PJ Bupati Muna Barat Defenitifkan Plt. Kepala Dinas Perumahan

KOMINFO.MUNABARAT.GO.ID Proses pemenuhan struktur Jabatan Tinggi Pratama (JPT) di tubuh pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali terjadi. Bertempat di Aula Kantor Bupati Muna Barat, Dr Bahri melantik Laode Muhammad Amrin sebagai Kepala Dinas Perumahan.

Laode Muhammad Amrin yang sebelumnya menjadi Sekretaris Dinas Perumahan mengemban amanah baru melalui pembacaan Surat Keputusan Bupati Muna Barat No. 172 Tahun 2023. Acara pelantikan yang berlangsung pada Senin (12/06/2023) dihadiri jajaran pemerintah Kabupaten Muna Barat.

Mengawali sambutan dalam acara pelantikan tersebut, Bahri meluruskan hal yang berpotensi menjadi kesalahpahaman yakni tidak dilantiknya Laode Muhammad Amrin pada pelantikan JPT Pratama sebelumnya. Alumni STPDN 07 ini menyitir Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dimana pada pasal 107 huruf c tertuang tentang salah satu syarat diangkat dalam JPT Pratama yakni berusia maksimal 56 tahun.

“Saya ingin meluruskan kesimpangsiuran berita mengapa Pak Muuri (sapaan akrab Laode Muhammad Amrin) tidak dilantik waktu pelantikan eselon II. Saya bekerja pasti sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. Hari ini tidak ada pejabat yang menabrak ketentuan perundangan. Persoalannya Pak Muuri, beliau ini kelahiran Maret 1967. Kalau kita merujuk Pasal 107 PP 11 Tahun 2017, pengangkatan dalam JPT Pratama usia paling tinggi 56 tahun. Waktu saya menerima persetujuan Mendagri itu kan sudah lewat.” jelasnya

Namun, keluarnya surat Mendagri belum dapat dijadikan rujukan akhir sebab Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah mengeluarkan hasil seleksi terbuka JPT Pratama yang memuat nama Laode Muhammad Amrin. Surat bertanggal 20 Februari 2023 merupakan legalisasi yang mengizinkan dilantiknya Laode Muhammad Amrin  untuk menduduki kursi JPT Pratama.

Menanggapi dua kondisi bersebrangan tersebut, PJ Bupati Muna Barat melayangkan surat kepada KASN guna mempertanyakan boleh atau tidaknya melantik Laode Muhammad Amrin. KASN melalui surat Nomor B1770 memberikan kewenangan kepada PJ Bupati Muna Barat untuk melantik yang bersangkutan.

 

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

 

Sah Jabat Ketua MABICAB, Bahri Siap Berangkatkan Kontingen Muna Barat Ikuti Kegiatan Pramuka Nasional

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Rintik hujan tak menghambat langkah para penerus semangat Baden Powell menuju ke Gedung KONI Muna Barat. Sabtu (10/06/2023) menjadi hari bersejarah bagi keberlangsungan Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) lingkup Kabupaten Muna Barat. Pada hari tersebut berlangsung pelantikan pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Muna Barat.

Agenda pelantikan dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara, PJ Bupati Muna Barat, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala OPD lingkup pemerintah Kabupaten Muna Barat. Jajaran pengurus Gerakan Pramuka Muna Barat tampak antusias menyukseskan agenda tersebut.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan lantunan lagu Indonesia Raya dan Hening Cipta. Selanjutnya Irawan Laliasa selaku Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara melantik pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab). PJ Bupati Muna Barat, Dr. Bahri dilantik sebagai Ketua Mabicab. Pengurus Mabicab lainnya terdiri dari Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan OPD Muna Barat.

Pasca dilantik sebagai Ketua Mabicab, Dr. Bahri melakukan pelantikan kepada pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Muna Barat masa bakti 2022-2027. Prosesi pelantikan didahului tanya jawab pelantikan dan pembacaan naskah ikrar oleh Ketua Kwartir Cabang Muna Barat.

Dalam sambutannya, PJ Bupati Muna Barat menitip harap kepada pengurus yang telah dilantik agar memaksimalkan upaya dalam pembinaan kepramukaan sehingga dapat setara dengan daerah lain. Dr. Bahri juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat Kabupaten Muna Barat akan mengirim utusan untuk mengikuti kegiatan Pramuka Tingkat Nasional yakni Karang Pamitran Nasional (KPN) dan Raimuna Nasional.

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama Kabupaten Muna Barat akan mengutus anggota Pramuka khususnya para pembina Gudep untuk mengikuti Karang Pamitran Nasional (KPN) pada bulan Juli 2023 dan adik-adik Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pada Kegiatan Raimuna Nasional pada bulan Agustus 2023 yang bertempat di Cibubur, Jakarta Timur.” ungkapnya

Dr. Bahri juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Muna Barat siap menggelontorkan anggaran guna membenahi infrastruktur Bumi Perkemahan Muna Barat. Pembenahan sarana prasarana meliputi lapangan upacara , area parkir, tapak kemah, jaringan listrik, dan sarana air bersih.

“Pemerintah Kabupaten Muna Barat di tahun 2023 telah menganggarkan secara bertahap dan bersinambungan anggaran pembenahan infrastruktur dan area bumi perkemahan.” tambahnya

Pada akhir sambutan, Dr. Bahri mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Ia berharap agar segenap pengurus dapat mengemban amanah yang telah diberikan dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Sejumlah Pejabat Muna Barat Kunjungi Dua Desa Penghasil Bawang di Kabupaten Bima

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pasca penandatangan MoU antara pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Bima, PJ Bupati Muna Barat melakukan kunjungan ke Desa Cenggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Terik sinar matahari tak menghalangi langkah Dr. Bahri dan tim meninjau gudang penyimpanan hasil panen.

