Bupati Muna Barat Launching Penanaman Padi Serentak 866 Hektar dan Serahkan Bantuan Benih dan Alsintan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian petani daerah. Pada Selasa, 3 Juni 2025, Bupati Muna Barat La Ode Darwin secara resmi meluncurkan program penanaman padi serentak seluas 866 hektar, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih padi sebanyak 39 ton dari Pemda Muna Barat, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara, Jaelani.

Acara yang digelar di salah satu sentra pertanian Muna Barat ini turut dihadiri oleh para petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Kehadiran Jaelani sebagai mitra strategis Pemda turut menandai sinergi pusat dan daerah dalam pembangunan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan target swasembada beras Muna Barat pada tahun 2026.

“Bantuan benih padi hari ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani. Jika kebutuhan benih masih kurang, Pemda siap menambah. Benih yang dibagikan hari ini adalah benih label ungu yang bisa ditanam kembali hingga tiga kali panen,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemda Muna Barat akan memberikan perhatian penuh terhadap sektor pertanian, termasuk melalui penyediaan 10 unit traktor roda empat (jonder), alat pengering padi dan jagung, perbaikan irigasi, dan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani.

“Harapan kita, dalam lima tahun ke depan, Muna Barat bisa menjadi Liwu Mokesa – kampung yang keren  dengan petani-petani berdasi, ungkap La Ode Darwin penuh semangat.

Selain itu, Pemda juga telah menganggarkan bantuan untuk sektor peternakan berupa ternak sapi, ayam petelur dan ayam potong, serta sektor perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Jaelani, anggota DPR RI yang turut hadir, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah yang diambil Bupati Muna Barat.

“Saya sangat mengapresiasi kebijakan Bupati La Ode Darwin. Ini bukti nyata komitmen untuk memberi dampak positif bagi masyarakat Muna Barat. Ke depan kami akan terus memaksimalkan bantuan-bantuan lainnya,” ujar Jaelani.

Pada kesempatan itu, Jaelani juga menyerahkan sejumlah bantuan alsintan, meliputi: 1 unit konser, 1 unit traktor roda empat, 5 unit hand traktor, 18 unit pompa air, dan 60 unit hand sprayer. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Muna Barat.

Acara juga dirangkaikan dengan diskusi terbuka antara Bupati, petani, dan para PPL, untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan. Salah satu petani dari Desa Lawada, Maryoko, mengaku sangat mengapresiasi langkah Bupati karena selama ini bantuan benih padi selalu berasal dari pemerintah pusat, dan baru kali ini diberikan langsung oleh Pemda Muna Barat.

“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan benih dari Pemda, biasanya hanya dari APBN. Tentu kami sangat bersyukur,” tuturnya.

Dengan peluncuran program ini, Muna Barat kembali menegaskan langkah strategisnya dalam membangun desa melalui pertanian sebagai pilar utama, menuju Muna Barat yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Muna Barat Kembali Terima Program Internship Dokter Indonesia

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Kabupaten Muna Barat kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu daerah penempatan dokter internship. Program dokter internship merupakan program Kemenkes yang dilaksanakan sebagai upaya pemahiran dan pemandirian dokter baru lulus pendidikan untuk penyelarasan hasil pendidikan dengan kondisi di lapangan.

Sejumlah dokter yang akan mengabdikan ilmunya di Muna Barat tersebut merupakan jebolan dari beberapa universitas diantaranya Universitas Haluoleo, Universitas Gadjah Muda, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Sebelas Maret, serta Universitas Diponegoro. Para dokter akan disebar ke beberapa fasilitas kesehatan di Muna Barat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas Guali, Puskesmas Tondasi, dan Puskesmas Tiworo Selatan.

Kedatangan rombongan dokter muda tersebut disambut secara langsung oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin, Ketua DPRD Laode Rafiudin, Sekda LM Husein Tali, dan disaksikan oleh beberapa Kepala OPD dan Kepala Bidang. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan agar para dokter memaksimalkan sumber daya ilmu yang dimiliki untuk membantu pemerintah Muna Barat.

