Pj Bupati Muna Barat Lantik Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Aksi kekerasan terhadap anak  kian mengkhawatirkan. Pada tahun 2022, berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terdapat 21.241 korban kekerasan anak. Atas kondisi tersebut, pemerintah pusat menggagas sebuah gerakan masyarakat guna memberikan perlindungan terhadap korban. Gerakan tersebut berupa Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Dilansir dari Pedoman PATBM yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak Republik Indonesia, PATBM adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak.

Menindaklanjuti gerakan nasional tersebut, PJ Bupati Muna Barat, Dr.Bahri, S.STP, M.Si melantik aktivis PATBM lingkup Kecamatan Barangka.  Acara pelantikan berlangsung di Balai Desa Wuna pada Kamis (27/07/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh PJ Bupati Muna Barat, Ketua Tim PKK, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak dan sejumlah stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, PJ Bupati mengharapkan agar langkah ini bisa mensejajarkan Kabupaten Muna Barat dengan kabupaten lainnya dalam upaya perlindungan anak. Juga sebagai upaya unTuk memastikan bahwa Muna Barat merupakan kabupaten layak anak.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk kita melindungi anak. Saya sudah perintahkan Kadis Perlindungan Anak agar Kabupaten Muna Barat sejajar dengan kabupaten lain ataupun sejajar nasional.” ungkapnya

Para aktivis diharapkan akan menjadi garda terdepan yang memastikan tidak adanya kasus kekerasan terhadap anak. Jika terjadi tindak kekerasan, pelaku harus dilaporkan pada pihak berwajib. Pemerintah akan menempuh jalur advokasi dan melakukan pendampingan terhadap korban.

“Kita sangat mengharapkan, hari ini sudah dilantik volunteer. Garda terdepan yang ada di tiap desa yang memastikan bahwa tidak terjadi kekerasan terhadap anak. Kalau ada kekerasan, silahkan dilaporkan. Kita advokasi, kita dampingi dia.” ujar Alumni STPDN 07 ini.

Dr. Bahri juga mengungkapkan bahwa di setiap desa terdapat 8-10 orang aktivis. Saat ini para aktivis merupakan tenaga sukarelawan. Namun, kedepannya pemerintah akan memikirkan cara untuk memberikan dukungan bagi para aktivis.

“Hari ini kita sudah tetapkan PATBM. Yang kita tetapkan ada 8-10 orang perdesa. Tenaga-tenaga sukarela. Tenaga-tenaga yang bekerja ini sebagai aktivis akan kita pikirkan  bagaimana kedepannya ada dukungan Pemda.” pungkasnya

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pemkab Muna Barat Sasar Lawada dan Lakabu Sebagai Area Cetak Sawah Baru

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Upaya pemanfaatan sumber daya alam di Kabupaten Muna Barat terus dioptimalkan. Terbaru, pemerintah daerah akan melakukan pencetakan sawah di Desa Lawada dan Desa Lakabu. Hal ini sebagai upaya menjadikan Muna Barat sebagai sentra pertanian khususnya padi dan juga dalam rangka program pengendalian inflasi serta ketahanan pangan nasional.

Pemilihan Desa Lawada dan Desa Lakabu berdasarkan pertimbangan ketersediaan air dan saluran irigasi yang memadai. Kedua lokasi ini telah menjadi sentra produksi tanaman padi di Muna Barat.

Luas lahan yang akan digarap yakni 23 hektar di Desa Lawada dan 22 hektar di Desa Lakabu. Dua desa yang akan dijadikan areal persawahan tersebut telah melalui proses Survei Investigasi dan Desain (SID).

Sebanyak 1,2 miliar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan untuk biaya pencetakan sawah  baru seluas 45 hektar. Anggaran tersebut dipergunakan untuk pengolahan tanah dan pengadaan saprodi.  Guna mendukung terlaksananya agenda tersebut, pemerintah menganggarkan dana khusus untuk pengadaan alat-alat pertanian.

