seleksi akan menentukan sejumlah atlet yang kelak mewakili Kabupaten Muna Barat dalam ajang Porprov  bulan November mendatang di Kota Bau-Bau dan Kabupaten Buton.(HAS)

 

Penulis : Staf Kominfo/ Teknisi Multimedia & Web (Wa Ode Hasrana, A.Md.Kom)

Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Muna Barat, Pabrik Tapioka Akan Segera Dibangun

DISKOMINFO.MUNABARAT.GO.ID – Dukungan penanganan inflasi yang kini sedang melanda dunia dan implementasi UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja PJ Bupati Muna Barat DR. BAHRI, S.STP berusaha mendatangkan investor yang bisa membangun industri pengolahan singkong dalam hal ini pabrik tapioka sehingga nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan didirikan nya pabrik tapioka maka lapangan pekerjaan akan terbuka, roda perekonomian akan berputar, kesejahteraan masyarakat bisa terwujud” tuturnya dalam sambutan nya diacara Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi di Kabupaten Muna Barat pada tanggal 20 September 2022 di Aula Sekretariat Daerah Kabuoaten Muna Barat.

Lebih lanjut beliau menyampaikan rencana awal pabrik yang akan dibangun memiliki kapasitas produksi 25 ton/ hari dan membutuhkan lahan seluas 1.250 Ha dan untuk menjembatani masyarakat dengan investor, pemerintah daerah akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Tahap awal pembukaan lahan pemerintah daerah akan memberi modal awal sebesar Rp 8 juta per hektar.

“Kalau hasil produksi 45 sampai 50 ton per hektar, maka sekali panen dalam jangka 6 sampai 7 bulan dengan estimasi jika harga jual Rp 1.000 per kilo, maka petani mendapatkan Rp 45 juta sampai Rp 50 juta, dikurangi modal awal maka besar pendapatan sekitar Rp 37 juta hingga Rp 42 juta,” tuturnya.
Sementara itu Kapala Dinas Pertanian Ir. Nestor Jono menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan calon petani calon lahan (CPCL). “Kita akan cek dan data dulu untuk 1.250 hektar itu. Di Mubar ada 448 kelompok tani, berapa lahan yang siap,” singkat Nestor. (RAH)

 

Penulis/ Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)

Pemerintah Muna Barat Berkolaborasi Tekan Laju Inflasi

DISKOMINFO.MUNABARAT.GO.ID – Laju inflasi ditengarai akan ikut merangkak naik menyusul pengalihan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai diterapkan sejak 3 September 2022 lalu. Presiden Jokowi menganjurkan kepada pemerintah daerah agar mengambil langkah-langkah staretgis guna menghadang laju inflasi.

‘Saya ingin bupati, walikota, gubernur betul-betul mau bekerja sama dengan tim TPID dan tim pengendali inflasi di pusat. Tanyakan di daerah kita apa yang harganya naik yang menyebabkan inflasi?” ungkap Presiden Jokowi dalam Pembukaan Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2022 yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Kabinet RI.

Menindaklanjuti hal tersebut. PJ Bupati Muna Barat mengajak seluruh jajarannya untuk bergerak cepat guna menyinkronkan langkah dengan pemerintah pusat. Hal ini teraktualisasi melalui rapat Rapat Pengendalian Inflasi Daerah yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Muna Barat. Rabu, (21/9/2022)

Dr Bahri selaku punggawa pemerintahan Kabupaten Muna Barat duduk bersama Sekretaris Daerah, Forkopimda, Unsur Forkopimda dan Instansi terkait, dilingkungan Kabupaten Muna Barat. Anggota rapat juga terdiri dari kepala desa dalam wilayah administrasi Kabupaten Muna Barat.

Dalam paparannya, Bahri mengungkapkan bahwa inflasi disebabkan oleh dua hal yaitu kenaikan harga bahan makanan dan kenaikan harga BBM. Meski hingga saat ini belum ada kenaikan harga yang signifikan di wilayah Muna Barat, namun perlu dilakukan langkah-langkah startegis guna mengurangi dampaknya di masyarakat.

