PJ Bupati Muna Barat Tanggapi Aspirasi Tenaga Kesehatan Non ASN

KOMINFO. MUNA BARAT. GO.ID Ratusan tenaga kesehatan non ASN tampak memadati Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (11/09/2023). Kehadiran rombongan ini guna menyampaikan aspirasi dan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh tenaga medis non ASN di Muna Barat. Difasilitasi oleh Ketua PPNI Muna Barat, para tenaga kesehatan berkesempatan untuk berdialog secara terbuka bersama Pj Bupati Muna Barat.

Secara umum terdapat tiga poin penting yang menjadi bahasan dalam dialog terbuka tersebut. Pertama, terkait ketiadaan kuota PPPK kesehatan di Muna Barat tahun 2023. Selanjutnya, para tenaga kesehatan juga mempertanyakan honorarium yang sejak bulan Januari hingga Agustus 2023 belum diberikan. Poin ketiga, aspirasi agar dalam penerimaaan PPPK 2023 memprioritaskan tenaga kesehatan yang lulus passing grade pada tes tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, PJ Bupati Muna Barat didampingi perwakilan dari Dinas Kesehatan dan  BKPSDM Muna Barat, mengurai duduk permasalahannya. Terkait kuota PPPK tenaga kesehatan Muna Barat, Pemkab sejatinya telah melakukan pengusulan kepada Menpan-RB agar mendapatkan kuota pada penerimaan tahun 2023. PJ Bupati Muna Barat juga telah menyatakan kesanggupan penyediaan anggaran untuk penerimaan PPPK.

Namun, hingga saat ini Menpan-RB belum menetapkan formasi untuk PPPK kesehatan di Muna Barat. Sebagai bentuk perhatian kepada tenaga kesehatan non ASN, PJ Bupati meminta kepala BKPSDM Muna Barat untuk menelusuri permasalahan tersebut.

“Masalah penetapan kuota saya tidak punya kewenangan. Tapi secara peritungan alokasi dasar, sudah memperhitungkan pppk kesehatan. Saya sudah suruh Ibu Rosma ke Jakarta untuk telusuri kenapa Menpan tidak mengeluarkan kuota PPPK kesehatan untuk Muna Barat. Semoga bisa keluar formasinya minggu depan atau bulan depan.” ujarnya.

Selanjutnya, terkait honor tenaga kesehehatan, PJ Bupati Muna Barat berjanji akan secepatnya diproses. Mekanisme pencairan akan dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan dan ditransfer secara langsung ke rekening masing-masing.

Sedangkan untuk aspirasi ketiga berkenaan dengan permintaan untuk memprioritaskan tenaga kesehatan yang telah lulus passing grade, Dr. Bahri mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam hal tersebut. Proses penerimaan PPPK dan CPNS seluruhnya merupakan wewenang pemerintah pusat.

“Masalah penetapan kuota saya tidak punya kewenangan. Demikian juga tentang mekanisme penerimaan, saya tidak punya kewenangan. Dalam proses rekrutmen, semua itu kewenangan pusat. Seleksi terbuka.” paparnya.

 

Sumber: Tim Liputan Dinas Kominfo Mubar

Penulis : Staf Kominfo (Wa Ode hasrana, A,Md)

Editor : Kepala Bidang Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Harga Beras Naik, Pemkab Muna Barat Segera Lakukan Operasi Pasar

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Komoditas beras terpantau mengalami kenaikan harga secara nasional. Menurut data yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik, inflasi beras kembali mengalami kenaikan menjadi 1,43 persen pada Agustus 2023. Hal ini berimbas secara nasional hingga ke daerah-daerah.

Dilansir dari website resmi pemerintah, Presiden menginstruksikan kepada para pemangku kepentingan seperti Perum Bulog dan pemerintah daerah agar dapat menggunakan anggarannya untuk mengintervensi pasar jika harga beras masih belum stabil. Hal tersebut dimaksudkan agar angka inflasi daerah dapat terkendali, bahkan menurun secara bertahap.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Muna Barat dalam waktu dekat akan melakukan operasi pasar dan pasar murah di seluruh wilayah Muna Barat. Pemerintah menjalin kerjasama dengan pihak Bulog dalam hal penyediaan stok beras. Hal ini diungkapkan oleh PJ Bupati Muna Barat dalam rapat rutin bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah pada Senin (11/09/2023).