Hal ini menjadi pembuktian keseriusan pemerintah daerah dalam memajukan Muna Barat. Sebelumnya, pencetakan sawah dianggarkan melalui APBN Dana Tugas Pembantuan Provinsi. Namun, dibawah kepemimpian Dr. Bahri, pencetakan sawah juga dianggarkan melalui APBD.

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Mengenal Sosok Komandan Upacara HUT Muna Barat 2023

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Gempita perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Muna Barat (Mubar) ke-9 beberapa waktu lalu cukup menyedot perhatian publik. Salah satunya adalah sosok komandan upacara pada puncak perayaan HUT Mubar yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Minggu (23/07/2023).

Dia adalah Liber, S.Pt, M.Si. Saat menjadi komandan upacara, Liber terbilang sukses memukau para peserta termasuk masyarakat yang datang menyaksikan, dengan suaranya yang tegas dan menggelegar. Semua menunjukkan sosok Liber yang tegas serta bersahaja.

Bagi masyarakat Muna Barat, Liber merupakan sosok yang tak asing. Ia lahir di Wou pada 05 Oktober 1969 dari pasangan La Gata dan Wa Nirua.

Masa kecil Liber dijalani di kampung halamannya. Semasa sekolah, ia tercatat pernah menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Wou Desa Lakanaha pada tahun 1976. Kemudian lanjut ke jenjang SMP Negeri Lasosodo pada tahun 1982, dan pada tahun 1985 Liber mengenyam pendidikan di SMA Negeri 2 Raha.

Sementara untuk jenjang perguruan tinggi, Liber merupakan alumni Universitas Hasanuddin dan Universitas Haluoleo. Kini, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Muna Barat. Sesungguhnya, posisi yang dijabat saat ini tidaklah diraih dengan jalan pintas. Namun melalui perjuangan panjang dengan melewati berbagai lika-liku kehidupan.

Perjalanan karir Liber dimulai pada tahun 1997, dengan menjabat sebagai Sekretaris Desa Wakontu hingga tahun 1999. Berkat sikap disiplin dan profesional yang sangat dijunjung tinggi, Liber kemudian mendapat kepercayaan menjadi Kepala Desa Lasosodo periode 1999-2006. Demikian karirnya terus menanjak. Pada tahun 2009-2014, Liber menduduki jabatan Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Wadaga. Selanjutnya, tahun 2014-2015 dipindah tugaskan di Kecamatan Lawa pada bidang yang sama.

Pada tahun 2015, Liber kembali ke Kecamatan Wadaga dengan mengemban amanah sebagai Camat hingga tahun 2019. Usai menjabat Camat Wadaga, rentang 2019-2022 ia menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dan mulai tahun 2022 hingga sekarang, suami dari Nur Ilin ini dipercaya menjadi orang nomor satu di lingkup Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Muna Barat.

Selama menjabat Kepala Satpol PP Muna Barat, Liber pernah mengikuti Diklat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Diklat Reserse Lemdiklat Polri.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

PJ Bupati dan Ketua DPRD Serah Terima Dokumen KUA-PPAS Kabupaten Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pj Bupati Muna Barat hadiri rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Muna Barat. Rapat yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Muna Barat pada Rabu (26/07/2023) membahas tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muna Barat, Waode Siti Sariani Ilaihi. Dalam rapat berlangsung dengar pendapat terhadap empat fraksi yang hadir yakni Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Amanat Demokrasi Pembangunan Indonesia Raya, dan Fraksi Perjuangan Bangsa

Secara simbolis, Pj Bupati menyerahkan Dokumen Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Muna Barat Tahun Anggaran 2024 kepada Ketua DPRD Kabupaten Muna Barat. KUA-PPAS yang telah disusun oleh Pj Bupati akan menjadi acuan dalam proses penyusunan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Rancangan KUA-PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan mengacu pada pedoman penyusunan APBD yang telah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

UPACARA HUT MUNA BARAT KE 9

KOMINFO MUNA BARAT GO. ID 23 Juli menjadi hari bersejarah bagi Kabupaten Muna Barat. Kabupaten beribukota Laworoku ini merayakan hari jadi yang ke 9. Upacara peringatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa.

