Area Manager Lion Air Group Terima Audiensi Pemkab Muna Barat

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat dipimpin oleh Pj Bupati Muna Barat melakukan lawatan ke Kantor Pusat Maskapai Lion Air pada Rabu (02/08/2023). Lawatan tersebut dalam rangka menginisiasi dukungan konektivitas dan permintaan tambahan rute penerbangan di Bandar Udara Sugimanuru.

Pj Bupati Muna Barat bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BPBD serta Kepala UPB Bandara Sugimanuru diterima oleh  Manajer Area Indonesia Barat, Muhammad Helmi. Bertempat di Lion Air Tower, para stakeholder membincangkan kondisi terkini transportasi udara  di Muna Barat.

Di awal pertemuan tersebut, Dr. Bahri memaparkan 6 arahan Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah terkait transportasi udara. Arahan pertama, pemda diminta untuk ikut serta dalam upaya menstabilkan harga tiket. Kedua, pemda diminta memberikan subsidi kepada penyedia jasa transportasi angkutan. Sedangkan pada arahan ketiga, pemda diharapkan ikut serta dalam mempromosikan atau memasarkan rute-rute penerbangan yang ada di wilayahnya.

Selanjutnya poin keempat, pemda diminta menerbitkan surat edaran agar mendukung dan mendorong partisipasi semua komponen masyarakat untuk menggunakan transportasi udara serta meminta forkopimda, pemda dan swasta berkomitmen untuk melaksanakan perjalanan dinas, bisnis, wisata dan usaha lainnya dengan mengutamakan penggunaan transportasi udara. Kemudian arahan kelima yaitu pemda mendukung penyiapan lahan dan sarana prasarana. Terakhir, pemda diminta melakukan upaya koordinasi dengan pihak pertamina dalam rangka menstabilkan harga avtur.

Arahan tersebut dikuatkan dengan keluarnya surat edaran Dirjen Perhubungan Udara atas nama Menteri Perhubungan kepada para Gubernur dan para Bupati/Wali Kota Nomor AU.001/1/1 PHB 2022pada  tanggal 11 Agustus 22. Surat edaran tersebut berisi instruksi untuk melakukan dukungan konektivitas transportasi udara.

Selanjutnya, Dr. Bahri mengajukan permintaan tambahan rute penerbangan dari Bandara Sugimanuru ke Bandara Haluoleo. Hal ini melihat tingginya angka mobilisasi masyarakat dari Muna ke Kendari maupun sebaliknya.

Menanggapi paparan tersebut, Muhammad Helmi menjelaskan perihal perubahan jadwal penerbangan Wings Air. Maskapai yang merupakan bagian dari Lion Group ini sebelumnya melayani rute Makassar-Muna Barat-Makassar sebanyak 3 kali seminggu. Namun, kini penerbangan hanya dapat dilakukan satu kali dalam seminggu.

Hal tersebut merupakan imbas atas ketidakpastian jumlah penumpang dalam setiap penerbangan sehingga pihak Lion Group melakukan efisiensi dengan menghentikan operasi pada hari dimana tingkat keterisian penumpang rendah.  Selanjutnya, kepastian penerbangan Wings Air memerlukan jaminan block seat sebanyak 50 seat dalam satu rangkaian penerbangan dengan harga terkini pasca naiknya harga avtur.

Berdasarkan penjelasan Muhammad Helmi, Pemkab Muna Barat mengajukan beberapa usulan kerjasama. Pertama, model pembiayaan. Terdapat  2 model pembiayaan yang ditawarkan yaitu model non stimulus/insentif  dan model stimulus/insentif.

Model stimulus artinya Forkopimda dan semua stakeholder berkomitmen melaksanakan perjalanan dengan menggunakan transportasi udara. Sedangkan model stimulus adalah pemda memberikan subsidi Biaya Operasi Pesawat (BOP) dengan menjamin sejumlah tertentu tempat duduk yang terjual (block seat).

Kedua, menentukan jumlah seat minimum untuk setiap trip/sektor. Ketiga, menentukan jaminan seat pada trip tunggal (one way/satu arah) atau trip gabungan (pulang/pergi).