“Kita akan melakukan operasi pasar di seluruh wilayah Muna Barat bekerjasama dengan Bulog.” tuturnya

Bulog menyediakan 22 ton beras yang akan disalurkan merata ke 11 pasar di wilayah Muna Barat. Masing-masing pasar akan mendaptkan 2 ton beras.  Demi ketertiban penyelenggaraan operasi pasar dan pasar murah, pemerintah menggandeng pihak TNI dan Kepolisian.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo

Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)

Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wa Ode Rahmatia, SP)

Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Lokakarya Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat kembali menggandeng multi stakeholder dalam rencana aksinya. Melalui kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muna Barat dan ‘Aisyiyah Kabupaten Muna Barat terselenggara kegiatan Lokakarya Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak.

Hal ini merupakan implementasi kewajiban pemerintah terhadap Perlindungan Anak sebagai amanat Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Undang-undang nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan anak.

Kegiatan berlangsung di Gedung Koni Kabupaten Muna Barat pada Jumat (11/08/2023).  Kegiatan ini menghadirkan 52 orang undangan yang terdiri dari  Kepala Bidang beberapa OPD, Ketua Pengadilan Agama Raha, Ketua Pengadilan Negeri Raha, Kepala Seksi Binmas dan PHHU Kemenag Kab. Muna Barat, Kabag Hukum Setda Mubar, Camat, Kades, Pengurus Muhammadiyah, Kepala desa, KUA Kecamatan, Tokoh Adat, Tokoh Agama, LSM Lambu Ina Raha, ITBKM, Kepala Puskesmas, Forum PUSPA, Forum Anak,  dan Pengurus ‘Aisyiyah.

Pembicara yang hadir dalam lokakarya tersebut merupakan sosok-sosok kompeten dalam bidang pemberdayaan dan perlindungan anak.  Tampil memberikan sambutan Nina Hendrawati, S.P, M.Sos selaku PC Program Inklusi’Aisyiyah dan Dr. Tri Hastuti Nur Rochimma, M.Si selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan Koordinator Program Inklusi ‘Aisyiyah.

Materi pertama disampaikan oleh Rohika Kurniadi Sari, S.H. M.Si, selaku Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (KPPA). Sedangkan materi kedua dibawakan oleh Ir. Takari Abdullah, MMA selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan lokakarya dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Muna Barat, Laode Muhammad Husain Tali. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan sebuah harapan bahwa di usai emas Indonesia, angka perkawinan anak dapat diturunkan. Kabupaten Muna Barat berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut.

“Lokakarya ini sebagai suatu upaya  agar perkawinan anak itu bisa kita minimalisir. Kita berharap tahun 2045, menyongsong 100 tahun negara kita, perkawinan anak bisa kita turunkan.”ujarnya

Sekda juga menyampaikan dukungan penuh dari Pj Bupati Muna Barat atas lokakarya yang dilaksanakan. Untuk itu para peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan sampai tuntas. Hal ini sebagai langkah awal untuk menyusun rencana aksi daerah.

“Kita harapkan semua OPD, semua camat , desa, dan para kader supaya mari sama-sama kita ikuti ini dengan baik sampai tuntas.  Ini baru awal. Selanjutnya kita akan menyusun rencana aksi daerah untuk kita laksanakan.” pungkasnya

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Lomba Seni dan Budaya Warnai Rangkaian HUT Muna Barat ke-9

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Euforia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna Barat yang ke-9 masih terus berlanjut. Setelah sukses menggelar Lomba Balap Perahu Nelayan di awal bulan Agustus, kini pemerintah daerah menggelar Lomba Seni dan Budaya. Jenis lomba yang dipertandingkan terdiri dari Salawat, Mars dan Himne Muna Barat, Tari Kreasi, Tari Modero, Rambi Wuna, dan Gambus.

Lomba Seni dan Budaya dijadwalkan berlangsung selama delapan hari sejak  tanggal 08 sampai 15 Agustus 2023. Lomba ini juga dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia ke-78. Peserta lomba berasal seluruh OPD, kecamatan dan desa se-Muna Barat.