Upacara dihadiri oleh PJ Bupati, Sekertaris Daerah, Forkopimda, jajaran eselon 2,3, dan 4, serta staf dan tenaga honorer. Jajaran tamu undangan hadir pula beberapa kepala daerah di wilayah Sulawesi Tenggara, Staf Ahli Gubernur, Agggota DPRD, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah Muna Barat sejak masa perintisan hingga sekarang. Selanjutnya dilakukan pengarakan bendera Lambang Daerah Muna Barat oleh 9 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja Muna Barat.

Dalam rangkaian acara, untuk pertama kalinya dikumandangkan Himne dan Mars Kabupaten Muna Barat. Dua lagu yang keberadaannya diinisiasi oleh PJ Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, S.STP, M.Si. Keduanya merupakan pemenang dalam sayembara cipta himne dan mars Muna Barat yang menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT .

PJ Bupati Muna Barat dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas berbagai kemajuan yang dicapai oleh Bumi Laworoku di usianya yang ke 9. Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia telah bisa termanfaatkan secara positif dalam upaya memajukan Kabupaten Muna Barat.

“Kami menyadari bahwa dalam perjalanan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Muna Barat yang telah memasuki usia 9 tahun ini masih terdapat kekurangan yang harus dibenahi. Namun demikian, sudah sepatutnya kita harus mensyukuri kemajuan pembnagunan yang sudah dicapai” ujarnya

Pada kesempatan tersebut alumni STPDN 07 ini memaparkan berbagai langkah strategis yang telah ditempuhnya selama mengemban amanah sebagai pemimpin Muna Barat. Langkah-langkah yang membawa Muna Barat mampu menyejajarkan diri dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dr. Bahri mengungkapkan abhwa fokus pembangunan Muna Barat saat ini yakni peningkatan kualitas pelayana public, peningkatan ketersediaan saran dan prasarana perkantoran, peningkatan daya saing infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumberdaya manusia. Upaya ini telah membawa hasil signifikan yang dapat dilihat pada Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Muna Barat Tahun 2022.

“Capaian Indikator Makro Pembangunan Kabupaten Muna Barat Tahun 2022 terus mengalami peningkatan dan sejajar dengan kabupaten lainnya di provinsi Sulawesi Tenggara. Kami berharap seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Muna Barat terus berusaha keras dan bekerja sama serta bersinergi dengan amsyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muna Barat.” paparnya

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pergelaran tradisi khas masyarakat Muna Barat yakni Ppogira Andhara dan Ewa Wuna. Pogira Adahara meruapakan ajang perkelahian kuda yang menjadi tradisi dari Pulau Muna. Tradisi ini unik sebab satu-satunya di Indonesia berada di Pulau Muna. Sedangkan Ewa Wuna merupakan penak silat yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur masyarakat Muna.

Pada akhir acara berlangusng Haroa atau doa bersama. Haroa dilaksanakan di tenda khusus yang berisi dulang dari masing-masing OPD dan kecamatan di Muna Barat. Haroa juga merupakan tradisi khas masyarakat Muna.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Upayakan Pemerataan Jaringan Internet di Muna Barat, Pemkab Lakukan Audiensi Dengan Kemenkominfo

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Upaya pemerataan jaringan internet di wilayah Muna Barat terus dilakukan. Salah satu upayanya yakni dengan melakukan audiensi langsung kepada stakeholder yang membidangi masalah tersebut. Pada Senin (17/07/2023), PJ Bupati Muna Barat didampingi Kepala Dinas  Kominfo dan Kepala Bidang Layanan Data Center Kominfo Muna Barat bertemu Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Aju Widyasari.  Aju Widyasari pada kesempatan tersebut didampingi oleh Koordinator Jaringan / Analis Kebijakan Ahli Madya, Aditya Iskandar serta Analis Kebijakan Ahli Muda, Muhammad Ridwan Rauf.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika ini, Pj Bupati Muna Barat mempresentasikan Proposal Pembangunan BTS di Muna Barat. Poin penting dalam presentasi tersebut diantaranya masih terdapat 12 desa yang mengalami blank spot atau lemah sinyal.