“Saya berharap anda bisa memaksimalkan sumberdaya yang anda miliki untuk membangun Muna Barat,” ujarnya

Pemerintah Muna Barat berkomitmen memberikan insentif bagi dokter-dokter muda tersebut. Selain insentif, pemerintah juga menyediakan tempat tinggal berupa perumahan dokter. Bupati juga menyampaikan agar para dokter menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat jika ada kendala selama menjalankan tugas.

“Kepada adik-adik dokter muda ini, kalau ada keluhan yang ingin disampaikan, bisa disampaiakan kepada Kepala Dinas Kesehatan atau Direktur RSUD. Nanti pemerintah akan membantu mencerikan solusi,” pungkasnya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

BUPATI MUNA BARAT SERAHKAN 248 SK CPNS FORMASI T.A 2024

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat Laode Darwin menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 kepada 246 CPNS dan 2 Alumni STTD. Penyerahan SK berlangsung di Aula Kantor Bupati, Senin (2/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muna Barat didampingi Ketua DPRD Laode Rafiudin, Sekda LM Husein Tali, dan disaksikan oleh beberapa Kepala OPD dan Kepala Bidang.

Laode Darwin berharap kehadiran CPNS tahun angkatan 2024 dapat memberikan kontribusi lebih bagi kemajuan Kabupaten Muna Barat. Bupati juga mengingatkan agar 248 CPNS patuh dan taat pada aturan kedisiplinan yang berlaku di Muna Barat.

“Saya harapkan kepada adik-adik semua dengan diangkatnya anda sebagai CPNS mudah-mudahan ini akan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk kemajuan daerah Kabupaten Muna Barat,” ungkap Laode Darwin dalam sambutannya.

Selanjutnya, Laode Darwin juga menghimbau kepada CPNS agar berdomisili di Bumi Laworo. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi Muna Barat.

“Jumlah pegawai kita saat ini 2000 lebih. Akan masuk lagi PPPK sebanyak 1000 lebih sehingga total ASN Muna Barat sekitar 4000 lebih. Jika semua tinggal di Muna Barat maka Insya Allah ekonomi kita akan lebih baik,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati menggaungkan kata Muna Barat dan disahut Liwu Mokesa secara antusias oleh hadirin. Laode Darwin menjabarkan secara singkat arti Liwu Mokesa yakni kampung yang bagus.

“Liwu Mokesa itu adalah mimpi saya bahwa 5 tahun ke depan Muna Barat akan menjadi kampung yang bagus, kampung yang keren. Liwo Mokesa dalam bahasa Muna sedangkan dalam Bahasa Arab, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Mimpi saya, 5 tahun lagi Muna Barat sehat masyarakatnya, bersih lingkungannya, dan sejahtera masyarakatnya,” ucap Laode Darwin menutup sambutannya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 Usung Tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 01 Juni setiap tahunnya, diperingati secara khidmat di halaman Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (01/6/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin.

Tema yang diusung pada Hari Lahir Pancasila 2025 yakni “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”. Bupati Muna Barat ketika didaulat menyampaikan amanat, terlebih dahulu menggaungkan salam Pancasila dengan mengangkat 5 jari sebagai simbol 5 poin Pancasila.

Dalam sambutannya Laode Darwin membacakan amanat Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Melalui momen peringatan Hari Lahir Pancasila, Yudian Wahyudi mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekedar dokumen historis atau teks normatif tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tuturnya

Lebih lanjut Kepala BPIP RI mengajak peserta upacara untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Pancasila mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang berbeda. Yudian mengingatkan bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

“Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, izinkan saya mengajak kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia,” lanjutnya

Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini menjadi prioritas sebab kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Memperkokoh Ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan rakyat, dan keadilan sosial.

“Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia,” ungkapnya.