Acara pembukaan diselenggarakan di Lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa pada Senin (07/08/2023). Pj Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, S.STP, M.Si hadir memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan Lomba Seni dan Budaya.

Dalam sambutannya, Dr. Bahri menyampaikan bahwa lomba ini sebagai partisipasi dalam konteks peringatan HUT Muna Barat ke-9 dan HUT RI ke-78. Rangkaian acara yang diselenggarakan ini menjadi bagian menterjemahkan visi misi ataupun tujuan pemekaran. Dimana visi besar yang diemban adalah agar Laworoku menjadi Wite Barakati.

“Setiap tanggal 23 Juli ada rangkaian acara yang kita selenggarakan. Ini menjadi bagian dari kita menterjemahkan visi misi ataupun tujuan pemekara. Juga sebagai wujud penghargaan terhadap tokoh-tokoh pemekaran kita.” ujarnya

Lebih lanjut Dr. Bahri memaparkan akronim dari Barakati yakni berakhlak, beragama, beradat, kekeluargaan, dan inovatif. Semua itu tercermin dalam agenda kegiatan yang dilaksanakan. Beragama ditunjukkan dengan pelaksanaan Muna Barat bershalawat yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar. Beradat tampak pada upaya melestarikan adat istiadat yang telah dibangun oleh para leluhur.

“Visi misi kita yang terdepan adalah menciptakan Muna Barat beragama. Kita menghormati adat istiadat yang dibangun leluhur. Kita pertahankan. Seperti Tari Modero ini, kewajiban kita untuk mencari apa filosofinya. Adat istiadat ini harus terus ada di masyarakat kita sebagai bukti bahwa kita memiliki kearifan lokal yang tidak ada di daerah lain.” lanjutnya

Sosok nomor satu di Muna Barat ini juga menghimbau agar juri dalam setiap perlombaan bersikap adil dan berintegritas. Sebab lomba ini juga menjadi ajang untuk mencetak kader-kader terbaik yang akan jadi referensi ketika dibutuhkan untuk tampil dalam acara-acara besar di Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Sambut HUT RI ke-78, Kecamatan Barangka Gelar Aneka Perlombaan

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-78, Kecamatan Barangka menggelar aneka perlombaan. Lomba akan diikuti oleh desa dan kelurahan yang berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Barangka. Desa/Kelurahan yang berada di wilayah administrasi kecamatan Barangka yaitu Barangka, Sawerigadi, Bungkolo, Lapolea, Walelei, Waulai, Lafinde dan Wuna

Terdapat 5 cabang lomba yang akan dipertandingkan yakni Sepak Bola, Bola Gotong, Tarik Tambang,  Gerak Jalan, dan Bulu Tangkisi khusus untuk siswa SD. Sepak Bola akan diikuti oleh 14 klub dimana Desa Lapolea dan Sawerigadi akan menurunkan 2 tim untuk berlaga. Tarik Tambang diikuti oleh 8 tim. Sedangkan  Bola Gotong 12 tim.

Pembukaan kegiatan berlangsung pada Minggu (06/08/2023) di Lapangan Lapolea Kecamatan Barangka. Ketua Panitia HUT Muna Barat melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang selalu ditunggu oleh masyarakat tetapi 3 tahun ini tidak terlaksana karena wabah Covid-19. Biaya kegiatan bersumber dari swadaya ASN Kecamatan Barangka, pemerintah desa, dan para pecinta olahraga. Namun, biaya tersebut masih belum mencukupi sehingga membutuhkan bantuan dari pihak pemerintah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, PJ Bupati Muna Barat bersama Sekretaris Daerah. Dalam sambutannya, PJ Bupati Muna Barat mengungkapkan bahwa partisipasi penuh dalam memeriahkan HUT merupakan wujud syukur atas kemerdekaan. Hal ini juga sebagai upaya mengenang para pahlawan yang telah berjuang.

“Sebagai bangsa besar sudah jadi kewajiban kita untuk memeriahkan dan berpartisipasi penuh. Ini juga jadi wujud syukur kita atas kemerdekaan Republik Indonesia. Kalau mau besar kita harus mengenang para pahlawan yang telah berjuang. Tugas kita sebagai generasi pelanjut adalah bagaimana berpartisipasi. Salah satu partisipasinya adalah memeriahkan HUT.” paparnya

Pj Bupati juga memberikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam agenda HUT ini. Ia juga meminta dukungan dari aparat keamanan untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk tertib, aman, dan terkendali. Terkait persoalan hadiah yang dikemukakan oleh panitia, Dr. Bahri secara pribadi menyumbang 10 juta rupiah untuk tambahan hadiah. 