Adapun langkah-langkah startegis yang diungkap dalam rapat antara lain :

  1. Dukungan terhadap Satgas Pangan untuk memastikan ada ekosistem, ada supply chain, dan bagaimana rantai pasokan bahan pangan.
  2. Pemantauan harga pasar terutama sembilan bahan pokok. Hal ini dilakukan untuk mengetahui komoditas apa saja yang mengalami kenaikan harga.
  3. Penertiban distribusi BBM guna menghindari permainan harga dan penimbunan sepihak dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
  4. Pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan. Mengelola lahan-lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Hal ini akan dilakukan oleh perangkat desa bekerja sama dengan perangkat TNI Polri dan Polisi Pamong Praja. Selain itu PJ Bupati Muna Barat juga menghimbau agar mulai dari diri sendiri memanfaatkan pekarangan kosong untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Bahri juga mengungkapkan bahwa kedepannya akan dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna menjaga kestabilan pendapatan petani dan nelayan di Muna Barat. Hal ini juga sebagai bentuk pengaplikasian Peraturan Pemerintah No.54 Tahun 2017 tentang BUMD. Badan usaha tersebut rencananya akan menggunakan nama BUMD Laworoku Sejahtera.

“Izin Pak Desa, Pak Kepala OPD, saya mau bentuk BUMD. BUMD ini akan memastikan harga-harga seperti jagung tidak jatuh, tidak dimanfaatkan tengkulak, atau tidak bisa menutupi biaya produksi. Saya akan membentuk BUMD untuk membeli semua itu. Nanti kemudian tugas BUMD ini untuk menjual, memasarkan kemana-mana.” Ungkapnya.(HAS)

 

Penulis : Staf Kominfo/ Teknisi Multimedia & Web (Wa Ode Hasrana, A.Md.Kom)

Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)

Pj. Bupati Muna Barat Buka Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi   

DISKOMINFO.MUNABARAT.GO.ID – Pj Bupati Muna Barat Dr. Bahri, S.STP, M.Si membuka Rapat koordinasi Pendataan Awal Registrasi Ekonomi (REGSOSEK) se Kabupaten Muna Barat di Aula Sekretariat Daerah, Selasa (20/9/2022). Rapat Koordinasi ini digagas oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna dan Pemda Kabupaten Muna Barat sebagai upaya untuk membangun data kependudukan tunggal atau satu data di Kabupaten Muna Barat.

Foto : Rapat koordinasi Pendataan Awal Registrasi Ekonomi (REGSOSEK) se Kabupaten Muna Barat, Selasa (20/9/2022)

Rapat Koordinasi tersebut mengambil tema Mencatat untuk Membangun Negeri, Satu Data Program perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

Pj Bupati Muna barat menyampaikan dukungan nya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut karena kedepan bisa menjadi acuan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat dalam penyaluran bantuan sosial ataupun perlindungan social ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut Pj Bupati Muna Barat dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI pada Sidang Kabinet Percepatan Penghapusan  Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Kabupaten Muna Barat Bersama BPS Kabupaten Muna melakukan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi guna mewujudkan Satu Data Nasional sebagai langkah dalam Reformasi Program Perlindungan Sosial.

Pj Bupati Muna Barat juga meminta kepada seluruh stakeholder untuk mengawal pelaksanaan Pendataan Awal Regsosek 2022 di Muna Barat agar data yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi dilapangan, meminimalisasi rekayasa serta terbebas dari kepentingan pribadi dan kelompok sehingga dengan demikian tidak ada lagi protes dan konflik ditengah masyarakat kita Ketika hadirnya program-program perlindungan sosial.