Pada akhir amanat diserukan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata. Yudian Wahyudi mengajak seluruh elemen bangsa dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat, dari tokoh agama hingga pemuda, memiliki peran untuk menjadi pelaku utama pembumian Pancasila.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Ketua TP Posyandu Sulawesi Tenggara Laksanakan Kunjungan Kerja Ke Muna Barat, Dorong Transformasi Layanan Terpadu Berbasis 6 SPM

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ketua Tim Pembinaan (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja ke tiga Posyandu di Kabupaten Muna Barat pada Minggu (18/5/2025). Adapun tiga lokasi yang dikunjungi adalah Posyandu Wanse di Kecamatan Kusambi, Posyandu Enggal Waras di Desa Sukadamai, dan Posyandu Abtakum di Desa Wamelai.

Dalam kunjungan tersebut, Arinta didampingi oleh Wakil Ketua TP Posyandu, Ratna Lada Hugua, serta jajaran tim pembina provinsi. Hadir dalam kegiatan ini Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Muna Barat, unsur Forkopimda, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Agenda pertama dimulai dengan peninjauan Posyandu Wanse, kemudian Posyandu Enggal waras dan terakhir di Posyandu Abtakum, diikuti dialog terbuka bersama kader Posyandu. Arinta menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan memperkuat kapasitas Posyandu di kabupaten, agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Arinta menjelaskan bahwa dahulu Posyandu hanya dikenal sebagai bagian dari Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang fokus pada ibu hamil dan balita. Namun, dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang kemudian diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024, Posyandu mengalami transformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang tidak hanya melayani bidang kesehatan, tetapi juga melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan kemasyarakatan.

“Transformasi ini mengharuskan kita semua, baik pemerintah pusat, daerah, desa, dan seluruh pembina Posyandu untuk bersama-sama memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” jelas Arinta.

Ia juga menyoroti enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini menjadi fokus utama Posyandu, yaitu: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum), dan sosial.

Arinta memberikan catatan positif bahwa seluruh Posyandu yang dikunjunginya sudah memiliki layanan PAUD dan para kader telah memahami regulasi baru, hal yang menurutnya sangat di luar ekspektasi.

“Ini luar biasa. Saya sangat terkesan karena semua Posyandu sudah memiliki PAUD dan seluruh kader sudah memahami arah transformasi Posyandu sesuai regulasi terbaru. Ini menunjukkan kesiapan daerah untuk maju bersama,” ujarnya.

Salah satu kader Posyandu Wanse dalam sesi tanya jawab menanyakan prosedur pengajuan proposal untuk perluasan bangunan Posyandu. Menanggapi hal tersebut, Arinta menjelaskan bahwa pengajuan proposal dapat diajukan terlebih dahulu ke pemerintah kabupaten dan selanjutnya diteruskan ke pemerintah provinsi.

“Posyandu kini menjadi mitra OPD. Maka dari itu, proposal bisa disesuaikan dengan program OPD yang relevan. Bila OPD memiliki anggaran, maka sangat dimungkinkan untuk disalurkan ke Posyandu yang membutuhkan,” ujarnya.

Arinta juga menekankan beberapa poin penting dalam penguatan kelembagaan Posyandu, yakni:

  1. Tim Pembina Posyandu secara intensif melakukan pembinaan dan pendampingan kader dalam merancang program yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

  2. Dinas PMD dan OPD mitra Posyandu diminta untuk mengoordinasikan dan memfasilitasi pelayanan 6 SPM.

  3. Penguatan fungsi Posyandu sebagai pusat layanan terpadu agar program-program pemerintah tepat sasaran.

  4. Sosialisasi Permendagri terbaru tentang Posyandu.

  5. Sinkronisasi program Posyandu dengan penganggaran dan dukungan lintas sektor.

  6. Pemberian penghargaan kepada kader dan tim pembina yang aktif dan berdampak di tingkat desa hingga kabupaten.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, dalam sambutannya menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk berkolaborasi bersama TP PKK, khususnya dalam pelaksanaan program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami mendukung penuh gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Posyandu. Pemerintah daerah siap bekerja sama dengan ibu-ibu PKK untuk mewujudkan pelayanan yang merata, berkualitas, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ucap Bupati.