Oleh sebab itu pemerintah Muna Barat berharap agar dalam waktu dekat dapat difasilitasi untuk membincang hal tersebut pada pihak operator seperti Telkomsel, XL, dan Indosat. Pemkab siap menggelontorkan anggaran agar operator dapat memaksimalkan layanan jaringan di  Muna Barat terutama pada wilayah-wilayah blank spot.

Aju Widyasari memberikan apresiasi atas audiesni yang dilakukan oleh pemerintah Muna Barat. Hal ini mengindikasikan keseriusan Pemda dalam menangani masalah tersebut. Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika ini mengungkapkan siap memfasilitasi pertemuan antara Pemda Muna Barat dan pihak provider.

“Berdasarkan analisis tim Direktorat Komunikasi, Muna Barat termasuk dalam kategori P3 (klasifikasi penanganan jangka panjang). Untuk langkah selanjutnya agar Daerah Muna Barat lebih cepat dlm penyelesaian masalah blank spot dan sinyal lemah maka pertemuan dengan pihak provider/operator sangat penting. Apalagi ada keinginan dan kesanggupan dari Pemda Muna Barat untuk menyiapkan dana sharing dalam mengejar percepatan perbaikan layanan jaringan bagi masyarakat yang saat ini telah menjadi kebutuhan di daerah.” ungkapnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Dinas Koperasi dan UMKM Mubar Sabet Penghargaan Tingkat Nasional

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Berita gembira kembali menyapa Kabupaten Muna Barat. Jelang hari jadi ke-9, Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional dalam rangkaian kegiatan pameran peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76.

Stand pameran milik Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat mendapatkan penghargaan sebagai juara favorit III dari Dewan Koperasi Nasional (Dekopin). Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh La Ode Takari selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muna Barat di Senayan Park, Jakarta pada Jumat (15/07/2023).

Selain Muna Barat, beberapa daerah yang berhasil meraih penghargaan yakni Kabupaten Jember sebagai juara I stand terbaik, disusul Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota Surabaya sebagai juara II, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur sebagai juara III.

Sedangkan pada kategori favorit, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didapuk sebagai juara favorit I. Disusul oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek sebagai juara III.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Muna Barat mengingat peraih penghargaan lainnya mayoritas berasal dari Kawasan Indonesia Barat. Muna Barat menjadi satu-satunya peraih penghargaan dari Kawasan Timur Indonesia.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Bintek Penyusunan Proses Bisnis, Standar Pelayanan dan Standar Operasional Prosedur Lingkup Kabupaten Muna Barat

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Salah satu indikator keberhasilan pemerintah adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan public yang diberikan. Oleh sebab itu, secara berkala dilaksanakan penilaian terhadap Indeks Pelayanan Publik. Tahun 2023 Kabupaten Muna Barat menghadapi dua ranah penilaian terkait implementasi Pelayanan Publik yakni penilaian oleh Menpan-RB dan Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara.

Menpan-RB akan mengevaluasi tiga unit lokus yaitu Dinas Sosial, RSUD Muna Barat, dan Kecamatan Lawa. Sedangkan Ombudsman perwakilan Sulawesi Tenggara akan  melakukan penilaian pada Dinas PM-PTSP, Dinas DUKCAPIL, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas Wuna, dan Puskesmas Guali.

Guna mendongkrak indek pelayanan publik di Kabupaten Muna Barat, pemerintah melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Proses Bisnis, Standar Pelayanan, dan Standar Operasional Prosedur Lingkup Kabupaten Muna Barat. Kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari di Aula Kantor Bupati Muna Barat.

Pemkab Muna Barat menghadirkan dua narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Narasumber tersebut yakni Muhammad Asphin Arwin, SH. MH selaku Analis Kebijakan di LAN-RI dan Guido Armando, S. IP selaku Analis Kelembagaan LAN-RI.

Acara dibuka secara resmi oleh PJ Bupati Muna Barat didampingi Sekretaris Daerah, Laode Muhammad Husein Tali pada Senin (03/07/2022). Dalam sambutannya Dr Bahri meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar senantiasa membenahi tata kelola administrasi. Hal ini akan menjadi kekuatan dalam proses evaluasi atau pengawasan oleh Auditor.