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

IPKDN Muna Barat Gelar Festival Budaya Muna III

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Ikatan Pemuda Kreatif Desa Nihi (IPKDN) kembali menggelar Festival Budaya Muna. Pergelaran ini merupakan agenda tahunan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021. Tema yang diusung dalam ajang Festival Budaya Muna 2023 adalah Bangkitkan Semangat Berkarya Dalam Pelestarian Seni Budaya Muna.

Acara pembukaan berlangsung di Lapangan Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi pada Sabtu (05/08/2023). Pj Buapti Muna Barat, Dr. Bahri, S. STP, M.Si hadir menyampaikan sambutan sekaligus membuka Festival Budaya Muna ke-III. Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong.

Dalam sambutannya, PJ Bupati Muna Barat memberikan apresiasi kepada IPKDN atas terselenggaranya kegiatan ini. Dr. Bahri menyitir kalimat fenomenal dari founding fathers Indonesia yang berbunyi ‘Beri aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, maka aku akan mengguncang dunia.’ Kalimat ini menginterpretasikan besarnya perubahan yang dapat dilakukan oleh pemuda.

“Kita harus mendukung kegiatan pengembangan kreatifitas pemuda. Saking pentingnya pemuda, ia melaksanakan tiga peran penting yaitu sebagai agen perubahan, agen pembangunan, dan agen pembaharuan. Kita harus menyiapkan pemuda sebagai generasi penerus kita.” ujarnya

Alumni STPDN 07 ini juga mengungkapkan bahwa budaya menjadi bagian dari visi Wite Barakati. Hal ini tercermin dalam rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Muna Barat. Dimana dalam konteks budaya digelar perlombaan Tari Modero. Tarian khas suku Muna yang hampir punah. Selain itu ada pula lomba Rambi Wuna dan Kalego.

“Bicara budaya, budaya juga menjadi bagian dari visi kita kedepan. Bagaimana membangun Muna Barat tidak saja beragama tapi juga beradat. Maka dalam konteks HUT Muna Barat saya tidak meninggalkan beragama dan berdadat. Dalam konteks budaya, kita gelar lomba tari Modero, pertandingan Rambi Wuna dan Kalego.” paparnya

Usai acara pembukaan, tamu undangan dijamu dengan hidangan tradisional yang telah disediakan oleh panitia. Selanjutnya, berlangsung pertunjukan Posawu Adhara. Tradisi perkelahian kuda yang merupakan tradisi dari leluhur suku Muna.

Rangkaian acara berlangsung hingga malam hari. Kegiatan malam dirangkaikan dengan penutupan Festival Budaya Muna ke III. Dalam kegiatan tersebut masyarakat disajikan penampilan pidato Bahasa Daerah Muna, Tari Kreasi, Tari Modero serta hiburan lainnya.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

 

Area Manager Lion Air Group Terima Audiensi Pemkab Muna Barat

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah Kabupaten Muna Barat dipimpin oleh Pj Bupati Muna Barat melakukan lawatan ke Kantor Pusat Maskapai Lion Air pada Rabu (02/08/2023). Lawatan tersebut dalam rangka menginisiasi dukungan konektivitas dan permintaan tambahan rute penerbangan di Bandar Udara Sugimanuru.

Pj Bupati Muna Barat bersama Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BPBD serta Kepala UPB Bandara Sugimanuru diterima oleh  Manajer Area Indonesia Barat, Muhammad Helmi. Bertempat di Lion Air Tower, para stakeholder membincangkan kondisi terkini transportasi udara  di Muna Barat.

Di awal pertemuan tersebut, Dr. Bahri memaparkan 6 arahan Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah terkait transportasi udara. Arahan pertama, pemda diminta untuk ikut serta dalam upaya menstabilkan harga tiket. Kedua, pemda diminta memberikan subsidi kepada penyedia jasa transportasi angkutan. Sedangkan pada arahan ketiga, pemda diharapkan ikut serta dalam mempromosikan atau memasarkan rute-rute penerbangan yang ada di wilayahnya.