Ia menambahkan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu dan keterlibatan aktif masyarakat desa dalam layanan sosial dan kesehatan merupakan bagian penting dari perwujudan visi Liwu Mokesa.

Sebagai bentuk komitmen nyata, TP PKK memberikan bantuan dana kepada tiga Posyandu yang dikunjungi, sebagai bagian dari dukungan terhadap transformasi kelembagaan dan penguatan layanan di tingkat desa. Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke tiga puskesmas dan memberikan bantuan berupa alat kesehatan, alat peraga edukatif, serta pembangunan jamban sehat.

Pada setiap kunjungan ke Posyandu, Ketua TP Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara menyerahkan bantuan secara simbolis berupa satu set alat permainan edukatif, timbangan bayi digital, timbangan dewasa IMT, tensimeter digital, termometer, doppler janin, pengukur lingkar perut, pengukur LILA, serta dana pembangunan jamban sehat. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan nyata untuk memperkuat sarana dan prasarana pelayanan Posyandu agar semakin siap dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat layanan terpadu berbasis masyarakat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Kukuhkan dan Lantik Pengurus TP PKK Periode 2025-2030

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Muna Barat Laode Darwin, Jumat (16/5/2025). Agenda pengukuhan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati dihadiri oleh Wakil Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, Jajaran Forkopimda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, Lurah se-Kabupaten Muna Barat.

Dalam kegiatan tersebut, La Ode Darwin juga melantik Pengurus PKK Kabupaten Muna Barat masa bakti 2025-2030. Pelantikan dan susunan pengurus tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Muna Barat Nomor 100.3.3.2/215/2025.

Buapti Muna Barat mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus TP PKK yang telah dilantik. Laode Darwin berharap agar seluruh pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggungjawab, semangat pengabdian dan keikhlasan dalam membangun masyarakat, rumah tangga, serta pelestarian lingkungan hidup. Dewan Pembina PKK Muna Barat ini juga  menitip pesan agar pengurus yang baru mampu berinovasi, berkolaborasi, serta bersinergi dengan OPD dan elemen masyarakat.

“Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menghadirkan inovasi, semangat kolaborasi, serta memperkuat sinergi dengan OPD dan elemen masyarakat.” ujar Laode Darwin dalam sambutannya.

Bupati Muna Barat menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung dan mefasilitasi program strategis PKK baik dalam hal anggaran, pelatihan, maupun perluasan jaringan kemitraan. Laode Darwin mengajak segenap pengurus PKK untuk menjadikan momen pelantikan sebagai tonggak awal kerja-kerja produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur Bumi Laworo.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai langkah awal untuk menata kerja nyata, membangun kolaborasi yang produktif, dan mendorong lahirnya gerakan PKK yang adaptif terhadap perubahan zaman namun tetap berakar pada nilai-nilai luhur masyarakat kita.” lanjutnya

Pada akhir sambutannya, Laode Darwin menghaturkan terima kasih kepada segenap panitia yang telah bekerja maksimal demi suksesnya acara pengukuhan dan pelantikan TP PKK Muna Barat masa bakti 2025-2030. Bupati berharap apa yang dilaksanakan menjadi bagian dari ikhtiar menuju Muna Barat yang lebih berdaya, bermartabat, dan semakin membanggakan.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Muna Barat, Ketua TP PKK Rika Purwaningsih Darwin juga menghimbau kepada segenap pengurus PKK yang telah dilantik untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan. Rika Purwaningsih mengingatkan bahwa kemakmuran suatu daerah dimulai dari elemen terkecil dalam masyarakat yakni keluarga.

“Saya berharap tim Pengerak PKK yang baru saja dilantik dapat menjalin komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat demi mensukseskan program pemerintah Kabupaten Muna Barat khususnya dalam mewujudkan Liwu Mokesa.” ungkap Ketua TP PKK dalam sambutannya.