Keberadaan gudang penampungan menjadi solusi efektif penanganan pasca panen. Hasil panen yang disimpan digudang lebih tahan lama dan tidak cepat busuk. Hal ini berimplikasi pada stok yang terjaga sehingga lonjakan harga dipasaran dapat diantisipasi.

Rombongan pemerintah Muna Barat juga meninjau kebun persiapan tanam, kebun pembibitan, dan kebun yang telah ditanamai dengan usia tanaman 30 hari.

Keesokan harinya pada tanggal 07 Juni 2023, dibawah pimpinan asisten II rombongan bergeser ke Desa Kaleo, Kecamatan Lambu. Di desa ini terdapat tempat penangkaran bawang merah. Bibit bawang merah hasil penangkaran masayarakat Bima tidak hanya digunakan oleh petani lokal tetapi juga dikirim ke luar daerah.

Di Desa Kaleo, rombongan pemerintah Muna Barat juga berkesempatan melihat langsung kegiatan penanaman lahan dan berkunjung ke gudang penyimpanan hasil panen yang berada di desa tersebut.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Kabupaten Bima Sanggupi Permintaan Suplai Bawang Merah ke Muna Barat

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Hasil produksi bawang merah Kabupaten Bima telah lama menjadi pemasok bagi wilayah lain di Indonesia. Dengan jumlah produksi 5-6 ton per satu hektar lahan, 70 % diantaranya  dikirim ke luar Bima sedangkan 30 % sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

Potensi ini terpantau oleh radar pemerintah Kabupaten Muna Barat yang hingga kini terus mencari daerah-daerah potensial yang layak dijadikan sebagai partner kerjasama pengendalian inflasi. Olehnya itu pada Selasa (06/06/2023) jajaran Pemerintah Kabupaten Muna Barat yang dipimpin oleh PJ Bupati, Dr.Bahri menyambangi kantor pemerintah Kabupaten Bima.

Kunjungan ini diterima secara langsung oleh Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE selaku Bupati Kabupaten Bima didampingi oleh Wakil Bupati, Drs. Dahlan M. Noer, M.Pd. Pertemuan tersebut berbuah penandatanganan nota kesepakatan kerjasama dagang komoditi bawang merah.

PJ Bupati Muna Barat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bima yang telah bersedia menjalin kolaborasi guna mengendalikan inflasi di daerahnya. Komoditas bawang merah yang tidak dibudidayakan di Muna Barat menjadi salah penyumbang kenaikan inflasi daerah.

Selain penandatangan nota kesepakatan, Dr. Bahri juga akan melakukan kunjungan ke salah satu lahan pertanian bawang di Desa Ngali, Kecamatan Belo. Kesempatan tersebut akan digunakan untuk berinteraksi secara langsung dengan para petani bawang.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Perdana di Muna Barat, Kemenkes Kirim 16 Dokter Internsip 

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Pasca delapan tahun menjadi daerah otonomi,  Muna Barat untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu daerah penempatan dokter internsip.

Program dokter internsip merupakan program Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan sebagai upaya pemahiran dan pemandirian dokter baru lulus pendidikan untuk penyelarasan hasil pendidikan dengan kondisi di lapangan.

16 dokter yang akan mengabdikan ilmunya di Muna Barat tersebut merupakan jebolan dari beberapa universitas. 4 dari Universitas Haluoleo, 10 dari Universitas Hasanudin, 1 dari Universitas Tadulako, dan 1 dari Universitas Khairan. Mereka akan disebar ke beberapa fasilitas kesehatan di Muna Barat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas Guali, dan Puskesmas Tondasi,

Kedatangan rombongan dokter tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah Kabupaten Muna Barat. Kepala Dinas Kesehatan, Laode Mahajaya  mengungkapkan bahwasanya Muna Barat telah lama bersurat kepada Kementerian Kesehatan agar dipilih sebagai salah satu wahana penempatan dokter internsip.

“Iya, kita minta. kebetulan ada program Kemenkes namanya Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI). Kita minta supaya Muna Barat bisa menjadi salah satu wahana program intenrsip.” ungkapnya

Penempatan ini menjadi suatu kesyukuran bagi pemerintah Muna Barat mengingat tidak semua daerah bisa terpilih sebagai wahana internsip. Tahun 2023 adalah momen perdana Muna Barat mendapatkan kepercayaan sebagai wilayah penempatan.

“Untuk pertma kali. Alhamdulilah karena tidak semua kabupaten dapat itu. Kita berusaha sudah sejak lama. Alhamdulillah tahun ini kita diberikan.” lanjutnya

Sebelumnya Tim Kemenkes telah melakukan verifikasi langsung guna menilai kelayakan Muna Barat. Pengecekan dilakukan terhadap fasilitas, sarana dan prasarana, juga dokter pendamping yang akan mendampingi dokter internsip ketika bertugas.

“Orang Kemenkes datang cek kesiapannya kita. Kementerian Kesehatan datang mengecek wahana, fasilitas ,sarana dan prasarana. Juga harus ada dokter pendamping yang akan mendampingi mereka.” ujar Mahajaya

Pemerintah Muna Barat juga berkomitmen untuk memberikan insentif bagi dokter-dokter tersebut. Selain insentif, pemerintah juga menyediakan tempat tinggal berupa perumahan dokter.

“Pemda akan memberi insentif sebagai wujud komitmen terhadap program ini. Tempat tinggal disiapkan. Didekat wahananya. Perumahan dokter sudah kita bangun untuk tempat mereka.” pungkasnya diakhir sesi wawancara bersama Tim Media Kominfo Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)