Usulan keempat, pemda dan pihak maskapai menyepakati besaran tarif yang akan digunakan sebagai harga satuan subsidi. Kelima, menyepakati jumlah frekuensi penerbangan. Keenam, menyepakati besaran jaminan deposit dan besaran top up (tambahan jaminan deposit). Ketujuh, melakukan rekonsiliasi data manifest terhadap data aktual passanger board.

Berdasarkan pembahasan dan penjelasan dari masing-masing pihak, terjadi kesepakatan bahwa pihak Lion Air akan menghitung kembali metode simulasi perhitungan penerbangan. Selanjutnya, Lion Air akan menghubungi pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk kembali bertemu setelah tanggal 17 Agustus 2023.

Paralel, Pemda Muna Barat bersama Kepala UPB Sugimanuru akan menginisiasi rapat bersama 3 (tiga) pemda pengguna Bandara Sugimanuru. Pemerintah daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Muna, Kabipaten Muna Barat, Kabupaten Buton Tengah, dan Kab Buton Utara. Rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan kebijakan dukungan konektivitas transportasi udara.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

PJ Bupati dan Ketua DPRD Serah Terima Dokumen KUA-PPAS Kabupaten Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pj Bupati Muna Barat hadiri rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Muna Barat. Rapat yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Muna Barat pada Rabu (26/07/2023) membahas tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muna Barat, Waode Siti Sariani Ilaihi. Dalam rapat berlangsung dengar pendapat terhadap empat fraksi yang hadir yakni Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Amanat Demokrasi Pembangunan Indonesia Raya, dan Fraksi Perjuangan Bangsa

Secara simbolis, Pj Bupati menyerahkan Dokumen Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Muna Barat Tahun Anggaran 2024 kepada Ketua DPRD Kabupaten Muna Barat. KUA-PPAS yang telah disusun oleh Pj Bupati akan menjadi acuan dalam proses penyusunan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Rancangan KUA-PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan mengacu pada pedoman penyusunan APBD yang telah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

UPACARA HUT MUNA BARAT KE 9

KOMINFO MUNA BARAT GO. ID 23 Juli menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Muna Barat. Kabupaten beribukota Laworoku ini merayakan hari jadi yang ke 9. Upacara peringatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa.

Upacara dihadiri oleh PJ Bupati, Sekertaris Daerah, Forkopimda, jajaran eselon 2,3, dan 4, serta staf dan tenaga honorer. Jajaran tamu undangan hadir pula beberapa kepala daerah di wilayah Sulawesi Tenggara, Staf Ahli Gubernur, Agggota DPRD, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah Muna Barat sejak masa perintisan hingga sekarang. Selanjutnya dilakukan pengarakan bendera Lambang Daerah Muna Barat oleh 9 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja Muna Barat.

Dalam rangkaian acara, untuk pertama kalinya dikumandangkan Himne dan Mars Kabupaten Muna Barat. Dua lagu yang keberadaannya diinisiasi oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, S.STP, M.Si. Keduanya merupakan pemenang dalam sayembara cipta himne dan mars Muna Barat yang menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT .

PJ Bupati Muna Barat dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas berbagai kemajuan yang dicapai oleh Bumi Laworoku di usianya yang ke 9. Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia telah bisa termanfaatkan secara positif dalam upaya memajukan Kabupaten Muna Barat.

“Kami menyadari bahwa dalam perjalanan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Muna Barat yang telah memasuki usia 9 tahun ini masih terdapat kekurangan yang harus dibenahi. Namun demikian, sudah sepatutnya kita harus mensyukuri kemajuan pembnagunan yang sudah dicapai” ujarnya

Pada kesempatan tersebut alumni STPDN 07 ini memaparkan berbagai langkah strategis yang telah ditempuhnya selama mengemban amanah sebagai pemimpin Muna Barat. Langkah-langkah yang membawa Muna Barat mampu menyejajarkan diri dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dr. Bahri mengungkapkan abhwa fokus pembangunan Muna Barat saat ini yakni peningkatan kualitas pelayana public, peningkatan ketersediaan saran dan prasarana perkantoran, peningkatan daya saing infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumberdaya manusia. Upaya ini telah membawa hasil signifikan yang dapat dilihat pada Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Muna Barat Tahun 2022.

“Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Muna Barat Tahun 2022 terus mengalami peningkatan dan sejajar dengan kabupaten lainnya di provinsi Sulawesi Tenggara. Kami berharap seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Muna Barat terus berusaha keras dan bekerja sama serta bersinergi dengan amsyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muna Barat.” paparnya

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pergelaran tradisi khas masyarakat Muna Barat yakni Ppogira Andhara dan Ewa Wuna. Pogira Adahara meruapakan ajang perkelahian kuda yang menjadi tradisi dari Pulau Muna. Tradisi ini unik sebab satu-satunya di Indonesia berada di Pulau Muna. Sedangkan Ewa Wuna merupakan penak silat yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur masyarakat Muna.

Pada akhir acara berlangusng Haroa atau doa bersama. Haroa dilaksanakan di tenda khusus yang berisi dulang dari masing-masing OPD dan kecamatan di Muna Barat. Haroa juga merupakan tradisi khas masyarakat Muna.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Perdana, Muna Barat Gelar Seminar Kajian Penyusunan Naskah Sejarah.

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Jelang hari jadi Bumi Laworoku yang ke 9, Dinas Pendidikan Kabupaten Muna Barat untuk pertama kalinya menyelenggarakan seminar kajian penyusunan naskah sejarah kabupaten Muna Barat. Acara berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Kamis (20/07/2023).

Acara dibuka secara langsung oleh PJ Bupati Muna Barat didampingi Sekretaris Daerah. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tenggara, Ketua Yayasan Universitas Karya Persada Muna dan Rektor Universitas Karya Persada Muna, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.S.

Kegiatan seminar terbagi dalam dua sesi yaitu sesi pembukaan dan sesi seminar. Sesi pembukaan dimulai dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Yayasan Universitas Karya Persada Muna, Albert, S.Kep, SE, MM. Albert menyampaikan apresiasi kepada PJ Bupati Muna Barat yang telah memberi kepercayaan kepada Yayasan Karya Persada Muna untuk menyusun naskah sejarah Kabupaten Muna Barat.

“Kebanggaan dan kehormatan atas kepercayaan kepada Yayasan Mitra Karya Persada yang mendapat kesempatan untuk menyusun naskah sejarah Kabupaten Muna Barat.” ujarnya

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr Bahri S.STP, M.Si sekaligus membuka kegiatan seminar. Dr. Bahri mengungkapkan bahwasanya naskah sejarah telah dibacakan pada tahun 2022 bertepatan dengan HUT Muna Barat ke 8. Namun, naskah tersebut masih menuai kontroversi terkait kaidah ilmiah.

“Sejarah Kabupaten Muna Barat sudah saatnya harus ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah agar informasi tentang peran pihak-pihak terkait tidak terputus dan akan sampai pada generasi mendatang sehingga keteladanan mereka bisa menjadi contoh.” ungkapnya

Mengakhiri sambutannya, PJ Bupati Muna Barat berharap seminar ini menjadi pemutus rantai polemik terkait sejarah terbentuknya Kabupaten Muna Barat. Seminar ini juga diharapkan menjadi ajang lahirnya dokumen yang utuh dalam menampilkan narasi sejarah Muna Barat. Dokumen yang kelak menjadi warisan dan teladan bagi generasi selanjutnya.