Rapat dilanjutkan dengan pemaparan 2 narasumber yaitu Kepala BPS Kabupaten Muna dan Kepala Bappeda Kabupaten Muna barat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna Ir. Kadir Pua, M.Si menjelaskan beberapa kendala terkait rendahnya akurasi data diantaranya yaitu data yang belum dimutakhirkan secara berkala. Validasi data ini nantinya bisa digunakan untuk percepatan penanggulangan kemiskinan, UMKM, data kependudukan, ketenagakerjaan, Pendidikan, pertanian dan lain-lain.

Lebih lanjut Kepala BPS Kabupaten Muna bahwa dalam pelaksanaan Regsosek nanti, BPS Kabupaten Muna telah melakukan beberapa persiapan mulai dari perekrutan petugas pendataan kurang lebih 167 petugas yang akan disebar ke Kelurahan dan Desa se-Kabupaten Muna Barat. Keseluruhan  petugas tersebut nantinya juga akan mendapatkan pelatihan teknis pendataan oleh BPS Kabupaten Muna.

 

Sumber : Tim Liputan Diskominfostadi (Kabid Peng. Opini, Aspirasi Publik dan Informasi)

Penulis/ Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)

Perkuat Geliat Digitalisasi Muna Barat, PJ Bupati Kunjungi ANTARA Digital Media

DISKOMINFO.MUNABARAT.GO.ID—Geliat digitalisasi kini merambah dalam segala lini kehidupan. Tak terkecuali, sistem pemerintahan. Seluruh instansi pemerintahan berlomba menjajaki dunia digital dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Tak mau ketinggalan, Kabupaten Muna Barat yang kini roda pemerintahannya digerakkan oleh Dr. Bahri, S.STP, M.Si juga menempuh langkah-langkah strategis dalam pemanfaatan media digital. Salah satunya dengan melakukan kunjungan ke Kantor ANTARA Digital Media. Hal ini dimaskudkan sebagai upaya menjajaki kerjasama layanan informasi publik.

Langkah tersebut sangatlah tepat sebab “ANTARA Digital Media” merupakan program yang dilahirkan oleh Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA melalui anak perusahaannya PT.Indonesia Market Quotes (IMQ). Program ANTARA Digital Media dimaksudkan untuk memperluas jaringan kanal distribusi informasi.

Kehadiran Bahri disambut hangat oleh CEO Darmadi bersama Koordinator Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Helmi Hafid. Sistem perpajakan pintar Smartax 365 Antara Digital Media mendapatkan atensi tersendiri dari alumni STPDN 07 itu. Pasalnya sistem tersebut menyediakan berbagai kemudahan dan transparansi dalam pengelolaan pajak. Kehadiran Smartax 365 juga memudahkan kepala daerah dalam mengkaji capaian pendapatan asli daerah yang berasal dari pajak. Sebab setiap harinya dapat dilakukan pencatatan transaksi dan pelaporan secara real time.

Guna meningkatkan manfaat dari Smartax 365, orang nomor satu di Kabupaten Muna Barat tersebut memberikan saran agar Smartax 365 disinkronkan dengan Sistem Informasi Pendapatan Daerah milik Kementerian Dalam Negeri. Harapannya, sinkronisasi akan membuat  penerapannya bisa lebih baik.

“Sistem ini sangat bagus, karena juga telah tertuang dalam program Monitoring Centre for Prevention (MCP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan tidak adanya kebocoran pendapatan asli daerah (PAD). Namun, saya memberikan saran Smartax 365 ini untuk diintegrasikan dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang di dalamnya ada Sistem Informasi Pendapatan milik Kementerian Dalam Negeri,” ujar Bahri disela lawatannya di Kantor ANTARA Digital Media, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

 

Sumber : Kadis Kominfostasi

Penulis : Staf Kominfo/ Teknisi Multimedia & Web (Wa Ode Hasrana, A.Md.Kom)

Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)

 

Pemda Mubar Serahkan Dokumen RAPBD-P 2022 ke DPRD

Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat (Mubar) menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 di ruang sidang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mubar, Rabu, 7 September 2022.

Agenda rapat sidang paripurna 1 dibuka langsung oleh Ketua DPRD Mubar Sitti Sariani Illaihi dan dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Mubar, Dr. Bahri serta unsur pimpinan lainnya Uking Djassa dan Agung Darma.