Alumni Universitas Haluoleo ini berharap agar PKK dapat dijadikan mitra dalam berbagai kegiatan yang dilaksnakan oleh pemerintah daerah. Rika Purwaningsih menyitir filosofi sapu lidi yang mana jika hanya satu batang yang bekerja tidak akan memberikan hasil maksimal. Namun jika terdiri dari banyak batang yang disatukan maka akan memberikan dampak signifikan.

“Bapak bupati agar kami PKK bisa diikutsertakan dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Jangan hanya karena kami sebuah organisasi yang sebagian besar beranggotakan ibu-ibu atau perempuan sehingga kami dianggap sebelah mata. Tanpa PKK daerah juga tidak bisa berkembang.” pungkasnya.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Launching Mubar Sehat, Bupati Himbau Penerapan Pola Hidup Sehat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Unggulan oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), cek kesehatan gratis (CKG) dan pelayanan dokter keliling yang berlangsung di Desa Wamelai Lawa, Jumat (16/5/2025).

Peluncuran ketiga program ini dirangkaikan dengan Zumba Party dan Senam Kesehatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Di area kegiatan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaaan kesehatan secara gratis oleh tim medis yang disiapkan dari berbagai Puskesmas terdekat di wilayah Muna Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muna Barat, Ketua Tim Penggerak PKK, para pimpinan OPD, Canat, Lurah, Kepala desa se Kabupaten Muna Barat serta masyarakat umum yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaiam acara.

Dalam sambutannya, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan bidang kesehatan yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan diseluruh pelosok Muna Barat.

“Pelayanan kesehatan adalah fondasi dasar  pembangunan. Program ini terdiri dari pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh dokter keliling, pelayanan UGD 24 jam di seluruh puskesmas se-Muna Barat, penempatan tenaga kesehatan masing-masing satu perawat dan satu bidan di seluruh desa serta pemeriksaan kesehatan secara masa yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan tanpa biaya.

Bupati juga menegaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Liwu Mokesa, sebuah visi besar pembangunan Kabupaten Muna Barat yang bermakna kampung yang keren dimana masyarakatnya hidup sehat, produktif dan sejahtera.

“Ini adalah langkah nyata menuju Mubar tumbuh, sehat dan keren. Karena tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Kami igin Muna Barat bukan hanya berkembang dari sisi fisik tetapi juga kuat dari kualitas hidup nya, ” tambahnya.

Melalui program ini, pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan akses pelayanan kesehatan yang mudah.

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

IGI Muna Barat Gelar Lomba Kreativitas Pelajar

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muna Barat menggelar Lomba Kreativitas tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/SLB. Pembukaan berlangsung di Aula Desa Kasakamu dan dihadiri oleh Bupati Muna Barat beserta jajarannya. Kehadiran Bupati Laode Darwin sekaligus membuka acara yang mengusung tema Promosi Potensi Daerah,  Menumbuhkan Cinta Daerah dan Semangat Liwu Mokesa.

Lomba yang dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 14-20 Mei 2025 ini terbagi dalam 3 cabang lomba yakni  Cerita Rakyat untuk tingkat SD, lomba Promosi Potensi Daerah tingkat SMP dan lomba Ide dan Gagasan Untuk Liwu Mokesa bagi tingkat SMA. Lomba Promosi Potensi Daerah dissjikan dalam bentuk cerita dan visualisasi terkait potensi yang dipilih. Sedangkan Lomba Ide dan Gagasan dikemas dalam bentuk presentasi guna menjabarkan ide dari masing-masing peserta dilengkapi dengan contoh secara langsung.

Acara pembukaan diawali dengan penampilan Tari Kambea.  Tari ini menceritakan tentang kegiatan 3 orang siswi yang mencintai lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik dan merakitnya menjadi karya berupa bunga. Ketiga penari nan gemulai ini telah menjadi wakil Kabupaten Muna Barat hingga ketingkat nasional.