“Mudah-mudahan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh wanita yang ada di sini, duduk dan membuat sejarah sehingga menghasilkan konsep yang disepakati bersama. Yang tidak akan berubah siapapun pemimpinnya.” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Upayakan Pemerataan Jaringan Internet di Muna Barat, Pemkab Lakukan Audiensi Dengan Kemenkominfo

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Upaya pemerataan jaringan internet di wilayah Muna Barat terus dilakukan. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan audiensi langsung kepada stakeholder yang membidangi masalah tersebut. Pada Senin (17/07/2023), PJ Bupati Muna Barat didampingi Kepala Dinas  Kominfo dan Kepala Bidang Layanan Data Center Kominfo Muna Barat bertemu Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Aju Widyasari.  Aju Widyasari pada kesempatan tersebut didampingi oleh Koordinator Jaringan / Analis Kebijakan Ahli Madya, Aditya Iskandar serta Analis Kebijakan Ahli Muda, Muhammad Ridwan Rauf.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika ini, Pj Bupati Muna Barat mempresentasikan Proposal Pembangunan BTS di Muna Barat. Poin penting dalam presentasi tersebut diantaranya masih terdapat 12 desa yang mengalami blank spot atau lemah sinyal.

Oleh sebab itu pemerintah Muna Barat berharap agar dalam waktu dekat dapat difasilitasi untuk membincang hal tersebut pada pihak operator seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. Pemkab siap menggelontorkan anggaran agar operator dapat memaksimalkan layanan jaringan di  Muna Barat terutama pada wilayah-wilayah blank spot.

Aju Widyasari memberikan apresiasi atas audiesni yang dilakukan oleh pemerintah Muna Barat. Hal ini mengindikasikan keseriusan Pemda dalam menangani masalah tersebut. Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika ini mengungkapkan siap memfasilitasi pertemuan antara Pemda Muna Barat dan pihak provider.

“Berdasarkan analisis tim Direktorat Komunikasi, Muna Barat termasuk dalam kategori P3 (klasifikasi penanganan jangka panjang). Untuk langkah selanjutnya agar Daerah Muna Barat lebih cepat dlm penyelesaian masalah blank spot dan sinyal lemah maka pertemuan dengan pihak provider/operator sangat penting. Apalagi ada keinginan dan kesanggupan dari Pemda Muna Barat untuk menyiapkan dana sharing dalam mengejar percepatan perbaikan layanan jaringan bagi masyarakat yang saat ini telah menjadi kebutuhan di daerah.” ungkapnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Dinas Koperasi dan UMKM Mubar Sabet Penghargaan Tingkat Nasional

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Berita gembira kembali menyapa Kabupaten Muna Barat. Jelang hari jadi ke-9, Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional dalam rangkaian kegiatan pameran peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76.

Stand pameran milik Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat mendapatkan penghargaan sebagai juara favorit III dari Dewan Koperasi Nasional (Dekopin). Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh La Ode Takari selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat di Senayan Park, Jakarta pada Jumat (15/07/2023).

Selain Muna Barat, beberapa daerah yang berhasil meraih penghargaan yakni Kabupaten Jember sebagai juara I stand terbaik, disusul Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Surabaya sebagai juara II, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur sebagai juara III.

Sedangkan pada kategori favorit, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didapuk sebagai juara favorit I. Disusul oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek sebagai juara III.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Muna Barat mengingat peraih penghargaan lainnya mayoritas berasal dari Kawasan Indonesia Barat. Muna Barat menjadi satu-satunya peraih penghargaan dari Kawasan Timur Indonesia.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Jelang Idul Adha, Pemkab Mubar Gelar Gerakan Pangan Murah

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Upaya penanganan inflasi terus masih terus menjadi agenda prioritas nasional. Salah satu langkah strategis yang dicanangkan oleh pemerintah adalah pergelaran Gerakan Pangan Murah. Hal ini sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Menjelang Idul Adha 2023, pemerintah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional pada Senin (26/6/2023). Pemerintah Muna Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan juga turut berpartisipasi dalam agenda nasional tersebut. Muhammad Naazirun selaku asisten II mewakili PJ Bupati Muna Barat membuka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Wamelai, Kecamatan Lawa, pemerintah Muna Barat menyediakan beberapa jenis bahan pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga ekonomis. Masyarakat tampak antusias menyambut gelaran tersebut.

Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur, dan gula pasir. Beras 5 kg bisa ditebus dengan harga Rp45.000. Telur dibanderol dengan harga Rp56.000/rak. Untuk gula pasir harga per kilogram Rp14.000. Adapun komoditas bawang masing-masing Rp38.000/1 kg bawang putih dan Rp38.000/1 kg bawang merah. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000/liter.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Kwartir Ranting Kusambi Gelar Gelanggang Penggalang Tangguh 5

DISKOMINFO MUBAR. GO. ID Ratusan anggota Pramuka se Kecamatan Kusambi berpartisipasi dalam ajang Gelanggang Pramuka Penggalang Tangguh 5. Ajang ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kusambi. Lokasi kegiatan terletak di SMPN 2 Kusambi.

Momen pembukaan yang berlangsung pada Senin (19/06/2023) dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr Bahri. Selain itu hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK, Camat Kusambi, Kepala Desa dan Lurah se kecamatan Kusambi, serta guru-guru tingkat SD dan SMP.

Sebanyak 137 peserta akan mengikuti perkemahan yang diadakan oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Kusambi. Komposisi peserta terdiri dari 6 regu putra dan 11 regu putri. Regu putra terbagi atas 2 regu SMP/MTS dan 4 regu SD/MI. Sedangkan regu putri terbagi atas 7 regu SMP/MTS dan 4 regu  SD/MI.

Dalam rangkaian kegiatan perkemahan, peserta juga akan mengikuti  20 jenis perlombaan. Lomba tersebut diantaranya  LKBB, muadzin, hafalan surat pendek, menembak, pionering, tata rias, layang-layang, reportase, yel-yel, forum penggalang dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri mengingatkan tentang tujuan gerakan Pramuka yakni membentuk insan-insan berkualitas. Gugus depan dan kwartir ranting diharapkan mampu membentuk karakter peserta dari serangkaian pendidikan kepramukaan.

“Kita ketahui bersama bahwa gerakan pramuka mempunyai tujuan membentuk manusia untuk memiliki kepribadian yang beirman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, jiwa patriotik, taat hukum, disiplin, dan menjunjung tinggi peraturan.”  ujarnya

Alumni STPDN 07 ini juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah pada kegiatan-kegiatan kepramukaan di Kabupaten Muna Barat. Dukungan yang diberikan dalam bentuk teknik, finansial, serta anggaran.

“Pemda Muna Barat tidak henti memberi dukungan baik bantuan teknik, finansial, maupun anggaran dalam setiap penyelenggaraan kegiatan kepramukaan di Kabupaten Muna Barat.” lanjutnya

Dr. Bahri selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka di Muna Barat juga menitip harapan kepada peserta kegiatan ini. Ia berharap agar peserta mengikuti kegiatan dengan tertib serta senantiasa mengedepankan sikap yang dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Saya selaku Ketua Mabicab mengharapkan agar adik-adik mengikuti kegiatan dengan baik. Melaksanakan apa yang telah disusun oleh panitia serta senantiasa memupuk kekeluargaan, toleransi, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan.” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pemda Muna Barat Distribusi Bantuan Ketahanan Pangan Nasional

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) terlaksana secara merata hingga daerah-daerah yang jauh dari pusat ibu kota.  Kabupaten Muna Barat termasuk dalam penerima manfaat program tersebut.

Secara simbolis, PJ Bupati Muna Barat menyerahkan bantuan kepada Camat dan Kepala Desa yang hadir dalam apel gabungan pada Senin (19/06/2023). Selanjutnya sebanyak 126 ton beras akan disalurkan ke  seluruh kecamatan dalam wilayah administrasi Kabupaten Muna Barat.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dilansir oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional, terdapat 9.105 penerima bantuan di Kabupaten Muna Barat. Masing-masing akan mendapatkan 10 kg beras.

“Ini ada surat dari Kantor Pos berisi pemberitahuan penyaluran bantuan sosial sembako tahap 2. Penerima bantuan sesuai data dari Badan Ketahan Pangan Nasional sebanyak 9.105 KPM. Ini masuk dalam program prioritas nasional terkait penyaluran cadangan pangan nasional.” ujarnya

Pelaksaan distribusi ini berpedoman pada Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah No. 125 Tahun 2022.