Selanjutnya poin keempat, pemda diminta menerbitkan surat edaran agar mendukung dan mendorong partisipasi semua komponen masyarakat untuk menggunakan transportasi udara serta meminta forkopimda, pemda dan swasta berkomitmen untuk melaksanakan perjalanan dinas, bisnis, wisata dan usaha lainnya dengan mengutamakan penggunaan transportasi udara. Kemudian arahan kelima yaitu pemda mendukung penyiapan lahan dan sarana prasarana. Terakhir, pemda diminta melakukan upaya koordinasi dengan pihak pertamina dalam rangka menstabilkan harga avtur.

Arahan tersebut dikuatkan dengan keluarnya surat edaran Dirjen Perhubungan Udara atas nama Menteri Perhubungan kepada para Gubernur dan para Bupati/Wali Kota Nomor AU.001/1/1 PHB 2022pada  tanggal 11 Agustus 22. Surat edaran tersebut berisi instruksi untuk melakukan dukungan konektivitas transportasi udara.

Selanjutnya, Dr. Bahri mengajukan permintaan tambahan rute penerbangan dari Bandara Sugimanuru ke Bandara Haluoleo. Hal ini melihat tingginya angka mobilisasi masyarakat dari Muna ke Kendari maupun sebaliknya.

Menanggapi paparan tersebut, Muhammad Helmi menjelaskan perihal perubahan jadwal penerbangan Wings Air. Maskapai yang merupakan bagian dari Lion Group ini sebelumnya melayani rute Makassar-Muna Barat-Makassar sebanyak 3 kali seminggu. Namun, kini penerbangan hanya dapat dilakukan satu kali dalam seminggu.

Hal tersebut merupakan imbas atas ketidakpastian jumlah penumpang dalam setiap penerbangan sehingga pihak Lion Group melakukan efisiensi dengan menghentikan operasi pada hari dimana tingkat keterisian penumpang rendah.  Selanjutnya, kepastian penerbangan Wings Air memerlukan jaminan block seat sebanyak 50 seat dalam satu rangkaian penerbangan dengan harga terkini pasca naiknya harga avtur.

Berdasarkan penjelasan Muhammad Helmi, Pemkab Muna Barat mengajukan beberapa usulan kerjasama. Pertama, model pembiayaan. Terdapat  2 model pembiayaan yang ditawarkan yaitu model non stimulus/insentif  dan model stimulus/insentif.

Model stimulus artinya Forkopimda dan semua stakeholder berkomitmen melaksanakan perjalanan dengan menggunakan transportasi udara. Sedangkan model stimulus adalah pemda memberikan subsidi Biaya Operasi Pesawat (BOP) dengan menjamin sejumlah tertentu tempat duduk yang terjual (block seat).

Kedua, menentukan jumlah seat minimum untuk setiap trip/sektor. Ketiga, menentukan jaminan seat pada trip tunggal (one way/satu arah) atau trip gabungan (pulang/pergi).

Usulan keempat, pemda dan pihak maskapai menyepakati besaran tarif yang akan digunakan sebagai harga satuan subsidi. Kelima, menyepakati jumlah frekuensi penerbangan. Keenam, menyepakati besaran jaminan deposit dan besaran top up (tambahan jaminan deposit). Ketujuh, melakukan rekonsiliasi data manifest terhadap data aktual passanger board.

Berdasarkan pembahasan dan penjelasan dari masing-masing pihak, terjadi kesepakatan bahwa pihak Lion Air akan menghitung kembali metode simulasi perhitungan penerbangan. Selanjutnya, Lion Air akan menghubungi pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk kembali bertemu setelah tanggal 17 Agustus 2023.

Paralel, Pemda Muna Barat bersama Kepala UPB Sugimanuru akan menginisiasi rapat bersama 3 (tiga) pemda pengguna Bandara Sugimanuru. Pemerintah daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Muna, Kabipaten Muna Barat, Kabupaten Buton Tengah, dan Kab Buton Utara. Rapat ini bertujuan untuk mengkoordinasikan kebijakan dukungan konektivitas transportasi udara.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Pj Bupati Muna Barat Penuhi Undangan Sebagai Observer ARDEX-2023 di Yogyakarta

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Pj Bupati Muna Barat, Dr. Bahri, S.STP, M.Si bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna Barat hadiri kegiatan ASEAN Regional Disaster Emergency Response Simulation Exercise (ARDEX) 2023. Dr. Bahri diundang sebagai salah satu observer atau pengamat dalam kegiatan tersebut. Sebagai observer, perwakilan dari daerah lain akan melihat dan belajar teknik kesiapsiagaan menghadapi bencana sesuai standar ASEAN.