Selain itu, paripurna pertama penyerahan dokumen RAPBD-P tersebut juga dihadiri para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota DPRD Mubar.

Dr Bahri mengatakan, RAPBD sudah disusun secara terstruktur dan direncanakan sesuai kesepakatan Baperda.

Berdasarkan hasil penetapan kebijakan umum perubahan APBD Mubar 2022, maka hasilnya ditindaklanjuti dalam penyusunan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) tahun anggaran 2022 yang dilakukan oleh Tim Anggaran Pemda (TAPD) Mubar.

“Bahwa yang menjadi dasar penyusunan kita adalah PPAS-P,” jelas Bahri dalam sambutannya, Rabu, 7 September 2022.

Bahri menyebut, uraian target pendapatan belanja dan pembiayaan daerah Mubar 2022 untuk pendapatan daerah sebesar Rp 606 miliar lebih dan belanja daerah sebesar Rp 691 miliar. Penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 84. 942.958.039. Sementara pengeluaran pembiayaan daerah Rp 0.

Lebih lanjut Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menuturkan, apabila terdapat pendapatan yang telah mempunyai dasar hukum tetap untuk dialokasikan dalam APBD-P Mubar 2022 yang belum termuat dalam PPAS-P 2022, maka pendapatan tersebut secara langsung dapat disesuaikan dalam rancangan APBD- P 2022 setelah mendapat persetujuan dari badan anggaran DPRD baik dalam item pendapatan maupun belanja dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Terkait agenda paripurna pertama, 4 pandangan fraksi yakni fraksi Partai Golkar, fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, fraksi Nasdem dan Fraksi Amanat Pembangunan Indonesia Raya sepakat dan setuju akan dibahas lebih lanjut dalam paripurna tingkat 2.

“Setelah paripurna 2 akan di evaluasi di provinsi selama 14 hari. Setelah itu ditindaklanjuti lagi di daerah,” ucap Wakil Ketua II DPRD Mubar Agung Darma.

sumber:https://beritasultra.id/pemda-mubar-serahkan-dokumen-rapbd-p-2022-ke-dprd/

Abaikan Ring Road, Anggaran di Muna Barat Disebar Merata di Tiga Wilayah Besar

Pembangunan ring road (jalan lingkar) yang selama ini dibangga-banggakan pemerintahan sebelumnya di Muna Barat, mulai diabaikan oleh Pj Bupati, Bahri.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan itu dikarenakan masih banyak pembangunan infrastruktur yang lebih mendesak, ketimbang ring road.

“Jalanan, kita cukup satu jalur dulu. Kondisinya juga masih bagus,” kata Bahri, Rabu (7/9/2022).

Kebijakan anggaran jebolan STPDN 07 itu difokuskan untuk pembangunan kantor bupati, DPRD, Masjid Agung dan infrastruktur yang tersebar di tiga wilayah besar meliputi Lawa Raya, Tiworo Raya dan Kusambi Raya.

“Anggaran kita bagi merata. Khusus di wilayah kepulauan, kita genjot pembangunannya, karena selama 8 tahun tidak pernah tersentuh,” terangnya.

Dalam melakukan pembangunan, Bahri berpatokan pada rencana pembangunan daerah (RPD) 2022-2026 yang disesuaikan dengan visi misi Gubernur Sultra, Ali Mazi dan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada rasionalisasi APBD tahun 2022, Bahri mengalokasikan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana perkantoran pemerintah, peningkatan daya saing Infrastruktur daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Muna Barat, Uking Djassa mengapresiasi kebijakan anggaran yang dilakukan Pj Bupati Bahri. Kata dia, berdasarkan dokumen Perubahan APBD, anggaran difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, tambahan pengahasilan ASN dan peningakatan ekonomi masyarakat.