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Muna Barat Jadi Role Model Percepatan Pendidikan Numerasi di Sulawesi Tenggara

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Profesor Yohanes Surya yang merupakan pendiri Yayasan Indonesia Maju menyambangi Muna Barat pada Senin (12/06/2023). Hal ini sebagai tindak lanjut atas penandatanganan kerjasama pelatihan pendidikan numerasi antara pemerintah Muna Barat dan Yayasan Indonesia Maju. Prof. Yohanes adalah pencetus Metode Gasing yang berimplikasi positif terhadap perkembangan literasi numerasi pada peserta didik.

Staf Ahli Menter Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves) ini datang bersama tim dari Surya Center for Learning Excellence. Hadir pula beberapa guru dari berbagai daerah di Indonesia yang telah lebih dulu mengikuti pelatihan Metode Gasing.

Kedatangan rombongan ini sebagai ajang audiensi lanjutan terkait Metode Gasing. Mengusung tagline “Muna Barat Pande Melentu Melalui Metode Gasing”, kegiatan berlangsung di Aula Barugano Lawa. Metode Gasing adalah akronim dari gampang, asyik, dan menyenagkan. Sebuah metode yang diharapkan mampu menyulap pelajaran numerasi yang kerap dianggap sebagai momok menjadi hal yang disukai.

Prof. Yohanes dalam sambutannya memberikan komplimen atas upaya pemerintah Muna Barat dalam melaksanakan pelatihan numerasi. Gerak cepat pemerintah Muna Barat menjalin kerjasama dengan Yayasan Indonesia Maju menjadi role model bagi kabupaten lain di Sualwesi Tenggara.

“Muna barat pertama di Sulawesi Tenggara. Sekarang jadi contoh karena Muna Barat sudah mulai. Kemarin Buton baru mulai lalu minggu depan Kendari kemudian Buton Selatan. Semua kabupaten di Sulawesi Tenggara mengikuti kabupaten Muna Barat. Ini luar biasa sekali.” ujarnya

Staf Ahli Menko Marves ini juga menjabarkan peluang guru-guru asal Muna Barat bisa menjadi trainer di daerah lain. Terlebih dengan adanya instruksi presiden agar semua kabupaten di Indonesia mengadopsi Metode Gasing sebagai salah satu metode pembelajaran.

“Sekarang sudah 38 kabuapten dan presiden minta supaya seluruh kabupaten. Trainer yang hadir di sini dari Banyuwangi, Sumedang, Kepulauan Aru,  Kabupaten Dairi, Kabupaten Subang, dan Makassar. Nanti bapak ibu kita harapakn dari 32 guru ini nanti kita akan ambil 5-10 orang duta-duta Muna Barat untuk mengajar di daerah lain.”lanjutnya

Menyambung apa yang dijabarkan oleh Prof Yohanes, PJ Bupati Muna Barat mengungkapkan keinginannya agar dari Muna Barat lahir generasi yang siap bertarung di ajang-ajang nasional maupun internasional. Bukan hanya siswa tetapi juga para guru yang telah mengikuti pelatihan.

“Saya ingin dari sini anak-anak saya ada yang mengikuti  olimpiade  matematikan dan kimia. Bukan saja nasional tapi juga dunia. Termasuk guru-guru kita yang mengajar tadi semoga bisa mengikuti jejak senior-seniornya. Guru-guru SD malang melintang dikirim Prof. Yohanes mewakili kemana-mana.” tutur Dr. Bahri

Dr Bahri juga menuturkan tentang peluang 32 orang guru asal Muna Barat yang telah mengikuti pelatihan pendidikan numerasi untuk mentransfer ilmunya ke luar negeri.  Untuk itu, Dirketur Perencana Anggaran Daerah Kemendagri ini meminta para guru untuk meningkatkan kompetensi berbahasa asing.

“Prof menawarkan ini tidak saja di Indoensia tapi juga bisa ke luar negeri. Jadi saya minta guru-guru yang ikut pelatihan ini untuk belajar Bahasa Inggris. Nanti ibu dan bapak bisa mengajar di Arab, Kongo, itukan luar biasa. Ini peluang yang harus kita tangkap.” pungkasnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Opini (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)