ARDEX merupakan agenda dua tahunan yang digagas sebagai salah satu latihan simulasi tanggap darurat bencana se-ASEAN. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 31 Juli s.d 4 Agustus 2023 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan dan konfrensi pers ARDEX-2023 berlangusng pada Selasa (1/8/2023) di Hotel Royal Ambarukmo. Pada hari yang sama juga berlangsung Academic Season dan Table Top Exercise (TTX).

Penyelenggaran ARDEX dilatarbelakangi oleh dampak yang kerap ditimbulkan oleh bencana alam.  Meskipun hal tersebut tidak dapat dihindari tetapi upaya untuk meminimalisir dampak dapat dilakukan melalui upaya tanggap bencana. Oleh sebab itu Indonesia menjalin kerjasama dengan ASEAN Regional Forum (ARF) dalam penyelenggaraan ARDEX-2023.

Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tempat pelaksanaan didasarkan pada hasil kajian potensi gempa bumi di daerah ini. D.I Yogyakarta secara geologis merupakan daerah rambatan gelombang/gaya sumber gempa darai runtuhan patahan yang sangat tua dengan kisaran usia 2 juta tahun. Patahan ini terletak  10 km di sebelah timur patahan Opak dengan oerientasi paralel.

Rangkaian kegiatan  ARDEX 2023 telah berlangsung sejak bulan Mei 2023. Tepatnya pada tanggal 08-12 Mei dilaksanakan kegiatan Final Exercise Planning Team (Final EPT). Selanjutnya pada tanggal 22-28 Juni berlangsung Geladi Ruang Nasional.  Terakhir akan dilakukan penyampaian hasil evaluasi dalam Workshop After Action Review pada pertengahan Agustus 2023.

Adapun pelaksanaan simulasi ARDEX-2023 secara efektif akan dilaksanakan dengan metode tatap muka/klasikal selama lima hari. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan tim perencanaan dari BNPB, Kementerian/Lembaga Negara, Pemerintah Daerah Provinsi D.I. Yogyakarta, Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, dan Organisasi Intenasional.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Utusan Intansi Pemerintah Muna dan Muna Barat Hadiri Workshop Penggiat P4GN

KOMINFO MUNA BARAT. GO. ID Sebanyak 25 instansi pemerintah di Muna dan Muna Barat mengutus perwakilan guna mengikuti workshop Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Workshop berlangsung di Ballroom Hotel Nes Inn, Raha pada Senin (31/07/2023). Rangkaian kegiatan berlangsung pada pukul 08.00-16.00 WITA.

Mengusung tema Peningkatan Kapasitas P4GN Menuju Daerah Tanggap dan Bersih Narkoba, kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh stakeholder terkait diantaranya Kepala BNNK Muna, Kapolres Muna, Kepala Kesbangpol Muna, serta Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Muna.  Hal ini menjadi langkah strategis ditengah maraknya kasus penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Muna, Muhammad Ridwan Zain, S.KM, M.Kes memaparkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN tahun 2022-2024. Instruksi tersebut mewajibkan setiap instansi pemerintah untuk mengikutsertakan masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kebijakan, strategi, dan program kegiatan.

Lebih lanjut Muhammad Ridwan mengharapakn kepada segenap peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan apa yang didaptkan dalam workshop menjadi rujukan dalam melakukan kebijakan P4GN di lingkungan kerja masing-masing. Sebagai langkah konkrit atas harapan tersebut, BNNK Muna menyiapkan empat pemateri selama workshop berlangsung.