“Kita sangat apresiasi kebijakan anggarannya. Khusus di pulau-pulau, saat ini geliat pembangunan mulai dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Jubir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat, Muhamad Fajar Fariki mengakatan, Pj bupati sangat peka terhadap problem yang terjadi di daerah. Karenanya, Pj bupati turun langsung melakukan pelisiran ke kecamatan dan desa melihat permasalahan yang ada untuk segera dilakukan tindakan sebagai solusi.

“Pj bupati hadir dalam melahirkan formulasi kebijakan strategis sebagai upaya pembenahan untuk mengatasi masalah,” katanya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Muna itu menambahkan, pembenahan yang dilakukan oleh Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu, menyangkut hal vital dan urgen bagi kelayakan hidup masyarakat dan bagi kemajuan daerah tercinta di masa depan.

Dari hasil plesiran wilayah yang dilakukan oleh Dr Bahri selama ini, telah mampu memotret dengan jelas problem serius yang dihadapi rakyatnya untuk segera diambil langkah tindak sebagai solusi. Di antaranya pembenahan infrastruktur pelayanan publik, sarana dan prasarana pemerintahan berupa perkantoran, daya saing infrastruktur dan tingkat kesejateraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

“Berkaca dari kondisi ini, maka Pj Bupati Mubar melahirkan formulasi kebijakan strategis sebagai upaya pembenahan untuk mengatasi masalah,” katanya.

Sebagai pejabat di Kemendagri, konsep dan ide Pj bupati menunjukan  integritas dan kapasitas pemimpin daerah yang faham ilmu kewilayahan dan memahami kebutuhan rakyat. Karena itu pula, dibutuhkan energi dan partisipasi seluruh steakholder untuk  mengkonstruksi rencana dan mimpi besar dalam memajukan Bumi Laworoku.

“Saya perlu tegaskan, Pj bupati tidak alergi kritikan. Beliau butuh kritikan sebagai alat kontrol jalannnya pemerintahan. Namun, kritikannya bersifat membangun, bukan karena pesanan,” tukasnya.

sumber:https://telisik.id/news/abaikan-ring-road-anggaran-di-muna-barat-disebar-merata-di-tiga-wilayah-besar

Dukung Penuh Kebijakan PJ Bupati, DLH Mubar Fokus Jaga Keindahan dan Kebersihan Kota

Usai dilantik beberapa pekan lalu (24/9/2022), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, Edi mulai bekerja realisasikan misi Penjabat (Pj) Bupati, Dr Bahri.

Mantan Staf Ahli Bupati Mubar itu menyebut instansinya saat ini fokus menjaga keindahan dan kebersihan kota Laworo khususnya jalur ring road.

Upaya pelestarian lingkungan tersebut antara lain kegiatan-kegiatan fisik seperti disekitar area tugu sapi, tugu pesawat, mata air Tobi dan mata air bakeramba. Penataan tersebut dipandang sangat perlu guna menghadirkan keindahan dan ketertiban pada area perkotaan.

“Realisasi kegiatan fisik 2022 ini sementara kita evaluasi untuk perencanaan lebih lanjut,” kata Edi saat diwawancarai di kantornya, Selasa (6/9/2022).

Lanjutnya, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di instansinya masih dalam tahap perumusan untuk 2023. Itemnya pun masih berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Peningkatan PAD salah satunya bakal dilakukan melalui pencanangan sejuta pohon. Konsepnya pemberian bantuan jenis tanaman tertentu kepada masyarakat.

Kemudian, dilanjutkan dengan pembuatan perjanjian. Sifatnya pelestarian jangka panjang menggunakan tanaman jangka panjang. Sementara untuk jangka pendek belum akan dilakukan.

Selain itu, PAD dari sumber-sumber yang lainnya masih dilakukan pengkajian dan pendalaman untuk memastikan dapat menjadi sumber potensial.

“Karena saya ini kan baru masuk, ini saya belum cek diperencanaan terkait kebijakan anggaran. Standar PAD terdahulu juga saya belum pelajari,” ucapnya.