Selanjutnya, Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyerahkan plakat penghargaan kepada La Ode Rukmini atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia pendidikan Muna Barat. La Ode Rukmini merupakan ayah dari Bupati Muna Barat Laode Darwin. Plakat penghargaan diserahkan oleh Ketua Wilayah IGI Provinsi Sulawesi Tenggara Baharuddin, S.Pd., M.Pd didamping Ketua IGI Muna Barat Muhammad Azan S.Pd., M.Pd. Dengan penuh keharuan, Laode Darwin didamping Ketua TP PKK Muna Barat Rika Purwaningsih Darwin menerima plakat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh IGI. Laode Darwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat berkesan sebab memunculkan kembali memori-memori baik tentang sosok sang ayah.

“Saya cukup terharu, diantara semua kegiatan yang saya hadiri selama saya menjadi Bupati ataupun selama saya melakukan kegiatan sosialisasi, kegiatan ini yang paling berkesan. Saya terlahir seperti ini hingga menjadi Bupati Kabupaten Muna Barat karena didikan dari almahrum orangtua saya yang seorang guru.” ungkapnya

Laode Darwin juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat sebab inovasi-inovasi seperti ini berhubungan dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun Kabupaten Muna Barat. Bupati mengingatkan bahwa pembangunan suatu negeri dimulai dari generasi muda dan kegiatan seperti inilah yang akan membawa manfaat besar untuk generasi kedepan.

“Bapak-Ibu sekalian, saya ingin sampaikan bahwa saya memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Kenapa waktu Ketua IGI Kabupaten Muna Barat datang menyampaikan niatan untuk melakukan kegiatan ini, saya langsung mengiyakan?Karena ide-ide dan gagasan yang seperti ini, jarang saya temukan.” ujarnya

Bupati berharap setelah Lomba Kreativitas Pelajar se-Muna Barat, panitia menyediakan dokumentasi dan rekomendasi dari ide maupun gagasan anak-anak Muna Barat. Dokumentasi tersebut akan dipelajari dan menjadi masukkan bagaimana membangun Bumi Laworo menjadi Liwu Mokesa.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Laode Darwin, Ketua IGI Muna Barat mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan momen bersejarah dari sebuah ide besar dalam rangka berkontribusi membantu visi besar Bupati Muna Barat mewujudkan Liwu Mokesa. Muhammad Azan mengungkapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Muna Barat yang telah memberikan ruang, dukungan, bahkan materi dalam kegiatan ini.

“Kami dari Ikatan Guru Indonesia Muna Barat sungguh sangat berterimakasih.  Mungkin kalau ada kata yang bisa kami ucapkan lebih dari kata terima kasih, akan kami ucapkan tapi tetap sulitnya menemukan kata yang benar untuk mengucapkan ini. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sangat luar biasa kepada Bapak Bupati Muna Barat Yang telah menyediakan kita ruang, memberikan support dengan ide dan gagasan bahkan juga dengan materi.” ujarnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo-SP
Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Penanggungjawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Audiensi dengan Wakil Menteri Perdagangan: Bahas Revitalisasi Pasar dan Peluang Komoditas Unggulan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia pada Jumat (9/5/2025) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna Barat.

Audiensi diterima langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, yang akrab disapa Roro Esti. Dalam kesempatan itu, Bupati Muna Barat menyampaikan berbagai hal strategis terkait penguatan infrastruktur ekonomi masyarakat, khususnya melalui revitalisasi pasar rakyat di setiap kecamatan, serta pengembangan potensi komoditas unggulan daerah.

Wakil Menteri Perdagangan menyampaikan dukungan penuh atas rencana revitalisasi pasar rakyat yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Menurutnya, keberadaan pasar yang bersih, nyaman, teratur, dan dikelola dengan baik akan meningkatkan minat kunjungan dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Selain dukungan untuk revitalisasi pasar, Roro Esti juga menekankan pentingnya pelatihan dan pembinaan kepada pedagang agar dapat beradaptasi dengan sistem perdagangan berbasis digital. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Perdagangan untuk memfasilitasi pelatihan penggunaan platform pasar daring, pembayaran nontunai seperti QRIS, promosi digital, serta manajemen dagang berbasis teknologi.