“Saya tekankan kepada semua aparatur di setiap OPD, bahwa mari sennatiasa melakukan pembenahan di lingkungan organisasi kita. Terutama masalah administrasi pemerintahan yang selalu harus didokumentasikan dengan rapi.” Tuturnya

Imbauan tersebut juga sebagai implementasi atas amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Dalam undang-undang tersebut tertuang bahwa setiap penyelenggara pelayanan public, baik yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung wajib menyusun, menetapkan. dan menerapkan standar pelayanan sebagai tolak ukur dalam penyelenggaran pelayanan di setiap organisasi.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Muna Barat Peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Tanggal 26 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day against Drug Abuse and Illicit Trafficking. Peringatan ini menjadi ajang memperkuat aksi dan kerja sama antar negara-negara di dunia guna mencapai dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penyalahgunaan narkotika membawa dampak bukan hanya pada pribadi pengguna tetapi juga secara general. Jika tidak dicegah dan diperangi akan menimbulkan efek loss generation. Dunia rawan kehilangan generasi-generasi terbaik yang akan melanjutkan roda peradaban.

Tema yang diusung secara internasional yakni “People first: stop stigma and discrimination, strengthen prevention”. Tema ini menyerukan agar melihat individu yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba sebagai manusia yang membutuhkan empati, pemahaman, dan pendekatan. Menghentikan sikap menghakimi yang seringkali membuat penggguna mengisolasi diri, dikucilkan, dan sulit mengakses layanan Kesehatan yang dibutuhkan.

Adapun secara nasional, tema yang diusung adalah “Akselerasi War On Drugs Menuju Indonesia Bersinar”. Tema in menggaungkan semangat untuk bergerak cepat dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Muna Barat mendukung penuh agenda tersebut sebagiamana yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah dalam peringatan HANI 2023 pada Senin (26/06/2023). Bertempat di Gedung Koni Muna Barat, Laode Muhammad Husein Tali menyatakan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Muna Barat siap mendukung implementasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Bertepatan dengan momentum Hari Anti Narkotika Internasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat menyatakan siap mendukung implementasi program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.di wilayah Kabupaten Muna Barat” ujarnya

Lebih lanjut, Laode Muhammad Husein Tali mengungkapkan upaya kolaborasi antara pemerintah Muna Barat dengan BNN Kabupaten Muna yang telah terjalin sejak tahun 2022. Secara bersama-sama melakukan program yang sejalan dengan upaya perang terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Pada tahun 2022, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat bekerja sama dengan BNN Kabupaten Muna telah melaksanakan kegiatan P4GN antara lain sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, tes urin, pembentukan Satgas Anti Narkoba dan pembuatan regulasi P4GN.” lanjutnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Jelang Idul Adha, Pemkab Mubar Gelar Gerakan Pangan Murah

DISKOMINFO MUBAR GO. ID Upaya penanganan inflasi terus masih terus menjadi agenda prioritas nasional. Salah satu langkah strategis yang dicanangkan oleh pemerintah adalah pergelaran Gerakan Pangan Murah. Hal ini sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Menjelang Idul Adha 2023, pemerintah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional pada Senin (26/6/2023). Pemerintah Muna Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan juga turut berpartisipasi dalam agenda nasional tersebut. Muhammad Naazirun selaku asisten II mewakili PJ Bupati Muna Barat membuka pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Wamelai, Kecamatan Lawa, pemerintah Muna Barat menyediakan beberapa jenis bahan pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga ekonomis. Masyarakat tampak antusias menyambut gelaran tersebut.

Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, telur, dan gula pasir. Beras 5 kg bisa ditebus dengan harga Rp45.000. Telur dibanderol dengan harga Rp56.000/rak. Untuk gula pasir harga per kilogram Rp14.000. Adapun komoditas bawang masing-masing Rp38.000/1 kg bawang putih dan Rp38.000/1 kg bawang merah. Sedangkan minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000/liter.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)