“Melalui penanaman sejuta pohon kita bisa mendapatkan pemasukan beberapara persen dari pasca panen berdasarkan perjanjian kerjasama,” terangnya.

Selain itu, kata Edi dalam rangka mendukung kebijakan populer Pj Bupati Mubar terkait kenaikkan TPP. Termaksud pengurangan item-item kegiatan untuk untuk pengalokasiannya. Belanja-belanja perjalanan dinas yang selama ini hanya dinikmati segelintir tetapi dengan adanya alokasi TPP itu pendapatan menjadi merata.

“Kami Komitmen mendukung misi Pj Bupati. Jadi memang kita harus mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan pak Bupati. Pj ini saya lihat memang dalam menata birokrasi itu sangat profesional dan perhatian terhadap kesejahteraan ASN sangat luar biasa,” ujarnya.

sumber:https://tegas.co/2022/09/06/dukung-penuh-kebijakan-pj-bupati-dlh-mubar-fokus-jaga-keindahan-dan-kebersihan-kota/

Capaian 100 Hari Kerja PJ Bupati Mubar

Tampuk pemerintahan Kabupaten Muna Barat (Mubar) di tangan DR Bahri telah memasuki 100 hari, setelah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Mubar pada 27 Mei 2022 lalu. Pasalnya, berbagai program prioritas telah dirancang sang leader untuk mewujudkan Bumi Laworo yang lebih baik.

Sejak mengambil alih roda pemerintahan Muna Barat Jebolan STPDN 07 Jati Nangor Bandung itu, sudah berhasil meletakkan kondep dasar pembangunan yang strategis serta menggenjot sektor potensial.

Juru Bicara Pemkab Mubar Fajar Fariki mengungkapkan, usia pemerintahan yang masih seumur jagung, haruslah diakui Bahri telah mampu secara cerdas meletakan konsep-konsep dasar pembangunan yang strategis berbasis pada kebutuhan masyarakat di Bumi Laworo.

“Legalitas yang terpasang di pundak telah menjadi dasar sang birokrat muda ini (Bahri) mengambil langkah dan upaya-upaya sentrifugal untuk membenahi kampung halamannya ini,” ucap Jubir Bupati Mubar ini, pada Minggu 4 September 2022.

Sambung Mantan Lurah Sidodadi ini, Bahri dalam mengambil langkah strategis pembangunan di wilayah ini, tentu dengan niat tulus untuk mewujudkan asa dan keinginan masyarakat Muna Barat agar ada perubahan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Memang Bahri mengakui bahwa pemerintahan sebelumnya di Bumi Laworo selama lebih kurang delapan tahun telah banyak kemajuan pembangunan, namun harus diakui pula masih banyak yang harus dibenahi baik infrastruktur, layanan publik maupun menyangkut kebutuhan dasar masayarakat di daerah ini,” jelasnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Muna itu menambahkan, pembenahan yang dilakukan oleh Direktur Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri itu, menyangkut hal vital dan urgen bagi kelayakan hidup masyarakat dan bagi kemajuan daerah tercinta di masa depan. Dari hasil plesiran wilayah yang dilakukan oleh Dr Bahri selama ini, telah mampu memotret dengan jelas problem serius yang dihadapi rakyatnya untuk segera diambil langkah tindak sebagai solusi. Diantaranya pembenahan infrastruktur pelayanan publik, sarana dan prasarana pemerintahan berupa perkantoran, daya saing infrastruktur dan tingkat kesejateraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

“Berkaca dari kondisi ini, maka Pj Bupati Mubar melahirkan formulasi kebijakan strategis sebagai upaya pembenahan untuk mengatasi masalah,” katanya.