Para peserta mendapatkan materi terkait tugas dan tanggung jawabnya sebagai penggiat P4GN. Pada sesi 1, materi dibawakan oleh Kepala BNN Kabupaten Muna. Muhammad Ridwan menjabarkan Pola Strategi Pencegahan dalam Implementasi Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Selanjutnya dari  Polres Muna yang diwakili oleh Kasat Narkoba Iptu Arman, SH  memaparkan materi ke-2.  Materi ini membahas seputar Aspek Hukum dalam Implementasi Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Pada Materi ke-3, para peserta mendapatkan rincian terkait Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Upaya Pengembangan Potensi Diri Penggiat P4GN. Materi dibawakan oleh pakar dibidangnya yakni Kepala Badang Kesbangpol Kabupaten Muna, Hamse, S.Pd. MM.

Pada sesi ke 4 para peserta mendapatkan curahan ilmu dari Praktisi Kesehatan Jiwa dan Psikologi Keluarga, dr. Wa Ode Harniana, M.Kes., Sp.KJ. Materi yang dibawakan terkait Pengetahuan Dasar Adiksi, Konseling, dan Rehabilitasi.

Setiap akhir sesi berlangsung tanya jawab sebagai sarana memeprkuat pemahaman para peserta terkait materi yang telah diterima. Sebelum kegiatan berakhir, para peserta diminta untuk menuangkan rencana aksi P4GN yang akan dilaksanakan di lingkungan kerja masing-masing dalam format yang telah disediakan oleh panitia.

 

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)

Kontingen Pramuka Muna Barat Siap Ikuti Raimuna Nasional XII

KOMINFO. MUNA BARAT. GO. ID Raimuna Nasional (Rainas) akan gembali digelar pada tahun 2023. Raimuna Nasional merupakan salah satu ajang pertemuan akbar Pramuka Penegak dan Pandega. Rainas XII tahun 2023 akan diselenggarakan pada 14 – 21 Agustus 2023 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Kontingen asal Kabupaten Muna Barat dipastikan siap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 42 peserta dan 10 pendamping akan bertolak dari Muna barat menuju Jakarta pada Minggu (06/08/2023). Peserta akan berangkat menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Murhum, Bau-Bau.

Rombongan dilepas secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muna Barat, Laode Muhammad Husain Tali di halaman Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (31/07/2023).  LM Husein Tali dalam arahannya menghimbau kepada segenap peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Para peserta akan menjadi duta Muna Barat di kancah nasional.

“Buat anak-anakku yang mewakili Muna Barat. Ingat, tidak semua anak Muna Barat bisa mengikuti kegiatan ini. Kesempatan ini manfaatkan dengan baik.  Yang tidak kalah penting kalian akan menjadi duta Muna Barat di kancah nasional. Apa yang anda lakukan di sana akan menjadi gambaran tentang Muna Barat. Tujukkan bahwa Tim Muna Barat bisa berkiprah.”

Muhammad Nur Fajar Maga selaku Ketua DKC Pramuka Muna Barat mengungkapkan bahwa peserta berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang aktif dalam kegiatan pramuka. Sebagai persiapan, para peserta telah menjalan training center atau pembekalan selama dua bulan.

Training center atau pembekalan sudah berlangsung selama dua bulan. Kegiatannya seperti pelatihan ketangkasan, wisata, dan kegiatan menarik lainnya sesuai paparan dari panduan yang dikirimkan.” ujarnya dalam wawancara bersama Tim Media Kominfo.

Terkait biaya untuk mengikuti kegiatan ini, Muhammad Nur Fajar menyatakan bahwa pemerintah daerah memberikan dana melalui program hibah Kwartir Cabang gerakan Pramuka Muna Barat.

Salah satu orang tua peserta mengungkapkan rasa bahagianya ketika sang anak terpilih menjadi peserta yang akan mengikuti Raimuna Nasional.

“Alhamdulillah senang.” ujar ibu dari Axil Jehezckyel.

Tim Media Kominfo juga mendapatkan reaksi yang sama ketika mewawancarai salah satu peserta putri  bernama Nur Azmina. Dara asal SMA Negeri 2 Kusambi ini mengungkapkan kegembiraannya bisa tergabung dalam kontingen Muna Barat.

Sumber : Tim liputan Diskominfo
Penulis : Staf Kominfo (Wd. Hasrana, A.Md)
Editor : Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik (Wd.Rahmatia, SP)
Penanggung Jawab : Kadis Kominfo (Al Rahman, S.Pd., M.Si)