Lebih jauh, Wamen Perdagangan juga memberikan dukungan atas rencana pembangunan pasar induk atau pasar modern di Kabupaten Muna Barat. Pemerintah daerah diminta untuk segera menyiapkan dokumen dan persyaratan teknis agar usulan pembangunan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam program nasional.

Dalam audiensi tersebut, Bupati La Ode Darwin juga memaparkan potensi komoditas unggulan Muna Barat di sektor perikanan, seperti kepiting, rajungan, lobster, dan teripang. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga dan belum adanya akses pasar yang luas masih menjadi kendala utama bagi pelaku usaha di sektor ini.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Kabupaten Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan produk-produk UMKM lokal. Namun demikian, produk-produk unggulan tersebut hingga kini masih belum terekspose ke pasar luar daerah secara optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa pasar rakyat di Muna Barat bisa menjadi penggerak ekonomi desa. Revitalisasi pasar ini bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga bagaimana memperkuat kapasitas pedagang dan membuka akses pemasaran yang lebih luas, termasuk secara digital. Visi kami mewujudkan Liwu Mokesa, kampung yang keren, yaitu daerah yang tumbuh sehat, bersih, dan berdaya saing,” ujar Bupati La Ode Darwin.

Ia menambahkan, kondisi keterbatasan ekspos pasar terhadap produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM saat ini menjadi tantangan yang sangat membutuhkan pembinaan dan dukungan dari Kementerian Perdagangan agar dapat masuk dalam rantai pasok yang lebih luas dan bernilai.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muna Barat, La Ode Khairul Ashar, ST, M.Sc, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan pasar-pasar yang akan direvitalisasi dan siap bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyiapkan data dan kelengkapan usulan.

“Dengan pembinaan serta dukungan dari kementerian, kami yakin para pedagang bisa naik kelas dan ikut bersaing dalam ekosistem perdagangan digital. Ini juga akan membantu menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan modern di daerah,” jelas Ashar.

Menanggapi paparan komoditas unggulan perikanan dan potensi sektor lainnya, Wakil Menteri Perdagangan menyambut baik dan menyatakan kesediaan Kementerian untuk membantu mencarikan peluang pasar yang lebih stabil dan menguntungkan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Kementerian Perdagangan dalam memperkuat sistem perdagangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)

Bupati Muna Barat Audiensi ke Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Pusat Siap Dukung Penanganan Sampah di Daerah

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Dalam rangka memperkuat pengelolaan lingkungan hidup di daerah, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, melakukan audiensi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Jumat (9/5/2025). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif, di kantor KLHK Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas secara khusus upaya Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam penanganan dan pengelolaan sampah di wilayahnya. Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Muna Barat, dan menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk memberikan dukungan konkrit.

Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen akan membantu Kabupaten Muna Barat melalui sejumlah fasilitas dan sarana penunjang, yaitu:
– pengadaan dump truck sampah
– pengadaan kontainer (bak) sampah
– kendaraan viar untuk pengangkutan sampah
– fasilitasi pembangunan TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle)
– pembangunan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah

Dalam pernyataannya, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan hidup, khususnya penanganan sampah, merupakan bagian penting dari visi pembangunan daerah yang mengacu pada konsep Liwu Mokesa – kampung yang keren.

“Penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tapi bagian dari cara kita membangun Muna Barat yang sehat, tertib, dan berkelanjutan. Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan sangat membantu kami dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berbasis partisipasi masyarakat,” ujar La Ode Darwin.

Ia juga menekankan bahwa visi Liwu Mokesa bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang ingin menjadikan desa-desa di Muna Barat bersih, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan lingkungan di Muna Barat akan semakin baik dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat serta pelestarian sumber daya alam.

Penulis: Kabid Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)
Eitor/Penanggungjawab : Kadis Kominfo-SP (Al Rahman, S.Pd, M.Si)