Fajar menyebut sederet program yang sudah ada dan telah dilaksanakan dalam seratus hari kerja Pj Bupati. Diantaranya adalah penataan mesin birokrasi dalam nilai merit sistem dan TPP, pembangunan tiga megah proyek di Bumi Praja Laworo yang sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sultra beberapa waktu lalu. Selanjutnya, penataan pelayanan dasar pada sektor pendidikan dan kesehatan, pekerjaan umum, sosial dan trantinbulinmas, perlindungan sosial berupa UHC 100%, kemiskinan ekstrem melalui BLT APBD, perekonomian pertanian cetak sawah, jagung dan memperbaiki saluran (primer, tersier, dan sekunder), investasi jagung kuning dan ubi untuk tapioka (jagung melalui koperasi), perkebunan dan peternakan dan perikanan tangkap dan budidaya.

Fajar sapaan akrab Jubir Pemkab Mubar juga menambahkan, konsep dan dan ide cerdas dari seorang Bahri menunjukan integritasnya dan kapasitas sebagai pemimpin wilayah yang faham ilmu kewilayahan dan memahani kebutuhan rakyat. Bahri juga memiliki banjir ide serta gagasan dan konsisten dalam bertindak adalah gambaran bahwa beliau punya pola pikir yang mewah.

“Memang harus disadari bahwa seorang Bahri bukanlah ‘Manusia Setengah Dewa’ yang mampu secara kilat dan simsalabim menyelesaikan masalah. Akan tetapi butuh energi partisipasi dari masyarakat dan semua elemen sosial yang ada untuk mengkstruksi rencana dan mimpi besar ini,” tuturnya.

“Beliau (Bahri) juga butuh nilai kritik untuk mengontrol jalannya pemerintahan agar tetap pada treck yang benar demi mencegah dan antisipasi munculnya bias pemerintahan yang seperti yang dikhwatirkan oleh Lord Acton,” tegasnya Fajar lebih lanjut.

“Sebagai manusia biasa dengan segala keterbatasan yang dimiliki DR Bahri sebagai putra terbaik Muna Barat, maka mari kita mendukung dan menjaganya demi masa depan daerah yang tercinta ini, dengan suatu jargon bahwa kesempurnaan hanya bisa hadir dengan menyatukan kekurangan,” tutup Mantan Aktivis Fispol UHO ini.

SAIL TO INDONESIA MENJADI AJANG PROMOSI PARIWISATA MUNA BARAT

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Muna barat La Ode Kadirun Ditunjuknya Muna Barat sebagai salah satu tempat persinggahan Sail to Indonesia Yacht Rally 2022 menjadi ajang promosi pariwisata di Kabupaten Muna Barat.

Sail to Indonesia Yacht merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Lebih lanjut beliau menyatakan Ini merupakan kegiatan reli internasional yang tahun ini diikuti 8 negara  yang berpartisipasi.

Juru bicara Sail to Indonesia Yacht 2022 Yuan menjelaskan bahwa Muna Barat menjadi titik ke-8 dari 17 titik yang akan disinggahi oleh peserta Sail to Indonesia Yacht Tahun 2022.

Dalam perhelatan tahun ini, ini merupakan kegiatan ke-18 Sail to Indonesia Yacht 2022 menempuh rute dari Australia berakhir di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Selama berada di Muna Barat sejumlah kegiatan disuguhkan dimulai dari penyambutan dengan silat manca, jamuan makan malam di kediaman Bupati Muna Barat, kunjungan tempat wisata benteng Tiworo, rumah tenun, pengrajin pandai besi, permandian wakante dan Matakidi, pegelaran seni budaya masyarakat setempat seperti ewa wuna, perkelahian kuda, pohule, kalego, tari Linda, Gambus, Tari Bali, Tabuh Gendang Daerah, Tari Ngibi, lomba perahu bodi batang, perahu biduk, Tarik tambang perahu naga, lomba engrang, pertunjukan pembuatan layang-layang dll. (RAH).

 

Sumber : Tim Liputan Kominfo (Kabid Peng. Opini, Aspirasi Publik & Informasi)

Penulis/ Editor : Kabid Pengelolaan Opini, Aspirasi Publik dan Informasi (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Komunikasi, Informatika, statistik dan Persandian (Muh. Naazirun, S.Pd., M.Pd)